Home Blog Page 2574

Program Non Fisik Satgas TMMD Kodim 1711 Gandeng FKUB Boven Digoel

(Boven Digoel-Papua. Jumat, 9 Oktober 2020). Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 Kodim 1711/BVD melaksanakan program non fisik menggandeng Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Boven Digoel dalam rangka ceramah tentang menjaga dan memelihara kerukunan.

 

Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Kampung Kakuna, Distrik Mindiptana, Kab. Boven Digoel diikuti oleh puluhan warga di lokasi TMMD, dengan pembicara Plt Ketua FKUB Boven Digoel Pastor Widi Hargono, M.Sc.

 

Mengawali ceramahnya, Pastor Widi Hargono, M.Sc mengucapkan banyak terima kasih kepada Satgas TMMD ke-109 Kodim 1711/BVD atas waktu yang diberikan untuk mengisi kegiatan program non fisik TMMD di Kampung Kakuna.

 

Dikatakan oleh Plt Ketua FKUB, tujuan kami hadir disini salah satunya untuk memberikan motivasi dan pemahaman yang baik kepada masyarakat tentang arti kehidupan dengan tetap menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia khususnya di Kabupaten Boven Digoel.

 

“Saya juga mengajak saudara-saudara sekalian untuk meningkatkan keimanan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan tetap mengedepankan toleransi terhadap saudara kita yang tidak seiman, sehingga kerukunan itu sendiri terwujud dikehidupan kita sehari-hari,” terangnya.

 

Sementara itu, terkait akan dilaksanakan Pemilukada di Kabupaten Boven Digoel, Plt Ketua FKUB mengajak segenap masyarakat khususnya Kampung Kakuna untuk tetap menjaga kerukunan walaupun saudara-saudara sekalian ada perbedaan pendapat dan pilihan pasangan calon. “Hal ini guna mewujudkan pesta demokrasi yang aman dan kondusif,” tandasnya.

 

Usai kegiatan tersebut, Plt Ketua FKUB beserta rombongan didampingi Komandan SSK TMMD Lettu Inf H. Simanjuntak melakukan peninjauan dengan melihat secara langsung lokasi pengecoran dan pembangunan jamban yang merupakan program fisik TMMD Reguler ke-109 Kodim 1711/BVD. (Bdr)

Tanamkan Rasa Cinta Tanah Air, Sikap Patriotisme Serta Bela Negara, Satgas TMMD 109 Berikan Wasbang Kepada Generasi Muda

Sumbawa –Guna menumbuhkan, meningkatkan rasa cinta tanah air, sikap Patriotisme serta tumbuhkan kedispilinan pada generasi muda khususnya di kalangan pelajar, Satgas TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa memberikan penyuluhan Wawasan Kebangsaan di Balai Pertemuan Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa. Kamis (08/10).

Kegiatan ini dilaksanakan merupahkan salah satu sasaran non fisik TNI Manunggal Membangun Desa ke 109 yang digelar Kodim 1607/Sumbawa di Desa Jotang Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa.

Di hadapan Perwakilan Mahasiswa UTS Sumbawa dan pelajar Danki Satgas TMMD 109 Kapten Inf I Wayan Suledra menyampaikan, maju mundurnya masa depan bangsa sangat bergantung pada generasi muda. Oleh karenanya selain harus mumpuni dengan bekal ilmu pengetahuan sesuai keilmuan, generasi muda juga harus berkarakter dengan pondasi mental yang kuat juga memiliki wawasan kebangsaan yang tinggi.

Menurut Danki Satgas, pondasi mental yang berkarakter akan terwujud ketika keselarasan antara kecerdasan religius, kecerdasan intelektual, serta kecerdasan spirual dimiliki setiap generasi muda “Bilamana ketiga kecerdasan itu dikelolah dengan baik dan maksimal, maka akan lahir kesadaran, kedewasaan, serta rasa tanggung jawab yang tercermin dari pola pikir, pola sikap, dan pola tindak tentunya generasi yang diharapakan dengan sendirinya akan siap menghadapi kompleksnya derasnya tantangan arus globalisasi,” jelas Danki Satgas.

