Home Blog Page 3145

Panglima TNI : Pertama Kali WHO Percayakan Internasional Conferrence kepada TNI

????????????????????????????????????

sumbawanews.com,- Untuk pertama kalinya World Health Organization (WHO) memadukan kegiatan militer dan sipil, guna membicarakan upaya mewujudkan ketahanan kesehatan global dalam rangka kerja sama antar negara dan pertama kali di dunia WHO mempercayakan pelaksanaan Internasional Conferrence And Table Top Exercise On Global Health Security kepada TNI.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada acara pembukaan Internasional Conferrence And Table Top Exercise On Global Health Security 2017 dihadapan Presiden RI Ir. Joko Widodo dan para peserta konferensi yang diikuti dari 50 negara, bertempat di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (24/10/2017).

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan ketahanaan kesehatan global merupakan suatu kondisi adanya kesiapan, kewaspadaan dan ketahanan terhadap kejadian luar biasa akibat emerging diseases maupun new emerging diseases yang menular dengan cepat antar manusia dengan tujuan untuk mencegahnya.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa pada Konferensi Tingkat Tinggi G-20 tanggal 7-8 Juli 2017 di Hamburg Jerman, isu health security merupakan salah satu tren yang hangat dibicarakan pemimpin dunia. “Untuk itulah maka Presiden RI berinisiatif dan memerintahkan TNI untuk melakukan aksi nyata yang dapat memberi sumbangsih bagi negara dan dunia internasional dalam bidang ketahanan kesehatan global,” tegasnya.

Panglima TNI menuturkan bahwa TNI akan menampilkan peran Babinsa sebagai mata telinga TNI di seluruh wilayah Indonesia, karena Babinsa berhubungan langsung dan berada ditengah-tengah masyarakat, hal ini sebagai konsep Table Top Exercise. “Apabila terjadi suatu peristiwa di masyarakat, Babinsa akan mengkoordinir Babinkamtibmas, Kepala Desa/Lurah, LKMD serta Puskesmas untuk memberikan pertolongan pertama dan lapor cepat tentang kasus,” ujarnya.

Disisi lain, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan bahwa TNI merupakan salah satu first responder pada setiap kejadian baik musibah massal maupun bencana alam yang membutuhkan penanganan cepat. “Ini berdasarkan letak geografis Indonesia tepat berada di persimpangan lalu lintas dunia, hal ini menyebabkan ancaman wabah penyakit tropis dan penyakit infeksi sangat tinggi,” katanya.

“TNI melalui perannya dalam Operasi Militer Selain Perang, selalu siap digerakkan apabila terjadi musibah massal yang datang tiba-tiba dan tidak mudah dipredeksi, seperti bencana alam ataupun bencana buatan, sebagaimana yang telah dilakukan selama ini,” kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Sementara itu, terkait tentang kemajuan teknologi komunikasi dan transportasi, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan bahwa hal ini akan menjadikan percepatan perpindahan barang, jasa dan manusia, juga menjadi ancaman penyakit dari suatu negara, bisa menjadi ancaman global dalam hitungan menit. “Ancaman penyakit itu berupa virus MersCov, Zika dan Flu Burung yang menjadi ancaman global beberapa waktu yang lalu,” tuturnya.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa dari perspektif militer patut mewaspadai adanya ancaman senjata biologi massal yang diciptakan untuk melumpuhkan negara lain dan berpotensi mengakibatkan pandemi. “Ini menjadi sangat penting dan membutuhkan kerja sama antara sipil dengan militer serta kerja sama antar negara untuk mengatasinya,” pungkasnya. (Ahmad/Puspen TNI)

Panglima TNI Bersahabat Baik dengan Jenderal Jo Dunford

????????????????????????????????????

sumbawanews.com,- Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bersahabat baik dengan Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat Jenderal Jo Dunford, sedianya beliau akan menghadiri undangan, namun ada penolakan masuk ke wilayah Amerika Serikat.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI kepada awak media usai menghadiri pembukaan Internasional Conferrence And Table Top Exercise On Global Health Security Meeting 2017 oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Selasa, (24/10/2017).

