Home Blog Page 2580

Tim Wasev Mabes TNI AD Kunjungi Lokasi TMMD 109 Kodim 1711 di Kampung Kakuna

(Boven Digoel-Papua). Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI AD yang dipimpin Kolonel Inf Iwan Maruf Zainudin didampingi Waaspers Kodam XVII/Cend Letkol Inf Lambert Mailoa dan Kasiterrem 174/ATW Letkol Inf Ganiarhadi melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Kodim 1711/Boven Digoel, Rabu (14/10/2020).

 

Kunjungan Tim Wasev Mabes TNI AD ini dalam rangka melakukan pengawasan seluruh kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 tahun 2020 yang dilaksanakan oleh satuan jajaran Korem 174/ATW dalam hal ini Kodim 1711/Boven Digoel di Kampung Kakuna, Distrik Mindiptana, Kab. Boven Digoel, Papua.

 

Setibanya di lokasi TMMD, Kolonel Inf Iwan Maruf Zainudin beserta rombongan disambut oleh sejumlah pejabat terkait antara lain Dandim 1711/Boven Digoel Letkol Czi Daniel Panjaitan selaku Dansatgas TMMD Reguler Ke-109, Dan SSK TMMD Lettu Inf H. Simanjuntak, aparat Kampung Kakuna dan sejumlah pejabat lainnya.

 

Dalam kunjungan tersebut, Tim Wasev Mabes TNI AD melaksanakan peninjauan dan mengecek secara langsung sasaran fisik TMMD Reguler Ke-109 Kodim 1711/Boven Digoel yakni pengecoran jalan sepanjang 460 meter dan pembangunan 10 unit jamban keluarga yang tersebar di Kampung Kakuna.

 

Usai meninjau sasaran fisik TMMD, Kolonel Inf Iwan Maruf Zainudin beserta rombongan menuju Posko TMMD 109 Kodim 1711/Boven Digoel dalam rangka pemeriksaan administrasi dilanjutkan ramah tamah bersama anggota satgas serta masyarakat setempat.(Bdr)

Diplomasi Masakan, Cara SALAM  Eratkan Persaudaraan Sasambo di Kota Mataram

MATARAM – Pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Mataram Nomor Urut 2 , Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan (SALAM) terus bergerak memperkuat basis dukungan di tengah masyarakat dengan pendekatan-pendekatan humanis dan simpatik.

Gaya kepemimpinan Selly Manan yang merakyat dan rajin turun menyapa masyarakat kembali menyedot perhatian, saat Jilbab Ijo itu menyempatkan kuliner ke sebuah rumah makan Karaci khas Sumbawa di kawasan Panji Tilar, Kota Mataram, Rabu sore ( 14/10)

Tampak Hj Selly dan TGH Manan asyik menikmati hidangan Sepat dan Singang, olahan ikan laut dengan bumbu khas Sumbawa diselilingi obrolan ringan dengan pemilik Resto, Yunita.

Selly mengatakan, sebagai Ibukota Provinsi, Kota Mataram bukan saja menjadi kota yang heterogen tapi juga etalase keberagaman entitas Provinsi NTB secara luas.

Keragaman latar belakang penduduk baik dari etnis, agama, seni dan budaya menjadi kekayaan sekaligus ‘taman sari’ Kota Mataram.

Hal ini diyakini Selly Manan untuk mempererat persaudaraan dalam jalinan silaturahmi lintas etnis dan budaya perlu terus dibangun dan dikedepankan dalam berbagai momentum.

Guna memperkuat ikatan persaudaraan yang saling memahami maksud, Selly dan TGH Abdul Manan melakukan safari kuliner di beberapa rumah makan tradisional yang menyajikan masakan khas Samawa dan Mbojo di Kota Mataram.

“Melalui kuliner ini SALAM ingin *membaur* dan menjadi bagian *keluarga besar Tana Samawa dan Mbojo*. Sekaligus memperelat persaudaraan yang tak lekang oleh waktu dan kepentingan semata,” ujarnya

Menurut Selly, diplomasi masakan sebagai bagian mempertahankan dan melestarikan menu masakan tradional dari serbuan gaya kuliner masakan modern yang makin menjamur di Kota Mataram.

