Mataram – Lembaga Kajian Sosial Politik Mi6 adakan Turnamen Catur Antar Kita Plus pada hari Jumat ( 2/7). Turnamen ini dihajatkan sebagai cara membangun sikap optimisme ditengah badai pandemi covid 19. Selain itu Mi6 menyampaikan pesan agar senantiasa tetap mengedepankan tindakan dan pikiran positif dlm menyikapi dinamika yg terjadi ibarat langkah-langkah taktis dlm permainan bidak catur.
“Yang paling utama dlm turnamen catur mi6 adalah momentum pertemuan/ silaturahmi antar kita agar pencerahan kehidupan tetap terjaga,” ujar Pjs. Direktur Mi6, Lalu Athari Fathullah sekaligus Penggagas Event Turnamen Catur Mi6, Senin ( 28/6 ) .
Selanjutnya Athar mengatakan klasifikasi kepersertaan turnamen catur mi6 diutamakan bukan utk pemain catur profesional karena Mi6 ingin lebih mengedepankan aspek entertain dan kegembiraan antar kita.
“Turnamen Catur ala Mi6 semata-mata tidak mencari kemenangan dan hadiah, tapi ada nilai yg hendak dipesankan yakni, kebersamaan saling memanusiakan,” ujar Athar
Athar melanjutkan untuk up date peserta turnamen mi6 hingga saat ini sdh ada 20 orang yg bersedia ikut, kebanyakkan dari aktivis NGO, Pers , Legislatif , ASN, dll.
“Untuk para pemenang dan semua peserta akan ada hadiah spesial dan unique , doorprize , kaos dan piagam agar ada kenang-kenangan dari Mi6,” imbuhnya.
Pjs. Direktur Mi6 melanjutkan Turnamen Catur ini akan memakai sistem gugur dimana setiap peserta saling berhadapan untuk menentukan pemenang ke babak selanjutnya.
“apabila remis , diulang sampai ada yg kalah. Adapun pecatur yg kalah dibabak kualifikasi, akan ada pertandingan sesama yang kalah dan ada hadiahnya juga,” papar Athar.
Sementara itu info yang berkembang, turnamen catur mi6 mendapat atensi dari Gubernur NTB, Dr Zul yang ingin bertanding dalam laga catur Mi6.
“Saya ikut deh itu main catur ,” tutur Dr Zul seperti di infokan sahabatnya.
sumbawanews.com,- Beredar sebuah video penganiayaan dan perusakan terhadap sopir dan truk pengangkut kontainer yang terjadi di Jalan Yos Sudarso, Sunter, Jakarta Utara pada Sabtu (26/6). Dalam video yang kemudian viral tersebut terdengar seseorang berkata, “woooy, jangan mentang-mentang tentara, belagu banget.”
Dalam video yang beredar tersebut nampak aksi penganiayaan dan perusakan yang dilakukan pengemudi mobil Pajero terhadap sopir truk kontainer, setelah memindahkan mobilnya (pajero) pelaku kemudian kembali melakukan pengerusakan truk kontainer tersebut.
Setelah kejadian tersebut sopir truk kontainer atas nama Egi Sayana umur 22 tahun yang beralamat di Kp. Kaso Cibodas Rt.006/001 Kel. Sukaraja Kec. Warunggunung, melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian setempat.
Setelah dilaksanakan penyidikan oleh pihak Kepolisian, bahwa yang melakukan penganiayaan dan perusakan adalah warga sipil dengan identitas Omega Kotutung umur 41 Tahun pekerjaan Pelaut yang mengemudikan Mobil Pajero Sport warna hitam bernomor polisi B 1881 QH, alamat Jl. Gembira Trs. No. 182 A Sungai Bambu Tj. Priok.
Sementara Kepala Bidang Penerangan Umum Puspen TNI Kolonel Laut (KH) Dr. Drs. Edys Riyanto, M.Si. menghimbau “kepada masyarakat agar tidak ceroboh dalam menyebutkan Institusi TNI dalam unggahan video pada kejadian apapun”.
Saat ini kasus tersebut sedang dalam pendalaman pihak Polda Metro Jaya.
