Home Blog Page 2534

Pangkogabwilhan I Hadiri Launching Penegakan Protokol Kesehatan di Tempat Umum dan Pelabuhan Kepulauan Riau

Sumbawanews.com,- Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E., M.M. bersama Gubernur Kepri dan para Pejabat FKPD Provinsi Kepri menghadiri launching Protokol Kesehatan di tempat-tempat umum dan pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjung Pinang, Kamis (1/4/2021).

“Kita harus tetap waspada agar dapat terus menekan angka pandemi Covid-19 bahkan menghentikannya. Oleh karena itu kita melaunching petugas Satgas di tempat-tempat umum seperti di pelabuhan laut,” kata Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad.

“kita menempatkan beberapa tenaga dari TNI, Polri, Satpol PP. Bahkan di tiap-tiap Kapal kita menugaskan nakhoda dan satu ABK kapal yang akan kita lengkapi dengan atribut Satgas Covid-19,” tambahnya.

Lanjut dijelaskan bahwa saat ini, Natuna, Anambas dan Lingga sudah menjadi zona hijau. Namun, 4 Kabupaten / Kota yang lain yaitu Tanjungpinang, Batam, Bintan dan Karimun masih berstatus zona kuning.

Untuk satgas pengawasan, di tempat-tempat umum yang biasanya pengawasannya dilaksanakan secara mobile, seperti pasar dan tempat keramaian. Mulai Kamis tanggal 1 April 2021 akan ditempatkan petugas Satgas Covid-19 secara permanen.

“Sejatinya petugas-petugas Satgas Covid-19 menghimbau untuk menjaga diri, keluarga, maupun masyarakat di sekitarnya agar tidak terjangkit oleh pandemi Covid ini,” ujar Gubernur Kepri.

Sedangkan bagi administrator Pelabuhan dan Dinas Perhubungan, Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad berharap agar dapat membantu mengontrol protokol kesehatan di pelabuhan dan menyampaikan arahan dalam rangka menghadapi peak season menjelang lebaran nanti.

Pada kesempatan yang sama, Pangkogabwilhan I Laksdya TNI IN.G. Ariawan bersama Gubernur Kepri serta para pemangku kepentingan akan terus mengevaluasi efektivitas kegiatan penegakan protokol kesehatan ini. “Diharapkan akan berkelanjutan dan terus memberikan hasil yang baik dan efektif,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau Junaidi dalam laporannya menyampaikan bahwa berdasarkan Surat Edaran Menteri Perhubungan tanggal 26 Maret 2021 terkait Covid-19, maka perlu diberlakukan perpanjangan petunjuk perjalanan orang dalam negeri dengan transportasi laut pada masa pandemi Covid-19.

“Untuk Pelabuhan Sri Bintan Pura trayek yang dilalui cukup padat antara lain ke Dabo Singkep, Karimun, Anambas, Natuna, dan Batam. Launching penegakan prokes ini akan dilaksanakan di 3 pelabuhan yaitu Sri Bintan Pura, Tanjungpinang, Punggur Batam, dan Sekupang Batam. Tahap pertama dilaksanakan selama 3 bulan mulai 1 April 2021 di Pelabuhan Sri Bintan Pura,” jelas Junaidi.

Dalam kegiatan tersebut Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan dan Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad berkesempatan memasang atribut kepada Petugas Satgas Covid-19 berupa ban lengan dan rompi kepada perwakilan Petugas Satgas dan penyerahan secara simbolis bantuan Bina Lingkungan PT Pelindo I berupa 1 unit boat untuk anak sekolah senilai Rp. 100.000.000,- di Kampung Padang Banang Desa Pulau Batang. Selanjutnya meninjau kesiapan penegakan Protokol Kesehatan di Beberapa titik di Pelabuhan Sri Bintan Pura.

