Home Blog Page 2561

Wujudkan Impian Jemaat, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Bangun Kamar Mandi di GKI Klasis Keerom

sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Skofro Lama membantu masyarakat membuat Kamar mandi Gereja Kristen Injil Klasis di Kampung Skofro Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom.

 

Hal tersebut dibenarkan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam konfirmasinya saat ditemui di Pos Kotis Skouw, Distrik Muara Tami, Papua, Senin (09/11/2020).

 

Dalam konfirmasinya, Dansatgas menyebutkan bahwa kegiatan yang dilakukan Pos Skofro Lama merupakan wujud sinergitas Satgas dengan masyarakat yang hampir menginjak empat bulan ini sudah bertugas di daerah operasi. “Ini wujud kedekatan dan sinergitas kami dengan masyarakat khususnya warga Kampung Skofro, kami aktif dalam melaksanakan kegiatan karya bhakti salah satunya pembuatan kamar mandi Gereja di Kampung ini,” ujarnya.

 

Sementara itu, Serka Adhi Susilo selaku Komandan Pos Skofro Lama dalam kegiatan yang melibatkan anggota Pos nya tersebut mengungkapkan kegembiraannya dalam membantu masyarakat Kampung Skofro. “Kami sangat senang dan gembira dapat membantu masyarakat khususnya dalam mewujudkan pembuatan kamar mandi di GKI Klasis Keerom tersebut, sehingga para jemaat terfasilitasi untuk buang air di Gereja, tidak kembali ke rumah dahulu,” katanya.

 

Pernyataan Danpos Skofro Lama diteruskan oleh Pendeta GKI Klasis Keerom Bapak Brian Alelo. “Terima kasih atas bantuan Satgas Yonif MR 413 Kostrad khususnya Pos Skofro Lama, semoga Kebaikan kalian semua dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Pendeta.

Kapusjaspermildas TNI : Peran Wasit Mutlak Tentukan Kualitas Dalam Pertandingan

sumbawanews.com,- Dalam Penegakkan aturan di lapangan peran Wasit sangat mutlak dan dominan serta dapat menentukan kualitas dan tidaknya suatu pertandingan. Demikian disampaikan Kapala Pusat Jasmani Peraturan Militer Dasar (Kapusjaspermildas) TNI Brigjen TNI Robert D. Ndona saat membuka Pembekalan Wasit Sepak Bola TA 2020 di Aula Pusjaspermildas Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (9/11/2020).

 

Menurut Brigjen TNI Robert D. Ndona, hanya wasit yang menguasai peraturan permainan, cerdas dan tegas yang mampu memimpin pertandingan sepak bola dengan baik. “Untuk mewujudkan kualitas wasit yang diharapkan, salah satu jalan yang bisa dilakukan dengan pembekalan  wasit, dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan personel wasit sehingga dapat meningkatkan prestasi sepak bola TNI,” ujarnya.

 

Lebih lanjut Kapusjaspermildas TNI menyampaikan bahwa saat ini di lingkungan TNI masih sangat terbatas personel yang memiliki kualifikasi wasit sepak bola yang berkualitas, menguasai materi, teknik dan manajemen pertandingan serta memahami peraturan yang berlaku di PSSI.

 

Atas dasar itulah Pusjaspermildas TNI melakukan terobosan menjalin kerja sama dengan PB. PSSI melalui Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DKI Jakarta dan Asosiasi Kota (Askot) PSSI Jakarta Utara untuk menyelenggarakan pembekalan wasit sepak bola. “Kerja sama ini merupakan tonggak awal dalam rangka mensukseskan olahraga sepak bola di tanah air,” ucapnya.

 

Lulusan pembekalan wasit ini nantinya akan mengantongi Lisensi Wasit Nasional C3. Dimana Lisensi Wasit Nasional C3 merupakan modal dasar untuk menjadi wasit professional. “Kedepan akan muncul lebih banyak lagi wasit-wasit PSSI bahkan menjadi wasit yang berstandar FIFA,” harapnya.

 

Pembekalan  wasit sepak bola TNI ini dilaksanakan selama 10 hari mulai tanggal 9 sampai dengan 18 November 2020, diikuti oleh 60 orang peserta yang dibagi menjadi 2 gelombang,  terdiri dari 4 orang personel Mabes TNI, 7 orang personel TNI AD, 7 orang personel TNI AL, 7 orang personel TNI AU dan 35 orang dari umum, dengan Instruktur atau pelatih dari PSSI Pusat. (Ahm)

SALAMUDDIN DAENG :MEMALUKAN, PROYEK DIGITALISASI PERTAMINA BERANTAKAN

MENGAPA DIGITALISASI YANG MERUPAKAN PROGRAM UNGGULAN PERTAMINA TIDAK BERANI DILAPORKAN DALAM LAPÒRAN KEUANGAN ?

