Home Blog Page 3196

Fahri Hamzah: Indonesia-Saudi Adalah Jangkar Masa Depan Kekuatan Negara Baru

RIYADH, Sumbawanews.com – Melangkapi agenda kunjungan kerjanya di Riyadh, Saudi Arabia, delegasi DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah melakukan pertemuan dan berdialog dengan masyarakat Indonesia yang berada di Saudia Arabia di Wisma KBRI Riyadh, Rabu (21/12/2017). Delegasi DPR RI didampingi Duta Besar Indonesia untuk Riyadh Agus Maftuh Abegebril, selaku tuan rumah.

Kepada masyarakat Indonesia di Riyadh, Fahri Hamzah mengatakan, setiap kali bertemu warga negara Indonesia, dirinya selalu ingin memberikan atau membuat catatan optimis kepada bangsa Indonesia. Dia menyampaikan bahwa apa yang diputuskan secara nasional, mengambil jalan diplomasi melalui transisi demokrasi.

“Memang tidak bisa dipungkiri, alam setiap mengampil keputusan, pastinya melalui pergolakan. Tapi tentunya, pergolakan yang positif atau keputusan yang benar yang tidak boleh disesali,” ucapnya.

Sebab, lanjut Wakil Ketua DPR RI Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Koorkesra) itu, dapat dibayangkan kalau dulu bansag Indonesia tidak mengambil jalan itu, bisa lain ceritanya. Indonesia bisa mengalami kesulitan beradaptasi dengan dunia ini.

“Yang cukup mendebarkan, karena negara kita terlalu beragam, kalau kita bandingkan negara kita dengan Saudi ini, sulit dibandingkan. Negara kita itu kepualauan, Timur Tengah ini kontinen, bahasanya sama, agamanya sama, dan kitab-nya sama, saya sering mengatakan ada friksi yang tidak terjembatani, sehingga muncul negara-negara gagal,” katanya

Bahkan sekarang ini, menurut Fahri negara teluk sedang bergoncang dan masyarakat Indonesia perlu waspada dari adanya kelompok-kelompok di dunia internasional ini yang punya agenda tidak positif bagi persatuan.

“Makanya saya bersyukur ada Dubes kita pak Maftuh, yang bisa membantu negara kita di Arab ini untuk mewaspadai agenda-agenda tersebunyi yang ingin menghancurkan kawasan ini, sebagaimana dihancurkannya beberapa kawasan di negara-negara pasca Arab Sprint,” ucapnya.

Hal ini, tegas Fahri perlu dijaga bersama, karena Indonesia dan Saudi ini termasuk Jangkar Masa Depan dari kekuatan-kekuatan negara-negara baru yang tumbuh atau lahir banyak karena inisiatif dari para faunding fahter Indonesia.

“Indonesia merdeka tahun 1945, tahun 1955 Bung Karno sudah membuat konferensi Asia Afrika dan banyak yang merdeka pasca konferensi Asia Afrika itu adalah negara-negara Islam, yang sekarang ini banyak dari keadaan mereka yang belum stabil,” jelasnya.

Karenanya, imbuh politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, tugas para penerus sebagai pelanjut dari gerakan Bung Karno, untuk melihat kemerdekaan ada sebagaimana yang disebutkan dalam Pembukaan UUD 1945, bahwa sesungguhnya kemerdekaan hak segala bangsa.

“Inilah tugas berat kita sekarang ini, menjaga dan memelihara perdamaian dan persatuan, yang telah dirintis oleh para founding father kita,” pungkasnya.

Delegasi DPR RI yang melakukan kunker ke Riyadh antara lain, Fahri Hamsah (pimpinan), Henry Yosodiningrat (F-PDIP), Muhammad Syafrudin (F-PAN), Nurhasan Zaidi (F-PKS), Teuku Taufiqulhadi (F-NasDem), dan lainnya. (Es)

Di Acara HUT Pertamina, Kurtubi Menyampaikan Perlu Dilakukan Penyederhanaan Tata Kelola Migas

Jakarta,Sumbawanews.com.- Sebagai salah seorang nara sumber dalam Sarasehan Nasional yang digelar oleh Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu dengan Tema : “Pertamina Punya Siapa dan Dibawa Kemana”.