Adapun pejabat yang hadir yaitu Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, Kajati Kepri diwakili oleh Koordinator Kajati Kepri Firman, Danlanud RHF Kolonel Prb. Andi Wijanarko, Danrem 033/WP diwakili Kasilog Korem Kolonel Inf Edison Sidabutar, Kapolda Kepri diwakili Kabid Dokkes dr. Muhammad Haris dan Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando, Danguskamla yang diwakili Kaban Pers Ali Subhan, Kabinda Kepri diwakili Korwil I Binda Kepri Suko S. Kepala Perwakilan BPKP Kepri Iksan Fuadi, Kepala Perwakilan BPK Kepri diwakili Pemeriksa Madya Koko Adi Sukmono, GM PT. Pelindo Yusrizal dan para Kepala OPD Provinsi Kepri.

Panglima TNI Tinjau Pengamanan di Gereja Katedral Jakarta

Sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. meninjau langsung pengamanan yang dilakukan oleh personel gabungan dari TNI dan Polri di Gereja Katedral Jakarta, Kamis (1/4/2021) malam.

 

Pada peninjauan tersebut, Panglima TNI didampingi oleh Kabaintelkam Polri Komjen Pol Paulus Waterpauw, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Tiopan Aritonang, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dan Kapuspen TNI Mayjen TNI Achmad Riad.

 

Kedatangan Panglima TNI beserta rombongan di Gereja Katedral disambut oleh Uskup Agung Jakarta Prof. Dr. Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo. Panglima TNI dan Uskup Agung Jakarta berbincang terkait pengamanan gereja yang dilakukan TNI dan Polri pasca aksi terorisme yang terjadi di Gereja Katedral Makassar dan Mabes Polri Jakarta, beberapa hari yang lalu.

 

Di hadapan awak media, Panglima TNI menyampaikan, sesuai perintah dari Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu bahwa jajaran TNI-Polri untuk meningkatkan kewaspadaan dan memberikan keyakinan serta rasa aman kepada masyarakat untuk beraktivitas, baik dalam melaksanakan ibadah maupun aktivitas sehari-hari.

 

“Untuk itu, TNI dan Polri menggelar kekuatan di titik-titik terpilih di seluruh Indonesia mulai malam hari ini, baik di gereja, tempat-tempat keramaian maupun objek vital nasional. Kegiatan itu akan dilaksanakan secara terpilih dan terus menerus,” jelasnya.

 

Panglima TNI juga mengatakan bahwa dari Intelejen TNI dan Polri terus berkoordinasi untuk melaksanakan deteksi dini dan cegah dini terhadap kemungkinan-kemungkinan adanya kerawanan. “Oleh sebab itu, malam hari ini saya mengecek di lapangan dan sudah tergelar sebanyak 5.590 anggota TNI dan Polri di beberapa titik yang kita anggap harus diperkuat untuk pengamanannya,” ujarnya.

 

“Malam ini saya bersama Kabaintelkam Polri melaksanakan kegiatan tersebut dan mudah-mudahan apa yang kita laksanakan oleh TNI dan Polri dapat memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat di seluruh Indonesia, sehingga ibadah maupun kegiatan bisa berjalan dengan aman dan lancar,” pungkas Panglima TNI. (Ahm)

888 Personel Kodam XVII/Cenderawasih Mendapat Promosi Kenaikan Pangkat

Sumbawanews.com,- Sebanyak 888 personel Kodam XVII/Cenderawasih mendapat kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi pada periode 1 April 2021. Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. menerima secara langsung Laporan Korps Raport Kenaikan Pangkat Perwira Menengah di jajaran Kodam XVII Cenderawasih bertempat di Aula Tonny A. Rompis Makodam XVII/Cenderawasih, Kamis (01/04/2021).

Dalam sambutannya, Pangdam mengucapkan selamat kepada seluruh personel baik militer atau PNS Kodam XVII/Cenderawasih yang hari ini mendapat kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi.

“Selamat kepada para Anggota Kodam XVII/Cenderawasih yang mendapatkan kenaikan pangkat dan juga para Istri yang senantiasa mendampingi, memberikan support dan dukungan kepada suami dalam melaksanakan tugas di lingkungan TNI-AD,” ucap Pangdam.

Selanjutnya Pangdam menambahkan bahwa kenaikan pangkat merupakan sebuah bentuk kepercayaan dan amanah yang harus dapat dipertanggungjawabkan atas pelaksanaan tugas yang diemban.

