Home Blog Page 2494

Ditetapkan 7 Prioritas Plafon Anggaran Sementara

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Juru bicara Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumbawa, Adizul Sahabuddin mengungkapkan, ditetapkan 7 prioritas dan Plafon Anggaran Sementara terhadap Belanja Daerah berdasarkan Prioritas Pembangunan Daerah. Demikian disampaikan dalam Laporan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumbawa Terhadap Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Serta Prioritas Dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2022 Tahun Sidang 2021, di Ruang Sidang utama DPRD Sumbawa, Kamis (12/08).

“Adapun Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara terhadap Belanja Daerah berdasarkan Prioritas Pembangunan Daerah dapat kami jabarkan sebagai berikut. Penguatan Ketahanan Ekonomi untuk Pertumbuhan yang Berkualitas dan Berkeadilan, Pengembangan Wilayah untuk Mengurangi Kesenjangan dan Menjamin Pemerataan, Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang Berkualitas dan Berdaya Saing, Penguatan Revolusi Mental dan Pembangunan Kebudayaan, Penguatan Infrastruktur untuk Mendukung Pengembangan Ekonomi dan Pelayanan Dasar, Pembangunan Lingkungan Hidup, Peningkatan Ketahanan Bencana dan Perubahan Iklim dan Penguatan Stabilitas Polhukhankam dan Transformasi Pelayanan Publik,” katanya.

Diungkapkan, berdasarkan hasil analisa ekonomi terutama yang diadaptasikan setelah terjadinya pandemi Covid-19, arah kebijakan pembangunan ekonomi Kabupaten Sumbawa tahun 2022 adalah memberikan stimulus ekonomi bagi sektor perekonomian. Terutama yang terdampak Covid 19 yang menjadi basis pertumbuhan ekonomi daerah, memiliki pengaruh kuat dalam penyerapan tenaga kerja memberikan daya ungkit bagi peningkatan pendapatan daerah dan mendorong industrialisasi di daerah.

Dikatakan, Badan Anggaran DPRD berharap stimulus yang diberikan melalui serangkaian kebijakan program/kegiatan, subsidi, hibah atau bantuan sosial dapat memberikan dorongan untuk memulihkan proses produksi, pengolahan dan pemasaran dari pelaku ekonomi di Daerah. Upaya memperkuat usaha pertanian, kehutanan dan perikanan untuk menjadi basis pertumbuhan ekonomi daerah. dimasa pandemi maupun pasca pandemi ini harus menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah, karena berdasarkan analisa perekonomian global bahwa kita harus bersiap-siap menghadapi dan mengantisipasi terjadinya resesi ekonomi.

Pemerintah Daerah harus berupaya mempercepat penyaluran anggaran penanganan dampak pandemi Covid-19 dan program pemulihan Ekonomi Daerah. Salah satu upaya untuk bisa memacu pertumbuhan ekonomi adalah dengan cara memperkuat UMKM dan mendorong sektor perdagangan untuk dapat meninciptakan nilai tambah bagi sektor pertanian, mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dan menjadi sumber PAD.

“Sesuai dengan prioritas pembangunan di kabupaten Sumbawa Tahun 2022 salah satunya adalah meningkatkan perekonomian melalui pengembangan produk unggulan daerah dan ekonomi kreatif. Diharapkan dapat menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan di daerah, serta mengupayakan secara bertahap pembangunan manusia agar dapat setara bahkan diatas rata-rata indek pembangunan manusia (IPM) Provinsi NTB seperti harapan lama sekolah (HLS) dan paritas daya beli (PPP) termasuk meningkatkan daya beli masyarakat,” ucapnya.

Dijelaskan, kebijakan keuangan kabupaten Sumbawa disusun dalam rangka mewujudkan arah kebijakan pembangunan yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Sumbawa tahun 2021-2026 yang merupakan tahun pertama. Dan tidak terlepas dari kemampuan keuangan daerah dan visi misi kepala daerah terpilih.

