Home Blog Page 3088

Berita Foto : TNI Bantu Angkut Panel Risha Percepat Pembangunan Rumah Warga di NTB

sumbawanews.com,- Prajurit TNI yang bertugas dalam membantu percepatan rehabilitasi dan rekontruksi NTB, pasca gempa saat ini intens melakukan pendampingan kepada kontraktor BUMN yang bertugas untuk membangun rumah warga NTB yang rusak. Selain pendampingan, prajurit TNI juga membantu mengangkut panel-panel Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) dan bahan bangunan lainnya sehingga proses pembangunannya lebih cepat.

Seperti yang dilakukan prajurit TNI di Sektor-1 Kogasgabpad NTB dengan menggunakan truk TNI, mereka mengangkut Panel bahan bangunan dari tempat pencetakan panel Risha di Kecamatan Praya Lombok Tengah dibawa ke rumah warga yang sedang dibangun di Desa Pengepel Indah Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, Kamis (1/11/2018). (Mad/Puspen TNI)

645 Prajurit Korps Marinir Kogasgabpad Sulteng Kembali ke Markas

sumbawanews.com,- Setelah hampir satu bulan lamanya melakukan bantuan kemanusian, sebanyak 645 prajurit Korps Marinir TNI dikembalikan ke satuannya. Pasukan  tersebut  terdiri dari 349 prajurit Pasmar 1 Jakarta dan 296 prajurit Pasmar 2 Surabaya yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Sulawesi Tengah. Kogasgabpad yang dibentuk oleh TNI bertugas untuk penanggulangan bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah beberapa waktu yang lalu.

Hal tersebut dikatakan Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) Sulawesi Tengah Mayjen TNI Tri Soewandono saat melepas keberangkatan prajurit Korps Marinir menuju satuannya dengan menggunakan KRI Teluk Ende 517 di Dermaga Pantoloan, Palu, Sulawesi Tengah, pada Kamis (1/11/2018).

Pangkogasgabpad mengatakan bahwa track record prajurit Marinir dalam membantu masyarakat yang terdampak musibah bencana alam di Sigi, Donggala dan Palu, sangat luar biasa. “Atas nama Panglima TNI saya mengucapkan terima kasih,” ucap Pangkogasgabpad.

“Saya bangga dan merasa terbantu dengan adanya Korps Marinir sehingga semua kegiatan diserahkan pemerintah kepada kita dan semua perintah yang diberikan kepada kita dapat dilaksanakan dengan baik. Kemudian dari seluruh masyarakat menyampaikan rasa terimakasih kepada TNI,” tutur Pangkogasgabpad.

Selanjutnya Pangkogasgabpad Mayjen TNI Tri Soewandono mengatakan, semua kegiatan yang dilakukan prajurit Korps Marinir disini khususnya di wilayah Donggala bagian Timur, masyarakat sangat terbantu. “Saat Prajurit TNI meninggalkan mereka sudah tertata dan tersusun sehingga pemerintah daerah sudah berjalan normal,” tandasnya.

Sebelum melepas prajurit Korps Marinir Pangkogasgabpad Mayjen TNI Tri Soewandono juga melepas 1 Satuan Stingkat Kompi (SSK) dari Batalyon Infanteri 713/ST yang juga telah selesai melaksanakan tugas penanggulangan bencana di Sigi, Donggala dan Palu, untuk kembali ke induk pasukannya di Gorontalo. (Mad/Puspen TNI)

Panglima TNI Yakini Hasil Temuan ROV Kapal Baruna Jaya I adalah Black Box

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Kepala Basarnas Marsdya TNI M. Syaugi melaksanakan peninjauan dengan menggunakan Kapal Baruna Jaya I  milik BPPT untuk mengecek hasil temuan yang diduga tempat jatuhnya Black Box Pesawat Lion Air JT-610, bertempat di Perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Rabu (31/10/2018).

Dalam peninjauannya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menerima paparan dari Kepala Balai Teknologi Survei Kelautan BPPT Dr. M. Ilyas, M.Sc. tentang hasil temuan yang diperoleh dengan menggunakan Remotely Operated Underwater Vehicle (ROV) dan juga sonar yang menerima sinyal dari dalam laut yang diduga Black Box dan barang-barang dari pesawat Lion Air JT-610.