IMG-20201009-WA0014

Materi Wawasan Kebangsaan, Patriotisme bertema Nasionalisme Dan Bela Negara yang disampaikan oleh Danki Satgas sebagai salah satu upaya menanamkan, meningkatkan pemahaman yang meliputi Pancasila, bela negara, cinta Tanah Air, serta sekilas tentang konsep pertahanan negara.

Salah satu perwakilan Mahasiswa, Nunung Komalasari (22) merupakan salah satu Mahasiswa UTS Sumbawa yang mengikuti kegiatan Wasbang tersebut sangat mengapresiasi kegiatan penyuluhan yang diselenggarakan oleh Satgas TMMD 109. Menurutnya, materi Wasbang sangat membantu dalam menanamkan moral, etika, mental dan disiplin dikalangan generasi muda, pelajar, mahasiswa, nunung berharap, kegiatan Wasbang ini dapat terus berlanjut ke depannya karena sangat positif, ungkapnya.

Disela-sela kesibukannya, Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han) selaku Dansatgas TMMD ke 109 mengatakan selain untuk meningkatkan wawasan kebangsaan, kegiatan ini juga dapat memupuk jiwa patriotisme dan nasionalisme kepada para generasi muda.

“Wawasan kebangsaan harus dipahami setiap warga negara sejak dini, karena tumbuhnya rasa cinta tanah air, nasionalisme, patriotisme ketika kita mengenal lebih banyak tentang bangsa indonesia yang kaya akan sumber daya alam, sumber daya manusia, adat istiadat, budaya, dengan kebhinekaan karena dengan kita mengenal diharapkan akan tumbuh rasa cinta tanah air, bela negara, nasionalisme, patriotisme sebagai implementasi dari pemahaman tentang Wasbang ini sangat penting,” ungkap Dansatgas.

Sehat dan Cerdas, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Ajak Siswa SD Mahanaim Minum Susu

sumbawanews.com,- Dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan kecerdasan anak-anak Papua, Satgas Yonif MR 413 Kostrad mengajak siswa SD Mahanaim minum susu bersama bertempat di Kampung Yetti Distrik Arso Timur Kabupaten.

 

Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Jumat (9/10/2020).

 

Dijelaskan Anggun bahwa kegiatan yang dilakukan Pos Yetti merupakan stimulus atau ajakan kepada Siswa SD Mahanaim untuk hidup lebih sehat. “Selain untuk kesehatan, susu juga dapat mencerdaskan otak anak karena dalam kandungannya terdapat Omega 3 yang berperan penting dalam perkembangan otak, serta Vitamin B kompleks yang berfungsi sebagai penyuplai nutrisi yang dibutuhkan otak, sehingga minum susu bagi anak sangatlah baik untuk pertumbuhan,” jelasnya.

 

Sementara itu, Komandan Pos Yetti Lettu Inf Bagus Dwi Hartanto bahwa kegiatan minum susu di SD Mahanaim rutin digelar oleh Pos nya. “Seminggu sekali kita berikan susu gratis kepada Sekolah SD Mahanaim. Inilah upaya kami dalam menyiapkan tunas Papua menjadi penerus bangsa yang cerdas,” katanya.

 

Salah satu murid bernama Steven (8) mengaku senang mendapatkan susu gratis dari Pos Yetti Satgas Yonif MR 413 Kostrad. “Terima kasih Bapak Satgas untuk susu yang diberikan kepada kami, rasanya sangat enak,” ucap Steven saat dikonfirmasi mengenai rasa susu tersebut.

 

Kegiatan yang dilakukan Pos Yetti merupakan salah satu dari kegiatan positif yang dilakukan Satgas jajaran Yonif MR 413 Kostrad. Hal tersebut dilakukan semata-mata untuk mewujudkan generasi Papua yang lebih baik dari saat ini untuk menyongsong masa depa yang lebih cerah.

Satgas Yonif MR 413 Kostrad Terima Penyerahan 2 Pucuk Senjata Rakitan

sumbawanews.com,- Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad yang berada di Pos Kaliasin menerima penyerahan 2 pucuk senjata rakitan milik seorang warga an. YN (48), bertempat di Kampung Kibay, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (8/10/2020).

