Home Blog Page 3193

Panglima TNI : Misi UNIFIL Membawa Nama Baik TNI dan Membanggakan Bangsa

(Puspen TNI). Selama para prajurit TNI menjalankan misi UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) telah banyak pengalaman yang diperoleh, dimana pengalaman tersebut menjadi begitu berharga dan sekaligus membawa nama baik TNI, serta membanggakan bagi seluruh bangsa yang kita cintai ini.

 

Demikian sambutan tertulis Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. yang dibacakan Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. pada upacara militer Penerimaan Purna Tugas Satgas Kontingen Garuda UNIFIL tahun 2016-2017 di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (28/12/2017).

 

“Berbagai prestasi dan apresiasi dalam bentuk penghargaan yang telah kalian terima dari pejabat UN, Pemerintah RI (Duta Besar) maupun LAF (Lebanese Armed Force) hendaknya menjadi dorongan dan motivasi untuk senantiasa memberikan pengabdian yang terbaik bagi TNI, bangsa dan negara,” ujar Panglima TNI.

 

Lebih lanjut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa kebanggaan dengan berbagai prestasi yang diterima akan semakin sempurna, ketika para prajurit kembali ke satuan masing-masing dapat mengaplikasikan pengalaman tersebut bagi kemajuan satuan dalam pelaksanaan tugas kedepan.  “Pelihara terus semangat dan kekompakan yang mencerminkan soliditas TNI sebagai kekuatan bangsa yang dapat diandalkan, serta jaga prestasi tersebut bagi pelaksanaan tugas berikutnya di kesatuan masing-masing dengan lebih berdisiplin, kreatif dan dedikatif,” tegasnya.

 

“Saya selaku Pimpinan TNI dan atas nama seluruh prajurit TNI, menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas dedikasi, semangat dan loyalitas para prajurit sekalian, yang telah melaksanakan tugas pada misi PBB UNIFIL dengan baik dan sukses,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

 

Dalam sambutannya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi  Tjahjanto, S.I.P. mengingatkan kembali bahwa beberapa waktu ke depan bangsa Indonesia akan menghadapi tahun politik yaitu dengan dilaksanakannya  Pilkada  serentak.  “Walaupun TNI tidak memilih, namun kita masih harus menyiapkan diri untuk membantu keamanan, agar Pilkada serentak bisa berjalan lancar, aman, damai, dan stabilitas nasional tetap terjaga,” ujarnya.

 

Panglima TNI mengatakan bahwa sikap netral TNI harus benar-benar dipelihara, karena di situ TNI bisa menempatkan diri pada posisi yang tepat.  “Netralitas TNI menjadi taruhan kita, jangan sampai ada satu prajurit pun yang tidak netral. Kita harus membuktikan diri sebagai prajurit yang professional dan setia kepada Undang-Undang, Bangsa dan Negara,” tegasnya.

 

Dalam rangkaian upacara tersebut, disematkan penghargaan Tanda Kehormatan Satya Lencana Santi Dharma kepada 1.169 prajurit TNI dari Pemerintah Republik Indonesia (RI) berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo Nomor 106/TK/Tahun 2017, tanggal 30 Oktober 2017.

 

Satgas Kontingen Garuda (Konga) UNIFIL tahun 2016-2017 berjumlah 1.169 Prajurit TNI, terbagi dalam beberapa Satgas yaitu 50 personel Satgas Force Head Quarter Support Unit (FHQSU) Konga XXVI-I-1 dipimpin Kolonel Inf Surya Wibawa Suparman, 850 personel Batalyon Mekanis (Yonmek) Konga XXIII-K dipimpin Letkol Inf Yudi Gumelar, S.Pd.,  150 personel Force Protection Company  (FPC) Konga XXVI-I-2 dipimpin Mayor Inf I Made Putra Suartawan, 75 personel  Military Police Unit (MPU) Konga XXV-I dipimpin Letkol Cpm Joni Kuswaryanto, S.H., 18 personel Military Community Outreach Unit (MCOU) Konga XXX-G dipimpin Mayor Inf Roy Chandra Sihombing, 6 (Enam) personel Civil Military Coordination (CIMIC) Konga XXXI-G dipimpin Mayor Arh Choirul Huda, 9 (Sembilan) personel Level II Hospital Konga XXXIX-H dipimpin Mayor Laut (K) Wagiyo, S.Kep, dan 11 personel Milstaf Seceast Unifil dipimpin Kolonel Inf Pribadi Jatmiko. (Badar/Puspen TNI)

Pasukan Garuda Rayakan Hari Natal 2017 di Bumi Afrika Tengah

(Pen Konga XXXVII-D/Minusca. Kamis, 28 Desember 2017).  Pasukan Garuda Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) yang beragama Nasrani, beberapa waktu lalu merayakan Hari Natal 2017 di ruang ibadah Indo Eng Coy Camp, Mpoko, Bangui, Republik Afrika Tengah.