“Kenaikan pangkat bukanlah hadiah, melainkan sebuah kepercayaan dan amanah yang harus dipertanggungjawabkan,” tambah Pangdam.

“Saya berharap dengan kenaikan pangkat ini dapat menjadi pendorong semangat untuk memberikan yang terbaik di dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawabnya masing-masing,” tutup Pangdam.

888 anggota Kodam XVII/Cenderawasih yang mendapatkan promosi kenaikan pangkat terdiri dari 54 orang Perwira Menengah, 10 orang Perwira Pertama, 730 orang Bintara, 81 orang Tamtama dan 13 orang Pegawai Negeri Sipil TNI AD. (Pendam XVII/Cenderawasih).

TNI Berikan Pelayanan Kesehatan Keliling di Papua

(Jayapura-Papua).  Sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan warga perbatasan, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Braja Sakti memberikan pelayanan kesehatan keliling kepada masyarakat di Kampung Pitewi, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (1/4/2021).

 

Program layanan kesehatan Satgas Yonif 131/Braja Sakti ini dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan untuk memelihara kesehatan masyarakat dan mengobati warga  yang sedang sakit. Selain itu, personel kesehatan TNI Satgas Yonif 131 juga memberikan penyuluhan mengenai pola hidup sehat kepada masyarakat.

 

Pada kesempatan tersebut, Danpos Pitewi Lettu Inf Ridolah Sibueya mengatakan bahwa pelayanan kesehatan keliling dilakukan oleh dua personel Satgas kepada warga Kampung Pitewi.  “Kami memberikan pelayanan kesehatan gratis berupa pengobatan dan konsultasi kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.

 

Lettu Inf Ridolah Sibueya berharap, semoga kehadiran Satgas Yonif 131/Braja Sakti benar-benar dirasakan manfaatnya dan dapat membantu mengatasi kesulitan yang dialami warga perbatasan. “Kami juga mengunjungi warga dari rumah ke rumah untuk memastikan bahwa masyarakat di Kampung Pitewi ini semua dalam keadaan sehat,” katanya.

 

Danpos juga menyampaikan, bahwa sejauh ini pelayanan kesehatan yang diberikan anggota Satgas Pamtas Yonif 131/Braja Sakti ini cukup efektif dan membantu masyarakat. “Kami senang dapat membantu warga untuk berobat tanpa harus pergi ke Rumah Sakit atau Puskesmas,” tutupnya. (Bdr)

Panglima TNI : Usai Serangan Teroris di Makassar dan Jakarta, TNI Tingkatkan Pengamanan

(Puspen TNI). Usai adanya serangan yang dilakukan oleh kelompok teroris di Gereja Katedral, Makassar, Sulsel, Minggu (28/3/2021) dan Mabes Polri Jakarta, Rabu (31/3/2021), TNI meningkatkan pengamanan di tempat-tempat keramaian, objek vital nasional termasuk tempat ibadah.

 

“Saya telah memerintahkan seluruh jajaran TNI untuk meningkatkan pengamanan, termasuk gereja hingga objek vital nasional. Peningkatan keamanan dilakukan dengan patroli bersama dan mendirikan Posko Komando Taktis,” kata Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (1/4/2021).

 

Panglima TNI menjelaskan bahwa peningkatan eskalasi pengamanan khususnya di gereja, tempat keramaian dan objek vital nasional oleh TNI-Polri sudah mulai dilaksanakan hari ini. “Dalam meningkatkan pengamanan tersebut, TNI bersama Polri telah membentuk Patroli Bersama dengan mendirikan Posko Komando Taktis di titik-titik terpilih,” ujarnya.

 

Selanjutnya Panglima TNI menyampaikan bahwa peningkatan pengamanan tersebut merespons perintah dari Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu yang menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi teroris di Indonesia.