 

Pada penyerahan senjata tersebut, Letda Inf Ravio selaku Danpos Kaliasin menyampaikan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat khususnya YN kepadanya dan anggota Pos Kaliasin Satgas Yonif MR 413 Kostrad. “Kami merasa terhormat atas kepercayaan masyarakat kepada kami, semoga hubungan kekeluargaan diantara kita semakin kuat dan kompak,” ujarnya.

 

Sementara itu, di masa penugasan yang baru menginjak tiga bulan di daerah operasi pengamanan perbatasan RI-PNG Sektor Utara Papua, Satgas Yonif MR 413 Kostrad telah membuktikan kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan teritorial yang setiap hari gencar dilakukan.

 

Hubungan emosional antara Satgas dan masyarakat yang begitu erat dan penuh kekeluargaan dalam setiap kegiatan, akhirnya membuahkan kepercayaan masyarakat kepada Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad yang salah satunya terjadi di Kampung Kibay, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom. Ialah YN (48) merupakan salah satu tokoh masyarakat Kampung Kibay yang secara sukarela memberikan senjata rakitan jenis laras pendek sejumlah 2 buah.

 

“Saya berikan senjata ini kepada kalian (Pos Kaliasin) yang telah tulus menjaga serta menyayangi kami. Kalian sering bantu pelayanan kesehatan, membagikan sembako, hingga yang paling berkesan adalah kalian bisa menggelar kembali upacara perayaan Kemerdekaan 17 Agustus yang telah dua belas tahun tidak dilaksanakan di kampung ini,” ungkap YN kepada Letda Inf Ravio Mourbas selaku Komandan Pos Kaliasin.

 

YN juga mengkonfirmasi pertanyaan Komandan Pos terkait asal mula senjata tersebut. “Iya saya paham, pasti kalian akan bertanya senjata ini dari mana, yang jelas sekitar sepuluh tahun lalu situasi di wilayah kampung ini tidak aman, perang suku antar Kampung hampir terjadi setiap saat, sehingga saya harus punya senjata ini untuk menjaga diri. Namun saat sekarang ini situasi keamanan di Kampung kami sudah aman, sehingga saya tidak merasa perlu lagi menyimpan senjata ini,” jelas YN kepada Danpos.

 

Pada kesempatan itu juga, Abituren Akmil 2017 itupun menghubungi Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. terkait penyerahan senjata rakitan yang ia terima dari salah satu warga Kampung Kibay. “Terima kasih atas laporannya, akan segera ditindaklanjuti proses penyerahannya oleh Pasi Intel Satgas, teruslah kalian berbuat terbaik kepada masyarakat secara tulus dan ikhlas. Sampaikan salam hormat saya kepada seluruh warga Kampung Kibay,” ucap Dansatgas sesaat setelah menerima laporan dari Komandan Pos Kaliasin.

 

Di kesempatan lain, Dansatgas juga memberikan arahan kepada seluruh jajaran Pos Satgas Yonif MR 413 Kostrad yang tersebar di tujuh belas titik di wilayah Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom. “Saya tekankan ulang kepada seluruh jajaran agar selalu berbuat terbaik dan tulus kepada masyarakat melalui kegiatan pendekatan teritorial yang humanis tanpa melupakan faktor keamanan dan disiplin tempur sesuai ketentuan,” tegasnya.

 

“Prestasi yang telah didapatkan oleh Pos Kaliasin merupakan wujud keberhasilan pendekatan teritorial yang telah berjalan sesuai yang direncanakan,” jelas Mayor Anggun kepada seluruh Komandan Pos.

Dansatgas TMMD 109 Kodim Boven Digoel Tinjau Pengecoran Jalan di Kampung Kakuna

(Boven Digoel-Papua. Jumat, 9 Oktober 2020). Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 Kodim 1711/Boven Digoel Letkol Czi Daniel Panjaitan meninjau langsung pelaksanaan pengecoran jalan di Kampung Kakuna, Distrik Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel, Kamis (8/10/2020).