Kebijakan Pendapatan Daerah telah disusun dan secara ringkas Rencana Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2022, diproyeksikan sebesar Rp.1.398.741.695.523 (1 Triliun 398 Milyar 741 Juta 695 Ribu 523 Rupiah). Dengan rincian, Target PAD diperkirakan sebesar Rp.212.301.310.308 (212 Milyar 301 Juta 310 Ribu 308 Rupiah). Pendapatan Transfer diperkirakan sebesar Rp.1.083.380.085.215 (1 Triliun 83 Milyar 380 Juta 85 Ribu 215 Rupiah). Dan, Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah diperkirakan sebesar Rp.103.060.300.000 (103 Milyar 60 Juta 300 Ribu Rupiah).

Sedangkan terkait Penerimaan Pembiayaan Daerah, belum dapat diperkirakan untuk menjaga kecermatan dan rasionalitas dalam penghitungan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA), dengan mempertimbangkan kemungkinan realisasi anggaran di tahun 2021 ini. Mengingat SiLPA dapat dioptimalkan untuk menutup selisih antara proyeksi pendapatan dan estimasi belanja (defisit), kecermatan ini diperlukan agar dapat dihindari kemungkinan adanya pengeluaran pada Tahun Angaran 2022 yang ternyata tidak dapat didanai akibat tidak tercapainya SiLPA yang direncanakan.

“Dengan pertimbangan tersebut maka dalam penyusunan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2022, SiLPA ini akan diuraikan secara rinci menurut obyek dan sumber SiLPA-nya masing-masing,” jelasnya. (Using)

Pendapatan Daerah Diproyeksikan Menurun di 2022

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Bupati Sumbawa, H. Mahmud Abullah mengungkapkan, pendapatan daerah tahun anggaran 2022 diproyeksi sebesar Rp. 1,39 triliun. Jumlah tersebut berkurang sebesar Rp. 272 milyar, dibandingkan pendapatan daerah tahun anggaran 2021 yaitu sebesar Rp. 1,67 triliun.

“Penurunan ini disebabkan karena pendapatan transfer dari dana alokasi khusus (dak) belum dapat dialokasikan karena masih dalam tahap verifikasi oleh kementerian/lembaga,” ucapnya dalam menyampaikan Pendapat Akhir Bupati Terhadap Rancangan Kebijakan Umum APBD Serta Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Kabupaten Sumbawa Tahun Anggaran 2022, di Ruang Sidang utama DPRD Sumbawa, Kamis (12/08).

Disebutkan, belanja daerah tahun anggaran 2022 diproyeksi sebesar Rp 1,42 triliun. Atau berkurang sebesar Rp 257,33 milyar dibandingkan belanja daerah tahun anggaran 2021, yaitu sebesar Rp 1,67 triliun.

Pengalokasian belanja daerah tersebut sedapat mungkin diarahkan untuk mendukung tema dan prioritas pembangunan daerah tahun 2022 sebagaimana disampaikan pada sidang paripurna yang lalu. disamping itu, pengalokasian belanja daerah juga diarahkan untuk pemenuhan belanja-belanja mandatory. Sedangkan penerimaan pembiayaan dialokasikan sebesar rp 28,71 milyar dan pengeluaran pembiayaan dialokasikan sebesar rp 10,91 milyar.

“Kami menyadari bahwa perjalanan proses pembahasan yang telah berlangsung selama ini begitu dinamis. kami yakin, semua dinamika yang berlangsung sejatinya dilandasi oleh semangat kemitraan dalam menyelenggarakan pemerintahan daerah sesuai fungsi kita masing-masing, serta semangat dan visi yang sama yaitu Sumbawa Gemilang Yang Berkeadaban. semoga kerja keras dan keikhlasan kita dalam menjalani seluruh proses ini dicatat sebagai amal ibadah. amin ya rabbal alamin,” ucapnya. (Using)

Resepsi Pernikahan Kembali Dibubarkan Satgas

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Satgas Penanganan Percepatan Penanggulangan Covid-19, kembali membubarkan resepsi pernikahan. Resepsi tersebut berlangsung di salah satu Resto di Desa Jorok Kecamatan Unter Iwes, Kamis (12/8).

