sumbawanews.com,- Kejuaraan Nasional Atletik Piala Panglima TNI Terbuka yang diikuti 412 Atlet dari 53 Kontingen, merupakan kerja sama TNI dan Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) dalam mengangkat cabang olahraga atletik menjadi salah satu unggulan olahraga prestasi, baik di Sea Games, Asian Games maupun Olympic Games.
Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksamana Madya TNI Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik Piala Panglima TNI Terbuka ke-5 Tahun 2017, di Lapangan Thor Gelora Pancasila, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (1/11/2017).
Dalam amanat tertulisnya, Panglima TNI juga mengatakan bahwa dalam memahami Undang-Undang RI No. 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, terdapat tiga substansi pokok pada aspek pembinaan yang mampu menjadikan Bangsa Indonesia kuat, sehat dan bermartabat, yaitu pembinaan olahraga prestasi, pembinaan olahraga pendidikan dan pembinaan olahraga rekreasi. “Tiga substansi pokok tersebut memiliki dimensi diplomatis, ekonomi dan dimensi sosial, termasuk didalamnya dimensi bela negara,” ungkapnya.
Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, olahraga adalah sebagai identitas atau jati diri sebuah bangsa bahkan lebih dari itu, ketangguhan fisik, solidaritas, sportivitas, mental, daya pikir, hingga spirit nasionalisme adalah elemen penting yang dapat dibanggakan bagi suatu bangsa untuk tegak berdiri bila disandingkan dengan bangsa lain.
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berharap agar para atlet dan official harus dapat menampilkan prestasi terbaiknya dengan melahirkan atlet-atlet muda berprestasi. “Jadikan atletik bagian dari kehidupan untuk emas, karena dihadapan para atlet dan official sekalian telah menanti PON ke-20 dan Asian Games Tahun 2018,” ujarnya.
“Tanamkan dalam jiwa kalian sebagai anak muda bangsa bahwa tidak ada yang tidak bisa, yang ada mau atau tidak berbuat yang terbaik untuk berprestasi di dunia atletik,” tutup Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Kejuaraan Nasional Atletik Piala Panglima TNI Terbuka ke-5 tahun 2017 yang berlangsung tanggal 1 s.d 3 Nopember 2017, diikuti oleh 53 Kontingen dan 412 atlet terdiri dari TNI AD 8 Kontingen (127 atlet), TNI AL 2 Kontingen (9 atlet), TNI AU 1 Kontingen (4 atlet), Gabungan Pengprov 5 Kontingen (45 atlet), Gabungan Pengcab 18 Kontingen (95 atlet), Gabungan 18 Klub Kontingen (118 atlet) dan PPLP 1 Kontingen (14 atlet).
Adapun nomor yang diperlombakan pada Kejurnas tersebut sebanyak 32 nomor, terdiri dari 100 M putra dan putri, 200 M putra dan putri, 400 M putra dan putri, 800 M putra dan putri, 1.500 M putra dan putri, 5.000 M putra dan putri, 1.0000 M putra dan putri, 4 x 100 M putra dan putri, 4 x 400 M putra dan putri, Lompat Jauh putra dan putri, Lompat Jangkit putra dan putri, Lempar Lembing putra dan putri, Tolak Peluru putra dan putri, 3.000 M Steeplechase putra dan putri, 110 M Gawang putra, 100 M Gawang putri, dan 400 M Gawang putra dan putri. (Ahmad/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Bakamla RI melakukan pemeriksaan terhadap 20 kapal dalam Operasi Bersama antara Indonesia dan Malaysia, dan didapati semua kapal telah disertai dokumen lengkap. Hal tersebut diketahui dari laporan KN Belut laut 4806 Bakamla RI yang tergabung dalam Operasi Optima Malindo tahun 2017, di Perairan Batam, Rabu (1/11/2017).
Optima Malindo tahun 2017 merupakan operasi keamanan laut bersama luar negeri antara Indonesia yang dilaksanakan oleh Bakamla RI, TNI AL dan KKP, dengan Malaysia yang dilaksanakan oleh Agency Penguatkuasaan Maritim Malaysia/APMM. Operasi patroli bersama tersebut digelar di wilayah perbatasan laut kedua negara, tepatnya di Perairan Batam yang berada di Zona Kamla Barat.
