Home Blog Page 2498

TNI Kirim Bantuan Alat Kesehatan ke Papua

Sumbawanews. Com, – Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus berupaya membantu penanganan Covid-19 di sejumlah daerah termasuk Papua.

Dengan menggunakan Pesawat Boeing TNI AU AI 7303 yang di awaki oleh Mayor Pnb Dani, TNI mengirimkan sejumlah bantuan berupa alat kesehatan yang diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (2/8/2021).

Beberapa Alkes yang dikirmkan ke Papua diantaranya, 50 tabung oksigen, 150.000 Pcs masker medis, 1.000 Pcs APD, 1.000 Pcs sarung tangan medis, 20.000 Pcs Rapid Test Antigen yang keseluruhannya dari BNPB dan 50 buah Oksigen Concentrator dari Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet.

Pendistribusian Alkes tersebut sesuai kebutuhan dan permintaan sejumlah Rumah Sakit yang ada di Papua. Nantinya sejumlah alat kesehatan ini akan digunakan oleh beberapa Rumah Sakit yang ada di Papua untuk membantu penanganan Covid-19.

Pengiriman Bantuan alat kesehatan tersebut sesuai dengan ketentuan Peraturan Mendagri Nomor 1 Tahun 2021 tanggal 6 Januari 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk pengendalian penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) dan TR Panglima TNI Nomor TR/625/2021 tanggal 25 Juli 2021 tentang kegiatan PPKM Mikro, TNI mengirimkan sejumlah Alkes dari BNPB dan RSDC Wisma Atlet.

Bantuan yang diangkut menggunakan pesawat Boeing TNI AU AI 7303 ini take off dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta Timur pada pukul 18.00 Wib dan akan transit di Lanud Hasanuddin Makassar Sulawesi Selatan sebelum melanjutkan penerbangan menuju Lanud Silas Papare Jayapura pada pagi harinya.

Menkes : Dosis Ketiga dengan Moderna Hanya untuk Nakes

Jakarta, sumbawanews.com – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa pemerintah hanya memberikan vaksinasi dosis ketiga menggunakan vaksin Moderna untuk tenaga kesehatan. Dengan vaksin tersebut, para tenaga kesehatan diharapkan semakin terlindungi dalam menjalankan perannya sebagai garda terdepan penanganan Covid-19. Hal tersebut disampaikan Menkes saat memberikan keterangan pers selepas rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo melalui konferensi video pada Senin, 2 Agustus 2021.

“Kami memastikan bahwa vaksinasi ketiga _booster_ dengan vaksin Moderna itu kita berikan ke seluruh tenaga kesehatan kita. Sudah didistribusikan ke seluruh provinsi dan saya mohon sekali agar itu segera disuntikkan ke seluruh tenaga kesehatan kita agar mereka lebih siap menghadapi kalau adanya nanti pasien-pasien yang masuk,” ujarnya.

Menkes menyadari bahwa banyak pihak yang ingin mendapatkan suntikan vaksin dosis ketiga. Namun, Menkes mengingatkan bahwa hingga saat ini masih terdapat 140 juta masyarakat yang belum mendapatkan vaksin dosis pertama.

“Saya tahu banyak yang ingin mendapatkan booster ketiga, vaksin ketiga. Tolong berikan itu kepada tenaga kesehatan yang harus berjuang mati dan hidup dalam peperangan pada pandemi ini dan tolong kita utamakan saudara-saudara kita 140 juta rakyat Indonesia belum mendapatkan akses terhadap vaksin,” jelas Menkes.

Menkes juga menuturkan pesan Presiden Joko Widodo yang mengarahkan agar vaksinasi diprioritaskan kepada daerah-daerah tertentu yang memiliki kasus konfirmasi dan angka kematian yang paling tinggi. Hal ini disebabkan oleh jumlah vaksin yang diterima oleh pemerintah masih terbatas pasokannya.

“Kenapa kita berikan ke beberapa kabupaten/kota lebih banyak? Karena memang kematiannya paling tinggi di sana, orang yang terkena paling tinggi di sana. Jadi mohon pengertiannya memang sampai di bulan Juni kita baru mendapat sekitar 22 persen dari total vaksin yang kita butuhkan,” jelas Menkes.