 

Disela-sela peninjauannya, Dansatgas menyempatkan diri untuk bercengkrama dengan warga setempat yang sedang membantu personel Satgas TMMD saat melakukan pengecoran jalan sepanjang 460 meter.

 

Letkol Czi Daniel Panjaitan juga menyampaikan bahwa dirinya sangat berterima kasih kepada warga Kampung Kakuna yang mendukung dan bahu-membahu bersama anggotanya guna menyukseskan program TMMD Reguler ke-109 Kodim 1711/Boven Digoel dengan membantu pengerjaan sasaran fisik berupa jalan dan jamban.

 

“Momen seperti ini agar terus di jaga dan di pelihara sehingga kebersamaan kekeluargaan antara TNI dengan masyarakat akan terus terjalin erat. Hal ini sesuai dengan Motto TNI, yakni Bersama Rakyat TNI Kuat,” ujar Dansatgas.

 

Sementara itu, ditengah kesibukan TMMD Kodim 1711 Boven Digoel, personel satgas Serda Okto bersama Serda Matius mengunjungi Sanggar Budaya Komot yang bergerak dibidang seni pahat, menyulam dan lainnya yang diketuai oleh Falentinus Hakpop, bertempat di Kampung Anggumbit, Distrik Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel.

 

Dalam kesempatan tersebut, personel Satgas TMMD diperlihatkan cara menyulam Noken ciri khas Papua, termasuk pembuatan Tifa. Sudah banyak hasil karya-karyanya yang habis terjual keluar wilayah Distrik Mindiptana. “Sangat luar biasa, ilmu yang sangat berguna bagi saya pribadi dan rekan saya,” kata Serda Okto.

 

“Kegiatan Sanggar Komot ini sangatlah positif dan harapan saya dapat terus berkembang dan ditularkan kepada para generasi muda supaya ada regenerasi serta terjaganya pelestarian seni budaya setempat,” tandasnya. (Bdr).

 

Danrem 162/WB Beserta Jajaran, Bersama Polri Jajaran Polda NTB Terjun Menyapa, Menghimbau Masa Agar Tidak Anarkhis Dan Melaksanakan Protokol Covid-19

Mataram – Aksi unjuk rasa menolak pengesahan Undang-undang (UU) Cipta Kerja atau Omnibus Law yang dilakukan oleh aliansi mahawasiswa dan buruh se-NTB pada Kamis 8 Oktober 2020 di depan Gedung DPRD NTB, Jalan Udayana Kota Mataram berlangsung kondusif.

Selama kegiatan itu berlangsung, terlihat di lokasi Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, beserta jajarannya bersinergi dengan Polri jajaran Polda NTB berupaya mengendalikan masa agar tertib dan tidak menodai aksi penyampaian aspirasi tersebut dengan tindakan-tindakan anarkis, serta tetap berpedoman pada protokol kesehatan pencegahan Covid-19 selama berorasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 162/WB dalam rilisnya, Jumat (9/10/2020).

IMG-20201009-WA0004

Danrem 162/WB mengatakan, hal itu dilakukan dalam rangka membantu Polri dalam hal ini Polda NTB maupun pemerintah daerah dalam melaksanakan pengamanan untuk menciptakan situasi wilayah yang kondusif termasuk mencegah terjadinya kluster baru penyebaran covid-19 khususnya di NTB.

“Sesuai dengan tema HUT TNI ke-75 Sinergi Untuk Negeri, maka inilah wujud sinergitas TNI-Polri dengan pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama memberikan pengabdian terbaik untuk Negeri ini,” terang Danrem.

Menurutnya, para pendemo khususnya Mahasiswa adalah aset negara paling berharga yang kelak akan melanjutkan cita-cita perjuangan bangsa memikul tanggung jawab menjalankan roda pemerintahan di Negara Kesatuan Repulik Indonesia yang membutuhkan pengawalan, arahan dan bimbingan dari para seniornya yang saat ini telah duduk di pemerintahan.