Oleh : Salamuddin Daeng

Sudah saya baca semua laporan keuangan Pertamina 2019 kata per kata. Saya periksa siapa tau ada kata digital, digitalisasi, onlen, fintech, ternyata tidak satu katapun tentang hal ini dalam laporanya.

Padahal agenda digitalisasi setau saya adalah program unggulan paduka yang mulia Joko Widodo yang sangat progresif dan milenialisme. Tapi mengapa BUMN paling besar, dengan kekuatan belanja hampir menyamai APBN ini tidak menjadikan ICT, digitalisasi dan fintech sebagai strategi kunci menghadapi perubahan global.?

Dulu kita mendengar Pertamina mendengung dengungkan digitalisasi ini. Sehingga konon dijalinlah kerjasama dengan Telkom, tak jelas berapa triliun nilai kontrak dua BUMN ini. Bahkan tidak hanya itu, diboyonglah orang orang telkom masuk ke pertamina. Rantai supplay pemasaran menjadi lini kunci untuk menyelesaikan dan mencapai target digitalisasi pertamina ini.

Namun proyek ini tampaknya berantakan. Bukti paling kongkrit adalah proyek ini tidak dilaporkan dalam laporan keuangan 2019. Padahal proyek ini dimulai tahun 2018.

Mengapa tida ada dalam laporan keuangan? Apakah karena tidak ada yang bisa diomongin? Atau ini cuma proyek asal asalan sehingga tak pantas dilaporkan? Tapi bukankah proyek ini ada uangnya, ada nilai proyeknya, ada uang keluar dari pertamina, ada uang masuk pada pertamina?. Kok gak ada satu kata *digital* -pun dalam laporan keuangan?

Padahal digitalisasi ini adalah strategi inti menekan losses di pertamina yang besar, digitalisasi cara mengoptimalkan efisiensi, digitalisasi cara memperkuat rantai informasi dan rantai bisnis, dan lain sebagainya. Lalu mengapa tidak dianggap penting dalam laporan keuangan.

Harus menjadi catatan pertamina bahwa ICT, digitalisasi, fintech adalah tools utama transparasi yang menjadi tema masa depan. Transparansi yang menjadi cara globalisasi yang baru menyelesaikan masalah. Siapa yang tidak terima pasti digulung. Pertamina harus mulai masuk dengan mengikuti jalan keterbukaan ini. Bukan jamannya lagi menyimpan uang di rekening rahasia, nanti bisa dianggap kertas biasa, alias bukan uang.

Ketua PWNU Jatim: Tidak Perlu Boikot Produk Prancis

KH Marzuqi Mustamar

 

MATARAM – Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Marzuqi Mustamar menyerukan dan mengajak kaum Nahdliyin khususnya dan masyarakat umumnya untuk tidak ikut memboikot produk Prancis. Penegasan Pimpinan Pondok Pesantren Sabilul Rosyad, Gresik Jawa Timur ini dikutip dari video yang tengah viral di media sosial, Minggu (8/11).

“Kalau anda mau berangkat Umroh, lalu pesawatnya Airbus masak iya tidak jadi berangkat. Dan pesawat itu produksi Prancis. Apa tidak malu-maluin teriak boikot produk Prancis ternyata naik pesawat Airbusnya menuju ‘Tanah Haram’,” ungkap KH Marzuqi.

Salah satu murid KH. A. Masduqi Machfudz, ulama Kota Malang, Jawa Timur itu menyatakan, jika benar-benar saling melakukan Muqothoah (boikot), Indonesia memboikot Prancis dan sebaliknya, maka yang rugi Indonesia.

“Kita lebih banyak ekspor ke Prancis dari pada kita impor. Neraca perdagangan Prancis-Indonesia itu, impor hanya 1,9 miliar dolar sementara ekspor Indonesia 2 koma sekian miliar dolar,” katanya.

Kiai kharismatik itu menambahkan selain pesawat, berbagai macam produk Prancis juga menjadi sumber nafkah dan kebutuhan sehari-hari. Dia mencontohkan produksi aqua (pabrik) yang berlokasi di Pandaan (Pasuruan Malang, Jawa Timur) kemudian ritel Carrefour yang menampung banyak karyawan muslim.

“Itu (pabrik aqua Pandaan), masjidnya juga besar. Mayoritas karyawannya muslim. Yang namanya Pasuruan masa karyawannya kristen. Andai diboikot beneran, aqua berhenti, Carrefour berhenti yang banyak kena PHK juga ya umat muslim,” ujarnya.