Dr Kurtubi, anggota Komisi VII DPR RI menyampaikan perlunya penyederhanaan tata kelola migas dengan nengembalikan sistem tata kelola migas sesuai dengan Pasal 33 UUD 45. Karena tata kelola saat ini sudah tidak sesuai dengan Konstitusi dimana hampir seluruh pasal-pasal yang terkait sektor hulu, penyerahan harga BBM ke mekanisme pasar dan lain-lain, sudah dicabut oleh Mahkamah Konstitusi.

Lewat proses pembahasan yang cukup alot di Komisi VII DPRRI, Rancangan Revisi UU Migas No.22/2001 sudah dapat diselesaikan dan sudah disampaikan ke Badan Legislasi DPRRI untuk singkronisasi dengan Undang-undang terkait sebelum pembahasan dengan Pemerintah. Inti pokok dari Revisi UU Migas antara lain, tidak lagi menganut pola ” B to G” tetapi kembali ke pola “B to B”.

Pemerintah (SKK Migas sebelumnya BP Migas) tidak lagi sebagai penanda tangan Kontrak dengan pihak Kontraktor di sektor hulu. Pemegang Kuasa (Usaha) Pertambangan sebagai penandatangan Kontrak adalah Badan Usaha Migas Nasional dengan Status Khusus dan tidak lagi berbentuk PT Persero seperti saat ini.

Badan Usaha Khusus Migas dengan Status Khusus ini terintegrasi bergerak dari hulu ke hilir dimana 100% saham atau assetnya milik negara, termasuk asset yang berupa cadangan terbukti (proven reserves) migas yang ada diperut bumi sesuai amanah Konstitusi. Disektor hilir diwajibkan membangun kilang didalam negeri guna memenuhi seluruh kebutuhan BBM nasional.

Sebelumnya Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang kehadirannya di Kantor Pertamina dinilai tepat, memaparkan bahwa penguasaan sumber daya migas sangatlah penting. Sekitar 70% dari konflik yang terjadi didunia terkait dengan perebutan sumber daya migas.

Dr. Kurtubi, anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Nasdem menambahkan bahwa pentingnya migas ini juga sudah disadari sejak awal kemerdekaan oleh Tokoh-tokoh bangsa terutama oleh Pimpinan Angkatan Darat.

Justru Pertamina yg lahir ditengah perjuangan mempertahankan kemerdekaan merupakan “Anak Kandung” Angkatan Darat karena pada tahun 1957 Kasad memerintahkan Kolonel Ibnu Sutowo untuk membangun Pertamina dari puing-puing lapangan dan kilang minyak yang hancur akibat Perang melawan Penjajah Belanda. Dirgahayu Pertamina ke 60 Tahun. (Es)

Bakamla RI Tinjau Hasil Operasi Penyapuan Rumpon di Perairan Seram

sumbawanews.com,- Direktur Operasi Laut Bakamla RI Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo, S.T., M.Tr(Han) dan Kepala Zona Kamla Timur Bakamla RI Vetty Viona Salakay, S.H., M.Si. beserta jajaran Satgas 115 melaksanakan peninjauan rumpon hasil operasi penyapuan rumpon Perairan Seram, di Dermaga Halong, Ambon, Rabu (20/12/2017).

Berdasarkan hasil laporan yang disampaikan dalam paparan Asops Danguskamlatim beberapa saat sebelumnya di Posko Penanggulangan Bersama Rumpon di Mako Lantamal IX, sebanyak 60 rumpon berhasil ditertibkan di perairan Maluku selama operasi yang digelar sejak 1 Desember 2017 hingga saat ini.