Pada pembubaran tersebut, Camat Unter Iwes Evi Supiati menerangkan, pihaknya yang tergabung dalam Satgas Covid Kecamatan Unter Iwes datang memberikan himbauan untuk menghentikan kegiatan resepsi. sesuai dengan Surat Edaran Bupati Sumbawa Nomor : 360/350/VIII/Pem/2021 tanggal 02 Agustus 2021 tentang : Penegasan pelarangan pelaksanaan kegiatan Resepsi/Perayaan dan kegiatan Kebudayaan (Barapan Kebo/main Jaran) di Kabupaten Sumbawa.

“angka Covid di wilayah Kab. Sumbawa masih tinggi yang diduga penyebaran salah satunya ada kegiatan resepsi”, terang Camat.

Di tempat yang sama, Kapolsek Sumbawa, Ipda Eko Riyono SH meminta agar acara ini dapat dihentikan sesuai Surat Edaran Bupati Sumbawa terbaru. Sebab ditempat lain juga tidak diberikan ijin pelaksanaan kegiatan resepsi.

“saat ini angka Covid di sumbawa meningkat, Jangan sampai acara di sini dijadikan contoh oleh masyarakat lain untuk melaksanakan resepsi sehingga harus kami bubarkan. Kami mohon pengertian pihak panitia dan pemilik hajat untuk memahami kondisi saat ini,” pinta Kapolsek Kota.

Danramil Kota, Kapten Inf Abidin, juga meminta agar tamu di undangan yang datang dihentikan dan kembali ke rumah masing-masing. Selain itu, panitia kegiatan juga diminta untuk diberikan penjelasan.

Atas penjelasan Satgas, pelaksana kegiatan bersedia untuk membubarkan kegiatan. Serta menyampaikan permohonan maaf atas minimnya informasi yang diterima tentang penyelenggaraan acara yang mengumpulkan banyak orang. (Using)

 

Dandim 1628/SB Tinjau Kegiatan Tracing dan Swab Acak di Poto Tano

Sumbawa Barat – Dandim 1628/Sumbawa Barat Letkol CZI Sunardi ST MIP terjun langsung meninjau kegiatan Tracing dan Swab antigen secara acak yang dilaksanakan di pelabuhan Poto Tano, Kamis (12/8).

Dalam kegiatan itu, Letkol Czi Sunardi, ST, M,IP., didampingi Danramil Poto Tano Kapten Inf Syafi’i dan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut Tano Ipda Anang Ma’ruf serta Manager ASDP Poto Tano M Yusuf Afandi.

Tracing dan Swab Antigen secara acak yang dilaksanakan oleh satuan petugas Covid-19 gabungan Posko PPKM Poto Tano untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat yang melintas dalam mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Sumbawa Barat.

“Ini kita lakukan terus menerus mengingat pelabuhan Poto Tano merupakan pintu masuk dan jalur pelintas antara pulau Sumbawa dan Lombok atau pintu masuk menuju pulau Sumbawa,” kata Dandim usai melakukan peninjauan.

Dandim juga mengimbau para satgas agar melaksanakan tugas serta memberikan pelayanan dengan sabar dan humanis kepada masyarakat.

Di antara 21 orang yang dilakukan swab antigen, terdapat 2 orang terkonfirmasi positif dan 19 orang dinyatakan negatif.

Satgas gabungan Posko PPK Poto Tano juga mengimbau warga pengguna jasa penyebrangan agar tetap mematuhi protokol kesehatan, apalagi di saat antri dan di ruang penumpang kapal.

Pembagian masker juga dilakukan oleh PT ASDP bagi pengguna jasa penyebrangan yang tidak menggunakan masker.

Untuk dua orang yang positif warga masyarakat satu orang dari kecamatan alas satu orang warga lombok tmur

Antusias, 530 Orang Ikut Vaksin Dosis Ke 2 Yang Digelar Kodim 1628/SB

Sumbawa Barat – Antusias, sebanyak 530 orang mengikuti vaksinasi dosis ke 2 yang digelar oleh Kodim 1628/Sumbawa Barat di jalan Labuan Balat nomor 3 Kelurahan Bertong Kecamatan Taliwang, Kamis (12/8).

Vaksinasi ini diberikan kepada warga yang sebelumnya telah menerima vaksin pertama. Warga pun sangat antusias mengikuti jalannya proses vaksinasi yang dilaksanakan oleh petugas kesehatan dari RSUD Asy-Syarif didampingi oleh aparat TNI.