 

Dalam kesempatan tersebut, Mayor Arh Reza Mamoribo menyampaikan bahwa berita kelahiran adalah sesuatu yang amat penting, apalagi menyangkut kelahiran seorang tokoh besar. “Bisa berlembar-lembar halaman untuk menuliskannya dan ditambahkan dengan bumbu-bumbu agar kesannya lebih dramatis,” ucapnya.

 

Tetapi mari kita bandingkan dengan berita kelahiran Yesus, “Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan”(Lukas 2:6-7).

 

“Sungguh sederhana dan biasa-biasa saja. Seakan-akan tidak sedang menceritakan sesuatu yang istimewa,” kata Mayor Arh Reza Mamoribo.

 

Perayaan Natal yang dilaksanakan secara sederhana di Indo Eng Coy Camp tidak mengurangi makna dari perayaan itu sendiri, yang mana dalam kesederhanaan peringatan Natal ini tetap menunjukkan semangat Natal yang sebenarnya dan mengharap berkat-Nya dalam kesederhanaan. Karena bukan bagaimana cara merayakannya, akan tetapi yang terpenting adalah bagaimana memaknai Natal itu sendiri.

 

Kegiatan perayaan Natal dihadiri pula oleh Dansatgas Kizi TNI Konga XXXVII-D/Minusca Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy, S.E. beserta Perwira Staf dan anggota Milstaf. Tidak ketinggalan pula anggota satgas lain yang turut hadir, sebagai simbol kerukunan dan toleransi antar umat beragama.

 

Dengan hal ini semoga dapat memperkokoh ikatan persaudaraan anggota Satgas Minusca demi kelancaran dan kesuksesan dalam menjalankan misi di Republik Afrika Tengah dan nantinya dapat kembali ke Indonesia dengan membawa keberhasilan dan kebanggaan bagi Bangsa dan Negara.

 

Pasukan Garuda Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca berjumlah 200 personel dari ketiga angkatan (176 personel TNI AD, 19 personel TNI AL dan 5 personel TNI AU) dibawah pimpinan Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy, S.E. sebagai Dansatgas, yang kesehariannya menjabat sebagai Komandan Batalyon Zipur 5/ABW Kodam V/Brawijaya, Jawa Timur.

 

Satgas Konga XXXVII-D/Minusca yang akan bertugas selama satu tahun ke depan, memiliki tugas untuk membantu PBB dalam berbagai pekerjaan seperti pembuatan super camp, perbaikan jalan, pembangunan jembatan, perbaikan pangkalan, pembuatan perimeter camp dan perbaikan-perbaikan konstruksi lainnya. Selain tugas pokoknya tersebut, Satgas Kompi Zeni TNI berupaya untuk mendekatkan diri dengan masyarakat di daerah misi serta mengenalkan budaya Indonesia ke masyarakat Republik Afrika Tengah. (Badar/Puspen TNI)

Panglima TNI : Komitmen TNI Wujudkan Manajemen Transparan dan Akuntabel

????????????????????????????????????
????????????????????????????????????

(Puspen TNI). Pengucapan Sumpah dan Penandatanganan Pakta Integritas merupakan bentuk implementasi dan komitmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk mewujudkan manajemen yang transparan dan akuntabel.

 

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto S.I.P. pada acara Penyumpahan Jabatan dan Penandatanganan Pakta Integritas serta Sertijab Pangkohanudnas, Koorsahli Panglima TNI, Kabais TNI, Danpom TNI, Dansatkomlek TNI serta Dandenma Mabes TNI di Aula Gatot Subroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (27/12/2017).