Sebelumnya, rombongan yang dipimpin Deputi Operasi Satgas 115 Laksma TNI Wahyudi Hendro Dwiyono, M.M. tersebut diterima Komandan Lantamal IX Laksma TNI Nur Singgih Prihartono, S.E., M.Tr (Han) di Ruang Utama Lobbi VIP Lantamal IX. Turut hadir dalam rombongan antara lain Direktur Opsla Bakamla RI Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo, S.T., M.Tr(Han), Kepala Zona Kamla Maritim Timur Bakamla RI Vetty Vionna Salakay, SH., M.Si., Dir Polair Polda Maluku Kombes Pol. Amier Supeno, dan Kepala Stasiun PSDKP Ambon Harlym Raya Makarbhakti, S.Pi, M.Si.

Pertemuan tersebut dihadiri pula oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Maluku, Asops Danguskamlatim, Aslog Danlantamal IX dan Aspers Danlantamal IX.

Operasi pengamanan rumpon yang digelar pada akhir tahun 2017 ini melibatkan beberapa unsur dari TNI AL dan PSDKP, antara lain unsur utama yaitu KRI Soputan-923 dan KP Orca -04, serta unsur pendukung yaitu KP HMT-01, KP Hiu -03, KP Hiu-08, KP Hiu-13, dan Pesud P-851. Operasi khusus ini dilaksanakan guna mendukung Satgas 115 dalam pemberantasan penangkapan ikan secara ilegal dan pembersihan rumpon selama 30 hari di Laut Seram dalam rangka penegakan hukum di wilayah yurisdiksi nasional.

Beberapa kegiatan ilegal di laut yang menjadi potensi ancaman adalah kapal-kapal yang melakukan kegiatan illegal fishing dengan memanfaatkan fish attracted device (fad) atau rumpon sebagai alat bantu mengumpulkan ikan. Dalam operasi tersebut, kapal TNI AL KRI Soputan-923 yang dikomandani oleh Mayor Laut (P) Petrus Indra Cahyadi dan melibatkan tim Satgas 115 berhasil mengangkat dan mengamankan 11 (sebelas) rumpon ilegal yang tidak memiliki ijin dan menyalahi aturan yang berlaku seperti peletakan rumpon melebihi batas 12NM sehingga banyak merugikan nelayan tradisional.

Berbagai jenis rumpon laut yang diamankan KRI Soputan-923 adalah rumpon rakit, rumpon besi, dan rumpon gabus. Rumpon rakit berbentuk rumah yang terbuat dari bambu dengan alat bantu utama drum plastik, sebagai pemberat menggunakan bahan beton. Sebaran wilayah dari 11 rumpon ilegal di perairan Seram Utara tersebut diantaranya 6 (enam) rumpon di Kab. Seram Bagian Barat dan 5 (lima) rumpon di Kab. Maluku Tengah.

Sementara itu, KP Orca 04 berhasil mengamankan 16 rumpon besi dan rumpon gabus, KP HMT 01 mengamankan 14 rumpon gabus dan 3 rumpon besi, KP Hiu 08 mentertibkan 7 rumpon besi, sedangkan KP Hiu 13 mengmankan 9 rumpon besi.

Peletakan rumpon di laut dalam, banyak dilakukan oleh para nelayan, baik rumpon laut yang illegal maupun legal untuk memudahkan menangkap ikan. Penempatan rumpon banyak terjadi di laut seram dan dapat menimbulkan masalah baik diantara para nelayan kecil serta mengganggu keamanan berlayar dan navigasi bagi kapal – kapal. Hingga saat ini kegiatan operasi rumpon tersebut masih berlanjut. Bakamla RI sebagai salah satu anggota Satgas 115 turut serta mendukung kebijakan pemberantasan penangkapan ikan secara ilegal dan penertiban rumpon-rumpon ilegal ini. (Mad/Puspen TNI)

Kasum TNI : Mahasiswa Menjadi Bagian Penting Dalam Komponen Pertahanan

(Puspen TNI).  Lima belas atau dua puluh  tahun yang akan datang, mahasiswa menjadi bagian penting dalam komponen pertahanan, karena mahasiswa sebagai civil society akan mengambil peranan untuk mempertahankan, mempersatukan dan mempererat jati diri Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

Hal tersebut dikatakan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P saat memberikan pembekalan dihadapan 636 peserta Pelayaran Kebangsaan Bela Negara (PKBN) di atas KRI Banjarmasin592 di Dermaga Madura Tengah Armatim Ujung, Surabaya, Rabu (20/12/2017).