Panglima TNI memerintahkan agar segera di yakini kembali dan dilakukan penyelaman oleh Tim Gabungan guna mengecek hasil temuan tersebut. Dalam pelaksanaan penyelaman ternyata mendapat hambatan alam berupa arus bawah laut yang kencang sehingga ROV yang diturunkan ke dalam laut ikut terbawa arus yang deras, sehingga kurang mendapatkan hasil yang maksimal. Selain itu, air laut yang tercampur lumpur membuat para penyelam mengalami kesulitan  untuk mengidentifikasi benda-benda yang berada didalam laut.

Turut serta mendampingi Panglima TNI, diantaranya Asops Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., Kapuspen TNI Mayjen TNI Santos G. Matondang, M.Tr. (Han), Pangarmada I Laksda TNI Yudo Margono, S.E. dan Deputi Ops Basarnas Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto. (Mad/Puspen TNI)

Pasukan Garuda Indobatt Latihan Anti Huru Hara Bersama Tentara Perancis

(Adshit Al Qusayr. Kamis, 1 November 2018).  Pasukan Garuda yang tergabung dalam Satgas Indonesian Battalioan (Indobatt) Konga XXIII-L/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) beberapa waktu lalu menggelar latihan penanggulangan anti huru hara bersama dengan tentara FCR (Force Commander Reserve) dari Perancis, bertempat di Main Gate Markas Indobatt UNP 7-1 Adshit Al Qusayr, Lebanon Selatan.

 

Latihan penanggulangan anti huru hara tersebut bertujuan untuk mengantisipasi munculnya para demonstran yang mungkin timbul selama pelaksanaan peacekeeping mission, seperti penyerangan terhadap markas kontingen negara misi perdamaian PBB dan penghadangan kendaraan para peacekeepers saat melaksanakan operasi, dan lain-lain.

 

Berperan sebagai Perwira Koordinator sekaligus pelaku latihan yaitu Kapten Ogier dari FCR serta Lettu Inf I Gede Hendra dan Lettu Lek Andi Rishas dari Indobatt.  Latihan melibatkan 2 Satuan Setingkat Kompi Gabungan Prajurit Indobatt dan FCR, 26 kendaraan tempur, 2 truck, 3 kendaraan ringan dan 3 ekor anjing pelacak.

 

Skenario latihan yang digelar cukup menegangkan dengan realisme latihan yang sebenarnya, yaitu adanya sekelompok massa anti perdamaian yang menyerang Markas Indobatt dengan meledakan diri didepan main gate. Karena jumlah massa yang begitu banyak dan semakin anarkis, Pasukan Garuda Indobatt mendapat perkuatan dari pasukan FCR. Akhirnya, para demonstran dapat diatasi dan dibubarkan.

 

Dansatgas Indobatt Konga XXIII-L Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, S.I.P. yang berperan sebagai Pimpinan Umum Latihan mengatakan bahwa latihan   penanggulangan huru hara ini dapat berlangsung dengan baik berkat kesiapan dan profesionalisme dari para prajurit.

 

Disamping itu, latihan ini juga untuk meningkatkan koordinasi, melatih kecepatan reaksi dan kerja sama antar unit sesuai regulasi yang ada di Unifil. “Kegiatan ini juga diawasi langsung oleh perwakilan dari UNIFIL dengan standard yang tinggi,” ucapnya.

 

Hal senada disampaikan Komandan FCR Colonel Frederik Eddel. “Saya ucapkan apresiasi yang tinggi untuk kegiatan latihan ini kepada semua yang terlibat, karena apa yang telah kita laksanakan sesuai dengan standarisasi United Nations (UN),” ujarnya.

 

Diakhir latihan Komandan FCR Colonel Frederik Eddel memberikan plakat penghargaan kepada Dansatgas Indobatt Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, sebagai wujud terima kasih atas terselenggaranya latihan ini dengan baik. (Pen Indobatt)

Panglima TNI : TNI dan Polri Miliki Pendidikan Chandradimuka Peletak Dasar Integrasi

sumbawanews.com,- TNI dan Polri memiliki pendidikan Chandradimuka yang telah ditempuh selama tiga bulan sesungguhnya merupakan waktu yang sangat singkat untuk membentuk sebuah budaya sinergi dan kerja sama pada dua organisasi yang sangat besar di negeri ini. Dua organisasi yang senantiasa menjadi tumpuan rakyat Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan dan dinamika yang mengemuka dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat memimpin Upacara Wisuda 776 Taruna-Taruni Akademi TNI dan Akademi Kepolisian, bertempat di lapangan Sapta Marga Akmil, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (1/11/2018).