 

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, pernyataan atau janji kepada diri sendiri tentang komitmen untuk melaksanakan tugas, fungsi dan wewenang tanggung jawabnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan termasuk kesanggupan untuk tidak melakukan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa pemberantasan KKN di lingkungan TNI bertujuan untuk memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi, menumbuhkembangkan keterbukaan dan kejujuran, serta memperlancar pelaksanaan tugas yang berkualitas, efektif, efisiensi dan akuntabel.

 

“Pemberantasan KKN juga membantu pemerintah dalam upaya mewujudkan pemerintah dan masyarakat Indonesia yang maju, mandiri, bertanggung jawab dan bermartabat dengan dilandasi oleh nilai-nilai luhur budaya bangsa, Pancasila dan UUD 1945,” ujar Panglima TNI.

 

Lebih lanjut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa jabatan Pangkohanudnas, Koorsahli Panglima TNI, Kabais TNI, Danpom TNI, Dansatkomlek TNI serta Dandenma Mabes TNI merupakan jabatan strategis di lingkungan Mabes TNI dalam upaya pencapaian tugas pokok TNI.

 

“Setiap satuan kerja di lingkungan TNI, dalam pelaksanaan tugasnya harus mampu menyajikan data yang akurat sebagai gambaran keadaan yang sesungguhnya, sehingga dapat menjadi bahan masukan bagi pimpinan guna menetapkan kebijakan dan keputusan yang tepat,” kata Panglima TNI.

 

Adapun serah terima jabatan tersebut, yaitu Pangkohanudnas dari Marsdya TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. kepada Marsda TNI Imran Baidirus, S.E.; Koorsahli Panglima TNI dari Mayjen TNI Nurendi, M.Si.(Han) kepada Mayjen TNI Wardiyono, S.I.P., M.B.A., M.M.; Kabais TNI dari Mayjen TNI Ilyas Alamsyah kepada Marsda TNI Kisenda Wiranata Kusuma, M.A.;  Dan POM TNI dari Letjen TNI Dodik Widjanarko, S.H. kepada Mayjen TNI Dedy Iswanto, S.E.; Dansatkomlek TNI dari Brigjen TNI Jumadi kepada Brigjen TNI Budi Prijono, S.T., M.M.; serta Dandenma Mabes TNI dari Brigjen TNI T. Beny Firmansyah kepada Kolonel Inf Asep Syaripudin. (Badar/Puspen TNI)

Panglima TNI : Jadikan Event Dunia Sasaran Pembinaan Latihan Petembak TNI

(Puspen TNI).  Hasil prestasi juara Lomba Menembak Piala Panglima TNI Tahun 2017 harus diapresiasi dan dijadikan potret bagi tiap-tiap kontingen, guna mengevaluasi dan merencanakan pembinaan prestasi petembak secara profesional searah dengan kemajuan sport management, melalui sistem dan metoda Pembinaan Latihan Satuan (Binlatsat).

 

Demikian  amanat tertulis Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. yang dibacakan Kasum TNI  Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A pada Penutupan Kejuaraan Menembak Piala Panglima TNI Tahun 2017 yang diselenggarakan TNI AU, bertempat di Lapangan Tembak Wing I Paskhas, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (22/12/2017).

 

“Jadikan event menembak dunia sebagai sasaran dalam pembinaan dan latihan petembak, dengan mempedomani catatan pencapaian prestasi yang telah diraih, sebagai tolok ukur pembinaan prestasi dan motivasi atlet petembak angkatan,” kata Panglima TNI.

 

Terkait event tersebut, Panglima TNI mengatakan agar memprogramkan event menembak pada masing-masing angkatan sebagai bagian penyiapan keikutsertaan TNI pada Kejuaraan Asia-Asia Pasific Military Shooting Championship, AASAM (Australian Army of Skill Arms at Meeting) dan mempertahankan prestasi Juara Umum Lomba Tembak BISAM (Brunei International Skill Arms Meet) tahun 2018 di Brunei Darussalam.

 

Lebih lanjut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan agar mempedomani filosofi ‘Ala Bisa Karena Biasa’ yang berorientasi pada azas tujuan dalam pembinaan dengan pengembangan sistem dan metoda latihan yang berkelanjutan, serta evaluasi dari setiap tahapan latihan. “Selenggarakan event menembak di masing-masing angkatan sebagai evaluasi hasil pembinaan dan latihan satuan menuju event menembak tingkat Piala Panglima TNI selanjutnya,” ujarnya.