“Lalu nanti karena kita banyak ekspor minyak sawit mentah (CPO), itu saling melakukan embargo, muqothoah sama-sama kita memboikot disana juga memboikot, maka sawit Indonesia lalu harganya anjlok tidak laku disana. Yang rugi bukan eksportir tapi petani-petani sawit di Riau sana juga. Riau bangkrut,” tegasnya.

“Saya mohon yang seperti ini diperhitungkan, jangan hanya menuruti emosi. Hanya menuruti maunya islam garis keras. Begitu kita tidak ikut-ikutan disebut liberal, disebut kafir. Kamu yang bikin masalah kenapa ngajak-ngajak kita (NU),” tambahnya.

Kiai Marzuqi juga menjelaskan ada yang mempertanyakan negara Islam Kuwait melakukan pemboikotan produk Prancis. Menurutnya dengan jumlah penduduk sebanyak 300 ribu jiwa, memboikot Prancis tidak ada efek dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia lebih dari 260 juta jiwa.

“Kuwait hanya mengimpor dari Prancis tanpa ekspor. Kalau mereka memboikot produk Prancis yang rugi Prancis, Kalau Indonesia dan Prancis saling memboikot yang rugi Indonesia karena kita negara eksportir. Tidak sama konteksnya,” ujarnya.

Terkait dengan pernyataan kontroversi Presiden Prancis Emmanuel Macron, menurut Kiai Marzuqi sebagai muslim tentu marah, tersinggung karena Nabi dikatakan jelek. Tapi kita juga harus mengevaluasi, mawas diri dan intropeksi dengan kebaikan dan perlakuan pemerintah Prancis kepada umat muslim yang ramah kepada Islam Ahlusunnah.

“Lebih dari 2 ribu masjid tetap berdiri dan aman-aman saja, umat muslim di Prancis masih melakukan ibadah seperti biasa, zikiran aman-aman saja, bebas tanpa intimidasi. Pengungsi dari Suriah ribuan masuk Prancis juga diterima,” katanya.

“Yang membuat Prancis marah itu bukan Islam seperti kita (NU). Yang membuat marah Macron itu semodel ISIS itu. Teroris itu lho. ISIS, teroris, kaum radikal yang membunuh, Faham ya. Jadi yang bermasalah itu islam radikal, bukan islam umum seperti kita ini,” ungkapnya.

“Kita tidak mendukung orang kafir, tapi bagaimana kita bisa membuat islam itu menarik. Jangan sakiti orang lain. ayo kita berbudaya, ayo kita santun, ayo kita sopan. ayo kita senantias memberi solusi hidup kepada muslim maupun non muslim. NU biar saja NU, Ahlussunnah biar saja Ahlussunnah. Kamu mau begitu silakan urusan kamu,” tegas KH Marzuqi Mustamar.

Pererat Tali Silaturahmi, Satgas Yonif 413 Kostrad Berikan Topi Kepada Tokoh Masyarakat Papua

Sumbawanews.com,- Dalam upaya mempererat tali silaturahmi dengan warga Kampung Kibay Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Kaliasin memberikan topi kepada tokoh masyarakat. Demikian disampaikan Komandan Pos Kaliasin Letda Inf Ravio Mourbas dalam konfirmasinya di Kampung Kibay Distrik Arso Timur, Papua, Sabtu (07/11/2020).

Danpos mengatakan, kegiatan pembagian topi kepada tokoh masyarakat Kampung Kibay merupakan bukti semakin eratnya hubungan antara Satgas dengan masyarakat. “Kami berikan topi ini kepada para tokoh pemuda, tokoh agama termasuk tokoh masyarakat sebagai bukti kedekatan kami dengan mereka,” ujar Letda Ravio.

“Topi yang bertuliskan angka 413 juga bermaksud agar masyarakat Kampung Kibay selalu ingat kami selepas purna tugas meninggalkan Kampung ini. Semoga berkenan dan dapat digunakan dapat setiap kegiatan apapun,” tambah Danpos Ravio.

Di tempat yang sama, selaku tokoh masyarakat Franky Kuntuy (52) berpesan kepada Personel Satgas Pos Kaliasin agar selalu memelihara persaudaraan yang selama ini telah terjalin. “Walaupun nanti kalian telah kembali, jangan lupakan kami. Topi ini menjadi saksi bisu peninggalan kalian untuk masyarakat Kibay khususnya saya,” tuturnya.

SALAM Makin Dicintai Masyarakat Kota Mataram

____Episode Pertama___

MATARAM – Gerakan masif Tim Pemenangan Partai Koalisi, Relawan SALAM maupun sejumlah kegiatan nyata yang dilakukan pasangan Selly – Manan dalam tiga bulan terakhir membuahkan hasil signifikan.

Kecenderungan masyarakat grassroots dan Pemilih Cerdas di Kota Mataram untuk memilih pasangan calon Walikota dan calon Wakil Walikota, Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan (SALAM) No. Urut 2 semakin meningkat.

