Home Blog Page 3080

Pangkogabwilhan II Tinjau RS Darurat Covid-19 di Surabaya

sumbawanews.com,- Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II (Pangkogabwilhan II), Marsda TNI Imran Baidirus, S.E., melaksanakan kunjungan kerja sekaligus meninjau secara langsung Rumah Sakit (RS) Lapangan atau RS Darurat Covid-19 yang berada di halaman Puslitbang Humaniora, Jalan Indrapura 17, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (28/5/2020).

Dengan menggunakan pesawat CN 235 TNI AU Pangkogabwilhan II beserta rombongan tiba di Base Ops Lanudal Juanda Surabaya di sambut langsung oleh Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo, Kaskogartap III Surabaya Brigjen TNI (Mar) Purwadi M.Tr. (Han), Danlanudal Juanda, Danlanud Mulyono serta Dandim 0816/Sidoarjo.

Setelah beberapa saat di ruang transit VIP Lanudal Juanda, selanjutnya rombongan bergerak menuju Kodam V/Brawijaya. Setibanya di Makodam Pangkogabwilhan II diterima langsung oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M., Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Muhammad Fadil Imran serta pejabat lainnya selanjutnya menuju ke ruang Hayam Wuruk untuk menerima paparan dari Pangdam V/Brawijaya tentang perkembangan penanganan Covid-19 di wilayah Jawa Timur khususnya Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut Marsda TNI Imran Baidirus, S.E., memperkenalkan diri sebagai Pangkogabwilhan II yang baru, kemudian menyampaikan kebijakan Panglima TNI agar TNI terlibat dalam penanganan wabah Covid-19 di Jawa Timur dalam hal Pengamanan, penyiapan rumah sakit lapangan serta membantu penyiapan tenaga medis.

Selanjutnya Pangkogabwilhan II beserta rombongan menuju ke Gedung Negara Grahadi, Surabaya, untuk menemui Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam rangka berkoordinasi dengan Pemda terkait perihal bantuan yang akan diberikan oleh TNI dalam hal ini. “Saya ditunjuk khusus oleh Panglima TNI untuk mengkoordinasikan bagaimana membantu Pemerintah Daerah, supaya kita lebih fokus untuk menangani pandemi Covid-19 yang sekarang episentrumnya ada di Surabaya,” ujarnya.

“TNI juga siap menurunkan prajurit dalam hal pengamanan, nanti bagaimana, seperti apa, kita akan siap mendukung. Seperti itu,” jelasnya.

Dalam kunjungannya, Pangkogabwilhan II meninjau langsung Rumah Sakit (RS) Lapangan atau RS Darurat Covid-19 yang berada di halaman Puslitbang Humaniora, Jalan Indrapura 17,Surabaya.

Untuk diketahui kapasitas RS Darurat atau Lapangan Covid-19 tersebut bisa merawat pasien mencapai 200 orang, dan bisa dimaksimalkan hingga 500 orang. RS Lapangan ini diperuntukkan bagi pasien Covid-19 kategori ringan hingga sedang. (Pen Kogabwilhan-II)

Maknai HUT Batalyon ke-53 Ditengah Covid-19, Satgas Pamtas Yonif 411 Gelar Donor Darah

(Merauke). Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Batalyon ke-53 ditengah pandemi Covid-19, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad memaknainya dengan melaksanakan kegiatan bakti sosial donor darah di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Merauke, Papua.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Kamis (28/5/2020).

 

Lebih lanjut dikatakan bahwa menjelang HUT Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad ke-53 pada tanggal 1 Juni 2020, personel yang saat ini tergabung dalam Satgas Pamtas RI-PNG sektor selatan, menggelar kegiatan bakti sosial bertema “Peduli Sesama Melawan Covid-19”.

 

Kegiatan donor darah yang digelar bekerjasama dengan PMI Cabang Merauke tersebut melibatkan 38 personel Satgas Yonif 411 Kostrad dari Pos Kout Sota, Pos Yanggandur dan Pos Kalan serta 12 orang petugas dari PMI Cabang Merauke.