 

“Presiden Joko Widodo memberi perintah kepada saya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan untuk meningkatkan kewaspadaan serta memberi keyakinan dan rasa aman kepada masyarakat dalam melaksanakan aktivitas,” tutup Panglima TNI. (Bdr)

Pangkogabwilhan I Menerima Laporan Korps Kenaikan Pangkat Personel Kogabwilhan I

sumbawanews.com,- Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksdya TNI IN.G. Ariawan, S.E., M.M. memimpin upacara laporan kenaikan pangkat 12 prajurit Kogabwilhan I , bertempat di Ruang Rapat Makogabwilhan I  Jl.MT Haryono km 3,5 Tanjung Pinang, Kamis (1/4/2021).

 

Pelaksanaan acara laporan korp kenaikan pangkat kali ini tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Setelah acara dilaksanakan syukuran yang bertempat di halaman parkir belakang kantor Makogabwilhan I.

 

Dalam Sambutannya Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan menyampaikan ucapan selamat atas kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi kepada seluruh personel yang naik pangkat dan memberikan arahan bahwa dengan kenaikan pangkat tersebut hendaknya dapat lebih memotivasi dan diharapkan mampu untuk mengendalikan diri.

 

“Dalam kesempatan ini, saya mengucapkan selamat kepada yang naik pangkat, dengan harapan kenaikan pangkat ini bisa menunjukkan lagi kinerja yang lebih baik, lebih optimal dan bisa membawa eksistensi diri. Pangkat yang baru ini dapat lebih meningkatkan pengendalian diri terhadap berbagai macam godaan,” kata Pangkogabwilhan I.

 

Disamping itu, hendaknya selalu menerapkan protokol kesehatan. Jangan menganggap bahwa setelah divaksin tidak akan tertular Covid-19. Untuk itu, hendaknya tetap laksanakan protokol kesehatan sebaik-baiknya, yaitu selalu gunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan. “Setelah itu hendaknya rajin berolahraga dan berjemur serta makan makanan yang bergizi ditambah minum madu atau air jahe,” jelasnya.

 

Setelah memberikan pengarahan Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I N.G. Ariawan berkesempatan juga memberikan bingkisan Sembako kepada seluruh Personel Kogabwilhan I yang dilakukan secara simbolis kepada perwakilan prajurit.

 

Kenaikan pangkat per 1 April 2021 ini berjumlah 12 orang, terdiri dari Pamen  9  orang yaitu  2 orang naik pangkat dari Letkol ke Kolonel, 7 orang naik pangkat dari Mayor ke Letkol. Bintara 2 orang yaitu 1 orang dari Sertu ke Serka, 1 orang dari Serda ke Sertu. Tamtama 1 orang yaitu dari Kelasi 2 ke Kelasi Satu.

 

Adapun nama yang naik pangkat antara lain Kolonel Laut (T) Faham Toyipin, Kolonel Sus Darwis, Letkol  Adm Abdul Latif, Letkol  Inf Supriyanto, Letkol Inf Hari Lukman, Letkol Inf M Rizal, Letkol Inf Dedy Akhirudin, Letkol Cpm Adi Hariyanto, Mayor Cpm Tari Mujoko, Serka Ade Nandra, Sertu Darma dan Kelasi Satu Ang Muhammad Hafiz.

 

Turut hadir dalam acara laporan korps dan syukuran kenaikan pangkat yaitu Kas Kogabwilhan I Mayjen TNI Syafruddin, S.E., M.M.(Han), Ir Kogabwilhan I Laksma TNI Sri Gunanto,  Asops Kas Kogabwilhan Laksma TNI Ariantyo Condrowibowo, Asintel Kas Kogabwilhan I Laksma TNI Bambang Wahyudi, S.H., M.H.,  Aspers Kas Kogabwilhan I Marsma TNI Bejo Suprapto, S.T., para Pejabat dan seluruh Personel Kogabwilhan I.