“Yang jelas, masakan tradisional dari sisi taste/rasa tidak kalah lezat dan higienisnya dibanding masakan modern,” tegas Mantan Kepala Dinas Perdagangan NTB.

Tak hanya soal citarasa, menurut Selly masakan khas Samawa dan Mbojo di Kota Mataram juga bisa menjadi penggerak sektor UMKM di bidang kuliner.

Secara berkesinambungan ini juga menjadi kekayaan pilihan kuliner untuk wisatawan domestik yang mengunjungi Kota Mataram ke depan.

“Pesan diplomasi makanan ini ialah bagaimana setiap orang yang datang ke Kota Mataram bisa merasakan kekayaan kuliner khas NTB,” ucapnya.

*Heterogenitas Urban City*

Selly menambahkan selain melalui media kuliner, SALAM dalam waktu akan melakukan silaturahmi dengan entitas Samawa – Mbojo di Kota Mataram.

“Kita sedang desain bentuk acaranya supaya tidak terkesan berjarak dan formalitas semata,” imbuh Selly sembari mengatakan SALAM ingin diterima sebagai bagian Keluarga Besar Samawa – Mbojo dengan sepenuh hati.

Terpisah , TGH Abdul Manan menambahkan Ke depan, SALAM juga akan memberikan ruang-ruang ekspresi untuk seni dan budaya Sasak-Samawa-Mbojo (Sasambo) di Kota Mataram.

“Ini bentuk penghormatan Selly Manan atas simbol-simbol kultural dan kearifan lokal tana’ samawa dan mbojo yang harus tetap dilestarikan eksistensinya,” kata TGH Manan

TGH Manan mengatakan SALAM juga akan melakukan kegiatan serupa yang akan dilakukan bersama komunitas atau warga etnik lainnya seperti Paguyuban Tionghoa, NTT ( Flores/Kupang) , Jawa, Makasar/Bugis, Padang, Madura dan lainnya yang ada di Kota Mataram ini.

Ditambahkannya, Mataram sebagai epicentrum urban city yang tentu saja ciri khas warganya majemuk baik dari sisi adat istiadat maupun strata sosialnya, maka Selly Manan ingin menjadi bagian keluarga besar yang baik dalam heterogenitas kultural yg multi etnik tersebut.

“Semangatnya adalah membangun persaudaraan dalam keberagaman untuk Mataram yang berkah dan cemerlang,” tukas Pria yang juga Ketua MUI Kota Mataram ini.

*Silaturahmi dengan diaspora warga NTT*

Sementara itu , Selasa malam ( 13/10 ) bertempat dikediaman calon walikota mataram , Hj Putu Selly Andayani , Jl Panji Masyarakat No 15 , Mataram, Puluhan diaspora warga Nusa Tenggara Timur ( NTT) yang berdomisi dan menetap di kota Mataram melakukan silaturahmi.

Suasana pertemuan berlangsung cair , familiar dan akrab , jauh dari kesan formalitas. Apalagi Sahibul Bait , Hj Selly nampak dengan tekun menyimak dan mencatat setiap aspirasi yang disampaikan tamunya itu.

“Kami warga Flobamora ( Flores Sumba Timur Alor ) senang bisa bertemu dengan Calon Walikota Mataram, Ibu Hj Selly yang memiliki Program Kesejahteraan yang jelas dan memiliki komitmen menjaga toleransi antar umat dalam memajukan Mataram jika terpilih kelak ,” tutur Akhmad Atapukan, Tokoh Masyarakat diaspora NTT asal Lamahala Flores Timur ( LAMAHOLOT ) yang puluhan tahun menetap di Mataram .

Diakhir pertemuan , Selly didampingi suami tercintanya, H Rachmat Hidayat memberikan surprise kepada para saudaranya dari NTT mengajak makan malam bersama dengan aneka sajian masakan khas NTT yakni , Jagung Bose, Daging Se’i dan Sayur Rumpu Rampe sambal pedas…

Jembatan Selesai, Dandim Sambas Apresiasi Kinerja Satgas TMMD Reguler Ke-109

sumbawanews.com,- Komandan Kodim 1208/Sambas Letkol Inf Setyo Budiyono, S.H. M.Tr. (Han) mengapresiasi kinerja para Satgas TMMD Reguler ke-109 yang sudah membangun jembatan sampai selesai pada waktunya.

