Home Blog Page 3081

Pemerintah Siapkan Skenario Kembali Produktif di Tengah Pandemi Covid-19

sumbawanews.com,- Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan skenario agar masyarakat dapat melaksanakan kegiatan produktif di tengah pandemi Covid-19. Tentunya, hal itu sedang dipersiapkan secara matang agar dalam implementasinya tidak mengalami kendala dan pandemi Covid-19 dapat dikendalikan.

“Bukan hanya di bidang ekonomi, tetapi juga kita kembali lagi mulai memikirkan bagaimana proses pendidikan pembelajaran di sekolah, kampus, sudah mulai harus kita hidupkan kembali, kita jalankan kembali,” jelas Yuri di Jakarta pada Kamis (28/5/2020).

Dalam keterangan resminya di Media Center Gugus Tugas Percapatan Penanganan Covid-19, Yuri mengatakan bahwa skenario itu tidak hanya menyasar pada sektor ekonomi saja. Akan tetapi juga menyinggung soal aspek lainnya seperti sektor pendidikan.

Lebih lanjut Yuri juga mejelaskan  bahwa  pemerintah dalam hal ini juga sangat serius mempersiapkan agar bagaimana kegiatan keagamaan di rumah ibadah dapat berjalan seperti sedia kala, tentunya dengan memperhatikan beberapa hal yang sekaligus bertujuan untuk mengendalikan penyebaran virus corona jenis baru penyebab Covid-19.

“Bagaimana kemudian kegiatan beribadah di rumah-rumah ibadah, juga kita kembalikan seperti semula,” kata Yuri.

Dalam hal ini, Yuri memastikan bahwa semua itu tergantung pada kondisi epidemologi di tiap-tiap wilayah. Sebab, kondisi masing-masing daerah tidak sama. Oleh sebab itu, perlu dilakukan kajian-kajian komprehensif untuk mengendalikan epidemologi Covid-19 pada tiap daerah tersebut sebelum kemudian dapat diputuskan untuk menjalankan skenario agar masyarakat dapat kembali produktif  meskipun  pandemi masih berlangsung. “Tentunya, ini akan sangat tergantung pada kondisi epidemologi daerah itu saat ini,” jelas Yuri.

“Oleh karena itu, tentunya kajian harus komprehensif di masing-masing daerah, karena tujuannya adalah pengendalian epidemologi Covid-19 di daerah itu,” imbuhnya.

Sebagaimana informasi sebelumnya bahwa, menurut data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 per hari ini, Kamis (28/5), terdapat dinamika kasus Covid-19 yang berbeda pada tiap wilayah.

Sebagai contoh bahwa penambahan jumlah kasus positif paling banyak adalah di Jawa Timur sebanyak 171, kemudian Kalimantan Selatan ada 116, DKI Jakarta bertambah 105, Sulawesi Selatan ada 46 dan Sumatera Utara bertambah 30 kasus.

Adapun dalam hal ini, angka penambahan kasus di DKI Jakarta yang paling banyak adalah dari para Warga Negara Indonesia (WNI) repatriasi atau yang pulang dari luar negeri. Menurut Yuri, para WNI yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu telah dirawat secara intensif di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran.

Kemudian wilayah yang nihil penambahan kasus meliputi Bangka Belitung, DI Yogyakarta, Jambi, Kalimantan Utara, Lampung, Riau, Sulawesi Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Kemudian untuk wilayah yang ada satu penambahan kasus adalah Aceh, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur. Adanya kasus nihil tersebut sekaligus menjadi tantangan terbesar bagi masing-masing wilayah untuk mempertahankannya.

Selanjutnya, apabila melihat hitungan hari ke hari, Provinsi Kalimantan Selatan terdapat penambahan cukup banyak kasus positif Covid, namun Provinsi Jawa Timur menjadi wilayah yang paling banyak, meski telah mengalami penurunan hingga 28 orang jika dibanding data hari sebelumnya, Rabu (27/5).

