Home Blog Page 2490

Insentif Nakes Kabupaten Jember 2021 sudah Cair

Jember.Sumbawanews.com – Insentif tenaga kesehatan (nakes) yang menangani pasien Covid-19 di Kabupaten Jember tahun 2021 sudah dicairkan oleh Dinas Kesehatan.

Plt Kadinkes, dr Wiwik Supartiwi, M.Kes mengatakan demikian usai mengikuti acara penyerahan bantuan dana pendidikan bagi anak-anak tenaga pendukung nakes RSD dr Subandi Jember, Kamis (19/8/2021).

Ketika ditanya Wartawan soal insentif nakes di Kabupaten Jember, “Sudah, insentif nakes sudah dicairkan bulan Juli dan Agustus ini,” jawab dr Wiwik.

Bahkan insentif yang tertunggak pembayarannya tahun 2020 juga sudah dibayarkan oleh Pemkab Jember. Jumlahnya mencapai 20 miliar.

Sedangkan tahun 2021, dr Wiwik mengatakan, “Untuk tahun dua ribu dua satu Bulan Januari-Juni sudah cair.”

Total pencairan insentif nakes tahun 2021 sebanyak 12 miliar rupiah.

Saat ditanya berapa jumlah keseluruhan nakes yang menerima, Plt Kadinkes tidak ingat jumlahnya.

“Uangnya sudah masuk ke rekening masing-masing (nakes) sesuai usulan dari fasilitas pelayanan kesehatan (fanyankes) pasien Covid-19,” terang dr Wiwik.

Di awal program tersebut sumber dana berasal dari pemerintah pusat tetapi di tengah jalan sebagian dialihkan ke anggaran belanja daerah. “Aslinya dari kementerian kesehatan namun ada perubahan regulasi pada bulan April, kekurangan belanja dibebankan kepada anggaran belanja daerah masing-masing,” jelas Wiwik.

Dinkes memverifikasi nakes dari 50 puskesmas dan 11 rumah sakit (pemerintah daerah) yang menangani pasien Covid-19. Sedangkan nakes swasta langsung mengajukan ke Kementerian Kesehatan.

Berdasarkan Surat Menteri Keuangan Nomor 113 tahun 2021, besaran insentif yang diberikan untuk tenaga kesehatan, yaitu:
– Dokter spesialis Rp 15 juta
– Peserta PPDS Rp 12,5 juta
– Dokter dan dokter gigi Rp 10 juta
– Perawat dan bidan Rp 7,5 juta
-Tenaga kesehatan lainnya Rp 5 juta

Diharapkan dengan insentif tersebut bisa menambah kesejahteraan nakes (dan keluarganya) yang berhadapan langsung dengan pasien Covid-19.
(To2)

Panglima TNI Merestui Keinginan Annisa Rizkika Menjadi Prajurit TNI

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. merestui keinginan Annisa Rizkika yang berprosesi sebagai relawan Tenaga Kesehatan (Nakes) di RSDC Wisma Atlet menjadi Prajurit TNI. Annisa Rizkika menangis haru, saat keinginannya direstui Panglima TNI.

 

Hal tersebut terjadi saat Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. meninjau langsung RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

 

Saat itu, Panglima TNI menerima laporan bahwa jumlah pasien Covid-19 mengalami penurunan dan berkesempatan untuk melakukan dialog dengan para pasien, relawan, dan Nakes.

 

Salah seorang Nakes perempuan yang diketahui bernama Annisa Rizkika yang diajak dialog oleh Panglima TNI mengungkapkan keinginannya untuk menjadi TNI.

 

Annisa menyapa Panglima TNI dan meminta restu dari orang nomor satu di TNI agar dirinya dapat diterima menjadi TNI Angkatan Laut. “Mohon ijin bapak boleh bertanya? Saya minta restu ya pak ingin mendaftar Bintara Angkatan Laut,” ujar Annisa.

 

Mendengar hal itu, Panglima TNI langsung menegaskan bahwa beberapa relawan Nakes yang bertugas di RSDC Wisma Atlet sudah diterima menjadi Prajurit TNI.