“Alhamdulillah 530 orang telah divaksin dosis 2. Ini adalah wujud peran serta Kodam IX/Udayana dalam vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat di wilayah Sumbawa Barat,” ujar Dandim 1628/SB Letkol CZI Sunardi ST MIP, saat ditemui di Taliwang, Kamis.

Dandim juga meminta kepada seluruh masyarakat di Sumbawa Barat agar ikut berkontribusi mensukseskan program pemerintah salah satunya vaksinasi, untuk menekan angka penyebaran Covid-19, serta tetap mematuhi protokol kesehatan.

Dalam kegiatan penyuntikan vaksin, para peserta harus melewati beberapa tahap seperti pendaftaran atau registrasi, kemudian tahap kedua melaksanakan screening atau pengecekan kesehatan dan tahap ketiga penyuntikan vaksin.

Peserta yang telah mendapat suntikan vaksin tidak langsung pulang, tetapi didata terlebih dahulu dan dilakukan observasi selama 30 menit untuk melihat reaksi vaksin tersebut.

“Semoga dengan adanya vaksin ini kita dapat menekan angka penyebaran Covid-19 di Sumbawa Barat. Tetapi jangan lupa tetap mematuhi protokol kesehatan,” kata Dandim.

Jumlah vaksin yang disediakan awalnya sebanyak 60 vial atau 600 dosis, tetapi hanya digunakan 53 vial atau 530 dosis. Sementara sisanya 7 vial atau 70 dosis.

Dalam kegiatan vaksinasi dosis kedua ini, sekitar 20 orang lansia diberi vaksin 2 orang anggota TNI, 15 orang KBT

Kegiatan vaksinansi diatur menjadi dua gelombang untuk gelombang satu dimulai Pkl 07:30 sampai dengan 12 :00 sedangkan Gelombang dua Pkl 13 : 30 Sampai dengan selesai.

Hadir dalam kegiatan, Kasdim 1628/SB Mayor Inf Dahlan, Pasiops Kodim 1628/SB Lettu Inf Afifuddin, dr Musaisi Sadam dari RSUD Asy-Syarif dan para petugas kesehatan, Babinsa dan masyarakat yang melaksanakan vaksin.

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan Sop Protokol Covid 19

HBK Sapa Konstituen Lewat Webinar “Ngobrol Bareng Legislator

MATARAM–-Anggota DPR RI dari Dapil NTB-2/P. Lombok, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) bersilaturahmi dan berinteraksi dengan para konsituennya di Dapil NTB-2/P. Lombok melalui diskusi webinar, Kamis (12/08/2021). Silaturahmi virtual ini menjadi cara HBK untuk bisa tetap hadir dan menyapa para konstituennya di tengah pembatasan ketat pertemuan fisik akibat pandemi Covid-19.

“Hari ini kita menggelar dua kali pertemuan webinar. Masing-masing dihadiri oleh 150 orang peserta,” kata Wakil Ketua Komisi I DPR RI tersebut.

Bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), yang merupakan mitra kerjanya di Komisi 1, webinar ini mengangkat tema “Internet sebagai Sarana Edukasi Anak”. Mereka yang hadir adalah para aktivis dan pegiat sosial, komunitas masyarakat, dan kaum milenial di P. Lombok.

Selain HBK, tampil sebagai narasumber lain adalah Dirjen Aptika Kemenkominfo Samuel A. Pangarepan dan Praktisi Media Teguh Setiawan Usis.

Mengemuka dalam webinar tersebut hasil penelitian Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) yang menyampaikan bahwa riset di pertengahan 2019, menemukan pengguna internet terbanyak ada pada usia 15 hingga 19 tahun. Bahkan di Indonesia sekarang ini, anak-anak umur 5 hingga 9 tahun juga telah menggunakan internet, bahkan jumlahnya mencapai 25,6% dari keseluruhan sampel yang berada pada umur tersebut.

Di hadapan para peserta webinar, HBK menekankan bahwa anak adalah karunia Allah SWT yang harus dijaga dan diperlakukan dengan sebaik-baiknya, sebab mereka adalah generasi penerus keluarga, investasi dunia akhirat, dan merupakan sepertiga dari jumlah penduduk Indonesia. Saat ini jumlahnya mencapai sekitar 80 juta orang.