(Puspen TNI). Inspektur Jenderal (Irjen) TNI Letjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr.(Han) mewakili Panglima TNI meninjau pelaksanaan latihan prajurit Satuan Penanggulangan Teror (Satgultor) TNI, yang terdiri dari Satuan 81 Kopassus, Denjaka TNI AL dan Satbravo 90 Paskhas TNI AU, bertempat di Gedung DPR MPR RI, Jakarta, Minggu (27/6/2021).
Dalam pengarahannya, Irjen TNI menyampaikan bahwa kewajiban sebagai Tentara Nasional Indonesia untuk mempertajam kemampuan prajurit, terutama bagaimana menanggulangi aksi terorisme. Menurutnya, latihan ini adalah rangkaian rutin dan bukan berhenti pada saat di sini saja, tetapi harus ada kegiatan-kegiatan lanjutan lagi yang tentunya akan menambah kemampuan prajurit.
“Hari ini kita melaksanakan latihan di Gedung DPR MPR RI. Ini adalah salah satu obyek vital nasional, tentunya sebagai Pasukan Khusus TNI memiliki beberapa peta, mapping dan lay out gedung-gedung atau obyek-obyek vital di seluruh Indonesia diantaranya adalah Gedung DPR MPR ini,” ujarnya.
“Kalau kita latihan di sini maka kita tidak hanya sekedar mengetahui lay out gedung ini tetapi bagaimana kita mengaplikasikan jikalau ada sesuatu aksi terorisme di Gedung DPR MPR, maka kita sudah siap karena kita sudah pernah berlatih,” tambahnya.
Irjen TNI berharap khususnya kepada Koopssus TNI, tidak hanya di gedung ini saja, nanti silahkan cari tempat-tempat yang mempunyai nilai strategis yang kemungkinan akan digunakan oleh para teroris-teroris untuk melaksanakan aksinya, waspadai itu.
“Jika kalau terjadi aksi-aksi yang sebenarnya maka anda sudah punya paketnya, siapa berbuat apa, dari mana kita masuk, mau dari atas mau dari permukaan, mau dari bawah permukaan, kita sudah siap. Oleh karena itu latihan ini sangat berharga untuk kita, menambah kemampuan, menambah keyakinan dan menambah pengalaman bagi kita semuanya,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Irjen TNI menyampaikan terimakasih atas pelaksanaannya pada Koopssus TNI beserta seluruh anggota yang mengikuti latihan ini. “Ketika saya mendapatkan perintah dari Panglima TNI untuk mewakili beliau, saya lihat dari jam 05.00 WIB, maka saya sudah bisa melihat bahwa ini adalah latihan serius bukan main-main, bukan konsumsi protokoler, ini latihan realistis sesuai dengan pelaksanaannya sesuai dengan keadaan yang kita harapkan. Jadi bukan untuk konsumsi protokol, kalau konsumsi protokol, kita bisa saja nanti jam 10.00 siang,” ungkapnya.
“Sebagai Pasukan Khusus Koopssus TNI siap diterjunkan dimana saja, kapan saja, situasi bagaimanapun juga anda harus siap dengan berbekal maket, berbekal peta, berbekal lay out, anda harus berani masuk mau kapan saja dibutuhkan, panggilan tugas dari negara,” tegas Irjen TNI.
“Karena itulah kehormatan kita, itulah kebanggaan mu sebagai Prajurit Pasukan Elit Indonesia, itu kebanggaan mu, kapan kita dipanggil berangkat. Jadi kalau kita latihan, latihan, latihan dan latihan, dan tidak digunakan, kita kadang-kadang menyesal kapan kita mau berangkat,” sambungnya.
Irjen TNI Letjen TNI (Mar) Bambang Suswantono menyampaikan, Pasukan Khusus TNI harus siap untuk menghadapi jika terorisme mengganggu kedaulatan Republik Indonesia. “Karena kalau kita berbicara kedaulatan Republik Indonesia, maka cuma satu Tentara Nasional Indonesia,” tegasnya.
“Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto titip salam hormat kepada seluruh prajurit Koopssus TNI yang hari ini melaksanakan latihan penanggulangan teror di Gedung DPR MPR RI,” tutupnya.