Terkait stok vaksin, pemerintah akan menerima lebih dari 300 juta dosis vaksin mulai bulan Agustus sampai Desember. Oleh karena itu, Menkes mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan vaksinasi yang telah disediakan demi kepentingan bersama.

“Saya percaya bangsa Indonesia itu sudah banyak sekali mengalami tekanan, mengalami kesulitan, mengalami kegagalan, tapi kita selalu bisa bangkit. Kita kembali melawan selama kita melakukan bersama-sama,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Menkes juga menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak, terutama di Pulau Jawa dan Bali, yang sudah bekerja keras menghadapi pandemi Covid-19, sehingga angka kasus aktif dapat menurun dalam seminggu terakhir. “Jadi sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada semua pejabat publik, kepala daerah, TNI, Polri yang sudah bekerja keras untuk bisa menghadapi pandemi ini terutama di Jawa-Bali yang kemarin naik sangat-sangat tinggi,” ujar Budi. (Setpres/using)

Kasetpres Serahkan Bantuan Beras Untuk Warga Terdampak Covid-19 di Provinsi Bali

Jakarta, sumbawanews.com – Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono menyerahkan bantuan beras sebanyak 500 ton yang merupakan kontribusi Yayasan Buddha Tzu Chi dan Pengusaha Peduli NKRI. Penyerahan secara simbolis dilakukan secara virtual melalui konferensi video, pada Senin, 2 Agustus 2021. Melalui TNI-Polri, bantuan yang dikemas ke dalam 100 ribu paket beras tersebut, nantinya akan didistribusikan kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19 yang ada di Provinsi Bali.

“Hari ini kami secara simbolis lewat relawan Tzu Chi yang ada di Bali berkenan dengan hormat Pak Kapolda nanti menerimanya dan Pak Pangdam untuk selanjutnya dapat diberikan kepada masyarakat,” ujar Kasetpres.

Kasetpres pun mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi dan Pengusaha Peduli NKRI yang telah berkontribusi secara terus menerus membantu pemerintah dalam meringankan beban yang timbul akibat pandemi Covid-19. “Terima kasih Bapak-Bapak sudah memberikan bantuan ini sejak setahun yang lalu. Bahkan, ini adalah tahapan yang kesekian kali,” imbuh Kasetpres.

Ia menyampaikan apresiasinya kepada TNI-Polri, khususnya Polda Bali dan Kodam IX Udayana yang telah membantu pemerintah untuk menyalurkan bantuan tersebut sehingga diterima tepat oleh masyarakat yang membutuhkan. “Terima kasih atas bantuan Bapak-Bapak sekalian untuk dapat bisa membantu pemerintah pusat menyalurkan bantuan ini,” ucap Kasetpres.

Sementara itu, Kepala Polda Bali Irjen Polisi Putu Jayan Danu Putra menyatakan masyarakat Bali sangat menantikan bantuan tersebut sehingga Polda Bali akan segera mendistribusikan beras tersebut kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. “Melalui Bhabinkamtibmas dan mungkin juga dari Babinsa, sumbangan berupa beras akan kami salurkan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 langsung _door to door_ nanti kami akan sampaikan. Ini merupakan hal yang sungguh dinanti-nanti oleh masyarakat,” ujar Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra.

Senada, Pangdam IX Udayana Mayor Jenderal TNI Maruli Simanjuntak juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada jajarannya untuk mendistribusikan beras kepada masyarakat. Pangdam pun berharap kegiatan serupa terus berlanjut sehingga masyarakat tetap bisa melangsungkan kehidupan sehari-harinya.

“Saya yakin dengan kegiatan-kegiatan ini kita bisa me-_maintenance_ situasi dan kondisi masyarakat,” ucap Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.

Untuk diketahui dalam acara penyerahan kali ini, Kasetpres juga melaporkan bahwa Presiden Joko Widodo telah mengirimkan lima ribu paket beras, obat-obatan, dan juga oksigen konsentrator ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam waktu dekat, Kasetpres juga akan kembali mengirimkan bantuan beras dari Presiden Jokowi sebanyak 60 ribu paket untuk dibagikan kepada masyarakat terdampak Covid-19 yang ada di NTT.

