Home Blog Page 2969

Warga Papua Kembali Serahkan Senjata Api dan Munisi Kepada Satgas Yonif 411 Kostrad

(Merauke).  Sadar akan sanksi hukum atas kepemilikan senjata api dan munisi ilegal, warga Papua di perbatasan RI-PNG secara sukarela menyerahkan satu pucuk senjata api rakitan beserta munisinya kepada Satgas Pamtas Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad.

 

Demikian dikatakan Dansatgas Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam keterangan tertulisnya di Merauke, Papua, Selasa (14/4/2020).

 

Dansatgas menyampaikan bahwa bertempat di Pos Kout Sota, Rabu (8/4/2020) siang, telah dilaksanakan penyerahan secara sukarela satu pucuk senjata api rakitan beserta 4 butir munisi kal 5.56 mm oleh MN (54 th) warga Kampung Sota, Distrik Sota, Kab. Merauke.

 

Penyerahan senjata berawal saat 4 personel Pos Kout Sota dipimpin Serka Arif Desiyanto, dalam perjalanan mengambil Power Supply menggunakan truk dinas NPS menuju Pos Kaliwanggo, Distrik Sota. Ditengah perjalanan, tepatnya di jalan Poros Trans Papua KM 107 berpapasan dengan pengendara sepeda motor terlihat membawa sesuatu yang mencurigakan.

 

Saat dihentikan dan ditanya oleh anggota,  yakni AN (43 th) dan SN (20 th) sempat tidak mengaku dengan barang yang dibungkusnya dengan karung itu. Setelah diberikan pemahaman secara baik-baik, keduanya mengakui bahwa telah membawa senjata api rakitan dan munisi yang diberikan oleh orang tua SN berinisial MN (54 th), untuk digunakannya berburu dihutan.

 

Selanjutnya Dansatgas mengatakan, guna diambil keterangan lebih lanjut, keduanyapun bersedia dibawa menuju ke Pos Kout Sota. Tak berselang lama MN selaku orang yang memberikan senjata dan munisi kepada AN dan SN untuk berburu, datang memberikan penjelasan mengenai senjata dan munisi itu.

 

Dalam keterangannya MN menjelaskan bahwa senjata api rakitan dan 4 butir munisi kal 5.56 mm itu merupakan milik rekannya berinisial DU warga Mopah, Kota Merauke yang dipinjamkan kepadanya untuk kepentingan berburu di hutan.  Melalui pendekatan dan penjelasan secara persuasif kepada MN, akhirnya yang bersangkutan tersadarkan bahwa yang dilakukan dapat melanggar hukum serta akan berdampak negatif karena telah menyimpan senjata api ilegal.

 

“Merasa tersadarkan, akhirnya saudara MN pun secara sukarela bersedia untuk menyerahkan senjata api rakitan beserta munisinya tersebut kepada Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad,” ujar Dansatgas.

 

Untuk saat ini, senjata api rakitan berikut 4 butir munisi kal 5.56 mm tersebut telah diamankan dan diserahkan kepada Komando Atas dalam hal ini Kolakops Korem 174/ATW. Selanjutnya guna mengetahui asal-usul senjata api rakita dan munisi tersebut, Tim Intel Korem 174/ATW bersama Pihak Polsek Sota akan melakukan penyelidikan terhadap DU.

 

“Tentunya dalam berbagai kesempatan, kita selalu menghimbau kepada warga untuk jangan takut melapor dan menyerahkan senjata yang masih disimpannya, selain berbahaya untuk diri sendiri, juga dapat membahayakan orang lain. Semoga warga semakin bijak akan hal itu,” kata Dansatgas.

 

Turut hadir dalam penyerahan senjata di Pos Kout Sota, Dansatgas dan Wadansatgas Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad, Dantim Satgasban 17 Kopassus, Tim Intel Korem 174/ATW, Danramil 1707-16/ Sota, Kapolsek Sota, Pasiter, Pasi Intel, Pasilog dan Patop Satgas Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad. (Bdr)

 

Babinsa Koramil Monta Inisiatif Bangun Posko Relawan Covid-19

BIMA – Upaya kreatif Babinsa Tolouwi Koramil 1608-07/Monta Serda Rifaid mendapat apresiasi aparat Desa Toloiwi maupun masyarakat setempat. Bagaimana tidak, Serda Rifaid membangun Posko relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan dan Pencegahan Covid-19 di Desa setempat, Senin (13/4).