 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengucapkan selamat kepada para atlet petembak yang meraih predikat juara pada Kejuaraan Menembak Piala Panglima TNI tahun 2017. “Kepada yang belum berhasil, saya ingin mengatakan sekaligus mengingatkan bahwa hasil hari ini merupakan tantangan untuk tampil lebih baik di hari esok, sekaligus menjadi bahan evaluasi masing-masing angkatan dalam pembinaan petembak selama ini,” ujarnya.

 

Mengakhiri amanatnya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menetapkan TNI AD sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kejuaraan Menembak Piala Panglima TNI pada tahun 2018. “Saya minta disiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk penyelenggaraan lomba tembak” pungkasnya.

 

Adapun perolehan medali hasil Kejuaraan Menembak Piala Panglima TNI Tahun 2017. yaitu Mabes TNI (3 Emas, 2 Perak, 2 Perunggu), TNI AD (32 Emas, 16 Perak, 2 Perunggu), TNI AL (6 Emas, 20 Perak, 5 Perunggu) dan TNI AU (1 Emas,4 Perak, 19 Perunggu). Keluar sebagai Juara Umum adalah kontingen TNI AD. (Badar/Puspen TNI)

Panglima TNI : Peran Ibu Luar Biasa, Tonggak Keberhasilan Anak

sumbawanews.com,- Peran Ibu merupakan tonggak dari seluruh keberhasilan anak-anaknya. Ingat setiap anak yang dilahirkan dari ibu adalah emas dan ibu jugalah yang mempertahankan anak sampai besar tetap menjadi emas, jadi peran ibu luar biasa.

 

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dihadapan awak media usai mendampingi Presiden RI Joko Widodo pada acara peringatan puncak Hari Ibu ke-89, bertempat di  Waisai Torang Cinta (WTC) Raja Ampat, Papua, Jumat (22/12/2017).

Dalam kesempatan tersebut, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan secara singkat riwayat hidup dan perjalanan kariernya. “Saya dilahirkan oleh seorang ibu yang benar-benar mempersiapkan anak-anaknya, walaupun dalam kondisi ekonomi yang kurang menguntungkan, tetapi dengan kesabaran dan kegigihan seorang ibu sehingga anaknya bisa menjadi seperti sekarang ini,” ucapnya.

 

Pada perayaan puncak Hari Ibu tahun 2017 ini, Panglima TNI menyampaikan harapan kepada kaum ibu Indonesia untuk menyiapkan generasi cerdas pembangunan bangsa dengan menanamkan nilai-nilai nasionalisme dalam rangka menuju Indonesia Emas. “Ini merupakan peran ibu-ibu Indonesia untuk mempersiapkan anak-anak Milenia menyongsong Hari Indonesia Emas pada tahun 2045,” tuturnya. (Mad/Puspen TNI)

Peringati Hari Ibu Ke-89, Bakamla RI Upacara Gabungan

sumbawanews.com,- Bakamla RI melaksanakan Upacara Gabungan dalam rangka memperingati Hari Ibu Ke-89 di Kantor Bakamla RI Gedung Perintis Kemerdekaan, Jalan Proklamasi No. 56, Jakarta Pusat, Jumat (22/12/2017).

 

Upacara yang dipimpin oleh Deputi Bidang Kebijakan dan Strategi Bakamla RI Irjen Pol Drs. Arifin, M.H. selaku Inspektur Upacara berjalan dengan lancar dan khidmat. Pada kesempatan ini Inspektur Upacara membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise yang menyampaikan mengenai sejarah, tujuan dan makna dari Peringatan Hari Ibu.

 

“Peringatan Hari Ibu setiap tahunnya diselenggarakan untuk mengenang dan menghargai perjuangan kaum perempuan Indonesia, yang telah berjuang bersama-sama kaum laki-laki dalam merebut kemerdekaan dan berjuang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat”, ucap Inspektu Upacara. “Komitmen pemerintah juga dibuktikan dengan diterbitkannya Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 316 Tahun 1959, yang menetapkan bahwa tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu sekaligus sebagai Hari Nasional, bukan hari libur”, lanjutnya.