“Saya bersahabat baik dengan Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat Jenderal Jo Dunford dan saya sedianya menghadiri pertemuan Panglima se-Asia Pasifik, selain itu saya juga ingin bertemu dengan Jenderal Jo Dunford,” jelas Panglima TNI.

Dalam kunjungannya ke Amerika Serikat tahun 2016 yang lalu, Panglima TNI mengatakan betapa hangatnya sambutan yang diberikan oleh Jenderal Jo Dunford. “Saya diajak Coffee Morning di rumahnya yang asri, kemudian malamnya saya diajak Dinner, yang lebih luar biasa lagi saat Dinner para tentara Amerika menyanyikan lagu Bengawan Solo,” ucapnya.

Menanggapi banyaknya komentar yang bermacam-macam tentang masalah ini, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menghimbau kepada masyarakat agar tidak bergerak sendiri-sendiri, percayakan kepada Kementerian Luar Negeri untuk menyelesaikan masalah ini. “Menteri Luar Negeri Ibu Retno Marsudi telah menyampaikan bahwa Indonesia dengan Amerika Serikat itu bersahabat, semua masalah akan diselesaikan dengan baik, kita monitor saja langkah-langkah yang akan diambil oleh Kementerian Luar Negeri RI,” tegasnya.

Permintaan maaf telah disampaikan oleh Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Erin Elizabeth Mckee menyampaikan bahwa larangan tersebut sudah tidak ada, sudah dicabut dan mempersilahkan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memasuki wilayah Amerika Serikat, tetapi hingga saat ini belum ada penjelasan resmi penyebab Panglima TNI ditolak masuk Amerika Serikat. (Ahmad/Puspen TNI)

Pasukan Garuda Kembali Dari Habilla dan Foro Baranga Ke Markas Indobatt-03

sumbawanews.com,- Komandan Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indobatt-03 Letkol Inf Syamsul Alam, S.E. beserta jajarannya menyambut kedatangan personel Satgas Indobatt-03 yang ditugaskan khusus untuk pengamanan aset UN (United Nation) dan Camp di daerah Habilla dan Foro Baranga wilayah Afrika Barat dengan sebuah upacara tradisi penyambutan, bertempat di lapangan apel Indobatt-03, Elgeneina, Afrika, Senin (23/10/2017).

Acara yang diawali dengan penciuman bendera Tunggul Garuda Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C/Unamid oleh Wadan Satgas Mayor Inf Jenris Yulmal Vinas selaku ketua rombongan tersebut, diikuti seluruh prajurit dari Habilla dan Foro Baranga yang merupakan suatu tradisi dengan dilaksanakan sebagai bentuk penghargaan kepada prajurit, apabila telah kembali selesai dalam melaksanakan tugas di daerah misi penugasan.

Perjalanan rombongan Satgas Habilla ke Elgeneina (tempat induk pasukan) tersebut dengan jarak tempuh kurang lebih 105 km yang ditempuh dalam waktu dua hari dua malam dengan perjalanan darat menggunakan 2 Apc, 5 Truck, 1 Lc dan 1 Ambulance. Sedangkan Foro Baranga ke Elgeneina kurang lebih 151 km ditempuh dalam waktu tiga hari dua malam dengan perjalanan darat menggunakan 2 Apc, 3 Truck, 3 Lc, serta mendapat dukungan dari kendaraan rombongan TCC (Troops Countrybuting Country) Bangladesh yang bersama-sama menuju Elgeneina.

Kedatangan prajurit-prajurit pada pagi hari itu diterima dengan upacara tradisi penyambutan dilapangan apel Indobatt-03 berjumlah 176 prajurit, yang terbagi dua daerah penugasan yaitu satu kompi 92 orang prajurit didaerah Foro Baranga dan 84 orang prajurit didaerah Habilla, dimana didalam penugasannya masing-masing, dilengkapi dengan sarana dan prasarana baik dibidang operasi, logistik, materil, serta peralatan pendukung lainnya.