 

“Bakti sosial donor darah ini, rangkaian kegiatan memaknai HUT ke-53 Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad ditengah pandemi Virus Corona (Covid-19), dengan harapan setetes darah yang kita sumbangkan akan berguna bagi orang yang membutuhkan,” kata Mayor Inf Rizky Aditya.

 

Kegiatan ini juga merupakan wujud pengabdian TNI AD yang saat ini sedang bertugas di perbatasan RI-PNG sektor selatan dalam membantu memenuhi stok darah Palang Merah Indonesia yang mengalami kekurangan dimasa pandemi. “Semoga melalui kegiatan donor darah ini, meskipun jumlahnya tidak banyak dapat membantu ketersediaan stok darah di PMI Merauke, khususnya ditengah-tengah pandemi Covid-19,” pungkas Dansatgas.

 

Sementara itu, kordinator kegiatan Dokter Satgas Lettu Ckm dr. M. Akbar Andriansah mengatakan, PMI merauke saat ini kekurangan stok darah, kegiatan selesai terkumpul sebanyak 27 kantong darah dari pendonor yang memenuhi syarat. “Donor darah sangat bermanfaat bagi lingkungan, orang lain, dan yang terpenting juga bagi diri sendiri agar semakin sehat,” ucapnya.

 

“Kegiatan donor darah yang dilakukan oleh anggota Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad menjelang ulang tahunnya ke-53 ini, dapat membantu dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” harapnya.

 

Ketua PMI Merauke dr. Milka Tabaubun, Sp.PK., yang turut hadir dan memantau langsung kegiatan tersebut mengucapkan terimakasih kepada Satgas Yonif 411 Kostrad yang telah menggandeng PMI Merauke untuk keenam kalinya melaksankan kegiatan donor darah dimasa penugasannya.

 

“Stok darah saat ini telah menipis, kami dari PMI Merauke sangat terbantu dan berterimakasih kepada Bapak-bapak TNI dari Satgas yang selalu rutin mengadakan kegiatan donor darah. Semoga sumbangsih ini menjadi amal ibadah bagi para pendonor, tak lupa kami ucapkan selamat ulang tahun ke-53 Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad,” tuturnya. (Bdr)

Kasrem 162/WB : Pemangku Pemerintahan Paling Bawah Berperan Penting Cegah Covid-19

Lombok Utara – Menyikapi semakin meningkatnya kasus positif Covid-19 di NTB, Kasrem 162/WB Letnan Kolonel Inf Endarwan Yansori bersama Forkopimda mendampingi Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah melaksanakan kunjungan ke Kabupaten Lombok Utara dalam rangka menyatukan komitmen untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, Kamis (28/5/2020).

Dalam kunjungannya, Wagub memaparkan, data Covid-19 NTB pertanggal 27 Mei 2020 sebanyak 562 kasus positif dengan rincian 279 orang positif dalam perawatan, 273 orang sembuh, 10 orang meninggal. Sedangkan pasien dalam pengawasan 476 orang dan dalam pemantauan 187 orang.

“Karakteristik kasus di NTB, 78 orang adalah anak-anak dan merupakan kedua terbesar di Indonesia, sehingga menjadi warning bagi kita bahwa kita harus ekstra menumbuhkan disiplin dalam setiap jenjang umur,” tambah Wagub.

Selain itu, lanjut Umi Rohmi, penanganan Covid-19 ini membutuhkan sinergitas dan energi dari semua pihak, untuk saling menguatkan satu sama lain dalam upaya mencegah penyebaran covid-19 di NTB.

Menurutnya, NTB kini sedang menghadapi gelombang kedua penyebaran Covid-19, dimana mengalami peningkatan yang cukup signifikan sehingga semakin mengkhawatirkan, karena para tenaga kesehatan di NTB sudah banyak yang terinfeksi, dan gelombang kedua bisa jadi lebih berat dari saat pertama kali kasus Covid di NTB ditemukan, karena saat awal kasus ini masuk kekuatan dan energi yang dimiliki oleh pemerintah masih penuh.

“Untuk itu, seluruh elemen masyarakat perlu meningkatkan semangat berlipat-lipat lagi sampai kasus di NTB benar-benar landai, maka untuk mewujudkan hal tersebut, kedisiplinan di masyarakat terus ditingkatkan sampai ditemukan vaksin,” jelasnya.