Menurut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, 3 (tiga) bulan tersebut adalah waktu yang sangat berharga bagi Taruna-Taruni TNI dan Polri hidup dan berlatih bersama, berbagi suka dan duka, mengenal satu sama lain dan bahkan mengetahui kekurangan dan kelebihan masing-masing tanpa sekat.

“Selama kurun waktu tersebut, diharapkan tumbuh ikatan sosial, psikologis dan jiwa korsa yang erat. Sampai saat ini pun saya masih merasakan eratnya persaudaraan, jiwa korsa dan ikatan batin dengan seluruh rekan Perwira TNI dan Polri yang bersama-sama menjalani beratnya latihan serta suka duka pendidikan,” kata Panglima TNI.

Selanjutnya, Panglima TNI mengatakan bahwa pendidikan selama 3 (tiga) bulan sesungguhnya adalah peletak dasar integrasi yang sangat dibutuhkan kelak di kemudian hari. Dikatakan demikian karena dalam beberapa waktu terakhir, bangsa Indonesia dilanda beberapa bencana. “Bencana yang merenggut nyawa, harta dan benda serta rakyat menjadi saksi bahwa sinergi seluruh komponen bangsa sangat dibutuhkan dalam meringankan beban penderitaan korban. Sinergi tersebut sangat dibutuhkan dalam masa tanggap darurat sampai pada rehabilitasi dan rekonstruksi,” ungkapnya.

Ditambahkan oleh Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bahwa kerja sama seluruh kementerian, lembaga dan seluruh komponen bangsa sejatinya tidak hanya dalam penanggulangan bencana. Seluruh proses pembangunan nasional guna pencapaian tujuan sebuah bangsa dan negara tidak dapat berjalan maksimal bila ada ketimpangan didalamnya. Layaknya perahu dayung, tidak akan dapat mengarungi lautan dengan segala gelombang, arus dan tiupan angin bila pendayung diatasnya tidak bekerja sama,” ujarnya.

“Untuk itulah TNI dan Polri akan senantiasa menjadi pemersatu serta mendorong seluruh komponen bangsa yang ada dalam berkolaborasi dan bekerjasama membangun negeri tercinta,” jelasnya.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengingatkan kepada seluruh Taruna-Taruni Akademi TNI dan Akademi Kepolisian bahwa menjadi prajurit TNI dan anggota Polri adalah pilihan hidup yang mulia. Pilihan terhormat untuk mengabdikan diri pada bangsa dan negara, melalui profesi yang menuntut pengorbanan tinggi. “Untuk itu, diperlukan komitmen pribadi yang kuat untuk menyelesaiakan pendidikan ini sampai tuntas dan selanjutnya nanti menjalankan tugas sebagai Perwira dengan terhormat sampai purna tugas,” pungkasnya.

Adapun 776 Taruna-Taruni Akademi TNI dan Akademi Kepolisian yang dilantik, terdiri dari Akademi Militer 295 orang (277 Taruna dan 18 Taruni), Akademi Angkatan Laut 109 orang (99 Taruna dan 10 Taruni), Akademi Angkatan Udara 115 orang (105 Taruna dan 10 Taruni) serta Akademi Kepolisian 257 orang (227 Taruna dan 30 Taruni). (Mad/Puspen TNI)

Berita Foto : Panglima TNI Tinjau Pencarian Lion Air JT-610 di Kapal Dunamos

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kepala Basarnas Marsdya TNI M. Syaugi didampingi Asops Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., Pangarmada I Laksda TNI Yudo Margono, Kapuspen TNI Mayjen TNI Santos G. Matondang, M.Tr.(Han) dan Deputi Operasi Basarnas Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, meninjau pencarian jatuhnya Pesawat Lion Air JT-610 di atas Kapal PT Pertamina LSM Dunamos, di perairan Tanjung Karawang, Laut Jawa, Jawa Barat, Rabu (31/10/2018). (Mad/Puspen TNI)

Komandan PMPP TNI Sambut Kedatangan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/UNIFIL di Jakarta

sumbawanews.com,- Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI Brigjen TNI Victor H. Simatupang, M.Bus. melaksanakan penyambutan Satgas TNI Konga Maritime Task Force (MTF) XXVIII-J United Nations Interim Force in Lebanon  (UNIFIL) di  Pelabuhan JITC 2 Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Rabu  (31/10/2018).