 

Lebih lanjut Kasum TNI menyampaikan bahwa mahasiswa harus menjadi generasi penerus bangsa yang mampu mempengaruhi kebijakan-kebijakan pemerintah yang pro rakyat. Disamping itu, mahasiswa harus bisa berperan dalam membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia baik masalah ekonomi, sosial dan pendidikan melalui kajian-kajian dan penelitian berdasarkan nilai-nilai akademis. “Gunakan keunggulan idealisme kalian untuk hal-hal yang positif serta mengeliminir hal-hal negatif,” tegasnya.

 

Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan mengingatkan agar mahasiswa jangan memanfaatkan masyarakat yang pendidikan rendah untuk kepentingan tertentu, tapi justru harus diangkat supaya mereka memiliki pengetahuan yang seimbang guna peningkatan kesejahteraan di masyarakat.

 

“Kalau nanti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di pedesaan, kalian akan berinteraksi dengan masyarakat, maka kalian akan  merasakan bagaimana sulitnya berhadapan dengan masyarakat yang cenderung menganut dan memegang teguh nilai-nilai tradisional,” ujar Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan menjelaskan bahwa disisi lain mahasiswa merupakan civil society bangsa yang terdidik harus mampu mentransfer dan mengaplikasikan keilmuannya serta ikut berperan aktif dalam bentuk tindakan nyata demi mengharumkan nama bangsa.

 

“Banyak contoh mahasiswa Indonesia yang sudah mengangkat harkat dan martabat bangsa di dalam berbagai olimpiade, baik yang berkaitan dengan sosial maupun scientis,” tutup Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan.

 

Acara Pelayaran Kebangsaan Bela Negara yang diikuti 636 Mahasiswa dengan 105 Pendamping dari Koarmatim dan Marinir berlangsung mulai tanggal 18 s.d. 23 Desember 2017, melintasi Perairan Laut Jawa yang berakhir di Dermaga Kolinlamil Jakarta.

 

Selama dalam pelayaran tersebut, para mahasiswa menerima materi-materi penanaman nilai-nilai nasionalisme, diantaranya Pendidikan Karakter Bela Negara Dalam Era Globalisasi; Jatidiri, Integritas dan Jiwa Bela Negara; Pengenalan Nilai Strategis Maritim Dalam Pertahanan Negara; Membahas Hukum Laut dan Kedaulatan Bangsa; Perspektif Geo-Politik dan Geo-Strategi Masa Kini; Visi Maritim Bangsa Indonesia Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara serta Membangun Kewirausahaan Berbasis Maritim Menuju Kemandirian Bangsa. (Badar/Puspen TNI)

 

Panglima TNI : TNI Siapkan Prajurit Terbaik Amankan Perwakilan RI di Luar Negeri

sumbawanews.com,- TNI akan menyiapkan prajurit-prajurit terbaik, yang memiliki dedikasi, loyalitas, profesional dan penuh rasa tanggung jawab dalam melaksanakan tugas mengamankan perwakilan RI di luar negeri yang rawan dan atau berbahaya.

 

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dalam sambutannya pada acara Penandatanganan Nota Kesepahaman Kerjasama dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi tentang penugasan  prajurit TNI pada perwakilan Indonesia di luar negeri, bertempat di Gedung Pancasila Kemenlu RI, Jakarta Pusat, Rabu (20/12/2017).