Turut serta dalam kegiatan tersebut diantaranya Wakil Ketua DPR RI Rahmat Gobel, Sesjen DPD RI Rahman Hadi, Bobby Adhityo Rizaldi dan anggota DPR lainnya. Sementara pejabat TNI yang hadir diantaranya Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M., Asops Panglima TNI Mayjen TNI Syafruddin, S.E., M.M., M.Tr.(Han), Dankormar Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr.(Han), Dankorpaskhas Marsda TNI Eris Widodo Y., S.E., M.Tr.(Han), Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Eko Dono I., S.I.P., M.Tr.(Han), Wadan Koopssus TNI Brigjen TNI Widodo dan Wakapuspen TNI Laksma TNI Tedjo Sukmono, S.H., CHRMP.
Sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Menteri Kesehatan Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU., Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. melaksanakan meninjau Posko PPKM Mikro di Kelurahan Semper Barat dan tempat isolasi Orang Tanpa Gejala (OTG) Rusunawa Pasar Rumput, Jakarta, Minggu (27/6/2021).
Panglima TNI saat berdialog dengan Kepala Puskesmas Semper Barat menyampaikan, seandainya kekurangan Tenaga Kesehatan (Nakes), TNI-Polri akan intervensi untuk penambahan Nakesnya. “Ibu punya tiga tugas, yang pertama adalah pelayanan umum, tugas kedua vaksinasi dan tugas yang ketiga adalah tracing kontak erat, apakah Nakesnya cukup,” tanya Panglima TNI.
Pada kesempatan yang sama, Panglima TNI menekankan kepada Danramil dan Kapolsek untuk selalu mengawasi kegiatan sosial masyarakat. “Tanamkan kesadaran masyarakat untuk terus menggunakan masker, kegiatan sosial masyarakat juga dibatasi, jika ada kerumunan diingatkan untuk dikurangi karena masa pandemi,” ujarnya.
Saat melihat papan tabulasi di kantor Lurah Semper Barat, Panglima TNI melihat ada RW yang masih zona merah dikarenakan kontak pekerja dengan keluraga.
Di Kelurahan Semper ada tiga tempat untuk vaksinasi, satu hari targetnya rata-rata 300 dan kalau setiap 1 kelurahan targetnya 800 setiap hari.
Di kelurahan Semper Barat juga masih ada 39.000 warga yang belum divaksinasi. Panglima TNI menawarkan kepada Lurah Semper Barat, untuk warganya agar di vaksinsai di Stadion Gelora Bung Karno Senayan. “Siapkan saja karena Sabtu depan akan akan ada vaksinasi sejumlah 40.000,” ucapnya.
“Danramil dan Kapolsek kalau dari sini bisa 10.000 bagus, nanti dijemput dari Kepolisian dan TNI. Babinsa dan Bbahinkamtibmas agar dimobilisasi nanti silahkan titik kumpulnya dimana, kalau bisa 10.000 lebih bagus,” kata Panglima TNI.
Sementara di tempat yang berbeda, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjato berdialog langsung dengan Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Dr. Ir. H. Khalawi Abdul Hamid, MSC. M.M. terkait penyiapan tempat isolasi OTG Rusunawa Pasar Rumput, termasuk kesiapan sarana dan prasarana tempat tersebut.
Sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Menteri Kesehatan RI Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU, Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. kembali melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Rumah Susun (Rusun) Nagrak yang merupakan tempat isolasi terpusat bagi para pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 di Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (27/6/2021).
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI berdialog dengan Dansatgas Penanganan Covid-19 Wisma Atlet Letkol Laut (K) dr. M Arifin dan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bertugas di tempat isolasi terpusat bagi para pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 Rusun Nagrak Cilincing, Jakarta Utara.
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa untuk pelaksanaan tindakan kesehatan yang ada di Rusun Nagrak merupakan bagian dari satelitnya Wisma Atlet, kemudian untuk fasilitas kesehatan dan peralatan lainnya rujukannya adalah Kodam Jaya dan BNPB.
“Saya akan segera mengirim tenaga kesehatan tambahan dari TNI dan juga Polri akan dibagi ke tiga tempat yaitu Wisma Atlet, Rusun Nagrak dan Rusunawa Pasar Rumput,” jelasnya.