Berdasarkan keterangan Direktur Operasi Laut Bakamla RI Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo, S.T. M.Tr(Han), pelaksanaan patroli ini dengan memperhatikan dan mentaati MoU RI-Malaysia tentang Common Guidelines Concerning Treatment of Fishermen by Maritime Law Enforcement Agencies yang telah disepakati kedua negara, bahwa apabila kapal ikan kedua negara kedapatan sedang menangkap ikan di grey area, maka tindakan yang diambil adalah mengusir kapal ikan yang bersangkutan untuk keluar dari area tersebut. Hal ini dilakukan guna menjaga hubungan baik kedua negara.
Patroli Optima Malindo yang saat ini sedang berlangsung merupakan hasil rancangan Bakamla RI sebagai bentuk kerja sama kedua negara, yang dipercayakan kepada Laksma Eko Rahardjo selaku Ketua Tim Perancang Operasi Maritim (TPOM). Terkait tugas Bakamla RI tersebut dibahas dalam pertemuan Coordinated Operations Control Committee (COCC) ke-65 pada 24 Oktober lalu di Kuala Lumpur, Malaysia.
Bagi Bakamla RI, selain operasi keamanan laut dalam negeri, pelaksanaan operasi patroli bersama negara pantai lain telah menjadi agenda penting demi pencapaian tugas patroli keamanan dan keselamatan perairan Indonesia dan yurisdiksi Indonesia. Hal ini bertujuan untuk pengendalian wilayah laut dan penegakan hukum serta menjaga keamanan perairan Indonesia dari gangguan dan pelanggaran.
Sejak Operasi bersama dimulai hingga saat ini, KN Belut Laut 4806 Bakamla RI yang dikomandani Mayor Laut (P) Hadi Syafruddin, S.E., S.T. telah memeriksa 20 kapal, semua kapal patut mendapatkan apresiasi karena telah dibekali kelengkapan dokumen dalam pelayarannya. Selain itu, kapal-kapal tersebut juga tidak melanggar batas laut wilayah negara Malaysia, sehingga diijinkan untuk melanjutkan pelayaran kembali.
Kapal yang diperiksa dengan jenis kapal dan bobot GT bervariasi, antara lain KM Permata Indah, KM Kenanga 2, KM Berkah Laut V, KM Berkat Maju III, KM Sinar Abadi, KM Putra Jaya, TB Pelita 02-TK Pelita X, TB Nusa Indah 2- TK Nusa III, TB Pertiwi II- TK Pertiwi V, TB Herlina II – TK Herlina VII, TB Kurnia V – TK Kurnia 2 dan sebagainya. (Ahmad/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memimpin serah terima jabatan Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI, dari Mayjen TNI Wiyarto, S.Sos., kepada Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.DA., bertempat di Ruang Henning Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (31/10/2017).
Panglima TNI dalam amanatnya mengatakan bahwa kebersamaan TNI dengan rakyat merupakan hal yang harus terus diwujudkan. Dalam hal ini tulang punggungnya adalah Asisten Teritorial Panglima TNI yang bekerjasama dengan Asisten Intelijen, Kapuspen TNI, Asisten Personel dan staf lainnya. “Aster, Asintel dan Kapuspen TNI merupakan lingkaran yang saling terkait, demikian pula sebaliknya,” tuturnya.
Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa teritorial merupakan kelanjutan dari proses sejarah, dimana TNI dilahirkan oleh rakyat yang berjuang memerdekakan bangsa ini sehingga setelah merdeka para pejuang kemerdekaan yang menjadi cikal bakal TNI. “TNI tidak bisa lepas dari rakyat, karena rakyat adalah ibu kandung TNI,” katanya.
Panglima TNI mengatakan bahwa Center of Gravity TNI adalah kebersamaan TNI dengan rakyat. Untuk memelihara itu, maka sejak awal dari strata teritorial terendah (Kodim) yang mempunyai staf teritorial dan mempunyai peran penting dalam mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat.
????????????????????????????????????
????????????????????????????????????
????????????????????????????????????
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI mengatakan bahwa dalam konteks kekinian sesuai tantangan tugas yang semakin kompleks, kepada Aster Panglima TNI yang baru Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.DA agar dapat menghadirkan semangat baru, kreativitas dan inovasi kerja, dengan segala keikhlasan, ketulusan, kejujuran serta loyalitas dalam bekerja, searah dengan kebijakan pimpinan TNI. “Kepada Mayjen TNI Wiyarto, S.Sos. beserta Istri, saya mengucapkan terima kasih atas karya, dedikasi dan semangat kerjanya selama ini,” ucapnya.