Selama kurang lebih 4 (empat) bulan berjalan didaerah penugasan, pasukan Satgas Garuda yang bertugas didaerah Habilla dan Foro Baranga itu, selain mengamankan aset-aset United Nation juga menciptakan situasi yang kondusif dan rasa aman kepada masyarakat lokal setempat, serta bekerja sama dengan TCC (Troops Countrybuting Country) negara lain dalam menangani permasalahan seperti, gangguan keamanan, usaha pencurian aset-aset milik United Nation dan selain itu juga melaksanakan kegiatan bakti sosial atau Cimic (Civil Military Coordination) kepada masyarakat lokal sekitarnya sebagai wujud dari persaudaran dan persahabatan.

Komandan Satgas Indobatt-03 Letkol Inf Syamsul Alam, S.E. dalam sambutannya menyampaikan selamat datang dan selamat bergabung kembali ke Induk Pasukan di Indobaat-03 sebagai kampung halaman ke 2 setelah tanah air Indonesia, kepada prajurit Garuda yang baru kembali dari Satgas daerah Habilla dan Foro Baranga.

“Penunjukkan Pasukan Garuda Indobatt-03 ini, merupakan salah satu wujud kepercayaan PBB United Nation dan Afrika United kepada pasukan perdamaian Indonesia yang tergabung dalam Satgas Batalyon Komposit TNI XXXV-C/Unamid,” kata Letkol Inf Syamsul Alam.

Lebih lanjut Letkol Inf Syamsul Alam mengucapkan terima kasih atas dedikasinya selama dalam penugasan di sana, tetap bisa menjaga nama baik bangsa dan negara, bisa menjaga diri masing-masing dengan menjauhi perbuatan yang dapat mencoreng nama negara dan bangsa. “Kalian juga mampu menunjukkan kepada masyarakat lokal bahwa kalian bisa bergaul, bersilaturahmi, bersahabat, untuk menunjukan tali persahabatan dan tali persaudaraan, selamat berkumpul kembali dengan sahabat, teman, saudara sebangsa dan setanah air,” pungkasnya.

Diakhir acara dilaksanakan pemberian penghargaan kepada Wadan Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-C/Unamid Mayor Inf Jenris Yulmal Vinas, Kapten Mar Amirudin, Kapten Inf Putra Wardani oleh Komandan Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-C/Unamid Letkol Inf Syamsul Alam, S.E. atas dedikasi, kerja keras dan leadership selama menjalankan tugas didaerah misi Habilla dan Foro Baranga. (Ahmad/Puspen TNI)

Kapuspen TNI : Panglima TNI Sedianya Akan Hadiri Undangan VEOs Pangab AS di Washington DC

(Puspen TNI).  Panglima TNI  Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sedianya akan menghadiri acara Chiefs of Defense Conference on Countering Violent  Extremist Organization (VEOs) yang akan dilaksanakan tanggal 23 s.d. 24 Oktober 2017 di Washington DC, atas undangan Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat (Pangab AS) Jenderal Joseph F Dunford, Jr., namun Jenderal TNI Gatot Nurmantyo tidak jadi hadir pada acara tersebut.

 

Hal tersebut dikatakan Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto dihadapan awak media saat menggelar Jumpa Pers terkait adanya larangan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memasuki wilayah Amerika Serikat, bertempat di Kantor Panglima TNI, Jl. Medan Merdeka Barat No.2, Jakarta Pusat, Minggu (22/10/2017).

 

Lebih lanjut Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto menjelaskan bahwa Panglima TNI mendapat undangan secara resmi yang dikirim oleh Pangab Amerika Serikat Jenderal Joseph F. Dunford, Jr dan kemudian Jenderal TNI Gatot Nutmantyo membalas surat tersebut dan mengkonfimasi kehadirannya sebagai bentuk penghargaan dan perhatian.

 

“Panglima  TNI mengirim surat balasan tersebut, karena menghormati Jenderal Joseph F. Dunford, Jr. yang merupakan sahabat sekaligus senior Jenderal TNI Gatot Nurmantyo,” kata Mayjen TNI Wuryanto.