 

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI, usai berbincang dengan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono. “Kemarin Kasal sudah sampaikan beberapa relawan disini (RSDC Wisma Atlet) diterima di Bintara Angkatan Laut,” jelasnya.

 

Untuk diketahui, Annisa merupakan relawan yang telah bertugas selama 1 tahun 5 bulan di RSDC Wisma Atlet Kemayoran. Sejak pertama kali rumah sakit itu beroperasi, tanggal 23 Maret 2020, Annisa belum pernah lagi bertemu dengan keluarganya.

 

“Saya terharu dan bahagia atas perhatian dan kemurahan hati Panglima TNI merestui cita-cita impian saya sejak kecil untuk menjadi tentara,” ungkap Annisa.

Bupati Sumbawa Dampingi Forkompinda NTB dalam Vaksinasi Presisi Merdeka Goes to Campus

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah mendampingi Gubernur NTB, Kapolda NTB serta Danrem 162/WB meninjau pelaksanaan Vaksinasi Presisi Merdeka Goes to Campus yang dilaksanakan di Universitas Teknologi Sumbawa ( UTS) pada Kamis, 19 Agustus 2021. Vaksinasi Presisi Merdeka Goes to Campus yang digelar di UTS ini dapat terlaksana berkat sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Universitas Teknologi Sumbawa, Institut Ilmu Sosial dan Budaya Samawa Rea, Akademi Komunitas Olat Maras, Institut Agama Islam Sumbawa dan Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung Plus guna mendukung percepatan Penanganan Covid-19 di Provinsi NTB khususnya di Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Danrem 162/WB Brigjen TNI Achmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han menyampaikan bahwa TNI mendukung sepenuhnya pelaksanaan program pemerintah terkait dengan vaksinasi massal. Terkait dengan situasi pandemi saat ini, menurutnya salah satu kunci untuk selamat dari pandemi Covid-19 adalah dengan vaksinasi.

Oleh karena itu, Danrem 162/WB berharap agar para mahasiswa/mahasiswi memanfaatkan pelaksanaan vaksinasi ini untuk keselamatan bersama. Ia juga berharap mahasiswa/mahasiswi dapat menjadi contoh dan teladan kepada masyarakat terkait dengan penanganan Covid-19 yaitu dengan mempedomani protol kesehatan.

Sementara itu, Kapolda NTB Irjen Pol. Mohammad Iqbal, S.I.K., MH menyampaikan bahwa vaksin adalah salah satu senjata utama untuk memutus mata rantai pandemi Covid-19 serta mewujudkan herd immunity atau kekebalan komunal.

“jadi kekebalan ini kita akan raih setidaknya 70 persen dari jumlah populasi. Kita di NTB akan didistribusikan vaksin yang sangat luar biasa jumlahnya dan di Sumbawa juga akan kita lakukan kegiatan vaksinasi massal bukan hanya untuk masyarakat umum saja, tetapi juga untuk para mahasiswa/mahasiswi sebagai generasi muda harapan bangsa”. imbunya

Dikesempatan itu juga, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M.Sc menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran TNI-Polri atas terselenggaranya kegiatan vaksinasi goes to campus ini, sehingga pemuda-pemudi harapan bangsa calon pemipim masa depan dapat divaksinasi untuk menjaga kesinambungan generasi dan masa depan pembangunan Indonesia.

Gubenur berharap agar para mahasiswa dapat mensosialisasikan pada masyarakat hingga pedesaan tentang pentingnya vaksinasi. “mudah-mudahan dengan vaksinasi kita menjadi sehat dan kuat, sehingga hidup menjadi normal kembali,” ujarnya. (Ruf)

Presiden Tinjau Program Vaksinasi “Door to Door” dan Pelajar di Kabupaten Madiun

Jakarta, sumbawanews.com – Presiden Joko Widodo meninjau program vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat secara pintu ke pintu yang dilaksanakan di Gang Kampung Pesilat, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (19/08)Ke.giatan ini dilakukan setelah Presiden menghadiri program vaksinasi untuk para pelajar di SMPN 3 Mejayan, Kabupaten Madiun.