“Mari kita bekerja baik dengan penuh ketulusan keikhlasan dan semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melimpahkan bimbingan, kesehatan dan kekuatan kepada kita, dalam melanjutkan tugas dan pengabdian kepada TNI, bangsa dan negara, yang sangat-sangat kita cintai bersama,” pungkas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. (Ahmad/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo secara simbolis meresmikan hasil rehabilitasi Rumah Dinas (Rumdis) dan Barak bagi Prajurit TNI kerja sama PT. BCA Tbk dengan TNI, bertempat di Batalyon Kavaleri 7/Sersus, Cijantung, Jakarta Timur, Selasa (31/10/2017).
Dalam sambutannya Panglima TNI menyampaikan bahwa peresmian rehabilitasi Rumdis, Barak dan Mushola merupakan Tahap-I yang berada di wilayah Kodam Jaya, Kodam I/Bukit Barisan dan Kodam XVI/Patimura. “Untuk Tahap-II akan dilaksanakan di wilayah Kodam IV/Diponegoro, Kodam V/Brawijaya dan Kodam XIV/Hasanuddin, sedangkan Tahap-III di wilayah Kodam III/Siliwangi dan Kodam IX/Udayana,” jelasnya.
Lebih lanjut Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa perbaikan beberapa sarana, seperti perumahan dinas, tempat ibadah, dan sarana pendidikan bagi anak-anak prajurit TNI merupakan bentuk perhatian Pimpinan TNI terhadap kesejahteraan anggota TNI beserta keluarganya. “Peningkatan profesionalisme prajurit TNI harus seimbang dengan kesejahteraan,”ucapnya.
“Disamping itu juga, akan direhab sarana pendidikan TK, SD, SMP, SMA milik Yayasan Kartika di daerah-daerah yang jauh dari perkotaan agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik, karena dengan sekolah yang bagus pasti orang tuanya bekerja dengan bagus,” kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan kepada seluruh prajurit yang menempati Rumdis dan Barak yang telah direhab agar benar-benar dipelihara, sehingga masa pakainya bisa lebih panjang.
Diakhir sambutannya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot mengatakan bahwa dengan adanya kepedulian dari PT. Bank Central Asia (BCA) Tbk berupa penyaluran bantuan Corporate Social Responsilibity (CSR) benar-benar sangat membantu. “Saya berharap kerja sama antara PT. BCA Tbk dengan TNI dapat berjalan terus, sehingga apa yang kita inginkan bisa tercapai. Ini suatu hal yang luar biasa, karena program yang dilakukan tepat waktu dan hasilnya baik,” pungkasnya.
Adapun data renovasi Tahap-I yaitu Kodam I/Bukit Barisan 6 unit Rumdis Komplek Asisten, 6 unit Komplek Kabalakpus dan 6 unit Rumdis Komplek Pamen ; Kodam XVI/Patimura 14 unit Rumdis Makodam, 22 unit Rumdis, 1 unit Mushola dan 3 unit MCK Rindam; 7 unit Rumdis Bekangdam dan 7 unit Rumdis Korem151/BNY; Kodam Jaya 32 unit Rumdis Denzipur-3/ATD dan 2 Unit Barak Yonkav 7/Sersus. (Ahmad/Puspen TNI)
(Puspen TNI). Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan membeli 11 Pesawat Tempur Sukhoi SU-35 sesuai dengan persyaratan yang diajukan oleh TNI Angkatan Udara untuk memperkuat Pertahanan Udara Nasional.
Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di depan awak media usai meresmikan pembangunan perumahan, sarana pendidikan dan barak prajurit hasil kerja sama PT. BCA Tbk dengan TNI, di Markas Yonkav 7/Sersus, Cijantung, Jakarta Timur, Selasa (31/10/2017).
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa, TNI telah mengirimkan surat kepada Kementerian Pertahanan RI dengan tembusan Presiden RI Ir. Joko Widodo. “Dalam rapat terbatas, Presiden RI sudah memerintahkan agar pesawat tempur yang dibeli adalah Pesawat Sukhoi SU-35 yang siap tempur,” katanya.
Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa Pesawat Sukhoi SU-35 yang akan datang sudah sesuai dengan spek yang diajukan oleh Kasau, sudah siap tempur antara lain dilengkapi persenjataan Air to Air Missile, Air To Ground Missile, Bomb, Ground Suport Equipment, Simulator, Spare Part termasuk mesin cadangan. “Apabila Pesawat Sukhoi yang datang tidak sesuai dengan spek yang diminta oleh Kasau, maka saya perintahkan untuk dibatalkan, kalau diterima berarti saya dan Kasau melaksanakan Insubordinasi kepada Presiden RI Joko Widodo,” ujarnya.
“Semoga 11 Pesawat Sukhoi yang akan datang sudah dilengkapi sesuai dengan persenjataan yang butuhkan TNI AU, hal ini yang menjadi motivasi TNI dalam membeli pesawat tempur dari Rusia,” jelas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Menjawab pertanyaan awak media terkait pembelian Alutsista TNI, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan bahwa selain membeli Sukhoi SU-35 dari Rusia, TNI juga sudah membeli Pesawat Tempur F-16 dan Helikopter Apache dari Amerika Serikat, yang semuanya dilengkapi dengan persenjataan. Disamping itu, TNI juga memesan Alutsista lainnya dari negara Tiongkok dan negara-negara Eropa. (Badar/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Mutasi Jabatan di lingkungan TNI dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier Perwira Tinggi TNI, guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis. Oleh karena itu, TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja melalui mutasi dan promosi jabatan personel di tingkat Perwira Tinggi TNI.
Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/836/X/2017, tanggal 27 Oktober 2017 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI, telah ditetapkan Mutasi Jabatan 91 Perwira Tinggi (Pati) TNI, terdiri dari : 50 Pati jajaran TNI Angkatan Darat, 19 Pati jajaran TNI Angkatan Laut dan 22 Pati jajaran TNI Angkatan Udara.
Dalam mutasi tersebut tercatat sebagai berikut : 50 PatiTNI Angkatan Darat, yaitu Letjen TNI Hinsa Siburian dari Wakasad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Tatang Sulaiman dari Pangdam IV/Dip menjadi Wakasad, Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., M.Si. dari Kapuspen TNI menjadi Pangdam IV/Dip, Brigjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah dari Kasdam IV/Dip menjadi Kapuspen TNI, Brigjen TNI Bakti Agus Fadjari dari Danrem 032/Wbr (Padang) Kodam I/BB menjadi Kasdam IV/Dip, Kolonel Inf Mirza Agus, S.I.P. dari Danrem 061/SK (Bogor) Kodam III/Slw menjadi Danrem 032/Wbr (Padang) Kodam I/BB, Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P. dari Kas Kostrad menjadi Wadanjen Akademi TNI, Mayjen TNI Imam Edy Mulyono, M.Sc. dari Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI menjadi Kas Kostrad, Mayjen TNI Muhamad Herindra, M.A., M.Sc. dari Pangdam III/Slw menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI, Mayjen TNI Doni Monardo dari Pangdam XVI/Ptm menjadi Pangdam III/Slw, Mayjen TNI Suko Pranoto dari Danpuspenerbad menjadi Pangdam XVI/Ptm, Brigjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H. dari Ir Kostrad menjadi Danpuspenerbad, Brigjen TNI Dedy Kusmayadi dari Kapusjaspermildas TNI menjadi Ir Kostrad, Kolonel Inf Sapriadi, S.I.P. dari Pamen Denma Mabesad menjadi Kapusjaspermildas TNI, Mayjen TNI Wiyarto, S.Sos. dari Aster Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.D.A. dari Pangdam V/Brw menjadi Aster Panglima TNI, Mayjen TNI Arif Rahman dari Gubernur Akmil menjadi Pangdam V/Brw, Brigjen