Sebelum menutup arahannya, Wagub sekali lagi menekankan bahwa penanganan ini letaknya pada kedisiplinan dan harus dimulai dari kita dulu. “Mari kita persiapkan seluruh sistem kita untuk betul-betul bisa hidup dengan protokol Covid. Selamat bertugas dan terimkasih pemerintah kabupaten KLU, TNI/Polri, tenaga kesehatan dan seluruh pihak yang telah menangani Covid,” pungkasnya.

Senada dengan Wabup, Kasrem 162/WB menambahkan, sesuai dengan aspek kami di NTB dan perintah Panglima TNI, bahwa dengan adanya peningkatan Positif Covid-19 ini membuat kita berfikir kembali, apa langkah yang paling tepat untuk mengakhiri wabah virus Covid-19.

Menurutnya, dalam penanganan wabah virus Covid-19 ini yang paling penting adalah pemangku pemerintahan paling bawah, seperti Kepala Desa didampingi oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas diperkuat oleh Tim Patroli, termasuk media online juga sangat berpengaruh dan diharapkan adanya keseragaman informasi dan penyampaian kepada jajaran seluruh wilayah.

“Personel gabungan TNI/Polri harus lebih digalakkan untuk melaksanakan Patroli dalam rangka pengawasan wilayah,” pungkasnya.

Selain itu, Kasrem menyampaikan, perlu adanya Pos-Pos keramaian dengan personel gabungan TNI/Polri dan Dinas terkait, seperti tempat keramaian di pasar, sehingga tidak perlu menutup dan menstop kegiatan pasar, hanya dilaksanakan pengaturan dan penertiban pasar, diperlukan juga Pengeras suara di pos-pos pengamanan untuk melaksanakan himbauan serta tetap tingkatkan kewaspadaan dan patuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Gempa 4.3 Guncang Mataram, Warga Berhamburan Keluar Rumah

MATARAM- SUMBAWANEWS.COM,– Gempa bumi bermagnitudo 4,3 mengguncang Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Kamis pukul 14.23 WIB.

Laman resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyebutkan pusat gempa berada di laut pada koordinat 8,54 LS – 116,04 BT atau 19 kilometer barat laut Lombok Barat, pada kedalaman 10 km.

Getaran gempa dirasakan dengan skala MMI III di Kota Mataram, Lombok Barat, dan Lombok Utara. Sedangkan di Karang Asem, Bali II MMI.

Gempa bumi tersebut menyebabkan warga di Kota Mataram berhamburan keluar rumah menyelamatkan diri.

“Suara gemuruhnya menakutkan. Suara Gemuruh di sertai dentuman guntur di awan dan stelah itu langsung turun hujan lebat ,” kata Yustia , salah seorang warga Selaparang Mataram

Forkopimda NTB Kunjungi Satgas Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Lotim, Ini Penjelasan Dandim Lotim

Lombok Timur – Kunjungan Satgas Percepatan Penanganan Penyebaran Covid-19 Provinsi NTB dipimpin Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., dan Kapolda NTB Irjen Pol M. Iqbal beserta rombongan disambut Bupati Lombok Timur Drs. H. Sukiman Azmy bersama Dandim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny dan Kapolres Lotim AKBP Tunggul Senantrio di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lombok Timur, Kamis (28/5).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur bersama rombongan Satgas Covid-19 Provinsi NTB menggelar rapat koordinasi Percepatan penanganan Covid-19 dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Lombok Timur di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pendopo Bupati Lotim.

Usia menggelar rakor, Dandim Lotim selaku Wakil Ketua 1 dalam press rilisnya menyampaikan setelah mendengar paparan dan arahan dari Satgas Covid-19 Provinsi NTB, pihaknya bersama anggota Satgas Covid-19 Kabupaten Lombok Timur akan terus berupaya untuk mendukung Pemerintah Daerah dalam percepatan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di NTB khususnya di wilayah Kabupaten Lombok Timur sesuai dengan instruksi Presiden.

Data Covid-19 di Kabupaten Lombok Timur hingga hari ini yang dinyatakan positif Covid-19 sebanyak 56 orang dengan rincian sembuh 36 orang, masih dalam isolasi dan perawatan sebanyak 18 orang dan meninggal 2 orang.