 

“Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beserta isteri dan delegasi telah mengurus visa dan administrasi lainnya untuk persiapan keberangkatan, kemudian pada Sabtu 21 Oktober 2017, Panglima TNI siap berangkat menggunakan maskapai penerbangan Emirates, namun beberapa saat sebelum keberangkatan ada pemberitahuan dari maskapai penerbangan bahwa Panglima TNI beserta delegasi tidak boleh memasuki wilayah AS oleh US Custom and Border Protection,” tutur Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto.

 

Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto mengatakan bahwa terkait  peristiwa ini, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo telah lapor kepada Presiden RI melalui Ajudan, Menteri Luar Negeri dan Menkopolhukam  serta berkirim surat kepada Jenderal Joseph. F. Dunford Jr., dan saat ini masih menunggu penjelasan atas insiden ini.

 

“Kepergian ke Amerika atas undangan Pangab dan atas hubungan baik dua negara serta hubungan baik antara Pangab Amerika dan Panglima TNI, oleh sebab itu Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beserta isteri dan delegasi memutuskan tidak akan menghadiri undangan Pangab Amerika Serikat sampai ada penjelesan resmi dari pihak Amerika,” tegas Kapuspen TNI.

 

Menjawab pertanyaan wartawan tentang pernyataan Kemenlu RI bahwa Panglima TNI sudah diperbolehkan berangkat ke Amerika Serikat, Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto mengatakan bahwa Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berangkat atas undangan sebagai Panglima TNI dan atas se-ijin dari Presiden RI, berarti utusan Pemerintah RI. “Walaupun sekarang sudah boleh, tentu harus ada kejelasan mengapa bisa terjadi pelarangan. Ini harus jelas,” tegasnya.

 

“Kalau ada kesalahan dan harus minta maaf bukan kepada Panglima TNI, tetapi kepada pemerintah RI. Panglima TNI akan berangkat lagi tentunya atas perintah Presiden RI, tidak asal bisa berangkat,” ujar Kapuspen TNI. (Badar/Puspen TNI)

Panglima TNI Sedianya Akan Hadiri Undangan VEOs Pangab AS di Washington DC

(Puspen TNI).  Panglima TNI  Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sedianya akan menghadiri acara Chiefs of Defense Conference on Country Violent  Extremist Organization (VEOs) yang akan dilaksanakan tanggal 23 s.d. 24 Oktober 2017 di Washington DC, namun  Jenderal TNI Gatot Nurmantyo tidak jadi hadir pada acara tersebut.  Demikian dikatakan Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur,  Minggu (22/10/2017).

 

Lebih lanjut Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto menjelaskan bahwa Panglima TNI mendapat undangan secara resmi yang dikirim oleh Pangab Amerika Serikat Jenderal Joseph F. Durford, Jr dan kemudian Jenderal TNI Gatot Nutmantyo membalas surat tersebut dan mengkonfimasi kehadirannya sebagai bentuk penghargaan dan perhatian.

 

“Panglima  TNI mengirim surat balasan tersebut, karena menghormati Jenderal Joseph F. Durford, Jr. yang merupakan sahabat sekaligus senior Jenderal TNI Gatot Nurmantyo,” kata Mayjen TNI Wuryanto.

 

“Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beserta isteri dan delegasi telah mengurus visa dan administrasi lainnya untuk persiapan keberangkatan, kemudian pada Sabtu 21 Oktober 2017, Panglima TNI siap berangkat menggunakan maskapai penerbangan Emirates, namun beberapa saat sebelum keberangkatan ada pemberitahuan dari maskapai penerbangan bahwa Panglima TNI beserta delegasi tidak boleh memasuki wilayah AS oleh US Custom and Border Protection,” tutur Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto.

 

Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto mengatakan bahwa terkait  peristiwa ini, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo telah lapor kepada Presiden RI melalui Ajudan, Menteri Luar Negeri dan Menkopolhukam  serta berkirim surat kepada Jenderal Joseph. F. Durford Jr., dan saat ini masih menunggu penjelasan atas insiden ini.