“Penggunaan internet oleh anak telah membawa banyak manfaat,” kata HBK.

Antara lain, internet untuk kepentingan pendidikan. Internet juga memudahkan anak dalam menyusun kreativitas. Selain juga internet menjadi media hiburan untuk anak.

“Tapi disini, peran orang tua juga sangatlah penting khususnya dalam pengawasan, karena beberapa dampak negatif dari internet banyak mempengaruhi sikap mental dan kepribadian anak, dan yang sangat menonjol adalah tindak bullying dan pornoaksi,” kata politisi Partai Gerindra yang dikenal sebagai Samurainya Prabowo Subianto ini.

Banyak tanggapan dan pertanyaan yang disampaikan oleh para peserta webinar. Samsul Wardi dari Lombok Tengah misalnya. Dia menanyakan masih bebasnya pemakaian internet oleh anak-anak di bawah umur. Dia mempertanyakan mengapa hal tersebut tidak dibatasi saja.

Menjawab pertanyaan tersebut, HBK menekankan, di era industri 4.0 seperti saat ini, pembatasan internet bukanlah hal yang bijak untuk dilakukan. Sebab, kita memang sudah hidup berdampingan dengan sinyal internet.

“Yang perlu dilakukan sebenarnya bukanlah pembatasan. Tapi lebih kepada program pengawasan karena seberapapun besarnya upaya kita membatasi internet ini, Ia akan selalu hadir dan punya cara untuk terus hadir di tengah-tengah kita lewat berbagai media,” katanya menekankan.

Dalam webinar ini, seluruh peserta mendapat apresiasi berupa dana pengganti pulsa, serta doorprize bagi para peserta yang aktif diskusi dan bertanya kepada para narasumber.

“Komisi 1 DPR RI berkomitmen untuk terus mendorong mitra kerjanya yang dalam hal ini Kemkominfo RI agar terus mengedukasi dampak negatif dari internet, ancaman kejahatan cyber, dan mendorong literasi digital kepada masyarakat secara keseluruhan,” tutupnya.

Sebanyak 20 Desa Gelar Pilkades Serentak di 2022

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Sebanyak 20 Desa dari 13 Kecamatan di Kabupaten Sumbawa, akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada tahun 2022 mendatang. Sedangkan ditahun 2021, tidak terdapat agenda Pilkades Serentak, maupun Pilkades PAW setelah diterbitkannya Surat Edaran dari Kemendagri, tentang penundaan sementara Pilkades serentak dan Pilkades PAW.

“Untuk tahun 2021 di Kabupaten Sumbawa, tidak ada pelaksanaan Pilkades. Baik serentak, maupun PAW,” kata Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumbawa, Syaifullah, didampingi Kasi Tata Pemerintahan Desa, Anhuyas, S.STP.,M.Si., di ruang kerjanya, Kamis (12/08).

Diungkapkan, tahun ini, terdapat dua agenda Pilkades PAW, namun telah tuntas dilakukan beberapa bulan lalu. Yakni Pilkades PAW Desa Rhee Kecamatan Rhee, dan Pilkades PAW Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir.

Sedangkan untuk Pilkades serentak, akan dilakukan di 20 desa pada 2022 mendatang. “Kebetulan kita di Kabupaten Sumbawa ini, baru diadakan Pilkades serentak sebanyak 20 desa, di 13 kecamatan. Dan tentu berkaitan dengan itu kita juga telah melakukan berbagai rencana persiapan,” jelasnya.

Dijelaskan, desa yang akan menggelar Pilkades serentak tahun 2022, yakni Desa Serading, Desa Kakiang, Desa Olat Rawa dan Desa Batu Bangka di Kecamatan Moyo Hilir. Desa Brang Rea, Desa Mokong dan Desa Lito (Kecamatan Moyo Hulu), serta Desa Ledang dan Desa Lenangguar (Kecamatan Lenangguar).