 

Selain itu, disampaikan pula arti penting dari Peringatan Hari Ibu adalah upaya untuk mewariskan nilai-nilai luhur dan semangat perjuangan yang terkandung dalam sejarah perjuangan kaum perempuan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Hal ini terutama ditujukan kepada generasi penerus bangsa agar mempertebal tekad dan semangat untuk bersama-sama melanjutkan dan mengisi pembangunan dengan dilandasi semangat persatuan dan kesatuan.

 

Diharapkan dengan diperingatinya Hari Ibu Ke-89 ini, dapat meningkatkan semangat juang perempuan Indonesia untuk terus mengembangkan potensi diri dan turut berperan aktif dalam melanjutkan pembangunan, baik dalam sisi moral, pemikiran dan segala daya upaya yang dimiliki. Hal ini sesuai dengan tema yang diusung pada peringatan tahun ini, yaitu “Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya”.

 

Kegiatan upacara ini dihadiri oleh seluruh Pejabat dan Staf Bakamla RI yang berdinas di Jakarta, baik yang berada Kantor Pusat, Kantor Rawamangun dan Kantor Gedung Perintis Kemerdekaan. (Mad/Puspen TNI)

Dansatgas Indobatt Pimpin Pelepasan Purna Tugas Konga XXIII-K di Lebanon

(Pen Konga XXIII-L/Unifil. Jumat, 22 Desember 2017).  Komandan Satgas Indonesian Battalion (Dansatgas Indobatt) Kontingen Garuda (Konga) XXIII-L/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, S.I.P. memimpin acara tradisi pelepasan Purna Tugas Satgas Batalyon Mekanis Konga XXIII-K/Unifil di Lapangan Soekarno, Markas Indobatt 7-1 Adshit Alqusayr, Lebanon Selatan, Kamis (21/12/2017).

 

Dansatgas Indobatt Konga XXIII-L/Unifil Letkol Inf Arfan Johan Wihananto dalam sambutannya menyampaikan banyak terima kasih atas prestasi yang telah diperbuat oleh Prajurit TNI Satgas Indobatt Konga XXIII-K/Unifil dibawah pimpinan Letkol Inf Yudi Gumilar, S.pd, yang telah bertugas selama satu tahun di Lebanon.

 

“Kami akan lanjutkan program-program Satgas terdahulu yang telah menorehkan banyak hal-hal positif dan meningkatkan segala kekurangan, supaya kedepannya Satgas Indobatt makin dapat diterima masyarakat Lebanon dan dunia internasional,” kata Letkol Inf Arfan Johan Wihananto.

 

Pada kesempatan yang sama, mantan Dansatgas Indobatt Konga XXIII-K/Unifil Letkol Inf Yudi Gumilar, S.pd menyampaikan rasa bangga dengan seluruh Prajurit Garuda. “Saya yakin Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Indobatt Konga XXIII-L/Unifil akan dapat berbuat lebih baik lagi, karena diawaki oleh personel-personel yang mumpuni,” ujarnya.

 

Diakhir acara sebagai tradisi, setiap personel yang Purna Tugas mencium Tunggul Satgas Batalyon Mekanis Indobatt secara bergantian. Turut hadir dalam acara tersebut, seluruh Perwira dari masing-masing Satgas dan perwakilan dari Tokoh Masyarakat yang telah membina hubungan kerja sama dengan baik selama ini. (Badar/Puspen TNI)

Mabes TNI Selenggarakan Upacara Hari Ibu ke-89

(Puspen TNI).  Markas Besar (Mabes) TNI menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Ibu ke-89 tahun 2017, dengan Inspektur Upacara Wakil Kepala Pusat Kesehatan (Wakapuskes) TNI Laksma TNI Drg. Andriyani, bertempat di Lapangan Apel B-3 Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (22/12/2017).

 

Upacara Peringatan Hari Ibu ke-89 tahun 2017, yang diikuti oleh Perwira Tinggi dan Prajurit serta Aparatur Sipil Negara (ASN) TNI, mengambil tema Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya. Tema ini bertujuan untuk meningkatkan peran perempuan Indonesia dalam setiap aspek kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara menuju pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berkeadilan.

 

Peringatan Hari Ibu yang dilaksanakan setiap tanggal 22 Desember tersebut, menunjukkan bahwa perjuangan kaum perempuan Indonesia, telah menempuh proses yang sangat panjang dalam mewujudkan persamaan peran dan kedudukannya dengan kaum laki-laki, mengingat keduanya merupakan sumber daya manusia dan potensi yang turut menentukan keberhasilan pembangunan.