Rangkaian kegiatan penyambutan Satgas MTF  dimulai dengan  pengalungan bunga oleh Komandan PMPP TNI Brigjen TNI Victor H. Simatupang, M.Bus. kepada Komandan Satgas MTF Kolonel Laut (P) Alan Dahlan, S.H., M.Si dan  dilanjutkan dengan pengarahan kepada seluruh anggota Satgas MTF bertempat di geladak helikopter  KRI Usman Harun 359.

Komandan PMPP TNI Brigjen TNI Victor H. Simatupang, M.Bus. dalam pengarahan  menyampaikan ucapan  selamat datang dan memberikan apresiasi kepada seluruh Kontingen Garuda khususnya Satgas MTF XXVIII-J/UNIFIL yang telah menjalankan tugasnya dengan sangat baik dan membanggakan.

Lebih lanjut Komandan PMPP TNI Brigjen TNI Victor H. Simatupang, M.Bus berpesan kepada seluruh anggota Satgas MTF agar segera melaksanakan konsolidasi dan pengecekan materiil serta perlengkapan tugas.

Selanjutnya  Komandan PMPP TNI Brigjen TNI Victor H. Simatupang, M.Bus. menyampaikan bahwa  Satgas TNI Konga MTF XXVIII-J telah menjalankan tugas misi perdamaian selama 1 tahun berpatroli di wilayah perairan Lebanon. Selain itu bertugas membantu melatih personel Lebanon Armed Force (LAF) Navy dalam melaksanakan tugas  menjaga perairan Lebanon.

Dalam penyambutan Satgas MTF tersebut, Komandan PMPP TNI didampingi Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut III Jakarta  Laksma TNI Denih Hendrata, S.E, M.M.,  Wadan PMPP TNI Kolonel Pnb Aldrin Petrus Mongan, para pejabat PMPP TNI,  pejabat Mabesal dan Lantamal III Jakarta. (Mad/Puspen TNI)

Panglima TNI Tiba di Lanud Adisutjipto Yogyakarta

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji S.E., M.M. dan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E, M.M., melakukan kunjungan kerja ke Magelang, Jawa Tengah.

Dengan menggunakan Pesawat  Boeing  737 VIP TNI AU dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta Timur, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto beserta rombongan tiba di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta, Kamis (1/11/2018).

Kedatangan Panglima TNI beserta rombongan disambut oleh Danjen Akademi TNI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, Pangarmada II Laksda TNI Didik Setiyono, S.E., M.M., Gubernur AAU Marsda TNI Tatang Harlyansyah, S.E, Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI M. Zamroni, Danlanud Adi Sutjipto Marsma TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., Kapolda Yogyakarta Brigjen Pol Drs. Ahmad Dofiri, M.Si. serta Danlanal Yogyakarta Kolonel Laut (P) Arya Delano, S.E., M.M.

Selanjutnya Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto beserta rombongan melalui jalur darat menuju Akademi Militer Magelang, Jalan Gatot Subroto, Jurangombo Selatan, Jawa Tengah dalam rangka Wisuda Prajurit Taruna Akademi TNI dan Bhayangkara Taruna Akademi Polri TP 2018-2019.

Turut serta dalam kunjungan tersebut diantaranya, Irjen TNI Letjen TNI M. Herindra, M.A., M.Sc., Aslog Panglima TNI Laksda TNI Ir. Bambang Nariyono, M.M.,, Askomlek Panglima TNI Marsda TNI Asep Dian Hermawan, Kapuspen TNI Mayjen TNI Santos G. Matondang, M.Tr.(Han) dan Pangkoopsau I Marsda TNI Fadjar Prasetyo. (Mad/Puspen TNI)

25 Personel TNI Lanjutkan Pencarian Korban Lion Air JT 610

sumbawanews.com,- Memasuki hari keempat tragedi jatuhnya pesawat Lion Air nomor penerbangan JT 610, pencarian terhadap korban, badan pesawat dan kotak hitam (black box) masih terus dilanjutkan. Sebanyak 25 Personel TNI Angkatan Laut dari Satuan Dinas Penyelaman Bawah Air (Dislambair) Koarmada I yang dipimpin langsung Kadislambair Kolonel Laut (E) Monang Sitompul melakukan penyelaman pada titik signal yang diduga pesawat Lion Air, di lokasi Perairan Karawang, Laut Jawa, Jawa Barat, Kamis (1/11/2018).