TNI Eko Margiyono, M.A. dari Kasdam Jaya menjadi Gubernur Akmil, Brigjen TNI Herianto Syahputra, S.I.P., M.Si. dari Danpusintelad menjadi Kasdam Jaya, Kolonel Inf Djaka Budhi Utama, S.Sos. dari Pamen Denma Mabesad menjadi Danpusintelad, Mayjen TNI Hadi Prasojo dari Danpusterad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Hartomo dari Kabais TNI menjadi Danpusterad, Mayjen TNI Ilyas Alamsyah dari Aspam Kasad menjadi Kabais TNI, Brigjen TNI Muhammad Nur Rahmad dari Kasdam VI/Mlw menjadi Aspam Kasad, Brigjen TNI Teguh Pujo Rumekso dari Wadanpussenif Kodiklat TNI AD menjadi Kasdam VI/Mlw, Kolonel Inf Muhammad Saleh Mustafa dari Danrem 132/Tdl (Palu) Kodam XIII/Mdk menjadi Wadanpussenif Kodiklat TNI AD, Brigjen TNI Sabar Simanjuntak, S.I.P., M.Sc. dari Danrem 131/Stg (Manado) Kodam XIII/Mdk menjadi Staf Khusus Kasad, Kolonel Inf Joseph Robert Giri, S.I.P. dari Danpusdikif Pussenif Kodiklat TNI AD menjadi Danrem 131/Stg (Manado) Kodam XIII/Mdk, Brigjen TNI A.A.B. Maliogha dari Kasgartap I/Jakarta menjadi Kasdam XIII/Mdk, Brigjen TNI Santos Gunawan Matondang, S.I.P., M.M., M.Tr. (Han) dari Kasdam XIII/Mdk menjadi Kasgartap I/Jakarta, Brigjen TNI Marsudi Utomo, S.Sos. dari Pa Sahli Tk. II Was Eropa & AS Sahli Bid. Hubint Panglima TNI menjadi Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI Fachri dari Danrem 033/WP (Tanjung Pinang) Kodam I/BB menjadi Pa Sahli Tk. II Was Eropa & AS Sahli Bid. Hubint Panglima TNI, Brigjen TNI Jani Iswanto, M.A. dari Staf Khusus Kasad menjadi Waaslog Panglima TNI, Kolonel Inf Gabriel Lema, S.Sos. dari Irdam XVII/Cen menjadi Danrem 033/WP (Tanjung Pinang) Kodam I/BB, Brigjen TNI dr. Alexander K. Ginting S., Sp.P. dari Ka Medik RSPAD GS Puskesad menjadi Staf Khusus Kasad, Kolonel Ckm Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S. dari Anggota Komite Medik Gol. IV/Kol RSPAD GS Puskesad menjadi Ka Medik RSPAD GS Puskesad, Brigjen TNI Zaenal Arifin, S.I.P., dari Sesbaranahan Kemhan menjadi Kasatwas Unhan, Brigjen TNI Dr. Hifdizah S.Adm.,M.Si., dari Kapuskodifikasi Baranahan Kemhan menjadi Sesbaranahan Kemhan, Kolonel Cba R. Bambang Heru S.S.I.P., dari Kabid Pemeliharaan Puspamhar Kawasan Bainstranas Kemhan menjadi Kapusbangkerma Bainstranas Kemhan, Kolonel Inf Kartiko Wardani dari Irutpers Itum Itjenad menjadi Kapusdiklat Bela Negara Badiklat Kemhan, Kolonel Czi Marrahmat S.IP., dari Kabagpasbang dan BMN Roum Setjen Kemhan menjadi Kapus BMN Baranahan Kemhan, Brigjen TNI Jimmy Hendrik Kindangen, S.H., S.Th., M.Th., dari Kabinda Kalimantan Timur BIN menjadi Agen Madya Pada Deputi Bid. Intelijen Dalam Negeri BIN, Kolonel Kav Masrumsyah dari Agen Madya Binda DIY menjadi Kabinda Kalimantan Timur BIN, Brigjen TNI Dr. Anton Nugroho, MMDS., M.A., dari Staf Khusus Kasad menjadi TA. Pengkaji Madya Bid. Hankam Lemhannas, Mayjen TNI Karsiyanto, S.E., dari TA. Pengkaji Bid. Politik Lemhannas menjadi Deputi Bid. Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional Lemhannas, Mayjen TNI Widagdo H. Sukoco dari Aster Kasad menjadi TA. Pengkaji Bid. Politik Lemhannas, Brigjen TNI Supartodi dari Kasdam XIV/Hsn menjadi Aster Kasad, Brigjen TNI Budi Sulistijono dari Waaster Kasad menjadi Kasdam XIV/Hsn, Brigjen TNI Dudung Abdurachman, S.E.,M.M., dari Staf Khusus Kasad menjadi Waaster Kasad, Kolonel Cpm Sulendra, S.H., dari Kasubdit Data Pada Direktorat Data dan Informasi Deputi Bid. Informasi Hukum dan Kerjasama Bakamla menjadi Direktur Hukum Pada Deputi Bid. Informasi Hukum dan Kerjasama Bakamla.