“Alhamdulillah Posko ini bisa digunakan sebagai tempat pengecekan warga yang melintasi desa dengan alat pengukur suhu badan, menyediakan tempat untuk mencuci tangan yang dilengkapi sabun, dan mengingatkan masyarakat agar menggunakan masker apabila keluar rumah,”ungkap Rifaid

Sesuai kesepakatan di desa, sambungnya, para relawan akan melaksanakan tugas mulai pagi hingga malam. “Sampai pukul 10 malam,” ujarnya.

Terpisah, Komandan Kodim 1608/Bima Letnan Kolonel Inf Teuku Mustafa Kamal mengajak seluruh masyarakat Bima untuk mentaati kebijakan dan imbauan pemerintah demi keselamatan diri dan keluarga.

Mustafa Kamal menjelaskan ketaatan terhadap pemerintah juga merupakan bagian dari ketaatan kepada ulil amri sebagaimana dijelaskan dalam Qs. An-Nisa ayat 59.

Dalam ayat tersebut, kata mantan Danyonif Raidersus 744/SYB, disebutkan “Ati’ullah Waati’urrasul waulil amri mingkum” taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya) dan kepada para pemimpin di antara kamu.

“Jadi mari kita laksanakan ini dengan bersungguh-sungguh agar selamat dari virus corona, dan insyaa Allah akan bernilai ibadah,” imbaunya.

Usai TMMD Ditutup, Kodim Lobar Lakukan Tes Rafid Bagi Satgas TMMD ke 107

Mataram – Usai melaksanakan oparasi bhakti TNI yakni TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 107 tahun 2020 Kodim 1620/Lobar, seluruh anggota Satgas TMMD langsung dilakukan pemeriksaan kesehatan untuk mengantisipasi terjangkit virus corona atau Covid-19 di Makodim 1606/Lobar, Selasa (14/4).

Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh pertugas keehatan dari Denkesyah Mataram berupa tes rafid ini dipimpin Komandan Kodim 1606/Lobar selaku Dansatgas TMMD Reguler ke 107 Kodim 1606/Lobar.

“Alhamdulillah pelaksanaan TMMD sudah selesai dan ditutup tadi pagi oleh Danrem 162/WB, dan sekarang kita semua melaksanakan pemeriksaan kesehatan oleh Denkesyah Mataram,” ungkap Efrijon.

Menurutnya, pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan dan menyakinkan bahwa anggota Satgas TMMD tidak terinfeksi Covid-19 sehingga setelah mereka kembali kepada keluarga dan masyarakat binaan lebih percaya diri dan ikut serta mengkampanyekan pencegahan Covid-19 di wilayahnya masing-masing.

“Mari kita lakukan pencegahan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang sudah berlaku secara nasional sesuai imbauan pemerintah seperti yang kita laksanakan sekarang ini,” pungkas Alumnus Akmil 1995 tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani juga ikut memantau pelaksanaan pemeriksaan kesehatan tes rafid anggota Satgas TMMD ke 107 tahun 2020 di Makodim Lobar.

Tim Satgas Covid-19 Kopang Serahkan Alkap Pencegahan Virus Corona

LOMBOK TENGAH – Wujud Konkret Pemerintah Daerah dalam upaya pencegahan penularan virus corona atau Covid-19 di wilayah, tim Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19 Kecamatan Kopang membagikan alat perlengkapan pencegahan penyebaran virus corona di Desa Muncan Kecamatan Kopang Lombok Tengah, Senin (13/4).

Penyerahan alat berupa ember sebanyak 63 buah, masker 300 buah, alat penyemprot 14 buah, larutan disinfektan sebanyak 9 dus dan sepatu boots sebanyak 13 pasang. Alat perlengkapan tersebut diserahkan langsung Muspika Kopang kepada para Kepala Dusun desa setempat.

Komandan Kodim 1620/Loteng Letnan Kolonel Czi Prastiwanto memberikan apresiasi terhadap kinerja dan sinergitas tim Satgas Gugus Tugas Covid-19 di daerah baik TNI, Polri dan Pemerintah Kecamatan.