Sementara itu berdasarkan rincian data secara akumulatif nasional, penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 ada sebanyak 687 orang sehingga totalnya menjadi 24.538. Sedangkan pasien sembuh menjadi 6.240 setelah ada penambahan 183 orang dan kasus meninggal menjadi 1.496 dengan penambahan 23 orang. (Ahm)

Cegah Penyebaran Covid-19, Satgas Raider 300 Ajarkan Cara Mencuci Tangan Yang Benar

sumbawanews.com,- Pos Wambes dari Prajurit Satgas Pamtas Yonif Raider 300/Brajawijaya (Bjw) dipimpin Serda Bayu Arif Winanda beserta 7 orang anggota mengajarkan cara mencuci tangan yang benar kepada masyarakat binaan di kampung Wambes Pir-V, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua, Jumat (29/5/2020).

Dansatgas Pamtas Yonif Raider 300/Bjw, Letkol Inf Ary Sutrisno dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa dengan mulai banyaknya kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Keerom, Satgas Raider 300 berinisiatif untuk memberi pencerahan kepada masyarakat binaan untuk mengetahui bahaya dari Virus Covid-19 dan mengajak untuk saling peduli agar terputusnya penyebaran virus yang berbahaya ini.

“Salah satu cara untuk memutus penyebaran Covid-19 adalah dengan cara mencuci tangan yang benar. Mencuci tangan adalah kegiatan yang mudah dilakukan, tetapi tidak banyak yang mengetahui bagaimana cara mencuci tangan dengan benar,” katanya.

Letkol Inf Ary Sutrisno juga mengatakan bahwa personel Pos Wambes tidak hanya memberi pencerahan maupun hanya mengajak, tetapi sekaligus mempraktekan bagaimana langkah dan cara mencuci tangan dengan benar seperti apa. “Dalam mengajak dan memberikan contoh mencuci tangan ini diharapkan bisa menjadikan suatu kebiasaan untuk diri sendiri dan juga menghimbau membiasakan juga untuk menggunakan masker pada saat keluar rumah atau beraktifitas,” ucapnya.

Sementara itu, Yohana Number (38) salah satu warga yang menerima pengajaran dan pencerahan tersebut sangat berterima kasih kepada personel Satgas Raider 300/Bjw, Pos Wambes karena berkat pencerahan dan pengajaran yang diberikan menjadi mengerti bagaimana cara dan langkah yang benar untuk mencuci tangan.

“Semoga dengan kedisiplinan dari hal yang kecil mencuci tangan diharapkan ke depan desanya dijauhkan dari Covid-19 karena masing-masing perorangan sudah mengerti akan pentingnya kesehatan. (Pen Satgas Raider 300/Bjw)

Pangkogabwilhan II Tinjau RS Darurat Covid-19 di Surabaya

sumbawanews.com,- Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II (Pangkogabwilhan II), Marsda TNI Imran Baidirus, S.E., melaksanakan kunjungan kerja sekaligus meninjau secara langsung Rumah Sakit (RS) Lapangan atau RS Darurat Covid-19 yang berada di halaman Puslitbang Humaniora, Jalan Indrapura 17, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (28/5/2020).

Dengan menggunakan pesawat CN 235 TNI AU Pangkogabwilhan II beserta rombongan tiba di Base Ops Lanudal Juanda Surabaya di sambut langsung oleh Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo, Kaskogartap III Surabaya Brigjen TNI (Mar) Purwadi M.Tr. (Han), Danlanudal Juanda, Danlanud Mulyono serta Dandim 0816/Sidoarjo.

Setelah beberapa saat di ruang transit VIP Lanudal Juanda, selanjutnya rombongan bergerak menuju Kodam V/Brawijaya. Setibanya di Makodam Pangkogabwilhan II diterima langsung oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M., Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Muhammad Fadil Imran serta pejabat lainnya selanjutnya menuju ke ruang Hayam Wuruk untuk menerima paparan dari Pangdam V/Brawijaya tentang perkembangan penanganan Covid-19 di wilayah Jawa Timur khususnya Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut Marsda TNI Imran Baidirus, S.E., memperkenalkan diri sebagai Pangkogabwilhan II yang baru, kemudian menyampaikan kebijakan Panglima TNI agar TNI terlibat dalam penanganan wabah Covid-19 di Jawa Timur dalam hal Pengamanan, penyiapan rumah sakit lapangan serta membantu penyiapan tenaga medis.