“Hari ini saya melihat, meninjau program vaksinasi baik untuk yang di sekolah-sekolah maupun door to door yang dilaksanakan oleh Badan Intelijen Negara (BIN),” ucap Presiden dalam keterangannya saat meninjau kegiatan vaksinasi di lokasi tersebut.

Kepala Negara sangat mengapresiasi penyelenggaraan program vaksinasi secara pintu ke pintu yang dinilai dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Utamanya saya sangat mengapresiasi program door to door ini karena memang ini adalah jemput bola, mendatangi masyarakat, datang ke kampung, kemudian langsung divaksin di rumah masing-masing,” ujar Kepala Negara.

Kepala Negara berharap bahwa program vaksinasi secara pintu ke pintu ini dapat berjalan dengan baik dan dapat pula dilakukan di provinsi-provinsi lainnya di Tanah Air. Presiden pun menilai program vaksinasi ini dapat memberikan kemudahan akses vaksin kepada masyarakat.

“Tidak hanya di provinsi-provinsi yang telah dilaksanakan pada hari ini, tetapi juga di hari-hari yang akan datang juga bisa dilakukan,” ujarnya.

Presiden menuturkan, program vaksinasi Covid-19 secara pintu ke pintu merupakan layanan yang sangat baik untuk masyarakat, sehingga diharapkan dapat mengurangi angka kasus Covid-19 di Indonesia. “Kita harapkan dengan program vaksinasi untuk anak-anak kemudian door to door ini bisa mengurangi penyebaran Covid-19 di negara kita,” tutur Presiden.

Dalam peninjauan ini, Presiden didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala BIN Budi Gunawan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Madiun Ahmad Dawami.

Vaksinasi Pelajar

Di Provinsi Jawa Timur presiden juga meninjau langsung vaksinasi Covid-19 untuk pelajar yang diselenggarakan di SMPN 3 Mejayan, Kabupaten Madiun, pada Kamis, 19 Agustus 2021. Vaksinasi untuk pelajar di Kapubaten Madiun diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri atas pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs), pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA), pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan para santri pondok pesantren.

Selain di Kabupaten Madiun, vaksinasi yang diselenggarakan oleh Badan Intelijen Negara (BIN) tersebut juga dilaksanakan di sembilan wilayah lain dengan total 50 ribu peserta. Sembilan wilayah tersebut yaitu Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Riau, dan Banten. Presiden pun berkesempatan untuk berdialog dengan perwakilan dari daerah tersebut.

“Berapa yang divaksin Pak Kabinda?” tanya Presiden.

“Untuk hari ini 5 ribu orang, Pak. Izin melaporkan pak, untuk vaksin kami hari ini ada tiga tempat, yang pertama untuk pelajar di SMA Negeri 1 Medan dan untuk _door-to-door_ itu di dua kecamatan, yang pertama Kecamatan Medan Helvetia dan kedua Kecamatan Medan Tuntungan,” jawab Kepala BIN Daerah (Kabinda) Sumatra Utara, Brigjen TNI Asep Jauhari.

Sementara itu, Kabinda Provinsi Riau Brigjen TNI Amino Setyo Budi dalam laporannya mengatakan bahwa setiap daerah memiliki sistem tersendiri dalam pelaksanaan kegiatan pengawasan protokol kesehatan di daerah. Seperti di Provinsi Riau, BIN daerah memiliki sistem yang dinamakan ‘Jago Sodaro’.

“Apabila ada yang melanggar atau terpapar maka yang mengingatkan atau memberitahu untuk tidak berlaku seperti ini adalah tetangga sendiri atau saudara sendiri,” ujar Kabinda Provinsi Riau, Brigjen TNI Amino Setyo Budi.

Pada kesempatan itu, Presiden juga berdialog dengan bupati/wali kota yang hadir. Kepala Negara pun mengingatkan pemerintah daerah untuk menghabiskan pasokan vaksin yang dikirim pemerintah pusat agar segera terbentuk kekebalan komunal.