19 Pati TNI Angkatan Laut, yaitu Mayjen TNI (Mar) Gatot Subroto dari Wadanjen Akademi TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Laksda TNI I.G. Putu Wijamahadi, S.H. dari Dankodiklatal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksda TNI Darwanto, M.A.P. dari Pangarmatim menjadi Dankodiklatal, Laksma TNI Didik Setiyono, S.E., M.M. dari Kadisopslatal menjadi Pangarmatim, Laksma TNI Abdul Rasyid Kacong, S.E., M.M. dari Waka Puspen TNI menjadi Kadisopslatal, Laksma TNI Tunggul Suropati, S.E., M.Tr. (Han) dari Dirjian Kodiklatal menjadi Waka Puspen TNI, Kolonel Laut (E) Budi Kalimantoro dari Dirbin Seskoal menjadi Dirjian Kodiklatal, Laksma TNI Ir. Arief Maksum dari Kadislitbangal menjadi Staf Khusus Kasal, Laksma TNI Moelyanto, M.Si. (Han) dari Waaslog Panglima TNI menjadi Kadislitbangal, Laksda TNI Tri Wahyudi Sukarno, S.E., M.M. dari Asrena Kasal menjadi Staf Khusus Kasal, Laksda TNI Arusukmono Indra Sucahyo, S.E., M.M. dari Danseskoal menjadi Asrena Kasal, Laksma TNI Sulistiyanto, M.Sc., S.E., P.S.C. dari Kadisdikal menjadi Danseskoal, Laksma TNI Manahan Simorangkir, S.E., M.Sc. dari Danpuspenerbal menjadi Kadisdikal, Kolonel Laut (P) Dwika Tjahya Setiawan dari Wadanlantamal IV/Tpi Koarmabar menjadi Danpuspenerbal, Kolonel Laut (T) Sri Yanto, S.T. dari Kabagproglap Set Baranahan Kemhan menjadi Kapuskodifikasi Baranahan Kemhan, Kolonel Laut (S) Agus Supriyadi dari Kasubdit Minlakgar C Ditminlakgar Dirjen Renhan Kemhan menjadi Dirminlagar Ditjen Renhan Kemhan, Kolonel Laut (P) Eko Jokowiyono, S.E.,M.Si., dari Asrena Pangarmabar menjadi Direktur Strategi Keamanan Laut Pada Deputi Bid. Bidang Kebijakan dan Strategi Bakamla, Laksma TNI Lilik Abu Siswanto, M.Si. (Han) dari Direktur Strategi Keamanan Laut Pada Deputi Bid. Bidang Kebijakan dan Strategi Bakamla menjadi Staf Khusus Kasal dan Laksma TNI Yuli Dharmawanto, S.H., M.H., dari Direktur Kerjasama Pada Deputi Bid Informasi Hukum dan Kerjama Bakamla menjadi Staf Khusus Kasal.