Selanjutnya Pangkogabwilhan II beserta rombongan menuju ke Gedung Negara Grahadi, Surabaya, untuk menemui Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam rangka berkoordinasi dengan Pemda terkait perihal bantuan yang akan diberikan oleh TNI dalam hal ini. “Saya ditunjuk khusus oleh Panglima TNI untuk mengkoordinasikan bagaimana membantu Pemerintah Daerah, supaya kita lebih fokus untuk menangani pandemi Covid-19 yang sekarang episentrumnya ada di Surabaya,” ujarnya.

“TNI juga siap menurunkan prajurit dalam hal pengamanan, nanti bagaimana, seperti apa, kita akan siap mendukung. Seperti itu,” jelasnya.

Dalam kunjungannya, Pangkogabwilhan II meninjau langsung Rumah Sakit (RS) Lapangan atau RS Darurat Covid-19 yang berada di halaman Puslitbang Humaniora, Jalan Indrapura 17,Surabaya.

Untuk diketahui kapasitas RS Darurat atau Lapangan Covid-19 tersebut bisa merawat pasien mencapai 200 orang, dan bisa dimaksimalkan hingga 500 orang. RS Lapangan ini diperuntukkan bagi pasien Covid-19 kategori ringan hingga sedang. (Pen Kogabwilhan-II)

Maknai HUT Batalyon ke-53 Ditengah Covid-19, Satgas Pamtas Yonif 411 Gelar Donor Darah

(Merauke). Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Batalyon ke-53 ditengah pandemi Covid-19, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad memaknainya dengan melaksanakan kegiatan bakti sosial donor darah di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Merauke, Papua.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Kamis (28/5/2020).

 

Lebih lanjut dikatakan bahwa menjelang HUT Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad ke-53 pada tanggal 1 Juni 2020, personel yang saat ini tergabung dalam Satgas Pamtas RI-PNG sektor selatan, menggelar kegiatan bakti sosial bertema “Peduli Sesama Melawan Covid-19”.

 

Kegiatan donor darah yang digelar bekerjasama dengan PMI Cabang Merauke tersebut melibatkan 38 personel Satgas Yonif 411 Kostrad dari Pos Kout Sota, Pos Yanggandur dan Pos Kalan serta 12 orang petugas dari PMI Cabang Merauke.

 

“Bakti sosial donor darah ini, rangkaian kegiatan memaknai HUT ke-53 Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad ditengah pandemi Virus Corona (Covid-19), dengan harapan setetes darah yang kita sumbangkan akan berguna bagi orang yang membutuhkan,” kata Mayor Inf Rizky Aditya.

 

Kegiatan ini juga merupakan wujud pengabdian TNI AD yang saat ini sedang bertugas di perbatasan RI-PNG sektor selatan dalam membantu memenuhi stok darah Palang Merah Indonesia yang mengalami kekurangan dimasa pandemi. “Semoga melalui kegiatan donor darah ini, meskipun jumlahnya tidak banyak dapat membantu ketersediaan stok darah di PMI Merauke, khususnya ditengah-tengah pandemi Covid-19,” pungkas Dansatgas.

 

Sementara itu, kordinator kegiatan Dokter Satgas Lettu Ckm dr. M. Akbar Andriansah mengatakan, PMI merauke saat ini kekurangan stok darah, kegiatan selesai terkumpul sebanyak 27 kantong darah dari pendonor yang memenuhi syarat. “Donor darah sangat bermanfaat bagi lingkungan, orang lain, dan yang terpenting juga bagi diri sendiri agar semakin sehat,” ucapnya.

 

“Kegiatan donor darah yang dilakukan oleh anggota Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad menjelang ulang tahunnya ke-53 ini, dapat membantu dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” harapnya.