“Kami tadi pagi mengirim beras ke NTT itu 5 ribu itu bantuan murni Bapak Presiden. Jika berkenan dalam waktu dekat kami kirim ke NTT 60 ribu kantong. Kalau bisa diterima, mungkin 1 atau 2 hari ini bisa kami realisasi,” ujar Kasetpres. (Setpres/using)

Dikeluarkan SE Larangan Sementara Kegiatan Kebudayaan dan Perayaan

Sumbawa Besar, sumbawanes.com – Bupati Sumbawa, H. Mahmud Abdullah mengeluarkan Surat Edaran (SE), Nomor: 360/350/VIII/Pem/2021, tertanggal 2 Agustus. Surat Edaran tersebut mengatur Tentang Penegasan Pelarangan Pelaksanaan Kegiatan Resepsi/Perayaan dan Kegiatan Kebudayaan (Barapan Kebo/Main Jaran) di Kabupaten Sumbawa.

“SE dikeluarkan berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 26 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2 dan Level 1 serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019. Dan Surat Edaran Bupati Sumbawa Nomor 360/315/VII/Pem/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro di Kabupaten Sumbawa,” kata Arif Alamsyah, Kabag Humas Setda Sumbawa, Senin (02/08).

Disebutkan, SE dikeluarkan dengan memperhatikan peningkatan jumah kasus COVID-19 di Kabupaten Sumbawa yang sangat tinggi. Maka perlu dilakukan penegasan pelarangan kegiatan resepsi/perayaan dan kegiatan kebudayaan (barapan kebo/main jaran) yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan.

Dijelaskan, isi Surat Edaran memuat yakni, masyarakat tidak diizinkan melaksanakan atau menyelenggarakan resepsi/perayaan pernikahan, resepsi khitanan, resepsi aqiqah, bakatoan, sorong sera, nyorong, barodak, nyongkol dan kegiatan sejenis lainnya. “Untuk kegiatan prosesi akad nikah, khitan, aqiqah hanya melibatkan keluarga inti pada acara inti, maksimal lima puluh orang dengan penerapan protokol kesehatan COVID- 19 secara ketat,” ucapnya.

Kemudian, Setiap Pelaku Usaha, Pengelola atau Penanggung Jawab Hotel dan Penyelenggara Tempat Fasilitas Umum yang menyediakan tempat penyelenggaraan kegiatan resepsi/perayaan yang berpotensi menimbulkan kerumunan, sementara waktu tidak diizinkan untuk memfasilitasi kegiatan. serta, Pelaksanaan kegiatan kebudayaan (barapan kebo, maen jaran dan sejenis lainnya) yang dapat berpotensi menimbulkan keramaian atau kerumunan dan pelanggaran terhadap protokol kesehatan COVID- 19 tidak diizinkan untuk dilaksanakan.

“Juga, Seluruh Aparatur Sipil Negara, anggota TNI/POLRI, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda di wilayah Kabupaten Sumbawa harus menjadi contoh baik dalam penerapan protokol kesehatan COVID- 19 sekaligus untuk mengedukasi masyarakat umum,” jelasnya. (Using)

 

Arena Judi Sabung Ayam Di Desa Nijang Dibubarkan

Sumbawa Besar, Sumbawanews.com – Kepolisian Resor Sumbawa melalui Polsek Sumbawa bersama Unit Patroli Samapta melaksanakan pembubaran arena judi sabung ayam yang berlokasi di Desa Nijang Kecamatan Unter Iwes Kabupaten Sumbawa, Minggu (01/08/21) pukul 12.15 wita. Di lokasi, petugas memberikan teguran kepada pemilik.

Kasi Humas Polres Sumbawa Akp Sumardi S.Sos saat dikonfirmasi mengatakan pembubaran arena judi sabung ayam itu berdasarkan informasi dari masyarakat setempat jika dilingkungan lokasi tersebut sering berlangsung arena judi sabung ayam.

Sambungnya, Laporan tersebut pun langsung direspon piket Polsek Sumbawa bersama Unit Patroli Samapta dengan mendatangi lokasi. “Kedatangan Polisi di arena judi membuat para pelaku judi sabung ayam langsung kabur membubarkan diri dan tidak satu pun pelaku judi yang diamankan karena saat personil tiba dilokasi mereka langsung kabur, selain itu lokasi yang sulit dijangkau karena jauh masuk ke perkebunan warga,” ujarnya.