22 Pati TNI Angkatan Udara, yaitu Marsda TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. dari Pangkohanudnas menjadi Wakasau, Marsda TNI Eko Supriyanto, S.E., M.M. dari Dankodiklatau menjadi Koorsahli Kasau, Marsma TNI Chairil Anwar dari Kadislambangjaau menjadi Dankodiklatau, Kolonel Pnb Agung Heru Santoso dari Paban IV/Dukopslat Sopsau menjadi Kadislambangjaau, Marsma TNI dr. Moch. Soewandi, Sp.M. dari Kalakespra Saryanto menjadi Staf Khusus Kasau, Kolonel Kes Dr. dr. Isdwiranto I., Sp.BS., Sp.KP. dari Pamen Diskesau menjadi Kalakespra Saryanto, Marsma TNI Binsar P. Lumban Tobing dari Kapusbangkerma Bainstranas Kemhan menjadi Staf Khusus Kasau, Marsma TNI Dr. Ir. Gita Amperiawan, M.Sc. dari Dirtekindhan Ditjen Pothan Kemhan menjadi Staf Khusus Kasau, Marsma TNI Danardono Sulistyo A., M.P.P. dari Dirmat Ditjen Kuathan Kemhan menjadi Dirtekindhan Ditjen Pothan Kemhan, Marsma TNI Asep Adang Supriyadi, S.E., M.M. dari Kadissurpotrudau menjadi Dosen Tetap Unhan, Marsma TNI Gandhara Olivenca dari Pati Sahli Kasau Bid. Kersalem menjadi Kadissurpotrudau, Kolonel Pnb Emanuel Sugiharto dari Paban III/Litbang Asro Srenaau menjadi Pati Sahli Kasau Bid. Kersalem, Marsma TNI Ir. Bambang Sosiriyantho, S.T. dari Direktur Mayantara Deputi Bid. Intelijen Teknologi BIN menjadi Direktur Kontra Deputi Bid. Intelijen Siber BIN, Kolonel Pnb Bambang Nurwicahyo dari Kapuskodalau menjadi Direktur Rendalgiat Ops Deputi Bid. Intelijen Siber BIN, Marsma TNI Latif Ainul Yakin, S.E., M.M. dari Kepala Pusat Data dan Informasi Basarnas menjadi Staf Khusus Kasau, Kolonel Adm Kris Budiantoro dari Kabagproglap Setditjen Renhan Kemhan menjadi Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Marsma TNI Wahyu A. Djaja, S.Sos. dari Direktur Sarana dan Prasarana Basarnas menjadi Staf Khusus Kasau, Kolonel Tek Hanafi, S.Sos., M.Si. dari Paban III/Aero Slogau menjadi Direktur Sarana dan Prasarana Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Kolonel Pnb F. Indrajaya, S.E., M.M. dari Koordostur AAU menjadi Direktur Bina Potensi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Marsma TNI Deri Pemba Syafar, M.M. dari Bandep Strategi Nasional pada Deputi Bid. Politik dan Strategi Setjen Wantannas menjadi Staf Khusus Kasau, Kolonel Pnb Abdul Sukur, M.Si.(Han) dari Irdaopslat Itops Itjenau menjadi Bandep Strategi Nasional pada Deputi Bid. Politik dan Strategi Setjen Wantannas dan Marsma TNI M. Fadjar Sumarijadji, M.Sc. dari Staf Khusus Kasau menjadi Staf Khusus Panglima TNI. (Ahmad/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Kaderisasi kepemimpinan merupakan proses mempersiapkan seseorang menjadi pemimpin penganti di masa depan yang akan memikul tanggung jawab penting dan besar dalam memimpin Negara Kesatuan Republik Indonesia ke depan.
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dihadapan 500 peserta pendidikan Akademi Bela Negara (ABN) Nasdem, bertempat di Aula ABN, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (30/10/2017).
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa tantangan nyata yang akan dihadapi oleh bangsa dan negara Indonesia ke depan semakin berat dan kompleks. Perlu penyiapan para pemuda menjadi kader-kader pemimpin dengan dibekali ilmu dan sikap mental yang nasionalis. “Penyelenggaraan ABN ini merupakan suatu langkah yang tepat bagi Nasdem guna penyiapan kaderisasi pemimpin,” tuturnya.
Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa karakter pemimpin yang dibutuhkan Indonesia adalah pemimpin yang mampu menjaga persatuan dan kesatuan Republik Indonesia. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang dari dulu menjaga persatuan dan bergotong royong. “Untuk itu, jiwa individualis harus dikesampingkan dan mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan kelompok atau golongan,” tegasnya.
????????????????????????????????????
????????????????????????????????????
????????????????????????????????????
????????????????????????????????????
Panglima TNI menekankan perubahan harus dilakukan dari sekarang yang dimulai dari diri sendiri, lingkungan dan pada lingkup yang lebih luas yakni Negara Republik Indonesia. Perlu tekad kuat yang dilandasi keyakinan dan optimisme untuk memperbaiki kondisi yang ada. “Saya berharap impian ini menjadi kenyataan mengubah Indonesia ke arah yang lebih baik,” katanya.