Menurut Agus Donny, Rafid tes berbasis pasar, berbasis masjid dan ASN sudah dilakukan dengan baik dan hanya dua yang rekatif. Disamping itu juga dilakukan pemeriksaan di pintu masuk Kabupaten Lombok Timur oleh Pos Pam perbatasan Covid-19.

“Hasil ini nantinya akan dilakukan kajian ilmiah oleh Satgas Gugus Tugas Covid-19 Lotim sehingga Pemda dapat menentukan kebijakan yang lebih tepat khususnya berkaitan dengan pandemi Covid-19,” ujarnya.

Selain itu, Dandim juga menyampaikan kehadiran Forkopimda NTB di Posko Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk memberikan support dan dukungan dalam penanganan Covid-19 khususnya di Kabupaten Lombok Timur kedepan.

Pria kelahiran Magelang tersebut juga mengingatkan seluruh komponen masyarakat untuk senantiasa menjaga kesehatan dan keselamatan dengan mengindahkan protokol kesehatan mengingat akhir-akhir ini anak-anak rentan terpapar Covid-19.

“Di Indonesia, NTB peringkat kedua setelah Jawa Timur terpapar Covid-19 untuk anak-anak,” terangnya.

Untuk itu, pihaknya bersama Satgas Covid-19 akan terus berupaya mengajak dan mengingatkan masyarakat agar disiplin melaksanakan kebijakan dan imbauan pemerintah terutama penggunaan masker, physical distancing (jaga jarak) dan menghindari kerumunan atau kumpul-kumpul.

Ucapan terimakasih juga disampaikan Dandim atas dukungan semua pihak baik Forkopimda, ormas, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat dalam melawan dan mencegah penyebaran virus corona.

“Mari tumbuhkan kesadaran dan ikut bergerak sebagai pejuang Covid-19 dengan harapan tidak ada lagi penambahan terpapar Covid-19 kedepan,” tutupnya.

Rakor percepatan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 juga dihadiri Kajati NTB Nanang Sigit, SH., MH., Kepala Bakesbangpoldagri NTB dan Kepala OPD Kabupaten Lotim.

Cegah Penyebaran-19, Wisata Abangan dan Aik Ijo Ditutup Sementara

Lombok Tengah – Kawasan wisata Abangan Desa Pringgarata dan kawasan Wisata Aik Ijo Desa Sepakek Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah ditutup sementara oleh Pemerintah Desa setempat. Penutupan sementara tersebut dilakukan dalam rangka menghindari kerumunan pengunjung selama lebaran Idul Fitri dan lebaran ketupat pada Minggu lusa.

Demikian disampaikan Dandim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto, SE., setelah menerima laporan dari Danramil 1620-09/Pringgarata Kapten Inf Syaiful Bersama anggota di lokasi penutupan, Kamis (28/5/2020).

Dijelaskannya, pihaknya Bersama Forkopimca Pringgarata dan aparat desa setempat Bersama-sama menutup lokasi tersebut sebagai upaya pencegahan penyebaran dan penularan virus corona atau corona virus desease (Covid-19) di wilayah Kabupaten Lombok Tengah khususnya di desa tersebut.

“Jadi Langkah positif dari aparat desa bersama Forkopimca Pringgarata untuk mencegah penyebaran Covid-19 di desa tersebut, ini patut kita apresiasi,” ujar Prastiwanto.

“In syaa Allah kalau situasi sudah membaik dan memungkinkan untuk dibuka, maka kami juga akan menyarankan untuk dibuka Kembali sehingga aktifitas berjalan seperti biasa,” imbuhnya.

Selain itu, Alumnus Akmil 2001 tersebut juga terus mengimbau masyarakat untuk mentaati protokol Kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan menghindari kerumuanan massa serta sering mencuci tangan agar terhindar dari Covid-19.

“Mari kita lawan penyebaran virus corona dengan melaksanakan imbauan pemerintah mulai dari sendiri, keluarga dan lingkungan yang lebih luas seraya terus berdoa,” tandas pria kelahiran Bangkalan Madura tersebut.