 

Momentum Hari Ibu juga dijadikan sebagai refleksi dan renungan bagi kaum perempuan, tentang berbagai upaya yang telah dilakukan dalam rangka memajukan pergerakan perempuan di semua bidang pembangunan.

 

Adapun arti penting lainnya dari Peringatan Hari Ibu adalah upaya untuk mewariskan nilai-nilai luhur dan semangat perjuangan yang terkandung dalam sejarah perjuangan kaum perempuan kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama generasi penerus bangsa agar mempertebal tekad dan semangat untuk bersama-sama melanjutkan dan mengisi pembangunan, dengan dilandasi semangat persatuan dan kesatuan. (Badar/Puspen TNI)

Panglima TNI : Pasukan Marinir Laksanakan Tugas Terbaik Demi Kehormatan Bangsa

sumbawanews.com,- Pasukan  Marinir harus tetap memelihara kemampuan, profesionalitas dan semangat juang yang tinggi untuk melaksanakan tugas terbaik demi kehormatan dan kepentingan bangsa dan negara.

 

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dihadapan ribuan prajurit Korps Marinir di lapangan Apel Brigade Infanteri 2 Marinir, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (21/12/2017).

 

“Saya merasa bangga dan merasa terhormat bisa berdiri di hadapan  para prajurit Marinir petarung yang hebat dan profesional  serta dekat dengan rakyat,” ucap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

 

Panglima TNI mengatakan bahwa perkembangan lingkungan strategis saat ini  sedang menghadapi permasalahan-permasalahan lintas negara lewat laut seperti illegal logging, illegal fishing, human trafficking (penyelundupan orang), dan penyelundupan Narkoba yang perlu penanganan secara terintegrasi karena  sangat berdampak terhadap kedaulatan NKRI.  “Semua itu tidak bisa kita biarkan begitu saja, harus dihentikan. Untuk itu, prajurit Marinir harus berperan aktif dalam mengantisipasi permasalahan-permasalahan yang terkait dengan kejahatan lintas negara,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa dalam waktu dekat bangsa Indonesia akan menghadapi pesta demokrasi tahun 2018 dan tahun 2019. Seluruh prajurit TNI tidak terkecuali Marinir untuk tetap menjaga netralitas .  “Saya perintahkan kepada seluruh prajurit Marinir untuk tetap menjunjung tinggi netralitas TNI dan tidak ada yang berusaha melibatkan diri serta masuk ke dalam kegiatan politik praktis. Saya yakin semuanya itu pasti dapat dilaksanakan dengan baik,” ujarnya.

 

Panglima TNI juga berpesan kepada seluruh prajurit Marinir untuk tetap memelihara bahkan  meningkatan kemampuan perorangan maupun satuan  yang nantinya siap menjaga stabilitas politik. “Terus kobarkan dan gelorakan semangat juang di hati seluruh prajurit Marinir untuk mengawal kedaulatan, menjaga keutuhan wilayah NKRI dan berikan rasa aman kepada seluruh rakyat Indonesia khususnya menghadapi tahun politik,” ucapnya.

 

Sementara itu usai pengarahan, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjawab pertanyaan awak media terkait pengamanan perayaan Natal  2017 dan Tahun Baru 2018, bahwa TNI siap membantu Polri, apabila ada kelompok tertentu yang terorganisir ingin mengacaukan situasi dan kondisi dalam perayaan Natal dan Tahun Baru tersebut.

 

Terkait dengan pengamanan pulau-pulau terluar terhadap illegal fishing, Panglima TNI mengatakan bahwa hal ini memerlukan suatu peralatan surveilans,  contohnya pesawat tanpa awak atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV) yang memiliki kemampuan jangkauan jauh lebih tinggi. “Apabila ada illegal fishing akan kita sampaikan kepada pasukan-pasukan yang ada di laut, kemudian pasukan yang ada di darat untuk segera eksekusi,” tegasnya.