“Jadi kalau vaksinnya datang segera dihabiskan. Minta lagi, habiskan lagi agar segera terjadi kekebalan komunal, _herd immunity_ sehingga kita bisa terproteksi, terlindungi dari Covid-19,” ucap Presiden.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut antara lain, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Madiun Ahmad Damawi Ragil Saputro.(Setpres/using)

Abdul Rafiq : Pansus DPRD Tetap Kawal Penanganan Covid-19

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq menyatakan, panitia Khusus (Pansus) Covid-19 DPRD Kabupaten Sumbawa hingga saat ini tetap mengawal pelaksanaan penanganan Covid-19. Terutama terkait penggunaan anggaran yang sebelumnya telah dianggarkan. Pansus Bekerja untuk memastikan penanganan kesehatan, Jaring Pengaman Sosial (JPS,) dan Ekonomi, dari dampak covid 19 agar dapat berjalan semestinya.

“Pansus covid tetap berlanjut. Mereka tetap bekerja sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan. Ini kan harus panjang, karena banyak hal-hal yang perlu diperhatikan, diberikan klarifikasi oleh satgas Covid terkait dengan penanganan Covid 19 di Kabupaten Sumbawa ini”. ungkap Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, Kamis (19/08) di ruang kerjanya.

Dijelaskannya, pansus melakukan pengawasan terkait dengan penggunaan anggaran yang telah dianggarkan dalam penanganan Covid-19. Baik anggaran di instansi terkait maupun yang dialokasikan oleh Desa sebesar 8 persen untuk penanganan Covid-19.

“Substansinya adalah terkait dengan penggunaan anggaran yang telah kita anggarkan dalam penanganan covid. Itu sebagai bentuk pengawasan kami. Apakah sudah berjalan apa tidak. siapapun yang melakukan tugas-tugas sebagai lembaga yang menangani covid, apalagi ada konsekuensi dengan anggaran daerah, tetap dipanggil untuk kita lihat sejauh mana ini berjalan. Sehingga nanti lembaga bisa memutuskan, apa saja kelemahan atau kesalahannya. Nanti lembaga akan memberikan masukan apakah itu masukan ke aparat penegak hukum ketika ada pelanggaran, atau masukan kepada Pemerintah Daerah untuk mendorong supaya efektifitas kerja leading sektor itu bisa maksimal. Itu tujuan kita,” terang Rafiq yang juga ketua DPC PDIP Sumbawa.

Rafiq berharap, momentum HUT RI dapat dijadikan penyemangat untuk bangkit. Kemudian semua pihak dapat kompak dan gotong rotong untuk berupaya terbebas dari covid-19. Dan leading sektor yang dipercaya dalam penanganan covid-19, baik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Daerah maupun di Pemerintah Kecamatan dan Desa agar tetap bekerja dengan baik dan maksimal.

“Harapan kami agar semuanya bekerja dengan baik, secara maksimal. Karena mereka itu diberikan tugas dan amanat dalam menghadapi pandemi covid 19. Karena anggaran di mereka, maka tanggung jawab melekat di mereka. Jangan sampai tanggung jawab itu tidak ada. Hal ini pada intinya masalah kesungguhan dan komitmen menurut saya. Kalau kita sungguh-sungguh, kita komitmen, saya rasa ini bisa kita atasi,” pungkas Rafiq. (Ruf)

Satgas Covid -19 Sumbawa Barat Rutin Menggelar Patroli Sekala Besar Guna Cegah Penyebaran Covid 19 Dan Berikan Bantuan Sembako.

Sumbawa Barat – Bertempat di Mapolsek Taliwang berlangsung kegiatan Apel gabungan Satgas Covid 19 dilanjutkan Patroli Skala Besar dalam rangka Penegakkan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan dan pengendalian covid 19 di Kabupaten Sumbawa Barat.

Hal tersebut disampaikan Dandim 1628/Sumbawa Barat Letkol Czi Sunardi ST, M,IP., ditengah kesibukannya pada hari Kamis (19/08/2021).