Panglima TNI juga menanyakan tentang permasalahan yang dihadapi tenaga kesehatan yang bertugas di Rusun Nagrak sehingga dapat segera diselesaikan oleh Menteri Kesehatan RI, Kapolri dan Ka BNPB. “Untuk dokter yang bertugas disini, apa permasalahan yang terjadi disini, sampaikan jangan ditutup-tutupi, sehingga bisa disampaikan kepada bapak Menkes kekurangannya apa,” ujarnya.
Panglima TNI mengatakan bahwa untuk pelaksanaan penanganan untuk tingkat bawah adalah para dokter. “Apabila terjadi emergency bisa langsung koordinasikan kepada Pangdam Jaya, kemudian Pangdam Jaya bisa langsung kepada Menkes, Panglima TNI, Kapolri dan Ka BNPB. Selamat bertugas laksanakan koordinasi dengan baik,” tandasnya.
Sementara itu, salah satu Dokter yang bertugas di tempat isolasi terpusat bagi para pasien OTG Rusun Nagrak menyampaikan, kekurangan yang dihadapi adalah alat-alat kesehatan diantaranya tensimeter, termogun dan juga APD dan Handscoon yang sudah hampir habis.
(Puspen TNI). Satuan Penanggulangan Teror (Satgultor) TNI melalui pendadakkan disertai kecepatan dengan akurasi yang tinggi berhasil mengambil alih Gedung DPR RI dari penguasaan para teroris sekaligus sukses menyelamatkan sejumlah pejabat negara dari aksi penyanderaan kelompok teroris yang menguasai Gedung Nusantara, Minggu (27/6/2021).
Aksi pengambilalihan Gedung DPR RI berlangsung secara dramatis, cepat dan dahsyat serta dapat melumpuhkan aksi penyanderaan yang dilakukan kelompok teroris tanpa menimbulkan korban jiwa pejabat negara yang disandera tersebut.
Komandan Komando Operasi Khusus TNI (Dankoopssus TNI) Mayjen TNI Richard T.H. Tampubolon menyebutkan, penguasaan Gedung Nusantara DPR RI dan pembebasan sandera oleh Satgultor TNI dari aksi terorisme adalah bagian dari skenario latihan yang dilaksanakan oleh Koopssus TNI untuk menguji kesiapsiagaan Satgultor TNI dalam melaksanakan operasi penanggulangan terorisme guna menghadapi berbagai ancaman teror yang setiap saat dapat terjadi.
“Latihan kali ini sengaja dirancang dengan mengambil lokasi di Gedung DPR RI dengan tujuan untuk menguji kesiapan para prajurit Satgultor TNI yang terdiri dari Satuan 81 Kopassus, Denjaka TNI AL dan Satbravo 90 Paskhas TNI AU, dalam menghadapi aksi terorisme di tengah kota sehingga kemampuan prajurit Satgultor TNI senatiasa tetap terasah dan siap melaksanakan Operasi Khusus dengan berbagai bentuk medan yang dihadapi,” ujarnya.
Drama penyanderaan, pembebasan sandera dan pengambilalihan Gedung DPR RI oleh Satgultor TNI disaksikan langsung oleh Wakil Ketua DPR RI Rahmat Gobel, Sesjen DPD RI Rahman Hadi, Bobby Adhityo Rizaldi dan anggota DPR lainnya. Sementara pejabat TNI yang hadir diantaranya Irjen TNI Letjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr.(Han), Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M., Asops Panglima TNI Mayjen TNI Syafruddin, S.E., M.M., M.Tr.(Han), Dankormar Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr.(Han), Dankorpaskhas Marsda TNI Eris Widodo Y., S.E., M.Tr.(Han), Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Eko Dono I., S.I.P., M.Tr.(Han), Wadan Koopssus TNI Brigjen TNI Widodo dan Wakapuspen TNI Laksma TNI Tedjo Sukmono, S.H., CHRMP.
Selanjutnya Mayjen TNI Richard Tampubolon mengatakan, meskipun saat ini dalam keadaan Pandemi Covid- 19, namun seluruh prajurit Satgultor TNI tetap berupaya melatih diri dan mempersiapkan segala sesuatunya sebagai bentuk kesiapsiagaan sekaligus mengantisipasi setiap ancaman yang bakal terjadi.