 

“Kepergian ke Amerika atas undangan Pangab dan atas hubungan baik dua negara serta hubungan baik antara Pangab Amerika dan Panglima TNI, oleh sebab itu Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beserta isteri dan delegasi memutuskan tidak akan menghadiri undangan Pangab Amerika Serikat sampai ada penjelesan resmi dari pihak Amerika,” tegas Kapuspen TNI. (Badar/Puspen TNI)

16 Karateka Junior Indonesia Siap Berlaga di Spanyol

(Puspen TNI).  Dalam menghadapi Kejuaraan Dunia Karate di Santa Cruz De Tenerife, Spanyol, tanggal 25 s.d 29 Oktober 2017, misi utama yang harus diraih para Karateka Junior Indonesia adalah siap berlaga dengan segenap jiwa raga.

 

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo selaku Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate Indonesia (PB FORKI) dihadapan 16 Karateka Junior Indonesia yang akan bertanding di Spanyol, bertempat di Kantor Panglima TNI, Subden Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (20/10/2017).

 

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berpesan kepada para  atlet Karateka Junior Indonesia agar prestasi yang telah diraih pada kejuaraan World Cadet Junior And U 21 Karate Championship ke-9 tahun 2015 di Indonesia dengan meraih 4 medali emas, agar dipertahankan dan ditingkatkan.

 

“Pada Kejuaraan Dunia Karate di Santa Cruz De Tenerife Spanyol tahun ini,  para atlet Karateka Junior Indonesia harus mampu menunjukkan prestasi yang lebih baik lagi,” kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

 

Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, para atlet Karateka Junior adalah duta Indonesia yang akan berlaga menunjukkan kemampuannya untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional. “Dengan semangat petarung dan pantang menyerah, yakinlah prestasi tersebut dapat diraih,” tegasnya.

 

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa kita harus punya target untuk meraih medali emas di ajang Olimpiade, bukan saja jadi peserta namun harus mampu menunjukkan prestasi yang terbaik.  “Untuk meraih prestasi yang optimal, harus bertanding dengan segenap jiwa raga agar memiliki mental juara,” tuturnya.

 

“Para atlet harus terus berlatih dengan sepenuh hati dan senantiasa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar selalu diberi perlindungan dan dapat meraih prestasi yang membanggakan,” pungkas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. (Badar/Puspen TNI)

Panglima TNI : Peran Perencanaan Sangat Strategis Dalam Proses Pembangunan Kekuatan TNI

????????????????????????????????????

sumbawanews.com,- Fungsi dan tugas perencanaan umum, menempati peran yang sangat strategis dalam proses pembangunan, pengembangan kekuatan dan kemampuan serta gelar kekuatan TNI saat ini maupun ke depan. Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memimpin upacara Serah Terima Jabatan Asisten Perencanaan Umum (Asrenum) Panglima TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (20/10/2017).

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa ancaman dan tantangan tugas TNI kedepan yang semakin komplek, penyusunan rencana kebutuhan anggaran harus dapat mewadahi kebutuhan TNI. “Perencanaan anggaran harus disusun secara efektif, efisien sesuai skala prioritas agar dapat mewadahi kebutuhan TNI,” ujarnya.

Panglima TNI mengingatkan bahwa, perlu langkah yang bijak dan cermat untuk dapat memanfaatkan alokasi anggaran yang tersedia serta tetap konsisten dalam pelaksanaanya demi tercapainya tugas pokok. “Kita tidak boleh bermain-main pada wilayah inkonsistensi dalam mewujudkan perencanaan strategis dan membangun interoperabilitas Trimatra Terpadu,” tegasnya.

Menurut Panglima TNI, interoperabilitas tersebut merupakan salah satu faktor penentu dalam membangun postur TNI yang profesional, militan, solid dalam melaksanakan tugas menjaga keutuhan wilayah NKRI, serta dalam tugas-tugas lainnya, baik berskala nasional maupun internasional.

Kepada pejabat Asrenum Panglima TNI yang baru yaitu Laksda TNI Agung Prasetiawan, M.A.P, Panglima TNI menyampaikan, sisa waktu program anggaran di tahun 2017 agar digunakan seefektif mungkin. “Dengan harapan semua agenda program kerja dapat diselesaikan tepat waktu, sehingga pada saat memasuki program kerja TA 2018, dapat fokus tanpa terganggu oleh program-program TA 2017 yang belum selesai,” ucapnya.