Situasi nasional sampai dengan hari ini sedang fokus pada penanganan covid 19 termasuk diwilayah KSB, sesuai arahan Bapak Presiden Ir Joko Widodo, bahwa perpanjangan status level 4 masih diberlakukan di pulau jawa bali dan beberapa wilayah diluar jawa bali sementara kita diksb melaksanakan giat imbangan sehingga harapanya dapat menekan lonjakan kasus penyebaran covid -19

Untuk penetapan status level 4 ditentukan oleh banyaknya pasien terkonfirmasi positif covid 19, jumlah kesembuhan serta kesiapan tempat tidur ditiap tiap rumah sakit, kita akan terus melakukan monitoring perkembangan covid – 19 terutama sarana prasarana dirumah sakit asyi syifa maupun rumah sakit darurat termasuk kesedian obat obatan juga oksigen serta kesiapan tempat bale isolasi terpadu sampai ketingkat kelurahan hal ini untuk mengantisipasi jika jumlah pasien meningkat semoga itu tidak terjadi ditempat kita, ujar Dandim.

Untuk itu malam ini kembali bersama sama tergabung dalam satgas covid -19 melaksanakan patroli pembatasan kegiatan masyarakat sebagai upaya mencegah serta putus matarantai covid -19 di wilayah KSB

Agar seluruh anggota laksanakan tugas dgn ikhlas dan mari kita berdoa agar pandemi covid 19 cepat berakhir.
Jaga kekompakan antara TNI – POLRI serta semua unsur yang tergabung dalam.satgas agar tetap solid dan pertahankan hubungan yang baik yang selama ini terjalin tetap semangat jangan kendor, harap Dandim

Satgas Covid 19 Lakukan Testing Dan Tracking di Kecamatan Poto Tano

Sumbawa Barat – Cegah penyebaran Covid 19 di Wilayah Kecematan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat Satgas Covid 19 lakukan testing dan tracking contact

Hal tersebut disampaikan Dandim 1628/Sumbawa Barat Letkol Czi Sunardi ST, M,IP., ditengah kesibukannya pada hari Kamis (19/08/2021).

Kegiatan testing dan tracking contact yang dilakukan oleh Satgas Covid 19 di Kecamatan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat guna mencegah penyebaran Virus Covid 19 dan kegiatan ini terus dilakukan

Lanjutkan Dandim mengatakan dalam kegiatan testing dan tracking contact di Kecematan Poto Tano ada dua orang dinyatakan Positif Covid 19 tanpa gejala langsung di bawah Rumah Isolasi terpusat guna mencegah penularan serta untuk mendapatkan perawatan maksimal, jika ada perubahan akan dirujuk puskesmas atau rumah sakit, tanda Dandim

Untuk itu lanjut Dandim saya meminta kepada Masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat untuk terus bersama kita berikhtiar selalu berdoa kepada Tuhan yang Esa semoga wabah virus Covid 19 cepat berakhir dan jangan lupa patuhi protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Masyarakat Gegutu Dayan Aik Antusias Sambut HUT Kemerdekaan RI ke 76

Lombok Barat – Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 76 tahun 2021 yang mengusung tema “Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh” disambut meriah warga Dusun Gegutu Dayan Aik Desa Kekeri Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat.

Peringatan tersebut ditandai dengan upacara pengibaran bendera merah putih di perempatan jalan Dusun Gegutu Dayan Aik dengan Inspektur Upacara H. Jamal, S.Pd. M.Si., pembaca teks proklamasi Taufik Hidayat, pembaca UUD 1945 Zalal Zasari dan Komandan Upacara Zaquan Isha, Selasa (17/8/2021).

Usai menggelar upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI, Kepala Dusun Gegutu Dayan Aik Fahrurrozi, S.Pd., menyampaikan upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di kampung Gegutu Dayan Aik meskipun sederhana namun khidmat.

“Alhamdulillah ini upacara HUT Kemerdekaan RI yang pertama dilakukan di kampung kami, in syaa Allah kedepan akan dilaksanakan setiap tahun dengan semua persiapan sehingga akan berjalan lebih khidmat dan sempurna,” ungkapnya.