“Ini menunjukkan kesamaan langkah dan pikiran baik Danramil, Kapolsek dan Camat dalam upaya penanganan dan pencegahan secepat mungkin terhadap penyebaran Covid-19 di wilayah,” ungkap Prastiwanto.

Jika ini dilakukan serentak di seluruh wilayah, sambungnya, maka besar harapan kita dapat menekan dan memutus rantai penyebaran virus corona mulai dari dusun, desa, kecamatan hingga daerah.

“Gunakan alat yang sudah diberikan semaksimal mungkin, jangan lupa sering cuci tangan, jaga jarak dalam berkomunikasi atau lebih banyak stay at home (diam di rumah) dan gunakan masker jika keluar rumah karena keluar masuk virus atau bakteri melalui hidung dan mulut,” imbuhnnya.

Penyerahan alat perlengkapan tersebut dihadiri Danramil 1620-03/Kopang Kapten Inf Ali Murtono, Camat Kopang Lalu Sarkin Junaidi, Kapolsek Kopang AKP I Putu Waicaka, KUPT Puskesmas Muncan, Kades Muncan, Babinsa dan Babinkamtibmas, Pol PP, BKD, para Kadus dan Ketua RT se Desa Muncan.

Prajurit Kostrad Bantu Petani Warga Binaan Panen Padi

(Merauke. Selasa, 14 April 2020).  Prajurit Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-PNG, membantu petani warga binaan melaksanakan panen padi di Kampung Sipias, Distrik Eligobel, Kab. Merauke, Provinsi Papua, Senin (13/4/2020).

 

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han. mengungkapkan, kegiatan membantu panen padi di sawah masyarakat binaan adalah untuk kedua kalinya dilaksanakan oleh Pos Kotis. “Tujuannya adalah untuk mempererat tali silaturahmi dan menciptakan Kemanunggalan TNI-Rakyat. Selain itu juga, mendukung pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan, khususnya di wilayah perbatasan RI-PNG,” ucapnya.

 

Lebih lanjut dikatakan bahwa kegiatan panen kali ini dipimpin Letda Inf Moch. Setyo Dwi Purnomo bersama tujuh personel Pos Kotis, merupakan wujud kepedulian TNI yakni Satgas Pamtas membantu meringankan warga binaan yang sedang melaksanakan panen padi, serta dalam rangka mensukseskan program dibidang Swasembada Pangan Nasional.

 

“Keikutsertaan personel Satgas Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad membantu warga panen padi ditengah wabah bahaya Virus Corona, diharapkan dapat memupuk kebersamaan serta memberikan motivasi khususnya para petani disekitar pos TNI, sehingga akan memacu semangat dalam mengolah sawahnya agar hasil panen kedepannya terus meningkat,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Bapak Sariman (49 th) pemilik sawah menyampaikan rasa terima kasih kepada Satgas Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad yang telah membantunya melaksanakan panen padi hingga mengantarkan hasil panen kerumahnya. “Kehadiran Satgas Pamtas yakni Pos Kotis disini sangat membantu kami. Selalu dekat dengan masyarakat di Kampung Sipias dan hadir membantu meringankan kesulitan yang dihadapi warga, sekali lagi terima kasih banyak Bapak-bapak TNI,” tuturnya. (Bdr)

Menteri KKP Rapat Virtual Dengan Komisi Empat Bahas Realokasi Anggaran

Jakarta – Sumbawanews.com,-  Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo hari ini selasa (14/04) rapat secara virtual dengan komisi 4 (empat) DPR RI.

Anggota komisi 4 DPR RI dari Fraksi PKS H. Johan Rosihan, ST memgatakan, pembahasan fokus pada agenda refocusing dan realokasi anggaran pasca terbitnya perpu, inpres dan kepres penanganan wabah covid 19.

Dengan adanya realokasi anggaran diharapkan pemerintah lebih efektif dalam penangganan pencegahan penyebaran wabah covid-19.

Sebagaimana di ketahui pemerintah dalam hal ini Presiden Jokowi telah menetapkan wabah covid-19 sebagai bencana nasional.