Sementara itu, dalam serahterima jabatan Asrenum Panglima TNI, Laksda TNI Agung yang sebelumnya menjabat Pangkolinlamil menggantikan Laksda TNI Siwi Sukma Adji yang selanjutnya menempati jabatan baru sebagai Komandan Jenderal Akademi TNI. (Ahmad/Puspen TNI)

Penguatan Poros Maritim, Bakamla RI – ITS Teken MoU

sumbawanews.com,- Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) dan Institut Teknologi 10 Nopember (ITS) menyepakati dilakukannya kerjasama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Pendidikan, Pelatihan, Penelitian, dan Pengabdian kepada masyarakat di bidang keamanan dan keselamatan laut, di Ruang Sidang Utama Gedung Rektorat Lt. 1 ITS, Surabaya, Kamis (19/10/2017).

MoU bernomor SP-017/BAKAMLA/X/2017 dan 89/MoU/ITS/2017 sedianya akan ditandatangani oleh Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. dan Rektor ITS Prof. Ir. Joni Hermana, M.Sc.Es, Ph.D. Namun berhubung Kepala Bakamla RI ada kegiatan lain yang lebih penting di Jakarta, sementara nota kesepahaman tersebut dibubuhi paraf oleh Deputi Inhuker yang rencananya akan diajukan kepada Kabakamla di Jakarta.

Terealisasinya kesepahaman ini didasari adanya keinginan bersama untuk saling menunjang tugas pokok kelembagaan masing-masing pihak, serta terbangunnya sinergitas antar lembaga dalam rangka penguatan poros maritim.

Dalam sambutan Kepala Bakamla RI yang dibacakan Deputi Informasi, Hukum dan Kerjasama (Inhuker) Irjen Pol Dr. Drs. Abdul Gofur, M.H. dikatakan bahwa seiring dengan meningkatnya kualitas kejahatan lintas negara memberikan isyarat kuat bahwa masalah keamanan dan keselamatan laut memerlukan manajemen pengelolaan yang sinergis, sehingga dibutuhkan koordinasi dan kerja sama lintas sektoral.

Kepala Bakamla RI percaya bahwa ITS Surabaya sebagai perguruan tinggi teknik terbesar di Indonesia yang memiliki keunggulan di bidang sains dan teknologi kemaritiman, perkapalan, dan robotika, dengan segudang prestasi internasional akan memberikan kemampuannya guna peningkatan kinerja Bakamla RI ke depan.

Pada kesempatan tersebut, Irjen Pol Abdul Gofur dan Deputi Kebijakan dan Strategi (Jakstra) Irjen Pol Drs. Arifin, M.H. menyampaikan kuliah tamu dihadapan sejumlah tamu undangan yaitu Rektor, para Wakil Rektor, para Dekan dan Kepala Departemen di lingkungan ITS Surabaya. Beberapa poin disampaikan yaitu gambaran umum tentang Poros Maritim Dunia, sekilas tentang Bakamla RI, ancaman dan tantangan keamanan laut, kebijakan dan strategi Bakamla RI Tahun 2017 dan tentang diplomasi maritim.

Pada akhir paparan disampaikan kesimpulan bahwa untuk mengelola keamanan laut, perlu dibentuk Sistem Keamanan Laut agar keamanan laut dapat dilaksanakan secara efektif, efisien dan responsive dibawah perlindungan payung hukum atau adanya regulasi. Selain itu sinergitas antar instansi penegak hukum merupakan hal yang mutlak. Disampaikan pula bahwa penindakan hukum oleh Bakamla RI bermuara pada kepentingan Safety, Security, dan Environment Protection. Dan terakhir, pemberdayaan kegiatan tupoksi dan kewenangan Bakamla RI dengan memberdayakan sinergi dengan mitra kerja guna mendukung poros maritim dunia.