Seperti kita ketahui, sambung bapak dua anak tersebut, kondisi pandemi saat ini menjadi tantangan kita bersama untuk menghadapinya secara bersama-sama.

“Dengan semangat kemerdekan ini, kami masyarakat Gegutu Dayan Aik akan berupaya semaksimal mungkin untuk melaksanakan program pemerintah terutama protokol kesehatan dan vaksinasi Covid-19,” ujarnya.

Ia juga berharap agar wabah virus corona ini segera berakhir sehingga masyarakat bisa hidup normal seperti sediakala dan perekonomian masyarakat juga akan kembali pulih seperti sebelumnya.

Sebelumnya, beberapa macam lomba yang dilaksanakan dalam rangka menyambut Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 76 antara lain lari balap karung, tarik tambang sarung, makan kerupuk, sepak bola dangdut, memasuki kelereng, kursi goyang.

Patroli Simpatik di Kampung Dabra, Satgas TNI Yonif 751 Bagikan Bendera Merah Putih

(Papua. Kamis, 19 Agustus 2021). Satgas TNI dari Batalyon Infanteri Raider Khusus 751/Vira Jaya Sakti (Yonif RK 751/VJS) yang tergabung dalam Satgas Pamrahwan di Papua, beberapa waktu lalu menggelar Patroli Simpatik di wilayah Kampung Dabra, Distrik Mamberamo Hulu, Kabupaten Mamberamo Raya.

 

Dansatgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi, S.I.P. mengatakan bahwa kegiatan Patroli Simpatik yang dilakukan oleh Pos Dabra Satgas Yonif 751 bersama anggota Koramil guna mempererat hubungan TNI dengan Rakyat.

 

“Uniknya, jika biasanya dalam kegiatan Patroli Simpatik ini Pos Satgas menggelar pengobatan door to door, kali ini anggota yang dipimpin langsung oleh Danpos Sertu Romly Diaz Tonggo itu membagi-bagikan bendera Merah Putih kepada warga masyarakat,” ungkapnya.

 

Selanjutanya Dansatgas mengatakan bahwa pembagian bendera Merah Putih tersebut bertujuan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme warga masyarakat, terlebih dalam memperingati HUT Ke-76 Kemerdekaan RI tahun 2021 di Kampung Dabra.

 

“Kegiatan ini selain untuk memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-76, juga mengajak masyarakat untuk menghayati pentingnya arti kemerdekaan, sekaligus menjadi motivasi untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air,” tuturnya.

 

Hermanus, salah satu warga yang juga mendapatkan pembagian bendera Merah Putih mengaku senang dan berterimakasih kepada TNI. “Saya ucapkan terimakasih kepada pihak Pos TNI dan Koramil yang sudah membagi-bagikan bendera Merah Putih kepada warga disini, apalagi disini tidak ada penjual bendera Merah Putih, jadi ini sangat membantu kami,” ucapnya. (Pen Satgas Yonif RK 751/VJS)

Dansatgas Pamtas Yonif 742/SWY Resmikan Taman Literasi Anak Bangsa di Belu

Belu NTT – Satgas Pengamanan Perbatasan RI-RDTL Sektor Timur sejak pertengahan bulan Mei lalu membangun Taman Literasi di Paroki Stella Maris Atapupu Desa Jenilu Kecamatan Kakuluk Mesak Kabupaten Bela Nusa Tenggara Timur.

Hari ini, Rabu (18/8/2021) Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur meresmikan dan serah terima Taman Literasi Anak Bangsa didampingi Wadan Satgas Mayor Inf Aditya Nugraha dan tokoh agama Paroki Stella Maris Romo Yoris yang ditandai pemotongan pita oleh Dansatgas dan penandatanganan prasasti oleh Romo Yoris.

Dansatgas Pamtas Sektor Timur dalam sambutannya menyampaikan pembangunan Taman Literasi Anak Bangsa ini sebagai bentuk dukungan dan support Satgas Pamtas Yonif 742/SWY terutama kepada dunia pendidikan untuk anak-anak perbatasan khususnya di Atapupu dan sekitarnya.