Langka Tapi Nyata, Petani Kampung Memiliki Putra Putri 6 Pamen TNI/Polri, 1 PNS TNI dan 2 Guru

Jawa Tengah. Seandainya hari ini masih hidup, betapa bahagianya pasangan  almarhum H. Muadi Ali dan Hj. Siti Aisyah, petani dari dusun 14 km ke arah selatan Kota Tegal tepatnya di Desa Dukuh Wringin, Kec. Slawi, Kab Tegal.Jawa Tengah.   Empat dari sembilan orang anaknya  berpangkat Kolonel. Uniknya keempat kolonel tersebut tersebar di 3 matra TNI dan Polri yaitu Kolonel TNI Angkatan Darat, Kolonel TNI Angkatan Laut, Kolonel TNI Angkatan Udara dan Kombes Polri. Maka dikeluarga ini terwujud apa yang disebut  dengan Sinergitas TNI-Polri.  Disamping itu masih ada satu orang yang berpangkat Letkol Kowad, 1 Komisari Polisi (Kompol), 1 PNS dan dua orang guru.

 

Mereka itu adalah  Kolonel Chb H.Karyo Muadi (TNI AD),  Kolonel H.Agus Setiawan (TNI AL),  Kolonel H. Yudi Pratikno (TNI AU), Kombes H.Herdi Pujiono (Polri), Letkol Kowad Hj. Herningrum,  Kompol H.Hartoto,  H.Muhammad Muhtadi (PNS TNI), Hj. Siti Nurfatikha (Guru) dan  Alm Herningsih (Guru).  Sehingga keluarga ini mewujudkan  Sinergitas TNI, Polri dan ASN/PNS.

 

Bapak H. Muadi Ali maupun Ibu Hj Siti Aisyah meskipun  sama sekali tidak lulus Sekolah Dasar, namun mampu memotivasi anak-anaknya meraih pendidikan sampai jenjang perguruan tinggi tidak hanya jenjang Sarjana tetapi bahkan sampai pada jenjang S3 meraih gelar Doktor bidang Hukum. Bahkan cucu-cunya juga ada yang berprofesi sebagai  Dokter, pertambangan, bidan, perawat, guru, maupun yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi.

 

Petani yang ikhlas, disiplin dalam mendidik putra putrinya. Sampai saat hasil pendidikan beliau terasa  bahkan sampai sekarang bisa dilihat dari putra-putrinya meskipun sudah rata-rata jadi Kolonel mereka berkehidupan sederhana dan selalu tidak lupa dengan kampung halaman. Mereka  hidup sederhana mengalir apa adanya, bersahaja, tidak tampak kemewahanya.  Sepertinya mereka menyadari bahwa orang tuanya hanyalah seorang petani dan yang tidak mengenyam pendidikan tinggi bahkan lulus SD pun tidak. Mereka banyak mensyukuri apa yang sudah didapatkan saat ini dan berusaha untuk hidup yang bermanfaat bagi orang lain.

 

Semua dididik dengan ilmu agama yang mendarah daging baik bersikap dan bermuamalah. Semoga ini menjadikan motivasi bagi kita semua dalam mendidik putra putri kita dan memberikan semangat kepada generasi muda bahwa untuk menjadi yang terbaik adalah dari potensi dalam dirinya dan doa orang tua. Keluarga ini bisa barangkali dimasukan dalam kategori MURI Indonesia. Semoga bapak H.Muadi Ali dan Hj Siti Aisyah selalu tersenyum di alam baqa melihat keberhasilan putra putrinya dan selalu ditempatkan disisi Allah tempat yang paling mulia. (***)

Seminar Internasional Air Power “Transformasi Air Power Guna Mewujudkan TNI Angkatan Udara Yang Disegani di Kawasan”

(Lembang, Seskoau). Seminar Internasional Air Power Tahun 2021 dalam menyambut peringatan HUT ke-75 TNI AU mengangkat tema “Transformasi Air Power Guna Mewujudkan TNI Angkatan Udara yang Disegani di Kawasan”, yang diselenggarakan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau), Lembang, Rabu (31/3/2021).

 

Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., menyampaikan, dalam dekade terakhir adanya perubahan yang fundamental pada strategi dan bentuk air power, dimana kekuatan udara menjadi faktor krusial penentu kemenangan dalam perang modern, demikian disampaikan Kasau saat menjadi keynote speaker.