 

Lebih lanjut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. mengatakan bahwa guna mengantisipasi perkembangan situasi keamanan di Afganistan, yang berpotensi mengancam jiwa dan materiil  perwakilan RI, paska meningkatnya insiden serangan di area komplek Diplomat di kota Kabul Afganistan selama tahun 2017. “Maka dari itu diperlukan adanya tindakan penanganan segera atas keamanan perwakilan RI khususnya di negara yang rawan dan berbahaya,” ucapnya

 

“Pengamanan perwakilan Indonesia di luar negeri yang mendesak untuk mendapatkan pengamanan dari TNI yaitu Kedutaan RI di Kabul Afganistan,” ungkap Panglima TNI.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. mengucapkan terimakasih kepada Menteri Luar Negeri atas kepercayaan yang diberikan kepada TNI untuk berpartisiasi dalam mewujudkan pengabdian kepada negara dan bangsa, melalui pengamanan perwakilan RI di luar negeri. “Tugas yang kita emban ini merupakan keterpanggilan TNI secara moral dan fungsional dalam rangka turut serta membantu pengamanan perwakilan RI di negara rawan atau berbahaya,” ujarnya.

 

“Tujuan Penandatanganan Nota Kesepahaman Kerjasama yang dilakukan antara TNI dengan Kemenlu RI untuk dijadikan sebagai pedoman dan payung hukum bagi para pihak dalam melaksanakan kegiatan sesuai yang telah disepakati,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. (Mad/Puspen TNI)

Jalankan Program Bank Sampah, Kelurahan Cililitan Kekurangan Sampah

Sekel Cililitan Kramat Jati Jaktim Cecep Umbara saat memberikan sambutan di Rumah Sopan Jatimakmur Kota Bekasi

Jakarta, Sumbawanews.com.- Program Bank Sampah yang dijalankan Kelurahan Cililitan Kecamatan KramatJati Jakarta Timur berdampak pada miniminya keberadaan sampah diwilayah Cililitan. Demikian diungkapkan Sekretaris Kelurahan Cililitan Cecep Umbara dalam studi lapangan di rumah Sopan Jatimakmur Pondok Gede Kota Bekasi, Rabu (20/12/2017).

Menurut Umbara, saat ini juatru pihaknya merasa kesulitan menemukan sampah diwilayahnya karena sampah tersebut sudah dimanfaatkan secara ekonomis oleh masyarakat setempat dalam bentuk Bank Sampah.

Selain upaya mengurangi dampak negatif akibat sampah, kini kelurahan Cililitan tengah menjalankan program Biopori dan pengolahan sampah menjadi kompos yang difasilitasi oleh Rumah Sopan.

Program Biopori ini bertujuan untuk memanfaatkan curahan air hujan agar tidak terbuang sia-sia dan bisa terserap kedalam tanah sebagai cadangan air minum bagi warga setempat. Begitupun dengan sampah yang ada bisa dimanfaatkan sebagai kompos setelah diolah melalui proses yang sederhana. Program ini merupakan CSR dari Jiwasraya kepada 2 RPTA di Jakarta uakni RPTA Kembangan Utara dan Cililitan.

Dalam Studi di Rumah Sopan ini, Umbara bersama puluhan warga Cililitan lainnya menyaksikan bagaimana proses pembuatan Biopori dan pengolahan sampah menjadi Kompos yang baik.

“Kami berharap, warga juga bisa memanfaatkan sampah dengan mengolahnya menjadi kompos sehingga bisa dipergunakan untuk kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman,” jelas Umbara.

Penggagas Rumah Sopan Dr. Sony Teguh menjelaskan bentuk kerjasama nyata dari masyarakat untuk mengurangi dampak negatif sampah salah satunya dengan memanfaatkan sampah itu sendiri menjadi barang bernilai ekonomis.

“Sampah terlebih dahulu dipisahkan antara organik dan non organik, kemudian masing-masih diolah. Sampah organik bisa diolah menjadi Kompos sedangkan non organik seperti plastik dan botol bisa dijual,” jelas Sony seraya menjelaskan Rumah Sopan digagas oleh dirinya bersama musisi Kondang Iwan Fals.

Begitu juga dengan curahan air hujan yang acapkali menyebabkan banjir, salah satu solusi mengurangi banjir dengan banyaknya lubang-lubang biopori maka air tersebut langsung terserap kedalam tanah.