Menurut Mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD NTB, HMNS. Kasdiono, Hj. Putu Selly Andayani adalah  sosok yang layak memimpin Kota Mataram. Karakter beliau yang lahir dari kalangan multi etnis sangat tepat memahami multi kultur dan beragam perbedaan yang ada di Kota Mataram..

Ditambahkannya, Kota Mataram saat ini, sangat membutuhkan sosok pemimpin yang mampu merekatkan semua kalangan. Apalagi, Kota Mataram sebagai ibukota provinsi NTB seluruh suku, etnis dan budaya ada di wilayah ini.

Kasdiono mencontohkan, saat ini, selain warga NTB yang terdiri Suku Sasak, Samawa dan Mbojo (Bima dan Dompu) juga ada etnis lainnya. Yakni, Bali, Jawa, Madura, Ambon, Makassar/Sulawesi, Palembang dan Padang.

Mereka ini adalah etnis yang lama tinggal di Mataram. Oleh karena itu, dalam kepemimpinan di Mataram, sejatinya mereka membutuhkan sosok figur yang bisa mengayomi, pelindung dan mencintai seluruh etnis yang ada itu.

“Kalau saya misalnya mendukung Bunda Selly, maka itu adalah pilihan yang wajar. Mengingat, sosok Bunda Selly sangat cocok menjadi memimpin dan menjadi ibu yang menyayangi seluruh warga Mataram,” tegas Kasdiono dikutip dari Harian Nusa.com ( 21/10).

Ditambahkan oleh Kasdiono , masyarakat kota mataram bisa merasakan betul bagaimana saat Hj Putu Selly Andayani menjadi Penjabat Walikota Mataram tahun 2015 selama 6 bulan. Banyak terobosan kebijakan dan penyelesaian masalah di kota yang dituntaskan oleh Selly dalam enam bulan kepemimpinannya.

“Masyarakat kota Mataram tidak akan pernah bisa melupakan kenangan dan jasa baik Selly saat menjadi Penjabat Walikota, mulai dari ASN, Petugas kebersihan, dll,” ujar Kasdiono .

Sementara itu tokoh Pemuda Nasrani Kota Mataram Ronni Nelwan, mengatakan kepedulian SALAM dalam menjaga semangat persatuan, prularisme dan kebhinnekaan di Kota Mataram juga sangat baik.

“Artinya Selly-Manan bisa menaungi semua kalangan, bisa jadi pemimpin untuk semua warga Kota Mataram tak peduli apa latar belakang etnis, agama, dan kesukuan. Karena Mataram ini kan sangat heterogen,” tegas Ronni.

Ia juga mengapresiasi kegiatan nyata yang langsung dilakukan SALAM selama ini. Misalnya dengan program Guru, Dokter, dan Psikolog (GuDEK), juga Bidan SALAM menyapa yang dihajadkan untuk membantu aspek pendidikan dan kesehatan masyarakat Kota Mataram.

“Maka tak heran jika Selly-Manan ini makin di hati dan dicintai masyarakat kota Mataram. Harus diakui kecenderungannya sangat signifikan,” tegas Ronni Nelwan, Minggu ( 8/11 ).

*SALAM Peduli Atlet dan Olah Raga*

Sementara itu Pemilik klub sepakbola wanita Neo Angel Mataram, Moh Jaelan mengatakan, kepedulian SALAM dalam memajukan olahraga sangat luar biasa.

“Masyarakat menaruh harapan besar agar SALAM memenangkan Pilwakot Mataram agar atlet dan Olah Raga bertambah Maju dan Berprestasi,” tandasnya.

Menurut Jaelan, masyarakat sangat berharap pemimpin yang punya visi jelas dalam memajukan olahraga.

“Penyediaan fasilitas olahraga dan bagaimana fungsi pembinaan terhadap bibit-bibit atlit yang ada harus terus ditingkatkan lagi. Kami yakin bu Selly bisa melakukan itu ke depan,” imbuhnya sembari menginformasikan saat ini empat pemain sepak bola puteri asal Neo Angel masuk Pelatnas yakni Bq. Amiatun Sholihah. (Ambong), Zuliara (ARA), Liana Dewi (Ciput) dan Afifa Andini ( Ipok).

Pemilik Warung Surya Rinjani – Ampenan yang juga pegiat Lingkungan , Hasim Bo menilai Figur Hj Putu Selly Andayan sudah tidak asing di Kota Mataram dan NTB umumnya. Selly pernah menjabat sebagai pejabat Walikota Mataram di tahun 2015. Karir birokrasinya di Pemprov NTB juga moncer sebagai Kepala Dinas Perdagangan NTB.