 

Ketua PMI Merauke dr. Milka Tabaubun, Sp.PK., yang turut hadir dan memantau langsung kegiatan tersebut mengucapkan terimakasih kepada Satgas Yonif 411 Kostrad yang telah menggandeng PMI Merauke untuk keenam kalinya melaksankan kegiatan donor darah dimasa penugasannya.

 

“Stok darah saat ini telah menipis, kami dari PMI Merauke sangat terbantu dan berterimakasih kepada Bapak-bapak TNI dari Satgas yang selalu rutin mengadakan kegiatan donor darah. Semoga sumbangsih ini menjadi amal ibadah bagi para pendonor, tak lupa kami ucapkan selamat ulang tahun ke-53 Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad,” tuturnya. (Bdr)

Kasrem 162/WB : Pemangku Pemerintahan Paling Bawah Berperan Penting Cegah Covid-19

Lombok Utara – Menyikapi semakin meningkatnya kasus positif Covid-19 di NTB, Kasrem 162/WB Letnan Kolonel Inf Endarwan Yansori bersama Forkopimda mendampingi Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah melaksanakan kunjungan ke Kabupaten Lombok Utara dalam rangka menyatukan komitmen untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, Kamis (28/5/2020).

Dalam kunjungannya, Wagub memaparkan, data Covid-19 NTB pertanggal 27 Mei 2020 sebanyak 562 kasus positif dengan rincian 279 orang positif dalam perawatan, 273 orang sembuh, 10 orang meninggal. Sedangkan pasien dalam pengawasan 476 orang dan dalam pemantauan 187 orang.

“Karakteristik kasus di NTB, 78 orang adalah anak-anak dan merupakan kedua terbesar di Indonesia, sehingga menjadi warning bagi kita bahwa kita harus ekstra menumbuhkan disiplin dalam setiap jenjang umur,” tambah Wagub.

Selain itu, lanjut Umi Rohmi, penanganan Covid-19 ini membutuhkan sinergitas dan energi dari semua pihak, untuk saling menguatkan satu sama lain dalam upaya mencegah penyebaran covid-19 di NTB.

Menurutnya, NTB kini sedang menghadapi gelombang kedua penyebaran Covid-19, dimana mengalami peningkatan yang cukup signifikan sehingga semakin mengkhawatirkan, karena para tenaga kesehatan di NTB sudah banyak yang terinfeksi, dan gelombang kedua bisa jadi lebih berat dari saat pertama kali kasus Covid di NTB ditemukan, karena saat awal kasus ini masuk kekuatan dan energi yang dimiliki oleh pemerintah masih penuh.

“Untuk itu, seluruh elemen masyarakat perlu meningkatkan semangat berlipat-lipat lagi sampai kasus di NTB benar-benar landai, maka untuk mewujudkan hal tersebut, kedisiplinan di masyarakat terus ditingkatkan sampai ditemukan vaksin,” jelasnya.

Sebelum menutup arahannya, Wagub sekali lagi menekankan bahwa penanganan ini letaknya pada kedisiplinan dan harus dimulai dari kita dulu. “Mari kita persiapkan seluruh sistem kita untuk betul-betul bisa hidup dengan protokol Covid. Selamat bertugas dan terimkasih pemerintah kabupaten KLU, TNI/Polri, tenaga kesehatan dan seluruh pihak yang telah menangani Covid,” pungkasnya.

Senada dengan Wabup, Kasrem 162/WB menambahkan, sesuai dengan aspek kami di NTB dan perintah Panglima TNI, bahwa dengan adanya peningkatan Positif Covid-19 ini membuat kita berfikir kembali, apa langkah yang paling tepat untuk mengakhiri wabah virus Covid-19.

Menurutnya, dalam penanganan wabah virus Covid-19 ini yang paling penting adalah pemangku pemerintahan paling bawah, seperti Kepala Desa didampingi oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas diperkuat oleh Tim Patroli, termasuk media online juga sangat berpengaruh dan diharapkan adanya keseragaman informasi dan penyampaian kepada jajaran seluruh wilayah.

“Personel gabungan TNI/Polri harus lebih digalakkan untuk melaksanakan Patroli dalam rangka pengawasan wilayah,” pungkasnya.