Guna menunjang penanggulangan tanggap darurat bencana nasional komisi 4 merasa perlu di lakukan refocusing dan realokasi anggaran pada Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Kita berharap dengan adanya refocusing dan realokasi anggaran dapat segera menyelesaikan pencegahan penyebaran wabah covid-19” tegas H.Johan Rosihan, ST anggota DPR RI daerah pemilihan pulau Sumbawa.

 

 

Danrem 162/WB Ajak Komponen Masyarakat Bersinergi dan Bangun Gerakan Bersama Cegah Covid-19 di NTB

MATARAM – Sinergitas TNI Polri bersama Pemerintah Daerah yang tergabung dalam Satgas Gugus Tugas Percepatan penanganan dan pencegahan Covid-19 dan seluruh komponen masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya pencegahan penyebaran virus secara totalitas di seluruh daerah mulai dari dusun, desa, wilayah kecamatan, kabupaten kota hal ini dengan sendiri akan meningkatkan ketahanan kesehatan sampai tingkat Provinsi NTB.

Kedisiplinan untuk mengindahkan dan mentaati semua imbauan pemerintah membutuhkan kesadaran secara perorangan mulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan dapat mendukung percepatan penanganan penyebaran virus corona, dengan demikian kita telah mengambil peran untuk keselamatan diri kita, keluarga dan orang lain.

Demikian disampaikan Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han. disela sela jam kerja di Makorem 162/WB, Senin (13/4).

Menurutnya, hal itu harus dilakukan dengan terus meningkatkan koordinasi dan ketegasan di lapangan mulai dari Kodim jajaran dengan Polres jajaran Polda NTB, Pemerintah daerah setempat maupun BPBD hingga tingkat trisula desa atau Muspides tergabung dalam satgas gugus percepatan penanganan Covid-19 dengan harapan bisa mencegah dan menekan penularan virus corona di wilayah Nusa Tenggara Barat.

“Khusus untuk pendatang baru atau warga yang baru datang dari luar daerah segera dengan kesadaran diri laporkan kepada Satgas Covid-19 di desa atau Kecamatan dan jemput mereka untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang telah ada dan lakukan isolasi diri secara mandiri selama 14 hari, bila perlu lebih dari itu jika diizinkan untuk pulang ke rumah”, terang Rizal Ramdhani.

Selain itu, Danrem juga berpesan agar terus melakukan imbauan dan pencegahan secara nyata di lapangan mulai penyemprotan larutan disinfektan, cuci tangan atau gunakan hand sanitizer, penggunaan masker, social distancing, lebih banyak diam di rumah dan menjaga pola hidup sehat serta jangan panik serta berikhtiar dan jangan lupa berdoa.

“Jika ingin informasi yang akurat, tanyakan kepada petugas atau bisa diakses melalui corona.ntbprov.go.id”, ujarnya.

“Mari kita bersama-sama bersinergi dan bersatu padu membuat gerakan serentak untuk mentaati semua imbauan dan kebijakan pemerintah termasuk maklumat Kapolri untuk kebaikan dan keselamatan kita bersama”, pungkasnya.

Antisipasi Kontijensi PSBB Dampak Covid-19 di Kabupaten Sumbawa, TNI-Polri serta Instansi Terkait Gelar “Tactical Floor Game”.

SUMBAWA – Sinergitas TNI-Polri serta Instansi terkait dalam kesiapan Pengamanan dampak Pandemi Virus Covid-19, menggelar Tactical Floor Game antisipasi situasi Kontijensi PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan tersebut dihadiri Para Perwira Kodim 1607/Sumbawa, Dankipan B Yonif 742/SWY, Para Perwira Polres Sumbawa, BPBD Kabupaten Sumbawa serta Instansi terkait bertempat di Ruang Rupatama Polres Sumbawa. Senin (13/04/2020).

Tactical Floor Game ini bertujuan agar semua personel yang tergabung memiliki keterampilan dan kemampuan menjalankan peran dan tugasnya dalam menanggulangi dampak Covid-19 secara cepat, tepat, tuntas dan profesional baik secara perorangan maupun dalam ikatan satuan.

Dalam kegiatan ini, dipaparkan Tactic Floor Game (TFG) latihan Sispam Kota yaitu simulasi penyatuan wilayah yang menimbulkan kontaminasi akibat Pandemi Virus Covid-19, dimaksudkan sebagai kesiapsiagaan dalam semua hal yang mungkin akan terjadi.