Selain Deputi Inhuker dan Deputi Jakstra hadir pula Direktur Kerja sama Sandi, S.H., M.H., Kepala Biro Umum Laksma TNI Suradi, AS., S.T., S.Sos., M.M., dan Kepala Biro Sarana dan Prasarana Laksma TNI Tugas Eko Santoso. (Ahmad/Puspen TNI)

Tim Ekspedisi NKRI Berikan Pengobatan Gratis Dan Lestarikan Alam Papua Selatan

sumbawanews.com,- Tim Pengabdian Masyarakat Ekspedisi NKRI Koridor Papua Bagian Selatan 2017 Subkorwil-2/Mappi kembali melakukan pengobatan massal di Distrik Nambioman Bapai kampung Ima pada Selasa (18/10).

 

Sebanyak 250 orang yang terdiri dari berbagai jenjang usia turut memeriksa kesehatan di pengobatan massal yang dilakukan oleh Tim Ekspedisi NKRI Koridor Papua Bagian Selatan Subkorwil-2/Mappi sekaligus sebagai penutup kegiatan kali ini.

 

Pengobatan Massal di kampung Ima bukan pertama kali dilakukan. Setiap tahun pada saat HKN (Hari Kesehatan Nasional) dinas kesehatan setempat melaksanakan pengobatan kepada masyarakat. Penyakit yang pada umumnya di derita masyarakat kampung Ima  dipengaruhi oleh lingkungan setempat dan menular, seperti Infeksi Saluran Pernafasan (Ispa)  dan diare.

 

Awalnya masyarakat kampung Ima kurang peduli mengenai masalah kesehatan, sekarang lebih baik karena mereka sudah mau berobat ke Puskesmas terdekat. Terlebih lagi  antusias yang tinggi dari masyarakat membuktikan betapa pentingnya kesehatan untuk diri sendiri. Pengobatan yang dilakukan secara gratis ini pun sangat membantu masyarakat, pasalnya rata-rata perekonomian masyarakat kampung Ima masih cukup rendah.

 

Dr. Theresia Puspita Sari selaku dokter Puskesmas Kepi yang membantu pengobatan berharap kedepannya lebih baik jika diadakan penyuluhan kesehatan, agar masyarakat lebih peduli lagi dengan kesehatan mereka sendiri. Penyuluhan tersebut dilakukan lebih ke preventive  sebagai media informasi agar masyarakat lebih tertarik dan mengerti  maksud dan tujuan diadakannya penyuluhan kesehatan tersebut.

 

Tidak hanya itu, pengobatan massal pun diiringi dengan penanaman pohon di Sekolah Dasar Santo Petrus Ima. Dengan harapan tidak hanya sekedar peduli pada kesehatan tetapi juga Peduli terhadap lingkungan di sekitar Kita.

 

Komandan Subkorwil-2/Mappi Kapten Inf Pardol menyampaikan,” Sangatlah penting untuk kita menanam pohon dan sekaligus kita ikut berpartisipasi dalam menyelamatkan lingkungan dan bumi kita, mari kita berikan contoh kepada anak anak sejak dini untuk peduli dan melestarikan alam disekitar kita”

 

Dengan menanam pohon yang tepat, kita dapat membantu menangkal hilangnya spesies, serta memberikan peningkatan habitat bagi satwa-satwa di hutan lokal. Penanaman pohon juga membantu masyarakat mencapai keberlanjutan ekonomi dan lingkungan jangka panjang, serta menyediakan makanan, energi dan pendapatan, ungkap Kapten Inf Pardol.

 

Ekspedisi NKRI merupakan wujud sinergitas kementerian/lembaga, TNI/Polri, pemerintah daerah, kalangan pendidik dari perguruan tinggi, mahasiswa, para pencinta alam, organisasi kepemudaan, pramuka dan didukung masyarakat setempat untuk membangun Indonesia. (Ahmad/Puspen TNI)

HUT Zeni Ke-72, Satgas Garuda Laksanakan Renovasi Markas Tentara Kongo

sumbawanews.com,- Dalam rangka HUT Zeni TNI AD ke-72, Prajurit TNI misi perdamaian PBB yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XX-N/Monusco (Mission de L’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo) dibawah pimpinan Letkol Czi Nur Alam Sucipto, S.Sos. sebagai Komandan Satgas (Dansatgas), beberapa waktu lalu melaksanakan kegiatan renovasi Markas Tentara Negara Kongo, FARDC (Force Army Democratic Of Congo) di Kota Dungu, Republik Demokratik Kongo, Afrika Tengah.