 

Menjawab pertanyaan tentang pengembangan satuan-satuan TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa gelar satuan akan dievaluasi secara berkesinambungan, dihadapkan pada kemungkinan ancaman dan kebutuhan kekuatan pasukan. “Semuanya akan disesuaikan dengan kebutuhan berdasarkan potensi ancaman kedepan, kita harus menyiapkan itu, termasuk di Natura kita siapkan dan akan berkelanjutan sesuai dengan  yang direncanakan pemimpin-pemimpin TNI sebelumnya,” tutupnya. (Mad/Puspen TNI)

Panglima TNI : Tugas Pengamanan TNI-Polri Pada Natal dan Tahun Baru Berikan Rasa Aman Masyarakat

sumbawanews.com,- Pengamanan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 merupakan suatu tugas dan tanggung jawab yang diberikan negara kepada TNI-Polri guna memberikan rasa aman bagi masyarakat, sehingga pengerahan dan kesiapsiagaan personel maupun materiil perlu dipersiapkan dengan baik.

 

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P didampingi Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dihadapan 2.600 personel Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin 2017 di lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (21/12/2017).

 

Menurut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, tugas pengamanan Perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 adalah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Untuk itu, setiap prajurit TNI dan Polri harus tampil smart, profesional dan menunjukkan sikap hormat serta simpati kepada masyarakat. “Jaga keamanan masing-masing personel, materiil dan perlengkapan selama bertugas,” katanya.

 

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Tahun 2017 bertujuan untuk mengamankan, mengendalikan dan menjaga situasi serta kondisi negara dalam rangka menyambut Perayaan Hari Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.  “Seluruh personel dan perlengkapan yang disiapkan telah benar-benar dalam kondisi siap operasional dan masing-masing personel memahami dan menguasai tugas dan fungsinya sesuai standar operasional yang berlaku,” harapnya.

 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa tugas pengamanan dilaksanakan untuk mengantisipasi dan mencegah kemungkinan hambatan dan ancaman yang terjadi di masyarakat pada kegiatan Perayaan Natal dan Tahun Baru. “Setiap prajurit TNI-Polri harus bertindak tegas, cepat dan terukur terhadap kecenderungan tindakan anarkis yang dilakukan oleh kelompok masyarakat tertentu, khususnya kelompok terorganisasi yang memprovokasi situasi,” tegasnya.

Dihadapan ribuan peserta apel, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga menyampaikan agar menjaga sikap dan komitmen TNI-Polri untuk selalu berdiri tegak di atas semua golongan, menanggalkan kepentingan pribadi dan kelompok, menghormati ke-bhineka-an demi mewujudkan kedamaian di masyarakat. “Mari kita bersatu untuk bersama-sama menghadapi setiap kekuatan yang ingin mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” tutupnya.

 

Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan bahwa apel pasukan ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, mulai tanggal 22 Desember hingga 2 Januari 2018. “Apel di Jakarta pagi ini merupakan salah satu dari apel yang dilaksanakan. Apel di Jakarta ini hanya sebagai simbol,” katanya. (Mad/Puspen TNI)

Berita Terkini

Rusia Serang Ukraina dengan Ratusan Rudal dan Drone

Sumbawanews.com,- Malam hari Minggu (14/6), Ukraina dilanda serangan udara paling intensif dalam beberapa pekan terakhir. Rusia meluncurkan 70 rudal dan 611 drone ke berbagai...

Google Earth Kini Punya Simulasi Penerbangan di Browser

Sumbawanews.com,- Google Earth kini memungkinkan pengguna menjelajahi langit virtual tanpa perlu mengunduh aplikasi desktop. Fitur simulasi penerbangan yang sebelumnya hanya tersedia sebagai fitur tersembunyi...

Trump Ancam Serang Iran Jika Negosiasi Nuklir Gagal

Sumbawanews.com,- Washington D.C – Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan bahwa serangan militer terhadap Iran tetap menjadi pilihan jika negosiasi nuklir gagal mencapai kesepakatan...

Remaja Sleman Bawa Indonesia Raya Menang di Estoril

Sumbawanews.com,- Di tengah teriknya matahari Portugal, sebuah lagu kebangsaan menggema di Sirkuit Estoril—bukan karena kemenangan tim nasional sepak bola, tapi karena seorang remaja 16...

Wanita Dicegat di Jalanan karena Nunggak Angsuran, Polisi Turun Tangan

Sumbawanews.com,- Sebuah insiden yang sempat viral di media sosial—di mana seorang wanita pengendara motor dicegat sekelompok penagih utang di Jalan Pemuda, Pulogadung, Jakarta Timur—akhirnya...

Berita Utama