IMG-20201009-WA0001

“Mahasiswa yang berorasi ini sedang belajar berdemokrasi, maka harus kita bimbing, kita jaga keamanan dan keselamatannya agar masa depan mereka tidak terciderai akibat tindakan mereka yang anarkis, termasuk mengamankan mereka dari covid-19,” paparnya.

Selain itu, Brigjen TNI Rizal Ramdhani juga mengapresiasi aksi demontrasi yang berlangsung damai dan kondusif tersebut, kendatipun terjadi sedikit ketegangan antara aparat dengan masa yang berunjukrasa namun hal itu tidak berlangsung lama setelah dijelaskan dan menerima surat Ketua DPRD Provinsi NTB bahwa permintaan pendemo telah dikirim ke Presiden Republik Indonesia.

“Massa pendemo membubarkan diri dengan tertib, selanjutnya bersama-sama dengan TNI-Polri membersihkan sampah-sampah yang berserakan di-sekitar Jalan Udayana,” ungkap alumni Akmil 1993 itu menyatakan rasa bangganya.

Usai Demo, Danrem 162/WB Berserta Jajaran Bersama Polri dan Mahasiswa Bersihkan Sampah di Depan Kantor DPRD NTB

Mataram – Sejak pukul 09:30 Wita kantor DPRD NTB di banjiri mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat yang menggelar aksi unjuk rasa menolak disahkannya UU Omnibus Law atau UU Cipta Kerja.

Jarum jam menunjukan 15:30 aksi demo yang sempat memanas akhirnya berakhir. Mahasiswa mulai membubarkan diri dengan tertib setelah diterima dan mendengarkan penjelasan Ketua DPRD Prov NTB Baiq Isvie Rupaida yang didampingi Karo Ops Polda NTB Kombes Pol Guntur, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, Kapolres Mataram, Dandim 1606/Lombok Barat, Kamis (8/102020).

Namun sebelum meninggalkan lokasi Danrem 162/WB Bersama mahasiswa, Personil TNI dan Polri yang sebelumnya sempat saling dorong di gerbang kantor DPRD NTB kompak bahu membahu melaksanakan pembersihan memunguti sampah sisa demo.

Danrem 162/WB mengapresiasi kebersamaan antara pihak keamanan TNI-Polri dengan masyarakat serta mahasiswa yang setelah Demo tidak langsung bubar, namun peduli dengan kebersihan lokasi tempat digelarnya demo dengan melakukan pembersihan bersama, bahkan mahasiswa telah menyiapkan karung untuk menampung sampah sampah tersebut. “Sejenak terlihat kehangatan antara tiga unsur yang hari ini mewarnai situasi di kantor DPRD NTB, mereka bahkan saling berkelakar tentang aksi tadi dan hal ini menunjukkan implementasi dari praktek demokrasi yang positif,” Tutur Danrem.

Sedangkan salah seorang mahasiswa yang tidak ingin disebut namanya menyebut bahwa menurutnya TNI dan Polri memiliki tenaga ekstra saat aksi dorong mendorong pintu gerbang, demikian juga saat mengambil sampah masih tetap bersemangat. “Bapak ini saya lihat tadi sekuat tenaga menahan gerbang saat teman-teman semangat untuk menjebol, kirain tenaga nya sudah habis, eh masih bantu kita juga angkat sampah,” ujarnya sambil berkelakar.

Senyuman bersahabat juga ditunjukkan seorang Babinsa yang memang sempat menahan pintu gerbang kantor DPRD dari kepungan mahasiswa dan tak lupa memberikan nasehat agar mahasiswa belajar dan kuliah yang rajin, sehingga menjadi orang sukses dan mungkin bisa menjadi anggota dewan.

“Jangan cuma aksi, belajar yang rajin juga biar jadi orang sukses, siapa tau juga bisa menjadi anggota dewan yang duduk di sana nanti,” tutur Babinsa tersebut seraya berpesan sambil menunjuk gedung DPRD NTB.

Selama mengawal aksi unjuk rasa Danrem 162/WB dan jajaran bersama Polri jajaran Polda NTB terus berupaya membujuk masa aksi untuk menjaga keamanan dan keselamatan diri, tetap tertib dan tidak anarkis serta tetap melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah munculnya kluster baru penyebaran covid-19 di NTB.