Tidak berhasil mengamankan palaku judi, petugas hanya mendapati pemilik tempat yang kemudian diberikan teguran keras agar tidak menyelenggarakan lagi kegiatan tersebut serta membongkar arena judi ayam.

Kasi Humas juga menambahkan dan berpesan kepada masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak yang berwajib jika mengetahui informasi terkait adanya aksi judi sabung ayam.

“Ini juga merupakan salah satu upaya untuk memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat, serta sebagai upaya untuk mencegah kerumunan di masa pandemi covid-19” ungkapnuya. (Using)

Sebanyak 3.926 Pelamar CPNS Dinyatakan MS dan 388 TMS

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Dari hasil seleksi administrasi penerimaan CPNS di lingkungan Pemkab Sumbawa 2021, sebanyak 3.926 pelamar dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) dan 388 pelamar Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Dan bagi pelamar yang dinyatakan TMS, diberikan waktu selama tiga hari untuk melayangkan sanggah.

“Peserta yang dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi, berhak melakukan sanggah terhadap hasil seleksi administrasi selama tiga hari. Yaitu tanggal 3 sampai dengan 5 Agustus 2021,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pemgembangan Sumber Daya Manusian Kabupaten Sumbawa, Kabid Pengadaan dan Kesejahteraan Aparatur, Budi Sastrawan, di ruang kerjanya Senin (02/08).

Dijelaskan, pelamar yang dinyatakan TMS, dapat melakukan sanggah secara online melalui akun masing-masing, pada laman https://sscn.bkn.go.id. Serta tidak diperkenankan untuk memperbaharui atau memperbaiki dokumen yang telah diunggah.

“Tim pengadaan CPNS akan memverifikasi ulang terhadap sanggahan pelamar,” ucapnya.

Pengumuman hasil sanggah, akan disampaikan 15 Agustus 2021 melalui laman https://bkpp.sumbawakab.go.id. Dan peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi, mencetak kartu peserta ujian melalui akun masing-masing pada laman https://sscn.bkn.go.id.

“Pengesahan atau tanda tangan kartu peserta ujian oleh panitia pengadaan CPNS Kabupaten Sumbawa, dilakukan pada saat registrasi ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), di lokasi ujian. Jadual SKD akan diumumkan melalui laman https://bkpp.sumbawakab.go.id.,” ucapnya. (Using)

Gadai Motor Curian ke Dompu, Wanita Muda Diringkus Tim Puma Polres Sumbawa

Sumbawa Besar – Sumbawanews.com – DPS, Wanita 20 Tahun asal Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara diringkus Tim Puma Polres Sumbawa (1/8/2021) di Kecamatan Manggalewa Kabupaten Dompu setelah mencuri sepeda motor, pencurian sepeda motor tersebut tercatat dalam laporan polisi nomor : LP/364/VII/2021/SPKT, tanggal 10 Juli 2021. Pihak keopolisian berhasil mengamankan 1 unit sepeda motor CBR warna hitam yang merupakan hasil curian.

Kasat Reserse Kriminal Umum Polres Sumbawa AKP Akmal Novian Reza, S.IK. yang di konfirmasi melalui Kasi Humas Polres Sumbawa AKP Sumardi, S.Sos membenarkan penangkapan tersebut. “Diringkus kemarin sore sekitar pukul 16.30 wita tanpa perlawanan. DPS menggadaikan sepeda motor hasil curian nya tersebut, agar dipercaya DPS mengaku anak tentara.” singkatnya.

Dikatakan, pencurian terjadi di kecamatan labuhan Badas pada saat pemilik meninggalkan kendaraan bersama pelaku. Sebelumnya, korban dan pelaku bersama untuk mencari kos-kosan.

“Pencurian berawal dari pelaku meminta korban untuk menemani mencari kos-kosan, kemudian korban meninggalkan pelaku bersama dengan kendaraan nyan tersebut saat hendak ke kamar mandi, saat keluar dari kamar mandi kendaraan nya sudah tidak ada. Untuk TKP pencurian nya tepatnya di Kos-kosan belakang hotel Jayani Desa Labuan Sumbawa,” tambahnya.