Ditambahkan Mayjen TNI Richard Tampubolon, latihan penanggulangan teror oleh Satgultor TNI akan terus dilaksanakan di berbagai tempat guna membekali pengetahuan dan keterampilan kepada prajurit untuk mengenal berbagai medan dan rintangan baik yang ada di hutan, perairan maupun perkotaan, sehingga seluruh prajurit Satgultor TNI senantiasa siap ditugaskan di dalam mapun di luar wilayah NKRI.
Dengan dilaksanakannya latihan penanggulangan teror oleh Satgultor TNI, Mayjen TNI Richard Tampubolon berharap para prajurit akan semakin mantap dalam mengaplikasikan kemampuan, ketrampilan dan kemahiran dalam menghadapi berbagai ancaman aksi-aksi terorisme di tanah air.
Lebih lanjut dijelaskan Mayjen TNI Richard Tampubolon, latihan penanggulangan teror oleh Satgultor TNI telah dilaksanakan secara rutin oleh Koopssus TNI sejak berdiri tahun 2019 yang lalu. Setiap pelaksanaan latihan Satgultor TNI, Koopssus TNI merancang latihan sesuai dengan dinamika ancaman yang terjadi baik di tataran global, regional dan nasional sehingga ancaman yang terjadi selalu dapat diantisipasi oleh prajurit Satgultor TNI.
“Koopssus TNI akan selalu memelihara kemampuan dan keterampilan serta akan terus berjuang membentengi NKRI dari aksi-aksi terorisme,” tutup Mayjen TNI Richard T.H. Tampubolon.
Lombok Tengah – Komunitas Taff Feroza jenis Jeep Rubicon menggelar touring JKONE Dlajah Flores – Mandalika yang diikuti 54 peserta menggunakan 26 kendaraan hari ini tiba di Mandalika Kabupaten Lombok Tengah.
Adapun route yang dilalui tim JKONE Dlajah Flores – Mandalika di wilayah Kabupaten Lombok Tengah yaitu start dari Hotel Novotel menuju Dusun Rangkap II Kuta – Dusun Selemang Desa Rembitan – Dusun Lentek Desa Rembitan – Dusun Telok Bulan dan finish di Kantor Desa Rembitan.
Selain melaksanakan touring, tim JKONE Dlajah Flores – Mandalika juga melaksanakan bakti sosial di Kantor Desa Rambitan yang dihadiri Komandan Kodiklat TNI AD Letnan Jenderal TNI Anto Mukti Putranto, S.Sos selaku Ketua Dewan Pembina Indonesia Off-Road Federation (IOF) Pusat bersama Ketua Umum IOF Pusat Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian didampingi Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., dan Ketua IOF NTB Dr. Lalu Herman beserta para pengurus IOF NTB.
Menurut Danrem 162/WB touring tersebut dilakukan untuk menjelajah tempat-tempat wisata mulai dari Flores NTT sampai ke Pulau Lombok NTB. Komunitas ini untuk memperkenalkan keindahan alam dan destinasi pariwisata yang menjadi unggulan masing-masing daerah yang sempat lesu akibat pandemi virus corona atau Covid-19, terlebih di wilayah NTB yang pernah diguncang gempa bumi pada 2018 lalu.
“Ini bagus sekali karena hampir semua peserta berasal dari luar daerah. Mereka ini nantinya diharapkan menjadi penyambung dan mengangkat keindahan alam wisata NTB khususnya Lombok kepada masyarakat dunia umumnya dan Indonesia khususnya,” ujarnya.
Ahmad Rizal juga menyampaikan kegiatan tim JKONE Dlajah Flores – Mandalika tidak hanya touring, namun juga melaksanakan kegiatan sosial dengan membagikan ratusan bingkisan kepada masyarakat yang membutuhkan seperti yang dilakukan di Desa Rambitan Lombok Tengah.
“Ada sekitar 150 bingkisan Sembako dibagikan kepada masyarakat sebagai wujud kepedulian tim JKONE Dlajah Flores – Mandalika kepada saudara-saudara kita yang kurang mampu, ini patut diapresiasi,” sebut Danrem.
Selain itu, Jenderal Bintang Satu itu juga berharap pandemi Covid-19 segera berakhir sehingga kunjungan wisatawan ke wilayah NTB khususnya daerah destinasi wisata akan bertambah, maka secara perlahan namun pasti pariwisata NTB akan bangkit Kembali seperti sediakala dan membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat NTB.