Sebagai Kepala OPD yang bersentuhan dengan sektor ekonomi dan UMKM ini, Selly terkenal sebagai pejabat yang merakyat. Kerab kali blusukan di pasar, dan memimpin operasi-operasi pasar ketika ancaman inflasi terjadi dan harga sembako meningkat.

Sementara TGH Abdul Manan adalah ulama muda yang juga menjabat sebagai Ketua MUI Kota Mataram. Dari sisi keilmuan , TGH Manan tidak perlu diragukan kapasitasnya.

Hasim Bo menambahkan program rantang Salam yang diluncurkan Selly Manan merupakan bentuk kepedulian dan empati SALAM terhadap nasib kaum manula kota yang tidak berdaya.

“Program Rantang SALAM yang berkesinambungan, secercah harapan buat warung kecil dan ojol ditengah ancaman pandemi,” tutur Hasim Bo yang terlibat juga dalam Gerakan Lingkungan Sampah Nihil.

Terpisah, salah satu Pengusaha Bakso ternama di Kota Mataram, Marianto berharap jika kelak Paket SALAM ditakdirkan menang dalam Pilwakot Mataram hendaknya tetap rajin turun ke masyarakat untuk mendengar dan melihat permasalahan langsung yang dirasakan oleh warganya.

“Yang penting jangan Eksklusif, tetap rajin turba menyapa warga kota mataram,” imbuhnya.

Selanjutnya H.Zakir, Tokoh Masyarakat lingkungan Turide menambahkan, kecintaan masyarakat Kota Mataram pada SALAM meningkat karena sejauh ini program yang ditawarkan SALAM untuk Kota Mataram lebih realistik dan terukur dibanding paslon lainnya.

Pria Humble yang akrab disapa Mamiq Jack ini mengatakan pemilih di Kota Mataram ini umumnya pemilih rasional yang melihat dan menjatuhkan pilihannya pada pasangan yang punya gagasan masuk akal.

“Program Strategis SALAM paling realistis. Apalagi dengan turun lapangan Selly-Manan sudah memperlihatkan bagaimana mereka ini memimpin Kota Mataram. Misalnya dari segi masifnya kampanye kesehatan,” papar Mamiq Jack didampingi Haji Adi, salah satu tokoh masyarakat Karang Genteng.

Ia menilai, dukungan untuk SALAM akan terus meningkat hingga saatnya Pilkada Kota Mataram 9 Desember nanti.

*Keterbukaan Program SALAM kepada Publik*

Dilain sisi Pegiat Pers, Tahzibul Adab mengatakan, dari sisi media massa SALAM termasuk paling media darling.

Menurut dia dalam konteks keterbukaan dan publikasi media, SALAM yang cukup intens menyampaikan program-programnya ke publik, ini mengindikasikan SALAM sangat care dengan media sebagai mitra pembangunan.

“SALAM ini paslon yang friendly dengan media. Artinya saat memimpin pun SALAM menyadari bahwa media adalah mitra strategis pembangunan daerah,” paparnya.

Tahzibul mengatakan, gaya kepemimpinan Selly akan sama dengan Gubernur NTB Doktor Zulkiefliemansyah dalam mengelola hubungan baik kemitraan dengan media.

“Kami harapkan dengan kepemimpinan SALAM maka pemerintahan Kota Mataram bisa lebih membuka ruang dan merangkul media massa sebagai mitra strategis pembangunan Kota ini ke depan,” tukasnya.

Ia menambahkan, dalam Pilkada ini SALAM juga menunjukan keterbukaan dan mendorong kecerdasan masyarakat dalam menilai calon pemimpin Kota Mataram yang berkualitas.

*SALAM Bangkitkan Harkat dan Martabat Kaum Disabilitas*

Dukungan dan kecintaan juga disampaikan masyarakat berkelebihan khusus atau disabilitas.

Ketua Pertuni NTB Fitri Nugrahaningrum mengatakan, kepedulian dan keberpihakan SALAM dalam mengangkat harkat dan martabat kaum disabilitas sangat dirasakan.

“Ada perhatian luar biasa. Sebenarnya pembangunan fasilitas Kota yang ramah disabilitas yang kami perlukan dan berharap SALAM bisa mewujudkannya,” katanya.

Fitri mengatakan, kaum disabilitas sejatinya tak ingin bermental pasrah dan dikasihani. Mereka tetap punya semangat seperti orang kebanyakan. Yang terpenting keberadaan mereka bisa dianggap ada, dan hak-hak mereka yang dilindungi undang-undang bisa diimplementasikan oleh pemerintah.

Menurutnya, penyediaan fasilitas ramah disabilitas di pusat pelayanan publik dan fasilitas umum harus terus didorong, ke depan.