Selain itu, Kasrem menyampaikan, perlu adanya Pos-Pos keramaian dengan personel gabungan TNI/Polri dan Dinas terkait, seperti tempat keramaian di pasar, sehingga tidak perlu menutup dan menstop kegiatan pasar, hanya dilaksanakan pengaturan dan penertiban pasar, diperlukan juga Pengeras suara di pos-pos pengamanan untuk melaksanakan himbauan serta tetap tingkatkan kewaspadaan dan patuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Gempa 4.3 Guncang Mataram, Warga Berhamburan Keluar Rumah

MATARAM- SUMBAWANEWS.COM,– Gempa bumi bermagnitudo 4,3 mengguncang Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Kamis pukul 14.23 WIB.

Laman resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyebutkan pusat gempa berada di laut pada koordinat 8,54 LS – 116,04 BT atau 19 kilometer barat laut Lombok Barat, pada kedalaman 10 km.

Getaran gempa dirasakan dengan skala MMI III di Kota Mataram, Lombok Barat, dan Lombok Utara. Sedangkan di Karang Asem, Bali II MMI.

Gempa bumi tersebut menyebabkan warga di Kota Mataram berhamburan keluar rumah menyelamatkan diri.

“Suara gemuruhnya menakutkan. Suara Gemuruh di sertai dentuman guntur di awan dan stelah itu langsung turun hujan lebat ,” kata Yustia , salah seorang warga Selaparang Mataram

Forkopimda NTB Kunjungi Satgas Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Lotim, Ini Penjelasan Dandim Lotim

Lombok Timur – Kunjungan Satgas Percepatan Penanganan Penyebaran Covid-19 Provinsi NTB dipimpin Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., dan Kapolda NTB Irjen Pol M. Iqbal beserta rombongan disambut Bupati Lombok Timur Drs. H. Sukiman Azmy bersama Dandim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny dan Kapolres Lotim AKBP Tunggul Senantrio di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lombok Timur, Kamis (28/5).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur bersama rombongan Satgas Covid-19 Provinsi NTB menggelar rapat koordinasi Percepatan penanganan Covid-19 dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Lombok Timur di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pendopo Bupati Lotim.

Usia menggelar rakor, Dandim Lotim selaku Wakil Ketua 1 dalam press rilisnya menyampaikan setelah mendengar paparan dan arahan dari Satgas Covid-19 Provinsi NTB, pihaknya bersama anggota Satgas Covid-19 Kabupaten Lombok Timur akan terus berupaya untuk mendukung Pemerintah Daerah dalam percepatan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di NTB khususnya di wilayah Kabupaten Lombok Timur sesuai dengan instruksi Presiden.

Data Covid-19 di Kabupaten Lombok Timur hingga hari ini yang dinyatakan positif Covid-19 sebanyak 56 orang dengan rincian sembuh 36 orang, masih dalam isolasi dan perawatan sebanyak 18 orang dan meninggal 2 orang.

Menurut Agus Donny, Rafid tes berbasis pasar, berbasis masjid dan ASN sudah dilakukan dengan baik dan hanya dua yang rekatif. Disamping itu juga dilakukan pemeriksaan di pintu masuk Kabupaten Lombok Timur oleh Pos Pam perbatasan Covid-19.

“Hasil ini nantinya akan dilakukan kajian ilmiah oleh Satgas Gugus Tugas Covid-19 Lotim sehingga Pemda dapat menentukan kebijakan yang lebih tepat khususnya berkaitan dengan pandemi Covid-19,” ujarnya.

Selain itu, Dandim juga menyampaikan kehadiran Forkopimda NTB di Posko Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk memberikan support dan dukungan dalam penanganan Covid-19 khususnya di Kabupaten Lombok Timur kedepan.

Pria kelahiran Magelang tersebut juga mengingatkan seluruh komponen masyarakat untuk senantiasa menjaga kesehatan dan keselamatan dengan mengindahkan protokol kesehatan mengingat akhir-akhir ini anak-anak rentan terpapar Covid-19.