 

Kasau menjelaskan, di masa depan pertempuran udara diprediksi akan banyak melibatkan Alutsista yang mampu mengintegrasikan informasi dari berbagai unsur secara cepat dan tepat untuk meningkatkan air domain awareness serta kecepatan pengambilan keputusan dalam pertempuran.

 

Keberhasilan TNI AU dalam mengembangkan kekuatan udara (Air Power) yang handal baik pada kemampuan diplomasi, intelijen, penyerangan, pertahanan, khusus, dukungan, integrasi komunikasi dan informasi, siber, perang elektronika (pernika), pemeliharaan dan pemberdayaan wilayah pertahanan udara.

 

Untuk itu diperlukan adanya transformasi Air Power, proses transformasi kekuatan udara guna memenuhi standar kesiapan operasi perang modern menjadi prasyarat mutlak bagi TNI AU dalam mengoptimalkan kekuatan dan kemampuan untuk mewujudkan keunggulan udara, mengingat perkembangan lingkungan strategis yang begitu dinamis yang berpotensi memberikan ancaman militer maupun ancaman bersenjata.

 

Sementara itu Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., selaku keynote speaker melalui virtual menyampaikan pada perang dunia II menjadi catatan sejarah paling lengkap bagi kebangkitan kekuatan udara sebagai senjata mematikan baru dalam pertempuran.

 

“TNI AU harus terus mencermati teknologi pesawat nirawak atau UCAV sebagai alat utama sistem persenjataan (Alutsista) yang modern serta pentingnya meningkatkan kemampuan personel serta kesiapan operasional,” tegas Panglima TNI.

 

Kegiatan Seminar Internasional Air Power ini merupakan implementasi dari visi Kasau untuk mewujudkan TNI Angkatan Udara yang disegani di kawasan, dan merupakan saat yang tepat diadakannya sebuah transformasi dalam konteks sebuah perubahan dalam membangun TNI Angkatan Udara ke depan.

 

Proses transformasi kekuatan udara diperlukan guna memenuhi standar kesiapan operasi perang modern menjadi prasyarat mutlak bagi TNI Angkatan Udara dalam mengoptimalkan kekuatan dan kemampuan untuk mewujudkan keunggulan udara mengingat perkembangan lingkungan strategis yang begitu dinamis yang berpotensi memberikan ancaman militer maupun ancaman bersenjata.

 

Transformasi Air Power dengan landasan konseptual yang tepat didasarkan melalui pengembangan organisasi, teknologi dan kesiapan operasi yang meningkatkan kemampuan TNI Angkatan Udara dalam menjalankan peran kendali udara (control of the air), serangan udara (air strike), intelligence, surveilance and revoninase (ISR), dan mobilitas udara (air mobility) secara optimal.

 

Transformasi perubahan dibidang khususnya air power ini bukan dalam bentuk perlombaan senjata atau mengancam negara lain, tetapi transformasi ini dilakukan semata-mata untuk sistem pertahanan.

 

Dua aspek pendekatan yang dilakukan yaitu hardpower dan softpower, dimana banyak yang berlomba-lomba membangun hardpower dan disadari bahwa kawasan Asia Tenggara adalah kawasan damai, sehingga tidak membangun kekuatan udara secara penuh dari sisi hardpower, tetapi pada batas dimana dapat mempertahankan diri untuk menjaga wilayah kedaulatan negara dari berbagai bentuk ancaman. Namun lebih penting pembangunan softpower yaitu kekuatan yang menjadi alternatif pilihan untuk membangun kawasan yang damai melalui perang diplomasi, kerja sama, saling percaya melalui kegiatan bantuan kemanusiaan berupa penaggulangan bencana yang bukan hanya konteks nasional maupun regional.

 

Dalam kesempatan itu, Danseskoau selaku narasumber menjelaskan tentang Plan Bobcat dalam rangka mengembangkan TNI Angkatan Udara agar selaras dengan kepentingan nasional yang bersifat strategis. Plan Bobcat merupakan peran esensial dalam konsep Air Power TNI Angkatan Udara modern yang meliputi reformasi organisasi, modernisasi teknologi, dan transformasi TNI Angkatan Udara menjadi Air Power yang berorientasi pada hasil (effect based appoarch).