 

Komandan Kodim 1208/Sambas Letkol Inf Setyo Budiyono disela-sela kegiatan, Rabu (14/10/2020) mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Satgas suatu keseriusan dalam menjalankan Program untuk memajukan kesejahteraan Rakyat. “Hal ini merupakan suatu prestasi yang membanggakan bagi kita semua,” ujarnya.

 

“Harapan kita semua agar semua program baik Fisik maupun Non fisik dapat diselesaikan dalam waktu yang sudah ditentukan,” katanya.

 

Sementara itu, Dansatgas TMMD Reguler ke-109 Kodim 1205/Sintang Letkol Inf Eko Bintara bersama Tim Wasev beserta rombongan melakukan pengecekan sasaran fisik hasil pembangunan jembatan kegiatan TMMD Reguler ke-109, bertempat di Desa Tirta Karya Dan Wira Yuda Rabu, Kabupaten Sintang, Kalbar.

 

Sasaran Fisik tersebut berupa pembangunan Jembatan yang telah diselesaikan tepat pada waktu yang sudah ditentukan oleh Komando atas. (Pendim 1208/Sbs)

Satgas Yonif MR 413 Bantu Warga Koya Panen Semangka

Sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Muara Tami membantu warga Kampung Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura dalam melaksanakan panen semangka.

Demikian diungkapkan Dansatgas Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam konfirmasinya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Rabu (14/10/2020).

Dalam rilis tertulisnya Dansatgas mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan Pos Muara Tami dalam membantu panen di Kampung Koya Barat membuktikan kedekatan dan kepercayaan masyarakat terhadap Satgas Yonif MR 413 Kostrad khususnya Pos Muara Tami. “Dengan menerapkan rasa saling percaya antara kami dan masyarakat maka akan tercipta kebersamaan yang tak terpisahkan,” ujarnya.

Sementara itu, diketahui bahwa kebun semangka seluas 2 Hektar tersebut milik Bapak Rahman (48), Salah satu warga Kampung Koya Barat yang telah menetap selama 15 tahun di Papua. Dirinya juga sering membantu warga lainnya dalam bentuk memberikan hasil panen semangka kepada masyarakat disekitarnya. “Setiap panen, setidaknya kami menyisihkan seperempat hasil panen kami berikan kepada masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan itu juga, Serka Dwi Maspudri selaku Komandan Pos Muara Tami mengatakan bahwa perbantuan yang diberikan merupakan permintaan dari bapak Rahman yang sebelumnya beberapa kali singgah di Pos untuk bersilaturahmi. “Atas permintaan beliau, kami bantu panen semangka di lahannya. Beliau juga sering datang ke Pos hanya sekedar untuk bersilaturahmi,” ujarnya.

Prajurit Pamtas Yonif 125 Bimbing Warga Perbatasan Buat Keterampilan Anyaman Lidi 

(Merauke). Berupaya meningkatkan keterampilan warga perbatasan, Prajurit Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW dengan tekun membimbing warga membuat keterampilan anyaman lidi.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam keterangan tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Rabu (14/10/2020).

 

Dansatgas mengungkapkan, tiga orang personel Satgas Pos Toray dipimpin Serda Frans Tarigan dengan tekun mengajari dan membimbing pembuatan keterampilan anyaman lidi kepada warga Toray, Distrik Sota, Kabupaten Merauke. Sebelumnya, personel Satgas Pos Toray sudah beberapa kali melaksanakan pertemuan membimbing warga membuat anyaman lidi tersebut.

 

“Hingga saat ini, sudah ada empat orang warga yang hampir mahir melakukannya, sehingga diharapkan kedepannya mereka juga dapat mengajari warga lainnya,” ujarnya.

 

Beberapa personel memang sudah dibekali keterampilan anyaman lidi dari home base jauh-jauh hari sebelum berangkat ke Merauke. “Mereka juga ditempatkan di Pos yang terdapat kampung, sehingga keterampilan yang dimiliki dapat ditularkan kepada warga sekitar,” kata Dansatgas.

 

“Selain dapat meningkatkan keterampilan warga, kegiatan ini juga merupakan wahana untuk mempererat kebersamaan antara Satgas dengan warga,” tandasnya.