“Di Indonesia, NTB peringkat kedua setelah Jawa Timur terpapar Covid-19 untuk anak-anak,” terangnya.

Untuk itu, pihaknya bersama Satgas Covid-19 akan terus berupaya mengajak dan mengingatkan masyarakat agar disiplin melaksanakan kebijakan dan imbauan pemerintah terutama penggunaan masker, physical distancing (jaga jarak) dan menghindari kerumunan atau kumpul-kumpul.

Ucapan terimakasih juga disampaikan Dandim atas dukungan semua pihak baik Forkopimda, ormas, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat dalam melawan dan mencegah penyebaran virus corona.

“Mari tumbuhkan kesadaran dan ikut bergerak sebagai pejuang Covid-19 dengan harapan tidak ada lagi penambahan terpapar Covid-19 kedepan,” tutupnya.

Rakor percepatan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 juga dihadiri Kajati NTB Nanang Sigit, SH., MH., Kepala Bakesbangpoldagri NTB dan Kepala OPD Kabupaten Lotim.

Cegah Penyebaran-19, Wisata Abangan dan Aik Ijo Ditutup Sementara

Lombok Tengah – Kawasan wisata Abangan Desa Pringgarata dan kawasan Wisata Aik Ijo Desa Sepakek Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah ditutup sementara oleh Pemerintah Desa setempat. Penutupan sementara tersebut dilakukan dalam rangka menghindari kerumunan pengunjung selama lebaran Idul Fitri dan lebaran ketupat pada Minggu lusa.

Demikian disampaikan Dandim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto, SE., setelah menerima laporan dari Danramil 1620-09/Pringgarata Kapten Inf Syaiful Bersama anggota di lokasi penutupan, Kamis (28/5/2020).

Dijelaskannya, pihaknya Bersama Forkopimca Pringgarata dan aparat desa setempat Bersama-sama menutup lokasi tersebut sebagai upaya pencegahan penyebaran dan penularan virus corona atau corona virus desease (Covid-19) di wilayah Kabupaten Lombok Tengah khususnya di desa tersebut.

“Jadi Langkah positif dari aparat desa bersama Forkopimca Pringgarata untuk mencegah penyebaran Covid-19 di desa tersebut, ini patut kita apresiasi,” ujar Prastiwanto.

“In syaa Allah kalau situasi sudah membaik dan memungkinkan untuk dibuka, maka kami juga akan menyarankan untuk dibuka Kembali sehingga aktifitas berjalan seperti biasa,” imbuhnya.

Selain itu, Alumnus Akmil 2001 tersebut juga terus mengimbau masyarakat untuk mentaati protokol Kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan menghindari kerumuanan massa serta sering mencuci tangan agar terhindar dari Covid-19.

“Mari kita lawan penyebaran virus corona dengan melaksanakan imbauan pemerintah mulai dari sendiri, keluarga dan lingkungan yang lebih luas seraya terus berdoa,” tandas pria kelahiran Bangkalan Madura tersebut.

Kapenrem 162/WB : Sinergitas Harga Mati Hadapi Covid-19

Mataram – Mencermati perkembangan meningkatnya Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTB, di kalangan anak-anak serta transmisi lokal penyebaran khususnya di Kota Mataram, Lombok Barat, lombok Timur, untuk itu dalam rangka menggugah tanggungjawab serta kepedulian seluruh lapisan masyarakat Gugus Tugas Covid-19 NTB melakukan berbagai upaya salah satunya mengaktifkan Bakohumas Lintas sektotal tergabung dalam Gugus Khusus kehumasan Covid-19 Wilayah NTB.

Kapenrem 162/WB, Mayor Inf Dahlan, S.Sos, usai melaksanakan rapat koordinasi yang digelar Biro Humas dan Protokol Pemda NTB menyampaikan bahwa peran kehumasan sangat dibutuhkan dalam situasi ditengah wabah Pandemi Covid 19, selain untuk memberikan informasi terkait perkembangan kasus Covid-19 juga untuk mengedukasi seluruh lapisan masyarakat terkait semua kebijakan yang diambil pemerintah dalam upaya percepatan penanganan penyebaran Covid-19 di wilayah NTB,

“Ini harus dilakukan secara bersinergi dalam presepsi yang sama sampai ke pelosok pelosok di seluruh Kab Kota Di NTB, baik melalui sarana media during maupun luring dengan harapan dapat diakses oleh masyarakat luas serta menghindari informasi Hoaks dari pihak pihak yang tidak bertanggungjawab, Sinergitas Harga Mati Hadapi Covid-19,” terangnya.