 

Dengan demikian, lanjutnya, model transformasi Plan Bobcat ini meliputi perubahan organisasi dan teknologi yang diarahkan pada kesiapan operasi yang selaras dengan kepentingan nasional Indonesia yang bersifat strategis, diharapkan dapat meningkatkan daya tangkal TNI Angkatan Udara dan pada gilirannya akan membuat Indonesia disegani di kawasan.

 

Seminar Internasional Air Power ini menghadirkan keynote speaker Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dan Wamenhan RI Letjen TNI M. Herindra melalui virtual, dengan Narasumber Sekjen Kemhan RI Marsdya TNI Donny Ernawan T, M.D.S., Danseskoau Marsda TNI Samsul Rizal, S.I.P., M.Tr (Han)., Kadep Hukum Internasional Unpad Prof. Atif Latifulhayat, S.H., LLM., Ph.D., Senior Adviser for Air Power Strategy At National Security College of the Australian National University and Director of Air Force Strategy of the Royal Australian Air Force Dr. Peter Hunter, Research Fellow on the Maritime Security Programme of the institute of Defence and Strategic Studios (IDSS) at the S. Rajaratnam School of Internasional Studies (RSIS) Dr. Olli Pekka Suorsa, dan French Ministry of Defence Colonel Sven Meic, Ph.D.

 

Kegiatan yang dilaksanakan selama satu hari ini dihadiri langsung oleh Sekjen Kemhan Marsdya TNI Donny Ernawan T, M.D.S., para Asisten Kasau, para pejabat TNI-Polri di wilayah Bandung, dan para Kepala Dinas di jajaran Mabesau, serta diikuti secara virtual oleh para pejabat dari Kementerian dan Lembaga Non Kementerian, akademisi, mahasiswa beberapa perguruan tinggi, serta siswa dari dalam dan luar negeri dengan jumlah sekitar 10.000 peserta via daring. (***)

Markas OPM Satu Persatu Berhasil Dikuasai TNI-Polri, Egianus Kogoya Makin Terdesak

sumbawanews.com,- Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dibawah pimpinan Egianus Kogoya saat ini semakin terdesak, karena markas kelompoknya yang ada di Kampung Paro, Markas Dumit telah terendus aparat. Selain itu, Kamp Lama, Markas KKB pimpinan Egianus Kogoya di Kenyam, Nduga telah berhasil direbut dan dikuasai TNI-Polripada hari Sabtu lalu (27/3/2021).

 

KKB di bawah pimpinan Egianus Kogoya sering kali memunculkan konflik di Papua dengan mengusung ide separatisme, dan menggunakan cara-cara kekerasan bahkan tidak ragu membunuh masyarakat yang tidak sejalan dengan ideologi mereka.

 

Kelompok KKB sering membuat kericuhan di Kenyam, Kabupaten Nduga dan seruan-seruan provokasi kepada TNI-Polri, baik berupa tindakan penyerangan bersenjata dan juga provokasi video.

 

Cara-cara andalan kelompok ini adalah menggunakan media sosial dan media online seperti di grup facebook, tweeter dan website yang mereka kelola, sering kali mereka memunculkan video dari gunung-gunung dengan narasi yang menantang TNI-Polri, menyebutkan bahwa aparat keamanan tidak akan bisa menguasai wilayah mereka di Kenyam, Kabupaten Nduga.

 

Kelompok KKB di Kenyam, Nduga akan mengejar dan menyerang aparat keamanan dimanapun dan kapanpun. Mereka juga menyatakan tidak akan mundur satu langkah pun dari markas mereka bahkan beberapa waktu yang lalu secara terangan-terangan mereka menantang aparat TNI-Polri untuk perang terbuka.

 

Namun pada kenyataannya kelompok KKB pimpinan Egianus Kogoya kabur terbirit-birit dari markas mereka. Kamp Lama yang berada di Kenyam, merupakan lokasi pembuatan video provokasi dan pernyataan perang terhadap TNI-Polri dan di sebar melalui media sosial.