“Kita sudah sering berkomunikasi dengan bu Selly, dan kami pikir, pasangan Selly-Manan sangat care dan peduli pada disabilitas,” katanya.

Ia berharap di bawah kepemimpinan Selly-Manan kelak Kota Mataram benar-benar menjadi Kota yang Berkah dan Cemerlang untuk semua warganya, termasuk para disabilitas yang ada. (Bersambung)

Melalui Kegiatan Ibadah Bersama Warga, Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Bagikan Alkitab

(Sambas-Kalbar). Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas melaksanakan ibadah bersama masyarakat serta memberikan Alkitab di Gereja Santo Petrus, Desa Aruk, Kecamatan Sajingan, Kabupaten Sambas, Kalbar.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa, dalam keterangan tertulisnya di Kabupaten Bengkayang, Kalbar, Minggu (8/11/2020).  “Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh empat orang personel Satgas Pos Gabma Sajingan yang dipimpin oleh Wadanpos Sertu Galoh Saputra,” tambahnya.

 

Menurut Dansatgas, ibadah bersama yang dilakukan oleh personel Satgas Pos Gabma Sajingan bersama Jemaat Gereja Santo Petrus merupakan wujud pembinaan mental kerohanian, serta untuk meningkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

 

“Pemberian Alkitab dari Satgas Yonif 642/Kapuas dilakukan sebagai sarana pendekatan kepada masyarakat sekitar agar tetap terjalinnya hubungan yang baik antara anggota satgas dengan masyarakat,” ujarnya.

 

Bapak Iyan (40 th) sebagai salah satu pengurus gereja mengucapkan terimakasih atas pemberian Alkitab kepada Gereja Santo Petrus serta berharap kegiatan ibadah bersama ini bisa dilaksanakan secara rutin oleh Jemaat Gereja Santo Petrus bersama anggota Satgas.

 

“Semoga kedepan kegiatan ibadah bersama ini bisa dilaksanakan secara rutin apabila ada pelaksanaan ibadah keagamaan di Gereja Santo Petrus ini,” ucapnya.(Bdr)

Tim Hadrah Satgas Yonif MR 413 Sambut Kunjungan Wakil Menteri Agama di Jayapura

Sumbawanews.com,- Tim Hadrah Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad menyambut kedatangan Wakil Menteri Agama Bapak Zainut Tauhid Sa’adi dalam kunjungan kerjanya meresmikan program percontohan daerah binaan Kampung Zakat di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Provinsi Papua.

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Minggu (08/11/2020) menyampaikan bahwa tim Hadrah dibawah binaannya tersebut tampil sesaat Wamenag tiba di lokasi acara.

“Kami mendapat kesempatan dan kepercayaan dari pihak Takmir Masjid Bapak Supriyanto yang juga menjabat sebagai Kepala Distrik Muara Tami untuk tampil menyambut kedatangan Bapak Wamenag,” ujar Mayor Anggun.

Lanjut Dansatgas mengatakan bahwa kepercayaan yang diberikan ini semata-mata karena tim Hadrah sering mengiringi acara-acara keagamaan di sekitar wilayah Distrik Muara Tami bahkan hingga Kabupaten Keerom. Puji Syukur Wamenag memuji penampilan tim Hadrah Satgas.

Kunjungan Wamenag di Distrik Muara Tami merupakan bagian dari kegiatan yang dilakukan selama tiga hari di wilayah Jayapura khususnya dalam peresmian Program percontohan daerah binaan masyarakat islam di Jayapura.

Wakil Menteri Agama Bapak Zainut Tauhid Sa’adi berharap kegiatan peresmian Kampung Zakat ini tidak hanya sekedar simbolis saja tetapi dapat dilakukan secara estafet walaupun para pejabat pemerintah sudah berganti. “Harapan saya juga dengan diadakannya peresmian ini semoga dapat membantu kesulitan masyarakat khususnya di Jayapura ini,” katanya.

Setelah kegiatan berakhir, selaku penanggung jawab kegiatan Bapak Supriyanto mengucapkan terima kasih atas penampilan tim Hadrah yang telah memeriahkan acara peresmian Kampung Zakat tersebut. “Kami ucapkan terima kasih atas partisipasi tim Hadrah Satgas Yonif MR 413 Kostrad yang telah memberikan warna dalam acara peresmian Kampung Zakat, semoga sukses selalu,” ucapnya.

SMA Pradita Dirgantara Terima Kunjungan Direktur IFI (Institut Français d’Indonésie)

Sumbawanews.com,- Sebagai tindak lanjut MOU (Memorandum of Understanding) SMA Pradita Dirgantara dengan IFI (Institute Fraçais d’Indonésie) terkait pendirian, pengelolaan dan pengembangan layanan pendidikan dan kebudayaan bagi peserta didik, Direktur IFI Yogyakarta, Madame Sarah Camara berkunjung ke SMA Pradita Dirgantara, Kamis, 6 November 2020. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi dengan siswa siswi SMA Pradita Dirgantara yang tertarik untuk melanjutkan studi di Prancis.