Kapenrem juga menjelaskan bahwa yang paling penting adalah sinergitas, partisipasi serta kepedulian semua pihak agar segala upaya dapat lebih efektif serta mencapai hasil maksimal, tandas dahlan.

Kapenrem juga meng untuk satu suara dalam memberikan imbauan serta edukasi Covid Dan Pola Hidup sehat sehingga daya tahan tubuh ditengah Covid-19 selalu terjaga selain itu tetap patuhi Protokol kesehatan pencegahan Covid-19 mengingat masih tingginya penyebaran covid hal ini akan membuat kesulitan petugas medis dalam penanganan perawatan maupun dalam traking kontak.

Untuk itu, lanjutnya, partiasipasi dan peran aktif seluruh lapisan masyarakat dengan kesadaran yang tinggi dari diri, keluarga serta lingkungan dengan sendirinya akan mewujudkan ketahan kesehatan mulai dari lingkungan paling kecil meningkat sampai ke yang lebih luas.

“Mari menjadi pahlawan bagi diri, keluarga dan orang lain sehingga kita dapat segera keluar dari situasi pandemi Covid-19 lebih cepat. Hal ini bisa kita lalui ketika semua komit dan konsisten serta disiplin melaksanakan semua imbauan Pemerintah demi kebaikan bersama,” tegasnya.

Terus gaungkan Protokol Cegah Covid 19, diantaranya, rajin cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, sosial distancing jaga jarak jangan berkumpul dalam jumlah banyak orang, jangan lupa pakain masker, Stay home upayakan tetap tinggal dirumah, jangan pernah membawa anak-anak ke tempat keramaian, pelihara pola hidup sehat dengan konsumsi makanan bergizi, jaga kebersihan lingkungan sekitar, olahraga yang teratur untuk jaga imunitas tubuh, ikhitiar dan berdoa inysaAllah kita bersama dapat melawan Covid-19 dan segera menuju new normal wujudkan NTB Gemilang.

Danrem 162/WB Pertegas Komitmen Bersama Cegah Penyebaran Covid-19

Mataram – Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mendampingi Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc, melaksanakan kunjungan kerja di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah dan Lombok Timur terkait perkembangan dan pencegahan Covid-19 di NTB, Kamis (28/5/2020).

Pada kegiatan tersebut, Gubernur beserta rombongan diterima langsung oleh Bupati dan Walikota berserta jajarannya di masing-masing kabupaten/kota.

Dalam Kunjungannya di beberapa tempat tersebut, Gubernur memaparkan perkembangan penanganan Covid-19 di NTB yang secara nasional pemerintah pusat sedang mempersiapkan skenario New Normal, sementara di NTB muncul kasus-kasus positif Covid-19 akibat transmisi lokal yang harus diwaspadai bersama, sehingga tidak ada pilihan lain kecuali mengajak semua pihak secara bersama-sama memerangi pandemi ini dengan meningkatkan disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari untuk memutus rantai penyebaran covid-19.

“Covid-19 sudah menjangkiti beberapa tenaga kesehatan bahkan anak-anak juga ikut terinfeksi, ini terjadi karena ketidak disiplinan melaksanakan protokol kesehatan dalam beraktivitas,” kata Gubernur.

Selain itu, Gubernur juga menyampaikan pentingnya melindungi dan melibatkan UMKM dalam daerah guna memenuhi kebutuhan lokal kita di masa pandemi Covid-19 ini, karena dengan melibatkan mereka dalam jaring pengaman sosial, maka UMKM juga tetap berproduksi di tengah kesulitan ini.