Kemudian Desa Pungkit (Kecamatan Lopok), Desa Pelat (Kecamatan Unter Iwes), Desa Simu (Kecamatan Maronge), Desa Labuhan Jambu (Kecamatan Tarano), dan Desa Sebotok (Kecamatan Labuhan Badas). Juga Desa Bale Brang dan Desa Pukat (Kecamatan Utan), Desa Tepal (Kecamatan Batu Lanteh), Desa Lamenta (Kecamatan Empang), Desa Labuhan Mapin (Kecamatan Alas Barat), dan Desa Kukin (Kecamatan Moyo Utara). (Using)

Korps Marinir TNI AL Gelar Donor Plasma Konvalescent

Surabaya (Dispen Kormar). Dalam rangka mewujudkan Indonesia sehat bebas Covid-19, Pangkalan Korps Marinir (Lanmar) Surabaya atas perintah langsung dari Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., melalui Komandan Korps Marinir  (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono menggelar  kegiatan Donor Plasma Konvalescent dan Donor Darah secara serentak di Balai Prajurit Mako Lanmar Surabaya, Jalan Opak No.9, Surabaya, Kamis (12/08/2021).

 

Kegiatan yang tetap  memperhatikan protokol kesehatan secara ketat tersebut, diikuti oleh 81 personel Lanmar Surabaya dengan rincian, Donor Darah sebanyak 63 orang dan Donor Plasma Konvalescent 18 orang.

 

Kegiatan donor yang dilaksanakan kali ini, merupakan kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Bangil Pasuruan tersebut, disaksikan langsung oleh Kasal secara video conference.

 

Donor Darah Plasma Konvalescent, merupakan plasma darah yang diambil dari pasien Covid-19 yang telah sembuh dan diproses sebelum diberikan kepada pasien atau penderita. Donor plasma konvalescent adalah donor darah dari penyintas Covid-19 untuk membantu pasien atau pederita lain yang belum sembuh dari Covid-19.

 

Sehingga dengan adanya donor plasma konvalescent ini, Korps Marinir TNI AL berharap dapat menyelamatkan jiwa manusia serta masyarakat yang tengah berjuang melawan infeksi Covid-19.

 

Pengambilan darah para pendonor dilaksanakan dengan melewati beberapa tahap sebelum darah diambil antara lain, pendaftaran, skrining, setelah dianggap memenuhi standart sebagai pendonor, selanjutnya pengambilan darah dan observasi.

Pakar Ingatkan Pentingnya Menjaga Kebutuhan Hidrasi Tubuh Selama Masa Kehamilan

Jakarta – Air memiliki peran yang sangat penting bagi tubuh, tak terkecuali bagi Ibu di masa kehamilan. Namun faktanya, 2 dari 5 ibu hamil di Indonesia tercatat belum tercukupi kebutuhan minum hariannya. Data ini menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan hidrasi atau air minum bagi Ibu di masa kehamilan masih seringkali terlupakan. Padahal menjaga asupan nutrisi selama kehamilan merupakan hal yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas generasi mendatang dan mencegah berbagai risiko yang dapat terjadi terhadap kehamilannya.

Hal senada juga disampaikan oleh Guru Besar FEMA IPB University, Prof. Dr. Hardinsyah MS pada Webinar Pergizi Pangan Seri 57 dengan tema “Pentingkah Pemenuhan Asupan Air Selama Kehamilan?” yang diselenggarakan secara virtual pada 11 Agustus 2021. “Perhatian nasional dan internasional terhadap kebijakan dan program gizi dan kesehatan ibu hamil semakin hari semakin meningkat dalam rangka meningkatkan kualitas generasi mendatang yang lebih sehat, cerdas, dan produktif. Oleh karena itu, berbagai upaya meningkatkan status gizi dan derajat kesehatan ibu hamil dengan mencegah terjadinya masalah gizi yang dapat terjadi seperti anemia, defisiensi gizi mikro, kurang energi kronik, ataupun kekurangan asupan hidrasi merupakan investasi yang penting.”, jelas Prof. Hardinsyah.