Jember, Sumbawanews.com – Muspika Kecamatan Kaliwates kompak dalam penanganan Covid-19. Hari ini, Sabtu (26/6/2021) memimpin langsung penyemprotan disinfektan dan membagikan sembako bagi masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri. Kegiatan penyemprotan disinfektan tersebut dilaksanakan dalam rangka untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di wilayah Kecamatan Kaliwates yang saat ini mengalami lonjakan kasus positif covid-19.
Usai kegiatan Camat Kaliwates, Bambang Saputro, SH,M.Si mengatakan, “Mengingat semakin melonjaknya kasus positif covid-19 di Kabupaten Jember khususnya di Kecamatan Kaliwates, maka kami berharap supaya masyarakat mematuhi protokol kesehatan pencegahan covid-19 dan juga mematuhi instruksi Bupati yang diantaranya supaya menunda atau meniadakan dahulu kegiatan-kegiatan yang sifatnya mengundang massa.”
Disamping itu juga Bambang berharap supaya para Ketua RT / RW untuk lebih memaksimalkan peranannya dalam mendukung kebijakan PPKM Mikro, dimana basisnya berada pada RT.
Di bagian lain Danramil Kecamatan Kaliwates, Kapten Inf Didik, mengungkapkan sasaran kegiatan hari itu. Ada 3 titik sasaran yaitu di Jalan Raden Patah RW 26 Kelurahan Kepatihan, di Jalan Dr. Sutomo RT 01 RW 25 Gg. 10 Kelurahan Kepatihan dan di Jalan Trunojoyo Gg. 9 RT 01 RW 24 Kelurahan Kepatihan.
“Kepada warga masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri, ada dua titik lokasi, kita berikan bantuan sembako untuk meringankan beban hidup mereka,” kata Kapten Didik.
Warga disekitar lokasi rumah yang dipakai isolasi mandiri juga tidak berpangku tangan. Mereka ikut memberikan bantuan bahan makanan.
Tercatat ada puluhan orang terpapar virus corona di Lingkungan Sumberdandang. Di Jalan Dr. Sutomo Gg 10 ada sejumlah kasus positif covid-19 sebanyak 14 orang dalam 1 rumah, dengan rincian 5 orang dirawat di RS dan 9 orang melaksanakan isolasi mandiri di rumah. Di Jalan Trunojoyo Gang 9 dengan jumlah kasus positif covid 19 sebanyak 1 orang dan dirawat di Rumah Sakit. (To2)
Sumbawa Barat – Kodim 1628/Sumbawa Barat menggelar vaksinasi covid-19 di halaman depan Makodim setempat, Sabtu (26/6). Kegiatan tersebut merupakan wujud peran serta Kodam IX/Udayana di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).
Vaksinasi tersebut juga dalam mendukung program serbuan Vaksinasi Nasional TNI Polri dan masyarakat serta dalam rangka peringatan HUT ke 75 Bhayangkara yang biasa diperingati pada 1 Juli.
Adapun total penerima suntikan vaksin di Makodim 1628/KSB adalah sebanyak 111 orang , sementara di Polres sebanyak 214 orang.
Dandim 1628/KSB, Letkol CZI Sunardi ST MIP saat diwawancarai di lokasi kegiatan, Sabtu, mengatakan, bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini sesuai instruksi Presiden RI Joko Widodo yaitu target 1.000.000 vaksin dalam sehari di Indonesia, serta dalam rangka HUT Bhayangkara.
“Dalam mendukung program ini kami membuka layanan vaksin di Kodim 1628/KSB, sehingga warga yang belum divaksin di sekitar wilayah Taliwang dapat divaksin,” katanya.
Letkol Sunardi juga mengatakan, bahwa bersama Kapolres, pemerintah daerah yaitu Dinas Kesehatan, dan Direktur RSUD Asy-Syifa membuka layanan vaksinasi di 10 lokasi termasuk di Polres Sumbawa Barat.
Selain masyarakat, Dandim juga mengikut sertakan semua anggota Persit Cabang Sumbawa Barat untuk mengikuti vaksinasi dan mendukung suksesnya program Presiden tersebut.