Kapenrem 162/WB : Sinergitas Harga Mati Hadapi Covid-19

Mataram – Mencermati perkembangan meningkatnya Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTB, di kalangan anak-anak serta transmisi lokal penyebaran khususnya di Kota Mataram, Lombok Barat, lombok Timur, untuk itu dalam rangka menggugah tanggungjawab serta kepedulian seluruh lapisan masyarakat Gugus Tugas Covid-19 NTB melakukan berbagai upaya salah satunya mengaktifkan Bakohumas Lintas sektotal tergabung dalam Gugus Khusus kehumasan Covid-19 Wilayah NTB.

Kapenrem 162/WB, Mayor Inf Dahlan, S.Sos, usai melaksanakan rapat koordinasi yang digelar Biro Humas dan Protokol Pemda NTB menyampaikan bahwa peran kehumasan sangat dibutuhkan dalam situasi ditengah wabah Pandemi Covid 19, selain untuk memberikan informasi terkait perkembangan kasus Covid-19 juga untuk mengedukasi seluruh lapisan masyarakat terkait semua kebijakan yang diambil pemerintah dalam upaya percepatan penanganan penyebaran Covid-19 di wilayah NTB,

“Ini harus dilakukan secara bersinergi dalam presepsi yang sama sampai ke pelosok pelosok di seluruh Kab Kota Di NTB, baik melalui sarana media during maupun luring dengan harapan dapat diakses oleh masyarakat luas serta menghindari informasi Hoaks dari pihak pihak yang tidak bertanggungjawab, Sinergitas Harga Mati Hadapi Covid-19,” terangnya.

Kapenrem juga menjelaskan bahwa yang paling penting adalah sinergitas, partisipasi serta kepedulian semua pihak agar segala upaya dapat lebih efektif serta mencapai hasil maksimal, tandas dahlan.

Kapenrem juga meng untuk satu suara dalam memberikan imbauan serta edukasi Covid Dan Pola Hidup sehat sehingga daya tahan tubuh ditengah Covid-19 selalu terjaga selain itu tetap patuhi Protokol kesehatan pencegahan Covid-19 mengingat masih tingginya penyebaran covid hal ini akan membuat kesulitan petugas medis dalam penanganan perawatan maupun dalam traking kontak.

Untuk itu, lanjutnya, partiasipasi dan peran aktif seluruh lapisan masyarakat dengan kesadaran yang tinggi dari diri, keluarga serta lingkungan dengan sendirinya akan mewujudkan ketahan kesehatan mulai dari lingkungan paling kecil meningkat sampai ke yang lebih luas.

“Mari menjadi pahlawan bagi diri, keluarga dan orang lain sehingga kita dapat segera keluar dari situasi pandemi Covid-19 lebih cepat. Hal ini bisa kita lalui ketika semua komit dan konsisten serta disiplin melaksanakan semua imbauan Pemerintah demi kebaikan bersama,” tegasnya.

Terus gaungkan Protokol Cegah Covid 19, diantaranya, rajin cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, sosial distancing jaga jarak jangan berkumpul dalam jumlah banyak orang, jangan lupa pakain masker, Stay home upayakan tetap tinggal dirumah, jangan pernah membawa anak-anak ke tempat keramaian, pelihara pola hidup sehat dengan konsumsi makanan bergizi, jaga kebersihan lingkungan sekitar, olahraga yang teratur untuk jaga imunitas tubuh, ikhitiar dan berdoa inysaAllah kita bersama dapat melawan Covid-19 dan segera menuju new normal wujudkan NTB Gemilang.

Danrem 162/WB Pertegas Komitmen Bersama Cegah Penyebaran Covid-19

Mataram – Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mendampingi Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc, melaksanakan kunjungan kerja di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah dan Lombok Timur terkait perkembangan dan pencegahan Covid-19 di NTB, Kamis (28/5/2020).

Pada kegiatan tersebut, Gubernur beserta rombongan diterima langsung oleh Bupati dan Walikota berserta jajarannya di masing-masing kabupaten/kota.

Dalam Kunjungannya di beberapa tempat tersebut, Gubernur memaparkan perkembangan penanganan Covid-19 di NTB yang secara nasional pemerintah pusat sedang mempersiapkan skenario New Normal, sementara di NTB muncul kasus-kasus positif Covid-19 akibat transmisi lokal yang harus diwaspadai bersama, sehingga tidak ada pilihan lain kecuali mengajak semua pihak secara bersama-sama memerangi pandemi ini dengan meningkatkan disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari untuk memutus rantai penyebaran covid-19.