“Makin banyaknya lubang biopori dilingkungan warga maka potensi banjir semakin berkurang, air hujan jangan lari kemana-mana, sebaiknya langsung terserap dihalaman masing-masing warga dengan memperbanyak lubang Biopori,” jelas Anggota Badan Standardisasi dan Akreditasi Nasional Keolahragaan (BSANK) ini.(sn01)

Panglima TNI: Pasukan Kostrad Harus Mampu Hadapi Segala Ancaman

(Puspen TNI).  Sejak berdirinya, Kostrad dalam kiprah pelaksanaan tugasnya telah banyak mengukir sejarah demi menjaga kehormatan bangsa dan negara. Untuk itu, Pasukan Kostrad harus terus meningkatkan kemampuan guna menghadapi ancaman global yang semakin kompleks dan berkembang di masa yang akan datang.

 

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P dihadapan 2.200 Prajurit Divisi Infanteri 1 Kostrad, bertempat di Lapangan Hitam Madivif 1 Kostrad, Cilodong Depok, Jawa Barat, Rabu (20/12/2017).

 

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa tantangan dan ancaman global saat ini sangat kompleks seiring dengan perkembangan teknologi seperti ancaman cyber. Menurutnya, tantangan dan ancaman tersebut sangat berdampak terhadap keselamatan dan keutuhan NKRI. “Untuk menghadapi tantangan dan ancaman global, Prajurit Kostrad harus lebih professional dan modern dengan tetap mempertahankan militansi dan disiplin yang tinggi,” ucapnya.

 

Dalam kunjungan itu, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan rasa bangganya dihadapan Prajurit Kostrad. “Terus laksanakan tugas terbaik untuk menegakkan kedaulatan dan menjaga keutuhan NKRI serta menjamin keselamatan bangsa Indonesia. Prajurit Kostrad harus memiliki jiwa juang yang tinggi dan laksanakan tugas apapun demi kehormatan bangsa dan Negara,” ujarnya.

 

Panglima TNI mengatakan bahwa kedatanganya ke Markas Divisi Infanteri 1 Kostrad bertujuan untuk melaksanakan silaturahmi, sehingga terjalin hubungan yang erat dan komunikasi yang baik antara Pimpinan TNI dengan segenap prajurit.  “Para prajurit di satuan dapat menyampaikan segala permasalahan yang ada dengan mudah dan cepat kepada Pimpinan,” harapnya.

 

“Saya dapat menganalisa dan mengevaluasi segala permasalahan di Satuan Divisi Infanteri 1 Kostrad yang berkaitan dengan perlengkapan perorangan hingga Alutsista yang ada untuk dicarikan solusi yang tepat guna menjadikan Kostrad lebih profesional dan modern,” kata Panglima TNI.

 

Usai memberikan pengarahan, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dihadapan awak media menjelaskan tentang isu dana yang harus dikeluarkan untuk Paspampres pada setiap kunjungan Presiden RI. “Saya telah memerintahkan Danpom TNI untuk mendalami kebenaran informasi tersebut. Penyelidikan atau pendalaman terus dilakukan, kemungkinan ada personel-personel atau oknum lain yang terlibat. Saya tegaskan bahwa Paspampres tidak ada yang melakukan itu, namun apabila ada oknum yang terlibat akan ditindak,” jelasnya.

 

Terkait tentang perubahan SK Perwira Tinggi,  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa perubahan tersebut telah melalui prosedur, analisa dan hasil evaluasi yang dihadapkan dengan kebutuhan organisasi atas dasar profesionalitas dan merit system guna antisipasi tugas-tugas TNI ke depan. (Badar/Puspen TNI)

Panglima TNI : Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW Penuh Kasih Sayang

sumbawanews.com,- Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW penuh dengan kasih sayang, keteladanannya banyak menginspirasi para pemimpin-pemimpin besar, seluruh kepribadian dan sifatnya merupakan cerminan yang ada dalam Al-Quran sehingga seluruh Sabda dan tindakannya diikuti oleh umat Islam.

 

Hal tersebut disampaikan dalam sambutan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., yang dibacakan oleh Danjen Akademi TNI Laksdya TNI Siwi Sukma Adji pada acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H / 2017 M, di Masjid Jenderal Sudirman, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (20/12/2017).