Diakhir ceramahnya, Panglima TNI mengingatkan agar peserta ABN Nasdem melakukan perubahan dengan sepenuh hati dan jangan pernah lupa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa supaya kelak menjadi pemimpin yang mampu mewujudkan Negara Indonesia sebagai bangsa pemenang. (Ahmad/Puspen TNI)
(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menghadiri Peresmian KRI I Gusti Ngurah Rai-332, dan Pengukuhan Letkol Laut (P) Hendra Harsono sebagai Komandan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 oleh Menhan RI Ryamizard Ryacudu, bertempat di Galangan PT PAL Indonesia, Kawasan Timur, Surabaya, Jawa Timur, Senin (30/10/2017). (Badar/Puspen TNI)
(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyaksikan acara penandatangan berita acara serah terima Kapal Perang TNI AL jenis Perusak Kawal Rudal (PKR)-2 dari Damen Schelde Naval Shipbuilding (DSNS) kepada Kabaranahan Kemhan selaku Pejabat Pembuat Komitmen, selanjutnya diserahkan kepada Aslog Panglima TNI.
????????????????????????????????????
????????????????????????????????????
Dari Aslog Panglima TNI diserahkan kepada Aslog Kasal diteruskan kepada Aslog Pangarmatim, bertempat di Gedung PIP PT. PAL Surabaya, Jawa Timur, Senin (30/10/2017). (Badar/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Bakamla RI nyalakan kembali api semangat Sumpah Pemuda melalui Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89 tahun 2017 dipimpin Plt. Sestama Bakamla RI Marsma TNI Widiantoro, M.B.A., di halaman Gedung Perintis Kemerdekaan Kantor Bakamla RI, Jalan Proklamasi No. 65, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (30/10/2017).
Selaku Inspektur Upacara, Marsma Widiantoro membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga RI Imam Nahrawi, yang isinya mengajak para pemuda untuk mengingat kembali sejarah perjuangan para pemuda untuk mencapai Indonesia merdeka.
Dikatakannya, pada 28 Oktober 1928, 71 pemuda dari seluruh penjuru tanah air berkumpul di sebuah gedung jalan Kramat Raya untuk mengikrarkan diri sebagai satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa, yaitu Indonesia. Adanya jarak dan perbedaan latar belakang agama, suku, bahasa dan adat istiadat tidak menjadi halangan bagi para pemuda untuk bersatu demi cita-cita besar Indonesia, dan inilah yang disebut dengan “Berani Bersatu”.
Pidato tersebut juga mengingatkan kembali apa yang pernah disampaikan Bung Karno, “Jangan mewarisi abu Sumpah Pemuda, tapi warisilah api Sumpah Pemuda. Kalau sekedar mewarisi abu, saudara-saudara akan puas dengan Indonesia yang sekarang sudah satu bahasa, satu bangsa, dan satu tanah air. Tapi ini bukan tujuan akhir”. Tujuan yang dimaksud yaitu tujuan yang lebih besar, untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Melalui Perpres Nomor 66 tahun 2017, peta jalan kebangkitan pemuda Indonesia terus digelorakan. Bersama pemerintah daerah, organisasi kepemudaan dan sektor swasta, kita bergandengan tangan, bergotong royong melanjutkan api semangat Sumpah Pemuda 1928. Saatnya kita Berani Bersatu untuk Kemajuan dan Kejayaan Indonesia”, demikian akhir pidato Menpora yang dibacakan Plt. Sestama Bakamla RI.
Upacara yang diikuti oleh jajaran pimpinan dan pegawai Bakamla RI tersebut berlangsung dengan khidmat. Selaku Komandan Upacara yaitu Mayor Laut (S) Eka Yudha, pembaca UUD 1945 Yuhanes antara, S.Pd., dan Pembaca Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928 Adi Bagus Murdianto, S.Pd. (Ahmad/Puspen TNI)
Sumbawanews.com,- Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, mengajak seluruh gubernur, bupati, dan wali kota di Indonesia untuk menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026...
Sumbawanews.com,- Jakarta — Anugerah Jurnalistik Mohammad Hoesni Thamrin (MHT) 2026 resmi memperkenalkan kategori baru: Literasi Keuangan Bank Jakarta. Inovasi ini lahir dari kolaborasi strategis...
Sumbawanews.com,- Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten Bogor kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik...
Sumbawanews.com,- Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla, mengajukan permintaan resmi untuk bertemu langsung dengan Presiden Prabowo Subianto. Permintaan ini disampaikan beberapa...
Sumbawanews.com,- Setelah sempat menghilang dari pasaran, Poco Indonesia resmi mengembalikan stok Poco F8 Ultra—ponsel flagship yang sebelumnya menjadi incaran para pecinta performa tinggi. Informasi...