“Covid-19 sudah menjangkiti beberapa tenaga kesehatan bahkan anak-anak juga ikut terinfeksi, ini terjadi karena ketidak disiplinan melaksanakan protokol kesehatan dalam beraktivitas,” kata Gubernur.

Selain itu, Gubernur juga menyampaikan pentingnya melindungi dan melibatkan UMKM dalam daerah guna memenuhi kebutuhan lokal kita di masa pandemi Covid-19 ini, karena dengan melibatkan mereka dalam jaring pengaman sosial, maka UMKM juga tetap berproduksi di tengah kesulitan ini.

Gubernur juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada para camat, tokoh agama dan tokoh masyarakat yang telah berperan aktif dalam membantu penanganan Covid-19 ini.

Sejalan dengan Gubernur, Danrem 162/WB menyampaikan bahwa maksud kedatangan Gubernur beserta rombongan dari Forkopimda NTB guna mencarger dan mempertegas kembali komitmen bersama untuk kembali melakukan langkah yang lebih agresif lagi dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di NTB.

“Grafik Covid-19 di NTB tidak ada grafik turun melainkan melandai dan naik, bahkan kasus terpaparnya bayi dan anak-anak di NTB ini perlu dilakukan penanganan bersama secara serius agar angka covid-19 bisa turun,” pungkas Danrem,

Sesuai rekomendasi hasil rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Gubernur, Danrem menyampaikan hal-hal antara lain :

Pertama, bahwa penumpang yang datang ke NTB melalui pesawat maupun kapal laut harus membawa hasil Swab Tes paling terakhir, jika hasil Swabnya kadarluarsa maka akan dilakukan Swab Tes kembali oleh tim yang ada di Bandara ataupun pelabuhan.

Kedua, sinergitas unsur/awak media akan lebih aktif mengkampanyekan bahaya covid-19 secara langsung/tidak langsung bersama TNI, Polri, Pemda dan pihak Swasta.

Ketiga, Pergub pemakaian masker akan dikeluarkan dan hal ini harus dilaksanakan oleh Kabupaten dan Kota di NTB.

Keempat, pemberlakuan jam malam maksimal pukul 21.00 Wita tidak ada lagi aktifitas di jalan.

Kelima, patroli gabungan akan dilakukan oleh semua stakeholder untuk membubarkan masa baik pagi, siang dan malam hari.

Keenam, pasar tradisional harus ada Posko di dalamnya ada unsur TNI, Polri dan Satpol PP dan dilengkapi dengan pengeras suara, box sterilisasi uang, handsanitizer dan lain-lain, dan ada pos kesehatan. Sedangkan waktu buka pasar mulai pukul 09.00 sd 12.00 wita.

Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap langkah dan upaya pemerintah Kabupaten/Kota saat menjelang Lebaran Idul Fitri meniadakan keramaian di Masjid dan tempat-tempat lainnya.

Terakhir, Pria kelahiran Jakarta tersebut berharap, keadaan seperti ini juga dapat dipertahankan pada perayaan lebaran ketupat nanti, mengimbau masyarakat tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan dan mengukuti imbauan pemerintah untuk memutus rantai Penyebaran Covid-19, mengingat kita masih dalam situasi berperang melawan pandemi Covid-19 demi keamanan dan keselamatan kita bersama sehingga wabah Covid-19 ini dapat segera berakhir, keadaan dan aktifitas masyarakat dapat kembali normal.

Menyongsong New Normal, PKB NTB Minta Pemerintah Perhatikan Ponpes

MATARAM –  SUMBAWANEWS.COM,– Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta pemerintah, baik pusat maupun daerah untuk memperhatikan Pondok Pesantren (Ponpes) yang ada di wilayah NTB untuk menyongsong rencana pemerintah yang akan menerapkan “new normal” di sejumlah daerah di Indonesia.