Gubernur juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada para camat, tokoh agama dan tokoh masyarakat yang telah berperan aktif dalam membantu penanganan Covid-19 ini.

Sejalan dengan Gubernur, Danrem 162/WB menyampaikan bahwa maksud kedatangan Gubernur beserta rombongan dari Forkopimda NTB guna mencarger dan mempertegas kembali komitmen bersama untuk kembali melakukan langkah yang lebih agresif lagi dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di NTB.

“Grafik Covid-19 di NTB tidak ada grafik turun melainkan melandai dan naik, bahkan kasus terpaparnya bayi dan anak-anak di NTB ini perlu dilakukan penanganan bersama secara serius agar angka covid-19 bisa turun,” pungkas Danrem,

Sesuai rekomendasi hasil rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Gubernur, Danrem menyampaikan hal-hal antara lain :

Pertama, bahwa penumpang yang datang ke NTB melalui pesawat maupun kapal laut harus membawa hasil Swab Tes paling terakhir, jika hasil Swabnya kadarluarsa maka akan dilakukan Swab Tes kembali oleh tim yang ada di Bandara ataupun pelabuhan.

Kedua, sinergitas unsur/awak media akan lebih aktif mengkampanyekan bahaya covid-19 secara langsung/tidak langsung bersama TNI, Polri, Pemda dan pihak Swasta.

Ketiga, Pergub pemakaian masker akan dikeluarkan dan hal ini harus dilaksanakan oleh Kabupaten dan Kota di NTB.

Keempat, pemberlakuan jam malam maksimal pukul 21.00 Wita tidak ada lagi aktifitas di jalan.

Kelima, patroli gabungan akan dilakukan oleh semua stakeholder untuk membubarkan masa baik pagi, siang dan malam hari.

Keenam, pasar tradisional harus ada Posko di dalamnya ada unsur TNI, Polri dan Satpol PP dan dilengkapi dengan pengeras suara, box sterilisasi uang, handsanitizer dan lain-lain, dan ada pos kesehatan. Sedangkan waktu buka pasar mulai pukul 09.00 sd 12.00 wita.

Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap langkah dan upaya pemerintah Kabupaten/Kota saat menjelang Lebaran Idul Fitri meniadakan keramaian di Masjid dan tempat-tempat lainnya.

Terakhir, Pria kelahiran Jakarta tersebut berharap, keadaan seperti ini juga dapat dipertahankan pada perayaan lebaran ketupat nanti, mengimbau masyarakat tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan dan mengukuti imbauan pemerintah untuk memutus rantai Penyebaran Covid-19, mengingat kita masih dalam situasi berperang melawan pandemi Covid-19 demi keamanan dan keselamatan kita bersama sehingga wabah Covid-19 ini dapat segera berakhir, keadaan dan aktifitas masyarakat dapat kembali normal.

Berita Terkini

Argentina vs Cape Verde: Messi Siap Uji Ketahanan Debutan di 32 Besar Piala Dunia...

Sumbawanews.com,- Tim Nasional Argentina akan menghadapi debutan Cape Verde dalam laga 32 besar Piala Dunia 2026, Sabtu, 4 Juli 2026, pukul 05.00 WIB, di...

Jerman Resmi Ganti Nagelsmann, Klopp Jadi Calon Kuat

Sumbawanews.com,- Federasi Sepakbola Jerman (DFB) secara resmi mengumumkan perpisahan dengan Julian Nagelsmann sebagai pelatih tim nasional, menyusul kegagalan tim meraih gelar di Piala Dunia...

Modi Kunjungi Indonesia, Bahas Lima Pilar Kerja Sama Strategis

Sumbawanews.com,- Perdana Menteri India Narendra Modi akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada 6–8 Juli 2026, dengan fokus memperkuat kemitraan strategis komprehensif kedua negara...

66% Orang Tua Dukung Jalur Domisili SPMB 2026

Sumbawanews.com,- Survei Lembaga KedaiKOPI yang dilakukan pada 14–22 Juni 2026 terhadap 585 orang tua atau wali calon murid SD hingga SMA menunjukkan bahwa 66...

Berita Utama