Kita ketahui bersama, sambungnya, taman literasi ini selain berfungsi sebagai tempat belajar menulis dan membaca, juga bisa dimanfaatkan untuk belajar dan berlatih kesenian, drama, sosial dan budaya maupun lainnya.

Bayu Sigit juga mengucapkan dan mengapresiasi semua pihak yang telah memberikan bantuan baik secara langsung maupun tidak langsung sehingga taman literasi ini bisa berdiri seperti sekarang ini.

“Semoga taman literasi ini bisa membuka cakrawala berfikir dan jendela dunia bagi anak-anak bangsa di wilayah perbatasan sehingga mampu membangun kampung halamannya sendiri,” tutupnya penuh semangat.

Sebelumnya, Romo Yoris dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Dansatgas bersama jajaran yang dengan tulus dan ikhlas membangun taman literasi anak bangsa di Paroki Stella Maris untuk anak-anak Atapupu dan sekitarnya.

Dipaparkannya, selama 76 Indonesia merdeka selama itu pula kita melawan kemiskinan. Selama 2 tahun pandemi Covid-19 melahirkan hampir ribuan anak yang terpapar buta huruf dan sebagainya.

Hal itu menurut, Romo Yoris, harus membangkitkan semangat generasi muda untuk melawan itu dengan meningkatkan minat belajar dan membaca sehingga anak-anak bangsa di perbatasan mampu berdiri dan sejajar dengan anak-anak bangsa yang lain.

“Tugu Trisula sudah berdiri dan tertancap di dalam hati orang Timor karena Satgas Pamtas Yonif 742/SWY telah membantu kepribadian anak-anak bangsa melalui pembangunan taman literasi,” tegasnya.

Pria kelahiran TTU itu juga menceritakan proses pembangunan taman literasi ini selama 2,5 bulan dan selama itu juga ia bersama keluarganya tinggal bersama enam orang anggota Satgas Pamtas di rumahnya.

“Kami hidup dalam satu rumah dengan perbedaan agama, suku dan lainnya namun kerukunan itu benar-benar terasa bahkan pada bulan puasa Ramadhan, kami berbuka bersama dengan Uskup Agung Belu dan Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur,” kenangnya.

“Semoga taman literasi anak bangsa ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh anak-anak kita untuk belajar menulis dan belajar,” pungkasnya.

Usai memberikan sambutannya, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Romo Yoris didampingi Dansatgas yang diserahkan kepada enam orang anggota Satgas Pamtas Yonif 742/SWY yang sehari-harinya bekerja membangun Taman Literasi Anak Bangsa.

Terlihat hadir pada kesempatan tersebut, para pengurus Paroki Stella Maris, Forkopimca Kakuluk Mesak, para Danki dan Perwira Staf serta masyarakat disekitar Paroki Stella Maris.

Berita Terkini

Kodim 1714/Puncak Jaya Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Masyarakat

Mulia – Kodim 1714/Puncak Jaya menggelar kegiatan Nonton Bersama (Nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 bersama masyarakat Kabupaten Puncak Jaya, pada  Minggu (21/06/2026). Kegiatan ini...

Pemadaman Listrik, DPR Desak ESDM Tegakkan UU Minerba

Sumbawanews.com,- Krisis pasokan batu bara yang memicu pemadaman listrik bergilir di Jawa kembali memicu sorotan tajam dari Komisi XII DPR. Wakil Ketua Komisi XII,...

Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro

Sumbawanews.com,- Malam ini, mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Roy Suryo dan dokter Tifauzia Tyassuma atau yang dikenal sebagai Dokter Tifa, resmi ditahan di Rumah...

Buruan Batu Bara Ditangkap Kejagung

Sumbawanews.com,- Jakarta – Kejaksaan Agung menangkap buron kasus dugaan korupsi pengadaan batu bara senilai ratusan miliar rupiah. Pria yang ditangkap adalah Djoko Tjandra, mantan...

Berita Utama