Danrem 162/WB Duduk Bersama Ketua DPRD Prov NTB Mendengarkan Aspirasi Perwakilan Demonstran

Mataram – Menjelang petang setelah sebagian besar massa demontrasi membubarkan diri, masih terlihat Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani bersama Ketua DPRD Prov. NTB Baiq Isvie Rupaida di depan lobby gedung DPRD NTB mendengarkan aspirasi yang disampaikan perwakilan demonstran yang menuntut untuk mencabut UU omnibus law, Kamis (8/10/2020).

Dalam tuntutannya, perwakilan demontran meminta agar ibu isvie langsung menyampaikan keberatan dengan mengirim email penolakan atas disahkannya UU omnibus law yang dinilai merugikan pekerja tersebut, yang kemudian disanggupi oleh ibu Isvie.

Terkait hal tersebut Ketua DPRD Prov NTB menyampaikan, Alhamdulillah bahwa sudah menjadi tanggung jawab dirinya sebagai ketua DPRD, akan menampung semua aspirasi rakyat untuk disalurkan kepada Pemerintah.

IMG-20201008-WA0065

“Dan tentunya kami sangat mengapresiasi jalannya demo tanpa adanya hal-hal yang krusial yang kita semua tidak inginkan, semua berjalan dengan lancar dan tidak anarkis,” ucap ibu Isvie.

Merespon aspirasi yang disampaikan para demontran “Kami sudah langsung tindak lanjuti dengan mengirimkan surat ke presiden, karena kita semua ingin daerah ini (NTB. Red) tetap stabil dan kondusif, kami sudah mengirimkan surat secara resmi kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. Joko Wododo di jakarta, untuk meninjau kembali/membatalkan UU omnibus law, tentu kami sebagai perwakilan rakyat harus menyalurkan aspirasi rakyat dalam hal ini” Jelasnya.

Ditemui dalam kesempatan yang sama, Danrem 162/WB menyampaikan bahwa semua unsur dari pihak aparat keamanan termasuk TNI sendiri tidak akan pernah lelah untuk mengawal masyarakat.

IMG-20201008-WA0067

“Beliau, ibu Ketua DPRD tanpa lelah mendengarkan aspirasi dan melayani para demonstran, dan itu patut di apresiasi, untuk itu dihimbau serta berharap kepada masa demonstran agar dapat memahami bahwa kita sama-sama mengawal ini semua,” Pungkas Danrem.

Setelah dijelaskan dan menerima surat bahwa permintaan pendemo telah dikirim ke Presiden Republik Indonesia, massa pendemo pun membubarkan diri dengan tertib, sebagian bersama-sama dengan TNI-Polri membersihkan sampah sampah disekitar jalan Udayana Mataram.

Kasus Pembunuhan Babinsa Pekojan di Mercure Hotel Memasuki Sidang Penuntutan

sumbawanews.com,- Kasus terbunuhnya Bintara Pembina Desa (Babinsa) Pekojan Kodim 0503/JB, Sersan ASP saat melaksanakan tugas pengamanan Covid-19 pada bulan Juni tahun 2020 lalu, di Mercure Tambora Jakarta Barat, hari ini digelar Sidang Penuntutan di Pengadilan Militer II-08, Jakarta Timur, Kamis (8/10/2020). 

 

Pelaku Letnan RW dalam kasus ini  didakwa dengan pasal berlapis yaitu pasal pembunuhan menghilangkan nyawa orang lain, pengrusakan fasilitas umum dan Undang-Undang Nomor 12  darurat tahun 1951 tentang senjata api.

 

Sidang penuntutan yang digelar di Pengadilan Militer II-08 Jakarta Timur, dipimpin oleh Hakim Ketua Kolonel Chk (K) Prastiti Siswayani, S.H. dibantu oleh Mayor Chk Koswara, S.H., M.H. Hakim Anggota I, Mayor Chk Samsul Hadi, S.H., Hakim Anggota II, Kapten Chk Dede J, S.Pd., S.H., M.H. Panitera pengganti, Letkol Chk Salmon Balubun, S.H., M.H. sebagai Oditur Militer. Sementara Tim penasehat hukum terdiri dari Mayor Mar Soelistyantono, S.H., Lettu Laut (KH) Romadhona A. Dwi Putra, S.H., Letda Mar Fitria Awaludin, S.H dan Letda Mar Dolly Pristiyawan, S.H., M.H.