Ketua F-PKB DPRD NTB, H Lalu Hadrian Irfani meminta agar Pemerintah Provinsi NTB dan Pemda Kabupaten/Kota se-NTB agar memberikan perhatian pada Ponpes di tengah desakan dari para wali santri, agak segera melaksanakan proses belajar mengajar.

“Kami meminta pada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-NTB untuk membantu sarana dan peralatan kesehatan pada pondok pesantren agar pada saat melaksanakan kembali proses belajar mengajar dapat memenuhi ketentuan protokoler kesehatan di tengah pandemi virus Covid-19,” kata Hadrian, yang juga Ketua DPW PKB NTB, Kamis (28/5) di Mataram.

Menurutnya, PKB secara terpusat menyambut baik wacana new normal yang digagas pemerintah pusat. Meski begitu, ia berharap pasca diterapkannya new normal, masyarakat tetap mengikuti imbauan dan arahan dari pemerintah.

“Dan yang terpenting baik pemerintah pusat atau daerah perlu memberikan perhatian serius atas aktivitas pendidikan di pondok pesantren menjelang diterapkannya kebijakan normal baru atau new normal di tengah wabah virus corona ini,” terang Hadrian.

Hadrian mendorong agar Ponpes diberikan bantuan untuk melaksanakan protokoler kesehatan dalam bentuk tempat cuci tangan, masker untuk santri dan tenaga pengajar, bantuan hand sanitizer serta bantuan alat pengukur suhu tubuh.

“Dan juga bantuan pemeriksaan kesehatan, rapid test bagi santri dan tenaga pendidik untuk memastikan semua santri tidak terjangkit virus Corona,” katanya.

Dia mengungkapkan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai mengambil sejumlah langkah untuk mempersiapkan Pondok Pesantren menyongsong tahap New Normal Covid-19 yang akan diterapkan pemerintah.

Ketua Umum PKB H Muhaimin Iskandar juga sudah meminta para Pimpinan dan Anggota Fraksi PKB DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota untuk mulai mendukung persiapan-persiapan yang dibutuhkan.

Melalui surat tentang Instruksi Memperjuangkan Kelangsungan Pesantren Dalam Masa New Normal Covid-19, Cak Imin menyampaikan sejumlah hal teknis yang harus segera dilakukan di tingkat pusat dan daerah.

Cak Imin menegaskan, arah kebijakan pemerintah yang akan menerapkan konsep kehidupan new normal (kenormalan baru) yaitu penerapan pola hidup baru untuk menyelamatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dalam masa pandemi Covid-19 hingga ditemukannya vaksin penangkal Covid-19.

Menurutnya, posisi pesantren menjadi sangat strategis dan vital. Secara nasional saat ini ada sekitar 28 ribu Pondok Pesantren di Indonesia. Di mana dalam 28 ribu Pesantren itu terdapat 18 juta santri dan 1 juta pengajar.

“Selain itu, ada jutaan masyarakat yang menggantungkan perputaran ekonominya dari kehidupan pesantren yang saat ini juga mendesak agar pesantren dapat kembali memulai proses kegiatan belajar mengajar,” kata Cak Imin dalam surat tertanggal 25 Mei 2020 tersebut.

Cak Imin menilai untuk memenuhi kebutuhan itu, perlu adanya alokasi anggaran khusus yang bersumber dari APBN maupun APBD untuk pesantren selama masa new normal.

Terkait instruksi tersebut, Ketua DPW PKB NTB H Lalu Hadrian Irfani mengatakan pihaknya sudah menerima surat dan mulai mengkonsolidasikannya.

“Sejumlah instruksi itu antara lain meminta ada Fraksi PKB berkoordinasi intensif dengan PWNU, PCNU, RMI dan para masyayikh pengasuh pesantren di daerahnya masing-masing. Terutama untuk melakukan pendataan persiapan dan kesiapan serta kebutuhan pesantren dalam menjalani masa new normal Covid-19,” kata Hadrian.

PKB NTB juga akan memelopori dan mengawal ketat pengalokasian anggaran khusus yang bersumber dari APBN maupun APBD kepada pesantren untuk menjalani masa new normal dalam bentuk penyediaan sarana belajar, sarana kesehatan dan pemenuhan ketahanan pangan.