Acara yang diselenggarakan secara offline dengan mematuhi protokol kesehatan ini dihadiri oleh Kepala sekolah SMA Pradita Dirgantara, Dr. Yulianto Hadi, Manajer Penjaminan Mutu, Dr. Sutanto, dan para pejabat Pradita Dirgantara lainnya, juga turut mendampingi guru Bahasa Prancis Ibu Ajeng Putri Pratiwi, S.Pd. serta siswa siswi SMA Pradita Dirgantara yang berminat melanjutkan studi ke Prancis.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Madame Sarah Camara yang menyempatkan waktunya untuk hadir dan berbagi informasi kepada siswa siswi, kami berharap dengan kedatangan direktur dari IFI ini dapat membuat perubahan yang hebat untuk SMA Pradita Dirgantara. Hal ini juga dapat dijadikan pedoman bagi siswa siswi kami yang berkeinginan untuk melanjutkan studi di Prancis dan membuka wawasan bagi siswa kami terkait Global Competences,” kata Dr. Yulianto Hadi dalam sambutannya.

Sementara itu, Madame Sarah Camara menyampaikan apresiasinya setelah melakukan audiensi langsung dengan para siswa-siswi SMA Pradita Dirgantara dengan menggunakan bahasa Prancis “Dengan adanya kerjasama antara pihak IFI, Kedutaan Prancis dan SMA Pradita Dirgantara, kita dapat menjalin sebuah relasi yang tidak hanya untuk membantu siswa siswi mewujudkan impiannya melanjutkan studi di Prancis, tetapi juga dalam berbagai acara yang berbau ke Prancis-an akan banyak kita lakukan disini.

Seperti mendatangkan native speaker untuk mengenalkan kepada siswa atau mengikuti acara Francophonie (negara yang menggunakan bahasa Prancis), atau agenda-agenda lain seperti summer camp,” ungkap Madame Sarah.

Acara pertemuan tersebut diisi dengan pemutaran video tentang kehidupan di Prancis, pemaparan tentang sistem perkuliahan di Prancis, tatacara tinggal di Prancis, penjelasan budaya di Prancis, dan program kebahasaan yang harus ditempuh siswa untuk mendapatkan sertifikat DELF B2.

Siswa-siswi SMA Pradita Dirgantara tampak antusias mengikuti acara ini dengan mengajukan banyak pertanyaan dalam sesi tanya jawab seperti bagaimana cara mencari universitas yang cocok untuk minat masing-masing, sistem part-time disana, dan biaya pendidikan selama kuliah di Prancis. Tasdik Mahandito salah satu siswa kelas XIIC menyampaikan rasa senangnya mengikuti acara ini.

“Negara Prancis adalah negara yang “mengagungkan” pendidikan dan penelitian. Bahkan mereka tidak menganggap pendidikan sebagai sebuah bisnis. Prancis juga negara yang sukses peradabannya, saya ingin mempelajari kesuksesannya untuk membangun Indonesia kelak. Pertemuan ini semakin menyemangati saya untuk belajar bahasa Prancis dan melanjutkan studi di sana,” ungkap Tasdik.

Setelah melakukan audiensi dengan para siswa, Madame Sarah Camara didampingi Kepala sekolah mengunjungi beberapa area di SMA Pradita Dirgantara serta melakukan foto bersama dan penyerahan souvenir dari masing-masing pihak, dan dilanjutkan pertemuan dengan Direktur Direktorat Pengembangan Sekolah Pradita Dirgantara, Dwi Agus Yuliantoro, Ph.D, di ruang Direktorat.

“Kami merasa terhormat atas kehadiran Direktur IFI ke SMA Pradita Dirgantara ini, dan sangat setuju dengan program summer camp yang akan diadakan untuk menjadi wadah siswa belajar bahasa perancis secara intensif. Kami berharap dengan kerjasama antara pihak sekolah dengan pihak IFI dan kedutaan Perancis ini dapat memberikan wadah bagi siswa kami agar bisa meraih mimpi mereka melanjutkan studi ke Perancis sehingga SMA Pradita Dirgantara betul betul mewujudkan mimpinya untuk mendunia,” tutup Dwi Agus Yuliantoro, Ph.D mengakhiri pertemuan ini. (Humas/SMA Pradita Dirgantara)

Kunjungi Temajuk, Pangkogabwilhan I : Prajurit Harus Jadi Contoh Disiplin Bagi Masyarakat

Sumbawanews.com,- Dalam rangka pengawasan dan evaluasi pelaksanaan operasi satuan TNI di wilayah kerja Kogabwilhan I, Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E.,M.M., melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah perbatasan Republik Indonesia – Malaysia di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Sabtu (7/11/2020).