 

Panglima TNI mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu wujud kecintaan umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW, banyak hikmah dan pelajaran berharga yang dapat dipetik. “Peringatan ini diharapkan dapat memberikan nilai manfaat untuk kehidupan yang lebih baik, karena itu kehadiran Nabi Muhammad SAW merupakan karunia yang sangat besar bagi umat manusia,” ujarnya.

 

Lebih lanjut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menuturkan bahwa kehadiran Rasulullah harus menjadi inspirasi bagi umat muslim khususnya bagi prajurit dan ASN TNI dalam menjalani realitas hidup mengabdikan diri kepada bangsa dan negara. “Kontekstualitas peringatan Maulid Nabi jangan hanya dipahami dari perspektif keislaman saja, melainkan harus dipahami dari berbagai perspektif persoalan kehidupan karena sesungguhnya kehidupan Rasulullah meliputi segala aspek kehidupan,” jelasnya.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW diberikan tugas untuk menyempurnakan akhlak manusia atau moralitas ditengah-tengah masyarakat dengan sistem sosial yang penuh diskriminasi dan sistem kekuatan yang penuh penindasan, dalam melaksanakan tugas tersebut yang pertama-tama dilakukan adalah tauhid dan keimanan sebagai langkah membebaskan manusia dari kesesatan. “Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW semasa hidupnya didalam merubah akhlak dan moralitas umatnya dilakukan dengan cara kasih sayang,” tuturnya.

 

Panglima TNI menyampaikan bahwa sebagai Prajurit dan ASN TNI disiplin dan loyalitas merupakan tuntutan yang tidak dapat ditawar dan harus memiliki semangat untuk lebih berdaya guna dalam bekerja disetiap instansi yang tidak hanya untuk mencapai sukses tetapi juga mencari makna hidup yang bernilai ibadah.

 

“Semoga dengan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam ini dapat meningkatkan disiplin, loyalitas dan keimanan serta ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” katanya.

 

Panglima TNI menuturkan bahwa sebagai prajurit TNI harus memperkuat soliditas dan solidaritas antar satuan dan membangun komunikasi sosial yang baik dengan masyarakat dimanapun bertugas serta harus bisa memberikan rasa aman dan nyaman di masyarakat lingkungan masing-masing. “Jadikan Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2017 Sebagai Keteladanan Dalam Meningkatkan Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat,” pungkasnya. (Mad/Puspen TNI)

Panglima TNI : Mutasi Jabatan Pati TNI Ditentukan Berdasarkan Profesionalitas dan Merit System

sumbawanews.com,- Mutasi jabatan Perwira Tinggi (Pati) di lingkungan TNI ditentukan berdasarkan kriteria penilaian sumber daya manusia yaitu profesionalitas dan merit system melalui proses Pra Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Prawanjakti) dan Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) TNI.

 

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., saat menjawab pertanyaan awak media usai acara penyematan Wing Penerbang Kehormatan TNI AU kepada Kapolri, Kasad dan Kasal di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Rabu (20/12/2017).

 

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa dalam pembinaan karier prajurit TNI dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku di lingkungan TNI disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. “Dalam mengemban amanah sebagai Panglima TNI, saya telah melaksanakan evaluasi secara berkesinambungan terhadap sumber daya manusia untuk memenuhi kebutuhan organisasi dan tantangan tugas ke depan, itu yang pertama,” ujarnya.

 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menjelaskan bahwa selain prosedur dan aturan yang berlaku di lingkungan TNI, untuk penilaian karier dan mutasi prajurit TNI (termasuk Pati TNI) berdasarkan alasan-alasan yang baik demi kepentingan organisasi TNI. “Kedua adalah dasar untuk penilaian sumber daya manusia adalah profesionalitas dan merit system,” jelasnya.