Pada kesempatan yang sama, Ahli Penyakit Ginjal dan Hipertensi Siloam Hospital Tangerang, Prof. Dr. dr. Parlindungan Siregar SpPD KGH menjelaskan “Pada awal kehamilan terjadi penurunan osmolalitas plasma yang mengakibatkan penurunan rasa haus dan sekresi hormon antidiuretik. Disisi lain berdasarkan studi mengenai keseimbangan cairan pada kehamilan, menunjukkan bahwa wanita yang sedang hamil membutuhkan cairan ekstra dikarenakan perubahan kondisi fisiologis dan pertumbuhan janin. Kebutuhan cairan akan sangat tergantung pada asupan energi, yaitu sebesar 1-1,5 mL cairan untuk setiap kilokalori asupan energi. Pada masa kehamilan terjadi peningkatan kebutuhan energi rata-rata 300 kkal/hari, oleh karena itu ibu hamil  setidaknya memerlukan tambahan asupan air hingga 40% pada trimester kedua dan ketiga masa kehamilan.”

“Kurangnya konsumsi air selama masa kehamilan dapat menyebabkan dampak buruk pada kesehatan karena mempengaruhi pencernaan, penyerapan, metabolisme, dan suhu tubuh. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa perbaikan status hidrasi ibu hamil turut mempengaruhi kesehatan ibu dan janin. Status kecukupan hidrasi juga akan berpengaruh pada volume cairan amnion atau ketuban yang akan mempengaruhi kesehatan ibu hamil dan janin yang dikandungnya dan mencegah terjadinya oligohidramnion”, tambah Prof Parlindungan.

Terkait hal ini, Ahli Obstetri dan Ginekologi FK UI dan RSCM Jakarta, Prof. Dr. dr. Budi Imam Santoso SpOG (K) menyatakan bahwa oligohidramnion merupakan kondisi berkurangnya cairan amnion atau ketuban. “Pada kondisi oligohidramnion, secara kuantitatif, volume cairan amnion atau cairan ketuban yang dimiliki oleh ibu tersebut kurang dari 500 mL atau memiliki angka ICA (Indeks Cairan Amnion) kurang dari 5 cm.  Secara umum, prevalensi oligohidramnion pada ibu hamil berada di angka 3-5% dan umumnya terjadi pada trimester ketiga. Penelitian yang dilakukan di Low Middle Income Countries menyebutkan bahwa kejadian oligohidramnion ditemukan pada 1 dari 150 kehamilan ibu. Oligohidramnion dapat disebabkan oleh berbagai etiologi salah satunya yaitu kondisi kurang air pada masa kehamilan.

Prof Budi juga menyimpulkan berdasarkan beberapa publikasi ilmiah bahwa pemberian air minum untuk ibu hamil dengan oligohidramnion tanpa kelainan maternal/fetal pada trimester ketiga (28-37 minggu) dapat meningkatkan ICA atu jumlah cairan ketuban. “Pemberian air minum secara oral memiliki efek yang lebih baik dibandingkan dengan pemberian cairan secara intravena. Tambahan jumlah air minum per hari yang dibutuhkan ibu hamil dengan oligohidramnion untuk memberi efek peningkatan ICA berkisar antara 1500-2500 mL, tergantung kondisi masing-masing ibu hamil. Sedangkan berdasarkan Permenkes RI nomor 28 tahun 2019, dianjurkan bagi seorang ibu hamil di Indonesia mengonsumsi 2450 sampai 2650 mL air atau setara sekitar 10-11 gelas sehari.”

Sebagai moderator pada webinar ini, Prof. Dr. dr Sudung O Pardede, SpA(K), Ahli ginjal anak mengingatkan perlunya edukasi kepada tenaga kesehatan dan masyarakat mengenai jumlah asupan air minum yang diperlukan ibu hamil untuk mencegah terjadinya oligohidramnion.
Sementara itu, Nutrition & Science Director Danone-AQUA, dr. Tria Rosemiarti juga turut menjelaskan “Selain kuantitas air minum, penting juga memperhatikan kualitas air yang di konsumsi selama masa kehamilan. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan 492/2010, air minum yang baik memiliki kriteria tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa dan tidak mengandung zat-zat berbahaya. Hal yang perlu diingat juga kita harus memastikan sumber air nya berkualitas dan terlindungi.”

Panglima TNI Hadiri Penganugerahan Tanda Kehormatan Republik Indonesia

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., menghadiri Penganugerahan Tanda Kehormatan kepada 335 tokoh Nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo, bertempat di Istana Negara, Jakarta, Kamis (12/8/2021).