Kedatangan Pangkogabwilhan I merupakan rangkaian kunjungan kerjanya di Kalimantan Barat serta mengecek wilayah perbatasan. Untuk diketahui, wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah masuk dalam wilayah kerja Kogabwilhan I yang berkedudukan di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

Ikut dalam kunjungan kerja ke Temajuk, Asops Kaskogabwilhan I, Laksma TNI Ariantyo Condrowibowo dan Aspotwil Kaskogabwilhan I, Brigjen TNI Rafael Granada Baay, Asops Kasdam XII/Tpr, Kolonel Inf Iwan Rosandriyanto, dan Kapen Kogabwilhan, Kolonel Mar Aris Mudian, M.M.

Rombongan Pangkogabwilhan I yang menaiki helikopter Puma milik TNI AU dari Lanud Supadio, setibanya di Temajuk disambut oleh Danlantamal XII, Laksma TNI Andi Rukman, Asops Lantamal XII, Kolonel Laut ( p ) Rizaldi, SE., Dandim 1208/Sbs, Letkol Inf Setyo Budiono, S.H.,M.Tr (Han)., Forkopimda Kab. Sambas dan Danpos AL Temajuk.

Kunjungan kerja ke Temajuk, Pangkogabwilhan I beserta rombongan meninjau Pos Angkatan Laut Temajuk serta memberikan pengarahan kepada prajurit.

Mengawali arahannya, Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E.,M.M., menyampaikan, berkaitan dengan masih berlangsungnya pandemi Covid-19 agar seluruh prajurit tetap disiplin mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan.

Selanjutnya juga menyampaikan, melalui kunjungan kali ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja prajurit. Menurut Pangkogabwilhan I prajurit merupakan komponen pertahanan negara. Untuk itu sebagai prajurit harus berperilaku yang baik agar kehadiran prajurit dapat diterima di masyarakat.

“Sebagai prajurit kalian harus mampu mengendalikan diri, tidak melanggar hukum yang dapat merugikan diri sendiri dan nama baik satuan. Prajurit harus menjadi contoh disiplin bagi masyarakat,” tegas Pangkogabwilhan I.

Pangkogabwilhan I berharap keberadaan Pos TNI AL Temajuk dapat memberikan kontribusi kepada bangsa dan masyarakat. Khususnya dalam mencegah kegiatan ilegal di wilayah Temajuk.

“Pos TNI AL Temajuk harus dapat menindak dan meminimalisir tindak kejahatan di perbatasan. Selain itu juga dapat memakmurkan masyarakat serta NKRI dalam rangka menjadikan Indonesia poros maritim terkuat di dunia,” pesan Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E.,M.M.

Usai memberikan pengarahan, untuk memotivasi prajurit, Pangkogabwilhan I memberikan bantuan berupa alat olah raga untuk prajurit Pos AL Temajuk. (Pen Kogabwilhan I)

Berita Terkini

Hasto PDIP Resmi Jadi Dosen Tetap di Universitas Bung Karno

Sumbawanews.com,- Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto resmi diangkat sebagai dosen tetap di Universitas Bung Karno (UBK), Jakarta. Pengangkatan itu diumumkan Hasto usai menyampaikan kuliah...

Reddit Kini Izinkan Pengguna Unggah Video di Komentar

Sumbawanews.com,- Reddit meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menyisipkan video langsung di kolom komentar, memperkaya cara berinteraksi di platform tersebut. Sebelumnya, pengguna hanya bisa...

Johannesburg Terkejut, 12 Tewas dalam Penembakan Massal

Sumbawanews.com,- Jakarta – Sebanyak 12 orang tewas dalam insiden penembakan brutal yang terjadi di permukiman kumuh Cleveland, Johannesburg, Afrika Selatan, Jumat (12/6/2026). Kejadian yang...

Senator Cruz dan Wyden Ajukan RUU untuk Melindungi Kebebasan Bicara dari Tekanan Pemerintah

Sumbawanews.com,- Sebuah undang-undang bipartisan yang baru diajukan di Senat Amerika Serikat memberi warga negara hak untuk menggugat pejabat pemerintah yang mencoba memaksa platform media...

Mantan Ketua Ombudsman Ditetapkan Tersangka Suap Nikel Rp4,8 M

Sumbawanews.com,- Kejaksaan Agung menetapkan Hery Susanto, mantan Ketua Ombudsman RI, sebagai tersangka dalam kasus suap terkait tata kelola pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara periode...

Berita Utama