 

Sementara itu, Petrosina Kapaiter (46 th) ibu Ketua RT. 03 Kampung Toray yang turut hadir dan mengikuti pelatihan mengucapkan terima kasih kepada personel Satgas Yonif 125/Simbisa khususnya Pos Toray atas ilmu keterampilan yang diberikan kepada warga Toray. “Dengan keterampilan yang diberikan bapak Satgas, kami bisa menggunakan waktu senggang membuat lidi kelapa ini menjadi mangkok dan piring untuk keperluan sehari-hari,” ujarnya. (Bdr)

 

Tingkatkan Ketahanan Pangan, Dandim Sambas Puji Satgas TMMD Sintang

Sumbawanews.com,- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dilaksanakan secara terpadu antara TNI dengan pemerintah dan masyarakat. Salah satu tujuan kegiatan TMMD adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan dan memantapkan kesadaran bermasyarakat, berbangsa, bernegara, bela negara dan disiplin nasional.

Dalam kegiatan TMMD ke-109 TA 2020, personel Kodim 1205/Sintang yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-109 ini tidak hanya melaksanakan kegiatan fisik dan non fisik sesuai sasaran kegiatan, tetapi juga melakukan kegiatan yang bersentuhan langsung kepada masyarakat, salah satunya membantu menanam padi di sawah.

Hal tersebut mendapat apresiasi dari Komandan Kodim 1208/Sambas Letkol Inf Setyo Budiyono, S.H., M.Tr. (Han). “Saya sangat mengapresiasi dengan apa yang dilakukan anggota Satgas TMMD Reguler ke-109 dalam membantu petani di Desa Tirta Karya Kecamatan Ketungau Tengah,” ucapnya.

Letkol Inf Setyo Budiyono, Selasa (13/10/2020) menyampaikan bahwa terlihat dari beberapa personel Satgas sangat antusias membantu menanam padi jenis gaga di lahan kering dengan cara tradisional adat suku Dayak setempat (nugal). “Tim Satgas TMMD ke-109 Kodim 1205/Sintang selain mengerjakan pembuatan jalan penghubung antara Desa Tirta Karya dengan Desa Wirayuda, disela-sela waktunya juga menyempatkan diri untuk membantu warga yang bertani,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan yang dilakukan bersama warga di lahan sekitar sasaran TMMD 109 Sintang, dalam rangka mendukung program swasembada pangan dari pemerintah,” jelas Dandim.

Sementara itu, anggota Satgas Prada Supriadi menyampaikan bahwa lokasi tanam padi tak jauh dengan lokasi sasaran pembuatan jalan penghubung kedua Desa dalam program TMMD ke-109 Kodim 1205/Sintang.

“Kami melihat ibu-ibu dan bapak-bapak menanam padi dengan cara Nugal ramai banget, akhirnya kami langsung ambil sebatang kayu bantu warga tanam padi sebagai upaya untuk memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat di lokasi TMMD 109 Sintang,” imbuhnya.

Tak hanya membantu tanam padi milik warga sekitar lokasi TMMD 109 Sintang, pihaknya juga memberikan motivasi kepada warga untuk terus meningkatkan semangat bercocok tanam padi guna memantapkan ketahanan pangan. (Pendim 1208/Sbs)

TMMD Ke-109 Kodim 1711/BVD Bersama Dinas TPHP Gelar Penyuluhan Ketahanan Pangan

(Boven Digoel-Papua. Rabu, 14 Oktober 2020). Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) Reguler ke-109 Kodim 1711/BVD bersama Dinas TPHP (Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian) Boven Digoel menggelar penyuluhan ketahanan pangan kepada anggota kelompok tani Kampung Kakuna.

 

Penyuluhan ketahanan pangan yang dilaksanakan di Balai Kampung Kakuna, Distrik Mindiptana, Kabuapten Boven Digoel, Selasa (13/10/2020) merupakan program fisik TMMD ke-109 Kodim 1711/BVD. Penyuluhan yang disampaikan meliputi materi pertanian, peternakan, dan perikanan, dengan harapan dapat meningkatkan hasil panennya.

 

Kegiatan penyuluhan ketahanan pangan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi perwakilan warga yang datang, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang dilontarkan oleh anggota kelompok tani Kampung Kakuna.

 

Salah satu anggota kelompok tani menyampaikan ucapan terima kasih telah mendapat penyuluhan ketahanan pangan, karena dapat menjadi pelopor bagi warga masyarakat lainnya yang ada di Kampung Kakuna.