 

Tahun ini tanda jasa Medali Kepeloporan dan Tanda Kehormatan yang terdiri atas Bintang Mahaputera, Bintang Budaya Parama Dharma, dan Bintang Jasa. Penghargaan tersebut diberikan kepada para mantan pejabat negara, pengusaha, ilmuwan, WNI, WNA, dan tenaga medis serta tenaga kesehatan yang gugur dalam penanganan Covid-19.

 

Penganugerahan tanda kehormatan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 76, 77, dan 78/TK/2021 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera, Bintang Budaya Parama Dharma, dan Bintang Jasa.

 

Berikut daftar penerima Tanda Kehormatan diantaranya Almarhum Dr. Artidjo Alkostar, S.H., LL.M., Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung RI Periode 2009 -2018 dan Almarhum I Gede Ardika, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Periode 2000-2004 menerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana, Antonius Sujata, S.H., M.H., Ketua Komisi Ombudsman Nasional Indonesia Periode Tahun 2000-2011 menerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Utama, Drs. H. Maradaman Harahap, S.H., M.H., Anggota Komisi Yudisial RI Periode 2015-2020/Ketua Bidang Rekrutmen Hakim Komisi Yudisial; Wakil Ketua Komisi Yudisial Paruh Kedua Periode Juni 2018-2020 dan Dr. (H.C.) Dipl.-Ing Jacobus Busono, Pendiri, Pemilik dan Chairman Pura Group menerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Nararya, Almarhum RT Kusumokesowo, Seniman dan Pemelihara Warisan Budaya Jawa menerima Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma, Almarhum Drs. H. Rusdi Sufi, Akademisi dan Pemelihara Warisan Sejarah dan Budaya Aceh; Prof. Dr. Dr.h.c. mult. Goldammer, Johann Georg, Andreas, Direktur Global Fire Monitoring Center (GFMC), Max Planck Institute for Chemistry, Freiburg University; and Professor for Fire Ecology and Fire Management at Freiburg University, Germany; Dr. Ishadi Sutopo Kartosaputro, M.Sc., Komisaris Transmedia; Eurico Guterres, S.E., M.M., Ketua Umum Uni Timor Aswa’in (UNTAS) dan Forum Komunikasi Pejuang Timor Timur (FKPTT) menerima Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama.

 

Sedangkan dua perwakilan penerima dari para tenaga medis dan tenaga kesehatan yang gugur dalam menangani Covid-19 mewakili 256 penerima lainnya, yaitu Almarhum Dr. dr. Adnan Ibrahim, Sp.PD dan Almarhumah Ngadiah, S.K.M. menerima Tanda Kehormatan Bintang Jasa Pratama serta satu perwakilan penerima dari para tenaga medis dan tenaga kesehatan yang gugur dalam menangani Covid-19 mewakili 66 penerima lainnya, yaitu Almarhum Soehendro, S.K.M., M.Kes. menerima Tanda Kehormatan Bintang Jasa Nararya.

 

Adapun tanda kehormatan ini diberikan oleh pemerintah kepada mereka yang secara luar biasa menjaga keutuhan, kelangsungan, dan kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Berita Terkini

La Roja Bertarung Hidup-Mati di Atlanta

Sumbawanews.com,- Atlanta – Di tengah tekanan untuk bangkit setelah hasil imbang memalukan melawan Cape Verde, Timnas Spanyol siap mengamuk di Stadion Atlanta, Minggu (21/6/2026),...

Jejak Bintang di Langit Timau, Jejak Rotasi Bumi

Sumbawanews.com,- Peneliti BRIN, Thomas Djamaluddin, berhasil mengabadikan fenomena langka jejak bintang (star trail) di langit malam Observatorium Nasional Timau, Nusa Tenggara Timur. Dalam pemotretan...

DKI Akan Fasilitasi Parkir Khusus Ojol di Gedung

Sumbawanews.com,- Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan segera duduk bersama pengelola gedung, mal, dan operator ojek online untuk merancang solusi permanen terkait parkir khusus pengemudi...

Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Polri Tegaskan Hukum Tak Pilih Kasih

Sumbawanews.com,- Polda Metro Jaya menetapkan mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Roy Suryo dan dokter sekaligus aktivis Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa) sebagai tersangka dalam kasus...

Berita Utama