Ia menerangkan, saat ini DPS sedang dalam proses penyidikan yang ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Umum Polres Sumbawa. “Kami sedang mendalami apakah ini baru pertamakali, atau sebelumnya sudah pernah melakukan pencurian,” tutupnya. (Using)

Panglima TNI : Badan Greges Segera Lapor Ke Puskesmas

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. mengajak masyarakat untuk mulai melakukan kebiasaan baru dalam menghadapi wabah Pandemi Covid-19 yang saat ini masih terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia. Ajakan Panglima TNI tersebut disampaikan saat melakukan peninjauan di Puskesmas Polowijen Kota Malang, Jawa Timur, Senin (2/8/2021).

 

Panglima TNI juga menghimbau masyarakat untuk tetap menggunakan masker dan selalu menerapkan protokol kesehatan. “Masker cukup ampuh untuk melindungi diri dari paparan Covid-19, oleh sebab itu saya menghimbau masyarakat untuk semangat untuk menggunakan masker, karena 95 persen kita akan terlindungi kalau menggunakan masker,” ungkapnya.

 

Selain menghimbau masyarakat untuk selalu menggunakan masker, Panglima TNI juga mengajak masyarakat khususnya yang ada di Jawa Timur untuk memulai kebiasaan baru dalam menghadapi Covid-19. “Dulu kalau kita masuk angin yang kita lakukan adalah kerokan. Nah sekarang kebiasaan baru kita begitu badan kita terasa greges maka yang kita lakukan adalah segera ke Puskesmas untuk diperiksa dan bila kita dinyatakan positif harus melaksanakan Isolasi Terpusat atau Isoman,” ucapnya.

 

Panglima TNI menyampaikan bahwa jika ada warga yang terkonfirmasi Covid-19, para Babinsa sebagai tenaga Tracer harus segera melakukan tracing kontak erat kepada 15 orang terdekat dan melaksanakan swab antigen, kemudian lakukan isolasi mandiri selama 5 hari. Setelah itu melakukan swab PCR, jika masih positif kembali melaksanakan isolasi, kalau ada warga tidak mau diswab PCR, harus melaksanakan isolasi selama 14 hari.  “Prosedurnya betul dilakukan Isolasi mandiri 14 hari, setelah 14 hari dilaksanakan tes PCR ulang. Tapi sebetulnya kalau positif begini, dokter-dokter sudah tahu kalau dia OTG ringan, sedang atau berat,” ujarnya.

 

Menurut Panglima TNI menggunakan masker dan Isoman adalah kebiasaan baru yang harus dilakukan untuk menghadapi pandemi Covid-19. “Ini harus jadi kebiasaan baru, jadi masker dan Isoman harus dijadikan kebiasaan baru, karena kita hidup dengan Covid-19,” tuturnya.

Panglima TNI Berikan Bantuan 100 Unit Laptop

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. membagikan bantuan khusus berupa 100 unit Laptop untuk mendukung tugas empat pilar yang akan digunakan bagi Tenaga Tracer Covid-19 yang bertugas di setiap Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Bantuan 100 unit Laptop Panglima TNI tersebut diserahkan secara simbolis diantaranya saat melakukan peninjauan di Puskesmas Polowijen Kota Malang, Jawa Timur, Senin (2/8/2021).

 

Bantuan dari Marsekal TNI Hadi Tjahjanto ini merupakan bentuk kepeduliannya dalam memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19 yang saat ini masih tinggi. Laptop ini nantinya akan digunakan untuk mendukung tugas empat pilar Satgas penanganan Covid-19 yang terdiri dari Babinsa, Babinkamtibmas, Bidan Desa Dan Kepala Desa/Kelurahan.

 

Panglima TNI menjelaskan bahwa bantuan Laptop yang telah dilengkapi dengan Aplikasi Silacak dan Inarisk bertujuan untuk mendukung kerja Tenaga Tracer dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Laptop ini merupakan  peralatan yang wajib digunakan dan harus dikuasai para Babinsa yang menjadi Tenaga Tracer, karena ini adalah senjatanya kalian dalam melaksanakan tugas,” katanya.