 

Humas Satgas Nemangkawi, Kombes Pol Iqbal Al Qudussy menyampaikan pendapatnya, kelompok separatis di Papua sebenarnya tidak perlu terlalu ditanggapi, karena mereka semua sudah terdesak dan banyak yang menyerahkan diri. “Pesan-pesan mereka hanya gertak sambal, tetapi TNI-Polri akan terus melindungi masyarakat Papua, jangan sampai ada korban dari kelompok gertak sambal ini,” ujarnya.

 

Iqbal juga berharap masyarakat Papua lebih baik fokus membangun ekonomi di Papua dan mempersiapkan PON XX, untuk menunjukkan daya saing dan potensi-potensi SDM Papua yang diyakininya sudah sangat siap bersaing di kancah nasional. (***)

 

Personel Satgas Pamtas Yonif 742/SWY Vaksinasi Covid-19

Belu NTT – Untuk mengantisipasi dan mencegah terjangkit virus corona, Sebanyak 364 personel Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY melakasanakan vaksinasi Covid-19 di Mako Satgas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur.

Demikian dikatakan Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro disela-sela vaksinasi Covid-19 di Mako Satgas, Rabu (31/3/2021).

Mulai hari ini dan esok, seluruh pos jajaran Satgas secara bergiliran datang ke Mako Satgas dengan sistem antar jemput mengunakan truk dan Fuso yang ada.

Menurutnya, pemberian vaksinasi Covid-19 sebagai bentuk dukungan terhadap program vaksinasi nasional dan membantu penanganan pandemi Covid-19 di Provinsi NTT khususnya di Kabupaten Belu.

“Jadi vaksinasi Covid-19 ini selain untuk menjaga imunitas tubuh juga untuk menjaga kesehatan personel Satgas dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab menjaga wilayah perbatasan,” ujarnya.

Bayu Sigit juga berharap agar jangan takut untuk divaksin seraya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk ikut dalam program vaksinasi Covid-19 dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 dan memutus rantai penyebarannya.

“Ingat jika tidak mau divaksin maka secara tidak langsung akan menjadi pembunuh yang potensial bagi orang disekitar termasuk orang terdekat akan menjadi korban,” jelasnya.

Untuk itu, sambungnya, siapkan diri untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19 agar aman dari terjangkit virus corona.

Alumnus Akmil 2003 itu juga berpesan setelah divaksin agar beristirahat dan jangan melakukan aktivitas yang berat karena vaksin masih berproses dalam tubuh.

“Mari sukseskan Vaksinasi Covid-19 nasional untuk Indonesia yang sehat dan bebas Covid-19,” tandanya penuh harap.

Sebelumnya, sebanyak 36 orang personel Satgas Pamtas sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19 di RST Belu dan sisanya hari ini melaksanakan vaksinasi secara serentak di Mako Satgas.

Berita Terkini

Daerah Diminta Cepat Cairkan Dana Bencana

Sumbawanews.com,- Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah yang terdampak bencana di Sumatera segera mempercepat realisasi tambahan dana Transfer ke Daerah (TKD)...

RAM iPhone 18 Naik Signifikan, Harga Tetap Stabil

Sumbawanews.com,- Jakarta – iPhone 18 bakal membawa lompatan besar dalam kapasitas memori, dengan RAM meningkat dari 8GB menjadi 12GB, meski harga jualnya diperkirakan tetap...

JKN, PBPU, dan Pemda Dampingi Ahmad Jalani Pengobatan Tiroid Selama Setahun

Sumbawanews.com,- Ahmad, seorang warga yang menjalani pengobatan jangka panjang untuk gangguan tiroid, kini didampingi secara intensif oleh jaringan perlindungan sosial nasional. Kementerian Kesehatan melalui...

B-52 Jatuh Sesaat Setelah Lepas Landas, Delapan Awak Tewas

Sumbawanews.com,- Pesawat strategis B-52 Stratofortress milik Angkatan Udara Amerika Serikat jatuh tak lama setelah lepas landas dari pangkalan udara di Los Angeles pada Senin,...

Berita Utama