 

Agenda sidang pembacaan tuntutan terhadap terdakwa hari ini terpaksa ditunda karena masalah teknis. Hakim ketua Kolonel Chk (K) Prastiti Siswayani, S.H. mengatakan persidangan kasus pembunuhan Babinsa ini akan dilanjutkan minggu depan pada hari Kamis tanggal 15 Oktober 2020.

Dandim Sambas Apresiasi Satgas TMMD Sintang Bantu Masyarakat

sumbawanews.com,- Komandan Kodim 1208/Sambas Letkol Inf Setyo Budiyono, S.H. M.Tr. (Han) memberikan apresiasi kepada anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 Kodim 1205/Sintang, yang ikut terjun langsung ke lapangan dalam kegiatan kerja bakti bersama warga Desa Wira Yuda, Kalbar, Rabu (7/10/2020).

 

Dalam kesempatan tersebut, Komandan Kodim 1208/Sambas menyampaikan, sebagai prajurit TNI di tuntut untuk profesional, peduli dan bekerja sama ikut serta mengatasi dalam upaya mengatasi kesulitan rakyat disekelilingnya.

 

“Keikut sertaan anggota Satgas TMMD 109/Sintang dalam membantu masyarakat bekerja bakti bersama juga memotivasi masyarakat pentingnya bergotong royong,” ujarnya.

 

Menurutnya, ditengah kesibukannya dalam mengerjakan sasaran fisik maupun non fisik mereka masih menyempatkan waktu untuk membantu masyarakat kerja bakti meratakan tanah. “Saya apresiasi kepada Satgas masih mau meluangkan waktu untuk membantu masyarakat, apalagi lapangan tersebut akan digunakan sebagai fasilitas umum untuk berolahraga,” tambah Dandim.

 

Lanjut dikatakannya, kegiatan ini juga merupakan darma bhakti TNI untuk masyarakat dalam menyumbangkan tenaga dan pikiran, sehingga kehadiran TNI paling tidak dapat bermanfaat bagi masyarakat.

 

“Melalui gotong royong dapat terbentuk sinergitas antara TNI dan masyarakat, sekaligus dalam rangka pencapaian tugas pokok TNI untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat,” tutup Letkol Inf Setyo Budiyono. (Pendim 1208/Sbs)

Berita Terkini

Nike Masih Mendominasi Dunia Olahraga Meski Tantangan Bisnis Menggunung

Sumbawanews.com,- Meski menghadapi gejolak manajemen pasca-pandemi, Nike tetap menjadi raksasa tak tergoyahkan di industri olahraga. Sepatu lari ikonik Vaporfly menjadi acuan utama bagi seluruh...

Kejagung Ungkap Korupsi MBG Lewat Tiga Barang Kunci

Sumbawanews.com,- Jakarta – Kejaksaan Agung mengungkap dugaan korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui analisis tiga barang bukti utama: perangkat elektronik, dokumen internal,...

Kanada Rencanakan Larangan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Sumbawanews.com,- Pemerintah Kanada mengajukan rancangan undang-undang bernama Safe Social Media Act yang akan melarang anak-anak di bawah usia 16 tahun memiliki akun media sosial....

Camat Palmerah Usul Cabut KJP Pelaku Pembacokan Pelajar

Sumbawanews.com,- Jakarta – Dua pelajar SMK berinisial AS dan MF ditangkap polisi setelah membacok sesama siswa berinisial F di Gang T, Palmerah Barat VI,...

Buronan Interpol Asal Australia Ditangkap di Bandara Bali

Sumbawanews.com,- Seorang warga negara Australia berinisial AP, yang masuk dalam daftar buronan Interpol, berhasil ditangkap oleh petugas Imigrasi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai...

Berita Utama