 

Di hadapan Tenaga Tracer Covid-19 dan Tenaga Kesehatan saat berkunjung ke wilayah Jatim, Panglima TNI mengingatkan agar para tenaga kesehatan dan tenaga tracer serta relawan untuk tetap menjaga kesehatanya sehingga dalam melaksanakan tugas selalu dalam kondisi fit. “Saya berharap para Tenaga Tracer Covid-19 dan Tenaga Kesehatan seperti para Babinsa, Bhabinkamtimas, Ibu Bidan Desa dan Kepala Desa jangan sampai ada yang sakit, karena kalian semua adalah ujung tombak dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sehingga kesehatan harus benar-benar dijaga,” harapnya.

 

Panglima TNI juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak khususnya tenaga kesehatan dan tenaga tracer serta relawan atas kerja kerasnya dalam melaksanakan tugas mulia yaitu memutus penyebaran Covid-19.  “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua jajaran dan instansi yang terlibat dalam penanganan Covid-19. Terima kasih juga kepada Pak Kades, Bu Bidan serta prajurit TNI-Polri yang telah melaksanakan tugas dengan baik, karena tugas ini merupakan tugas mulia dan bagian dari upaya kita dalam mengendalikan penyebaran Covid-19,” ucapnya.

 

Saat melakukan kunjungan kerja di wilayah Jatim, Panglima TNI meninjau langsung beberapa Puskesmas yaitu Puskesmas Porong Kabupaten Sidoarjo, Puskesmas Lawang, Puskesmas Ardimulyo,  Puskesmas Polowijen Kota Malang, Puskesmas Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Puskesmas Sukomoro Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk dan Puskesmas Balerejo Kecamatan Balerejo Madiun.

Melalui Patroli Simpatik, Satgas Yonif 751 Berikan Pengobatan Gratis Kepada Masyarakat Lanny Jaya

(Lanny Jaya-Papua). Sebagai wujud usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat disekelilingnya, Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat didaerah penugasan sembari berpatroli di Distrik Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, Minggu (01/08/2021).

 

Dansatgas Yonif RK 751/VJS Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi menuturkan bahwa dalam pelaksanaan tugasnya, Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS tidak hanya menjalankan tugas pokok mengamankan daerah rawan diwilayah Papua, tetapi juga melayani masyarakat disekitar daerah tugas.

 

“Seperti yang dilakukan oleh anggota Pos Kotis Garuda dibawah pimpinan Lettu Inf Gerrydion Oscar  selaku Komandan Kompi Garuda, melaksanakan Patroli Simpatik berupa pengobatan gratis di Kabupaten Lanny Jaya,” ujarnya.

 

Lebih lanjut Dansatgas mengatakan bahwa Patroli Simpatik yang dilakukan secara door to door oleh 10 anggota Pos Kotis Garuda, dipimpin Serka Didit. Tujuan diadakannya Patroli Simpatik ini adalah sebagai upaya Pembinaan Teritorial (Binter) yang dilakukan oleh Pos Tiom, Kotis Kompi Garuda Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS  kepada masyarakat disekitar Pos.

 

“Kami berharap pengobatan gratis yang dilakukan door to door seperti ini bisa mengambil hati rakyat dan menimbulkan simpati masyarakat kepada TNI khususnya diwilayah penugasan kami, salah satunya yang berada di Kabupaten Lanny Jaya-Papua,” imbuhnya. (Pen Satgas Yonif RK 751/VJS)

Berita Terkini

Kejagung Diminta Verifikasi 41 Nama dalam Kasus MBG

Sumbawanews.com,- Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya mengungkap 41 nama terkait dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat diperiksa sebagai...

Setelah Venezuela dan Iran, Kuba Jadi Sasaran?

Sumbawanews.com,- Presiden Donald Trump kembali memicu ketegangan geopolitik dengan menyebut kemungkinan operasi militer terhadap Kuba. Dalam wawancara eksklusif dengan Axios pada Jumat (19/6), ia...

Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan dalam Kasus Penyebaran Hoaks

Sumbawanews.com,- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengonfirmasi penahanan Roy Suryo dan dr. Tifa Rizkiyanti terkait dugaan penyebaran informasi bohong yang berdampak luas. Keduanya ditahan...

Pembangunan Indonesia Kini Merata, Gibran Tegaskan

Sumbawanews.com,- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa strategi pembangunan nasional kini telah berubah mendasar: tidak lagi berpusat di Jawa, tetapi menyebar merata ke...

Berita Utama