 

Usai ditemui diakhir kegiatan, Eston Sitorus selaku Kepala Bidang Peternakan TPHP mengatakan bahwa melalui kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan masyarakat supaya semakin baik kedepannya. “Penyuluhan ini merupakan salah satu upaya untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan supaya dapat diterapkan dikehidupan mereka sehari-hari,” ujarnya.

 

“Selain itu, hal ini juga untuk memecahkan masalahnya sendiri dalam meniti usaha guna meningkatkan taraf hidup masyarakat khususnya Kampung Kakuna,” tandasnya.

 

Sementara itu, Komandan SSK TMMD Reguler ke-109 Kodim 1711/BVD Lettu Inf H. Simanjuntak menuturkan, dengan adanya sosialisasi tentang ketahanan pangan ini diharapkan dapat memberikan ilmu pengetahuan kepada masyarakat setempat agar kedepannya lebih baik dan maju dalam segala bidang.

 

“Sosialisasi ini juga bertujuan untuk menjalin serta mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat dan instansi terkait,” ucapnya.(Bdr)

Hari Ke-23 TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa, Pembangunan Mushollah Capai 72%

Sumbawa – Personil Satgas TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa terus bekerja untuk menuntaskan semua sasaran fisik termasuk pembangunan Musholla Abu Bakar dusun Jotang Atas Timur, desa Jotang, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa, Rabu (14/10).

Beberapa sasaran fisik sarana dan prasarana yang dikerjakan satgas TMMD mulai terlihat hasilnya walau belum mencapai 100 %, namun telah nampak bagian besar dari tiap tiap sasaran, yang dikerjakan oleh satgas TMMD Kodim 1607/Sumbawa bersama masyarakat.

Salah satunya pembangunan Mushola Abu Bakar, kondisi Mushola yang sekarang dikerjakan oleh satgas TMMD udah mulai terlihat hasilnya, karena semangat kebersamaan dari anggota satgas TMMD bersama masyarakat, walaupun panas terik personil satgas tak kenal lelah dalam menyelesaikan pengerjaan Mushola tersebut.

IMG-20201014-WA0027

Dikatakan Danki Satgas (Dan SSK), Kapten Inf I Wayan Suledra saat dilokasi pengerjaan Mushola, “seluruh anggota satgas harus selalu tetap semangat dan harus bekerja bersam-sama agar pengerjaan Mushola ini cepat selesai sesuai dengan yang diharapkan”, ungkap Dan SSK.

Sedangkan Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M Tr (Han) selaku Dansatgas TMMD mengatakan progres pembangunan Mushola menunjukkan perkembangan yang signifikan. Alhasil, memasuki hari ke 23, sasaran fisik program TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa yaitu pembangunan Mushola sudah mencapai 72%.

“Sesuai hasil dilapangan, progres pembangunan Mushola sudah dikatakan mencapai 72 %, dengan waktu yang masih ada kami yakinkan pengerjaannya akan rampung sesuai waktu yang telah ditentukan,” kata Dansatgas Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han) disela-sela kesibukannya.

Selain itu Dansatgas juga berterimakasih dan mengapresiasi bahwa hasil yang dicapai saat ini semua atas kerja sama anggota Satgas dan seluruh lapisan masyarakat yang saling bahu membahu dan bergotong royong dalam mensukseskan semua program yang di kerjakan oleh Satgas TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa.

“Ini semua berkat kerja keras seluruh personel Satgas dan partisipasi aparat desa serta masyarakat yang selalu mendukung kegiatan TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa, terbukti hampir seluruh sasaran di sini menunjukkan progres yang signifikan,” imbuh Dansatgas.

Manfaatkan Lahan Kosong, Satgas Yonif MR 413 Ajak Warga Gelar Ketahanan Pangan

Sumbawanews.com,- Dalam upaya mengatasi kesulitan bahan pangan di masa Pandemi Covid-19, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Skamto mengajak masyarakat menggelar ketahanan pangan di Kampung Yowong Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Rabu (14/10/2020).

Dansatgas mengatakan bahwa kegiatan ketahanan pangan yang digagas Pos Skamto bersama masyarakat merupakan upaya mengatasi kesulitan bahan pangan pasca Pandemi Covid-19 ini. “Ini upaya kami dalam menyiapkan ketersediaan bahan pangan di wilayah perbatasan RI-PNG khususnya Kabupaten Keerom,” katanya.