“Alhamdulillah ibu-ibu Persit juga semangat dalam mengikuti vaksinasi ini,” katanya.
Keikut sertaan anggota Ibu-ibu Persit, tambah Sunardi, merupakan contoh baik yang dapat menyadarkan masyarakat begitu pentingnya vaksin bagi kesehatan dan menekan angka penyebaran covid-19.
“Kami yakin 1.000 vaksin hari ini akan tercapai, kami mengerahkan semua anggota bhabinkamtibmas dan babinsa dalam mendukung pelaksanaan vaksin ini,” jelas Dandim.
Sementara itu, Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Herman Suriyono SIK MH, sangat berterimakasih kepada Kodim 1628/KSB dan Pemda karena telah ikut mendukung target 1.000 vaksin di KSB dalam peringatan HUT Bhayangkara.
Dengan kontribusi seluruh anggota TNI dan POlri serta petugas kesehatan, Ia yakin bahwa 1.000 vaksinasi di KSB dapat tercapai, karena ini juga sebagai tindaklanjut instruksi presiden RI dengan target 1 Juta vaksin dalam sehari.
“Kami berharap kepada masyarakat seluruhnya yang ber KTP Indonesia dan berumur di atas 18 tahun silakan datang ke centra-centra kesehatan atau puskesmas, Polres serta di Kodim untuk suksesnya target Presiden ini,” katanya.
Di waktu yang sama, Kepala Dinas Kesehatan KSB, H. Tuwuh Sap, mengatakan, dalam rangka memperingati hari Bhayangkara, pihaknya menerjunkan personil Full untuk mencapai target minimal 1.000 orang divaksin per hari ini.
“Vaksin ini tidak terbatas pada lansia, jadi uasia 18 tahun ke atas kita vaksin termaksud teman-teman wartawan juga harus divaksin,” katanya.
Ia mengatakan, Total masyarakat yang telah divaksin di Sumbawa Barat per hari ini yaitu sebanyak 8.000 orang.
Ia berharap kepada masyarakat, ketika sudah dijadwalkan maka masyarakat harus segera mendatangi tempat vaksinasi, tidak perlu ragu, tidak perlu cemas karena semua akan baik-baik saja seperti orang-orang yang telah divaksin lainnya.
“Vaksin tidak membahayakan, vaksin akan memberikan kekebalan kepada diri kita terutama terhadap virus corona,” katanya.
Adapun total penerima vaksin pada hari ini di Sumbawa Barat yaitu sebanyak 1.579 orang dengan rincian, di Makodim 1628/KSB yang telah divaksin sebanyak 111 orang.
Sementara di Koramil 1628-01/Taliwang yaitu berlokasi di Puskesmas Taliwang sebanyak 212 orang divaksin, Puskesmas Brang Rea 100 orang divaksin dan Puskesmas Brang Ene 140 orang telah menerima Vaksin.
Di Koramil 1628-02/Sekongkang yang berlokasi di Puskesmas Sekongkang sebanyak 117 orang divaksin, Puskesmas Tongo 105 orang, dan Puskesmas Maluk 105 orang.
Di Koramil Seteluk dilaksanakan vaksinasi di Puskesmas Seteluk dengan jumlah 184 orang telah divaksin. Koramil 1628-04/Poto Tano 149 divaksin.
Terakhir Koramil 1628-05/Jereweh dengan jumlah yang divaksin adalah 142 orang. Sementara di Polres Sumbawa Barat dapat memberikan vaksin kepada 214 orang.
Sumbawanews.com,- Jakarta – Meski tak meledakkan senjata, Iran berhasil memenangkan pertarungan strategis melawan Amerika Serikat dalam lima indikator kunci yang mengubah peta kekuatan global....
Sumbawanews.com,- London — Seorang pria berusia 30 tahun ditangkap polisi Inggris atas dugaan percobaan pembunuhan terhadap balita berusia tiga tahun yang ditemukan dalam kandang...
Sumbawanews.com,- Philadelphia — Timnas Brasil tampil tanpa sang bintang Neymar dalam laga pembuka Grup C Piala Dunia 2026 melawan Haiti di Stadion Lincoln Financial,...
Sumbawanews.com,- Jakarta – Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, menegaskan bahwa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tidak punya legitimasi moral untuk menuntut Partai...