Dansatgas Kizi TNI Konga XX-N/Monusco Letkol Czi Nur Alam Sucipto, S.Sos. saat meninjau lokasi mengatakan bahwa seperti diketahui bersama sebelum dilakukan renovasi, bangunan Markas FARDC (Force Army Democratic Of Congo) ini tidak kokoh, lantainya pecah-pecah dan jauh dari kata sehat. “Sekarang dinding ini telah ditambahkan, diplester dengan baik dan di cat, lantai telah diplester serta diperbaiki plafonnya,” ucapnya.

Lebih lanjut Letkol Czi Nur Alam Sucipto, S.Sos menyampaikan bahwa keberadaan Prajurit TNI Konga XX-N/Monusco tidak hanya melakukan tugas pokok dalam misi perdamaian saja, akan tetapi juga melaksanakan kegiatan pembangunan baik renovasi maupun pembangunan sarana dan prasarana yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan instansi pemerintahan maupun instansi Militer Republik Demokratik Kongo.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan meningkatkan semangat bagi personel dan staf FARDC (Force Army Democratic Of Congo) dalam melaksanakan tugas sehari-hari serta dapat menjadikan contoh bagi kita semua untuk mau peduli kepada sesama,” kata Letkol Czi Nur Alam Sucipto.

Satgas Kizi TNI Konga XX-N/Monusco beranggotakan 175 Prajurit TNI dari ketiga angkatan (150 personel TNI AD, 19 personel TNI AL dan 6 personel TNI AU) sebagian besar berasal dari Batalyon Zeni Konstruksi 11/DW dan Batalyon Zeni Konstruksi 12/KJ yang berdomisili di Jakarta dan Palembang. Satgas ini dipimpin oleh Letkol Czi Nur Alam Sucipto, S.Sos sebagai Komandan Satgas (abituren Akademi Militer tahun 2000) yang kesehariannya menjabat sebagai Komandan Batalyon Zeni Konstruksi 11/DW, di Matraman, Jakarta Timur.

Dalam pelaksanaan tugasnya, Pasukan Indonesia ditempatkan di tiga UN Camp, yaitu COB Dungu, TOB Tadu dan TOB Demu. Selain bertugas menjadi pasukan penjaga perdamaian Satgas Kizi TNI Konga XX-N/Monusco juga melaksanakan kegiatan CIMIC (Civil Military Coordination) diantaranya, bantuan pelayanan kesehatan, pemberian bantuan kepada masyarakat, anjangsana, rehabilitasi jembatan/jalan, dan lain-lain. Hal ini bertujuan sebagai sarana diplomasi, sehingga keberadaan personel Satgas Kontingen Garuda dapat diterima oleh masyarakat lokal di Republik Demokratik Kongo. (Ahmad/Puspen TNI)

Berita Terkini

Iran Ancam Tembak Kapal di Selat Hormuz

Sumbawanews.com,- Komando Militer Iran mengeluarkan peringatan tegas: setiap kapal yang mencoba melintasi Selat Hormuz akan menjadi sasaran tembakan. Ancaman ini muncul di tengah eskalasi...

Meksiko Bergetar Menyambut Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Mexico City berubah menjadi panggung raksasa kecintaan pada sepak bola menjelang pembukaan Piala Dunia 2026. Di setiap sudut kota, mural warna-warni, baliho raksasa,...

Sumut Alami Pemadaman Listrik Hingga 4 Jam Harian

Sumbawanews.com,- Tiga pekan pasca-blackout besar di Pulau Sumatra, warga Sumatra Utara masih terjebak dalam siklus pemadaman listrik bergilir yang berlangsung hingga empat jam sehari....

Bupati Muara Enim Ditangkap dalam Kasus Suap BPK

Sumbawanews.com,- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus suap terkait audit BPK di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Salah satunya...

CFD Jakarta Ditiadakan Minggu 14 Juni karena Kegiatan Internasional

Sumbawanews.com,- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan meniadakan Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin dan Jalan HR Rasuna Said pada Minggu,...

Berita Utama