Sementara itu, Kapten Inf Senopati Yudho selaku Komandan Pos Skamto terkait jenis bahan pokok makanan yang akan di tanam. “Kami tanam jagung, terong, sawi serta cabai di lahan tersebut. Selain tanahnya subur, sumber air dari sungai pun dekat dari lahan,” ujarnya.

“Selama masa Pandemi Covid-19 ini bergulir, kami bersama masyarakat akan meningkatkan kegiatan ketahanan pangan, sehingga stok ketersediaan bahan pangan tetap tercukupi,” tambahnya.

Di akhir kegiatan pembuatan lahan ketahanan pangan, Bapak Deminsius (43) selaku tokoh masyarakat Kampung Yowong mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Satgas Yonif MR 413 Kostrad khususnya Pos Skamto yang telah memberikan yang terbaik kepada masyarakat Kampung Yowong.

Satgas Yonif MR 413 Kostrad Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Covid-19 di Papua

Sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad turut membantu pemerintah dalam upaya pencegahan Covid-19 dengan cara memberikan sosialisasi kepada Siswa SMP Mahanaim Kampung Yetti Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Selasa (13/10/2020).

Lebih lanjut Dansatgas mengatakan bahwa Satgas selalu berupaya membantu pemerintah dalam mensosialisasikan pencegahan Covid-19, baik di Kampung-Kampung maupun di Sekolah reguler.

“Sosialisasi ini penting kami lakukan karena kami memaklumi belum semua wilayah dapat di jangkau oleh pemerintah, sehingga kami yang berada di garis perbatasan ini memiliki tanggung jawab moral untuk mensosialisasikannya,” ucap Mayor Anggun.

Sementara itu, Wakil Komandan Pos Yetti Serka Irwan menuturkan bahwa sosialisasi yang disampaikan kepada Siswa SMP Mahanaim merupakan sosialisasi yang pada umumnya diberikan kepada masyarakat. “Kita kampanyekan gerakan 4M yang umum diketahui masyarakat lainnya, yaitu menggunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mencuci tangan,” katanya.

“Jika kesadaran itu tumbuh dari masing-masing perorangan, maka kita akan terhindar dari penyakit yang mematikan itu. Sebagaimana diketahui bahwa virus Corona sangat mudah menular sehingga kita harus bijak dalam upaya pencegahannya,” tambahnya.

Pada kesempatan itu juga, Ibu Maria (38) salah satu wali kelas di SMP Mahanaim menyebutkan bahwa sosialisasi Covid-19 yang diberikan Satgas merupakan tindakan yang tepat. “Sering kali kita berikan pemahaman, namun masih terdapat beberapa siswa yang tidak mengindahkan itu, semoga dengan sosialisasi yang diberikan Satgas, akan diikuti oleh siswa kami,” ucapnya.

Berita Terkini

AS Wanti-wanti Warga di Yordania Saat Iran Balas Serangan

Sumbawanews.com,- Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yordania mengeluarkan peringatan darurat bagi warganya menyusul serangan balasan Iran terhadap pangkalan militer AS di Timur Tengah. Dalam...

Finlandia Gelar Buru Emas Senilai Rp370 Juta di Hutan Lapland

Sumbawanews.com,- Sebuah resor di kawasan Lapland, Finlandia, menggelar perburuan harta karun unik yang menawarkan satu batangan emas senilai 20.000 euro (sekitar Rp370 juta) bagi...

Bung Karno dan Rahasia Gizi Anak Nusantara

Sumbawanews.com,- Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkapkan warisan luar biasa Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, dalam membangun fondasi gizi anak-anak Indonesia melalui pendekatan...

Tukang Pijat di Bogor Jadi Korban Begal, Motor Dibawa Kabur

Sumbawanews.com,- Seorang tukang pijat berusia 51 tahun menjadi korban kejahatan jalanan di Jalan Raya ATS, Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Motor yang dikendarainya saat...

Trump Ancam Serang Iran, Perang Membusuk

Sumbawanews.com,- Washington – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan melancarkan serangan militer besar-besaran terhadap Iran pada malam hari ini, sekaligus menjanjikan pengambilalihan penuh...

Berita Utama