 

“Yang ketiga berdasarkan Petunjuk Administrasi (Jukmin) bahwa pembinaan karier seorang prajurit TNI itu sudah baku. Tidak ada istilah di dalam pembinaan karier itu like and dislike,” tutup Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. (Mad/Puspen TNI)

Komandan Satgas Indobatt kunjungi Tokoh Masyarakat Lebanon

(Pen Konga XXIII-L/Unifil. Rabu, 20 Desember 2017). Komandan Satgas Indobatt (Indonesian Battalion) Konga XXIII-L/Unifil  (United Nations Interim Force In Lebanon)  Letkol Inf Arfan Johan Wihananto didampingi Kasi Cimic Kapten Inf Vico Hendrika, beberapa waktu lalu mengunjungi tokoh masyarakat yang berada disekitar 7-1 Markas Indobatt Adshit Alqusayr, Lebanon Selatan.

 

Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf Arfan Johan Wihananto mengatakan bahwa menyambangi tokoh masyarakat salah satunya Majour Adshit Alqusyar Mr Ali Hussein Ballout, merupakan bentuk silaturahmi.

 

Dalam perbincangan dan minum kopi bersama di kantor Majour Adshit Alqusyar, Mr Ali Hussein Ballout sangat mengapresiasi kehadiran Satgas Indobatt Konga XXIII-L/Unifil di bawah pimpinan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto.

 

Menurutnya, selama ini Pasukan Indobatt telah membina hubungan cukup  baik dengan masyarakat setempat. “Kedepannya, hubungan tersebut makin dapat ditingkatkan melalui program-program Cimic yang dapat membantu warga sekitar,” harap Mr Ali Hussein Ballout.

 

Mayor Adshit Alqusyar Mr Ali Husein Ballout menyampaikan bahwa masyarakat di wilayahnya sangat mendukung keberadaan Pasukan Indobatt, apalagi Pasukan Garuda terkenal dengan keramahannya, dapat memahami norma-norma yang berlaku dan bisa membaurkan diri dengan masyarakat Adshit Alqusayr. “Partisipasi yang dilakukan oleh Satgas Indobatt dalam bentuk apapun sangat di apresiasi oleh seluruh masyarakat,” ungkapnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf Arfan Johan Wihananto mengatkan bahwa akan terus melanjutkan hubungan baik yang telah terbina selama ini, baik dengan tokoh masyarakat maupun warga yang berada di sekitar area Kontingen Garuda.

 

“Menyambangi tokoh masyarakat disekitar 7-1 Markas Indobatt merupakan salah satu prioritas utama sebagai Komandan Satgas Indobatt XXIII-L/Unifil yang baru dalam membina hubungan yang harmonis dengan warga sekitar,” kata Letkol Inf Arfan Johan Wihananto. (Badar/Puspen TNI)

Berita Terkini

Jepang Tahan Belanda 2-2, Fans Berpesta di Seluruh Asia

Sumbawanews.com,- Laga sengit di Stadion AT&T pada dini hari Senin (15/6/2026) menjadi sorotan dunia ketika timnas Jepang berhasil menahan imbang Belanda 2-2 dalam pertandingan...

Xbox Gelontorkan Studio Compulsion dan Kehilangan Pemimpin Utama

Sumbawanews.com,- Xbox tengah memperdalam reshuffle besar-besaran dengan mengumumkan penutupan studio Compulsion Games, pengembang di balik judul ambisius *South of Midnight*, sekaligus kepergian dua pemimpin...

BGN Audit Dapur MBG Saat Libur Sekolah, SPPG Tak Layak Dihentikan

Sumbawanews.com,- Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) akan melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah, sekaligus menutup...

Diskusi di UGM Berubah Jadi Adu Mulut Massa

Sumbawanews.com,- Suasana diskusi publik di Auditorium Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, berubah menjadi kerusuhan pada Senin malam (15/6/2026). Acara...

Tangsel Terjebak Polusi, Mobilitas Jadi Akar Masalah

Sumbawanews.com,- Tangerang Selatan kembali menjadi episentrum polusi udara terburuk di Indonesia, dengan konsentrasi partikel PM2.5 yang kerap melampaui ambang batas aman World Health Organization...

Berita Utama