“Kita juga akan mendorong Pemerintah Daerah untuk membantu pesantren mempersiapkan diri menghadapi masa new normal sekaligus mengawal kebijakan tersebut hingga tingkat implementasinya,” tegasnya.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Indonesia akan memasuki tatanan kehidupan baru (new normal). Masyarakat diminta berdamai dan hidup berdampingan dengan Covid-19.

“Berdampingan itu justru kita tak menyerah, tetapi menyesuaikan diri. Kita lawan Covid-19 dengan ke depankan dan mewajibkan protokol kesehatan ketat,” kata Jokowi beberapa waktu lalu.

Kasal Berikan Exit Briefing kepada Prajurit Kogabwilhan I

sumbawanews.com,- Mengakhiri jabatannya sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I), Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. memberikan Exit Briefing kepada prajurit Kogabwilhan I, bertempat di kantor perwakilan Mako Kogabwilhan I, Jalan Gunung Sahari, Jakata Pusat, Kamis (28/5/2020).

Dalam Exit Briefing yang sekaligus dirangkai dengan Memorandum Pangkogabwilhan I, Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan bahwa tugas Kogabwilhan I titik beratnya adalah OMP (Operasi Militer Perang) dan OMSP (Operasi Militer Selain Perang). “OMP fokus kerawanan di ZEEI (Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia) di perairan Laut Natuna, dan OMSP yang saat ini sedang berjalan yaitu kegiatan bantuan kemanusiaan dalam penanganan Covid 19,” katanya.

Laksamana TNI Yudo Margono menegaskan bahwa Mako Kogabwilhan I yang berada di Tanjung Pinang, harus terus memantau perkembangan pelanggaran wilayah yang terjadi di perbatasan Laut Natuna. Untuk penanganan wabah Covid-19 yang dilaksanakan di beberapa tempat, Pangkogabwilhan I sebagai supervise sedangkan para Panglima Komando Utama (Pangkotama) selaku penanggungjawab pelaksanaan selaku Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad).

“Penanganan Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran di bawah tanggungjawab Pangdam Jaya, Pulau Sebaru tanggungjawab Pangkoarmada I, Pulau Natuna tanggungjawab Pangkoops AU I dan Pulau Berhala tanggungjawab Pangdam I/Bukit Barisan,” jelasnya.

Mengakhiri Exit Briefing, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh prajurit Kogabwilhan I atas dukungan dan kerja sama yang telah dilakukan selama ini, sehingga tugas-tugas Kogabwilhan I dalam kurun waktu kepemimpinannya selama tujuh bulan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Turut hadir pada acara tersebut antara lain Pangkogabwilhan I Laksda TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E., M.M., Pangkoarmada I Laksda TNI Mohammad Ali, S.E., M.M., Ketua Umum Jalasenastri Ny. Veronica Yudo Margono, dan pejabat teras di jajaran Kogabwilhan I. (Ahm)

Berita Terkini

Persib Bandung Buka Peluang Rekrut Striker Bernilai Rp6,95 Miliar dari JDT

Sumbawanews.com,- Jumat, 3 Juli 2026 — Persib Bandung mendapat kabar positif setelah Johor Darul Takzim (JDT) secara resmi melepaskan striker asal Bosnia-Herzegovina, Ajdin Mujagić,...

AS Rayakan Kepulangan Iran dari Piala Dunia 2026, Menteri Mullin: “Mereka Tak Akan Kembali”

Sumbawanews.com,- Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat, Markwayne Mullin, menyatakan kegembiraannya setelah tim nasional Iran tersingkir dari Piala Dunia 2026. Pernyataannya yang viral memicu...

Cristiano Ronaldo Kena Dampak Teknologi Chip di Bola Piala Dunia

Sumbawanews.com,- Teknologi chip dalam bola resmi Piala Dunia memengaruhi keputusan wasit dalam dua laga penting, termasuk ketika Cristiano Ronaldo kehilangan kredit gol di Piala...

Apple Rombak Desain MacBook Pro Entry-Level pada 2027

Sumbawanews.com,- Apple berencana memperbarui tampilan MacBook Pro entry-level pada paruh pertama 2027, dengan desain baru yang menyamai seri high-end. Menurut laporan jurnalis teknologi Mark...

Berita Utama