 

Pada kesempatan tersebut,  Kadislambair Kolonel Laut (E) Monang Sitompul memberikan pengarahan kepada seluruh tim penyelam yang akan melakukan penyelaman atas buritan KRI Rigel 933, selanjutnya memimpin doa untuk keberhasilan dan keselamatan dalam melaksanakan tugas. “Hari ini penyelaman difokuskan pada hospot-hospot yang terindikasi signal serpihan badan pesawat,” ucapnya.

Sebelum melakukan penyelaman, sesuai prosedur para penyelam terlebih dahulu menjalani proses pemeriksaan kesehatan oleh tim Kesehatan di atas KRI Rigel 933. Hal-hal yang diperiksa diantaranya mengecek kondisi fisik dan tensi darah untuk memastikan penyelam dalam kondisi normal saat melakukan penyelaman.

 

Selain melaksanakan pemeriksaan kesehatan juga dilakukan pengecekan kelengkapan alat penyelaman yang digunakan seperti tabung oxigen, kamera bawah air, pakaian selam, tali jalan, GPS, deep meter, curen meter dan semuanya dalam kondisi siap.

 

Untuk menuju titik hospot yang telah dipetakan tim penyelaman dan perlengkapannya diangkut menggunakan Landing Craft Utility (LCU) 593-I  yang dipimpin oleh Letda Laut (P) Indra SA. (Mad/Puspen TNI)

Panglima TNI Tinjau KRI Rigel-933 di Perairan Tanjung Karawang

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kepala Basarnas Marsdya TNI M. Syaugi meninjau KRI Rigel-933 milik Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal), di perairan Tanjung Karawang, Laut Jawa, Jawa Barat, Rabu (31/10/2018).

Dalam peninjauan ke KRI Rigel-933, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kepala Basarnas Marsdya TNI M. Syaugi menerima penjelasan dari Direktur Operasi Survei dan Pemetaan (Diropsurta) Pushidrosal Kolonel Laut (KH) Drs. Haris Djoko Nugroho, M.Si terkait temuan beberapa barang dengan menggunakan sonar bawah laut yang diduga dari pesawat Lion Air JT-610, yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, pada tanggal 29 Oktober 2018.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menekankan agar segera dilaksanakan penyelaman guna mengecek langsung hasil temuan yang ditayangkan melalui sonar bawah air KRI Rigel-933.

Turut serta mendampingi Panglima TNI diantaranya, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., Pangarmada I Laksda TNI Yudo Margono, Kapuspen TNI Mayjen TNI Santos G. Matondang, M.Tr.(Han) dan Deputi Operasi Basarnas Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto. (Mad/Puspen TNI)

Berita Terkini

Proyek CCTV-Sidik Jari Rp300 M Diduga Fiktif

Sumbawanews.com,- Jakarta – Kuasa hukum mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, Krisna Murti, mengungkapkan fakta mencengangkan dalam pemeriksaan di Kejaksaan Agung:...

MNC Peduli dan MNC Tourism Edukasi Gizi di Sukabumi

Sumbawanews.com,- Sukabumi — Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan gizi keluarga, MNC Peduli bersama MNC Tourism menggelar kegiatan edukasi gizi dan demonstrasi masak sehat...

Dedolarisasi Menggema, Putin Ajak ASEAN Pakai Mata Uang Lokal

Sumbawanews.com,- Presiden Rusia Vladimir Putin secara terbuka mendesak negara-negara ASEAN untuk segera beralih dari transaksi berbasis dolar AS ke mata uang nasional masing-masing, dalam...

Ketua Yayasan MBG Ditetapkan sebagai Tersangka

Sumbawanews.com,- Kejaksaan Agung menetapkan Glory Harimas Sihombing, Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review, sebagai tersangka baru dalam kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG)...

Berita Utama