Secara terpisah, Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, S.E., M.Sc. menyampaikan bahwa “Digelarnya kegiatan ini dalam rangka status kedaruratan kesehatan masyarakat atas pengaruh pandemi Virus corona (Covid-19) dengan Opsi Pembatasan Sosial Skala Besar (PSSB)”, tutur Dandim.

Dalam hal ini kami unsur TNI yakni Kodim 1607/Sumbawa akan membantu Polres Sumbawa dan berkolaborasi dengan BPBD Kabupaten Sumbawa dan Instansi Terkait, memfasilitasi bantuan penanganan bencana wabah Covid-19.

“Terkait dengan segala bentuk potensi gangguan yang dapat menghambat percepatan penanganan wabah Covid-19, kami aparat TNI akan siap membackup dengan mengedepankan langkah–langkah pemulihan”, Jelas Dandim.

“Operasi ini akan dilaksanakan juga di lokasi keramaian menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan Social Distain dan Pysical Distain untuk jarak aman, mengurangi kegiatan di luar rumah guna memutus rantai distribusi Virus Covid-19”, ungkap Dandim.

Danrem 162/WB : Seluruh Sasaran TMMD Ke 107 Tahun 2020 Kodim 1606/Lobar Selesai Tepat Waktu Walau di Tengah Covid-19

Lombok Utara – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 107 tahun 2020 Kodim 1606/Lobar sudah berjalan selama satu bulan. Hari ini, Komandan Korem 162/WB menutup TMMD Reguler ke 107 Kodim 1606/Lobar yang dihadiri Forkopimda Lombok Utara di Aula Kantor Bupati Lombok Utara, Selasa (14/7).

Program TMMD ke 107 Kodim Lobar difokuskan di Desa Genggelang dan Desa Rempek Kecamatan Gangga dengan program fisik berupa pembukaan jalan, pembuatan jembatan, pembuatan duiker, pembuatan dan perehaban tempat wudhu dan MCK di dua lokasi, sedangkan program non fisik berupa sosialisasi dan imbauan pencegahan penyebaran virus corona, penyemprotan larutan disinfektan, penyerahan perlengkapan masjid dan peralatan pencegahan Covid-19.

87f2e13f-6320-4e79-8e23-8ffd6c12b597

Usai acara penutupan TMMD, Danrem 162/WB dalam wawancaranya dengan insan media mengucapkan rasa syukur atas pelaksanaan TMMD di Lombok Utara berjalan aman dan lancar sesuai harapan, walaupun sedikit berbeda dengan TMMD sebelumnya, karena kita sedang bersama dalam penanganan penyebaran Covid -19 Di Wilayah NTB.

“Berdasarkan laporan Dansatgas, semua program TMMD baik fisik maupun non fisik tepat waktu selesai seratus persen walaupun ditengah wabah virus corona dan musim hujan,” paparnya.

118f41d2-2b17-4f81-8ccc-28a7ba49a74f (1)

Menurutnya, pihaknya merasa bangga atas pelaksanaan TMMD ini karena baru pertama kali menyelesaikan pembangunan jembatan dengan tonase diatas 20 ton. “Ini jarang kita lakukan, mudah-mudahan bermanfaat bagi masyarakat Lombok Utara,” ujar Rizal Ramdhani.

Selain itu, Alumnus Akmil 1993 tersebut juga bersyukur dengan pelaksanaan TMMD ini, karena terciptanya harmonisasi, sinkronisasi kemanunggalan TNI dengan rakyat, TNI dengan Kepolisian dan TNI dengan Pemerintah Daerah.

“Ini yang kami harapkan, terciptanya hubungan yang harmonis, kebersamaan dan keakraban antara anggota Satgas TMMD dengan stakeholder maupun masyarakat di lapangan. Tentunya ini harus terus ditingkatkan dimasa-masa akan datang,” terangnya.

“Semoga bangunan dan aset yang dibangun memiliki daya tahan, kualitas dan kuantitas yang memenuhi syarat serta bermanfaat bagi masyarakat Lombok Utara,” tutupnya.

Sebelumnya, Bupati Lombok Utara mengucapkan terimakasih kepada TNI karena hari ini sudah menyelesaikan semua program TMMD ke 107 tahun 2020.

Bupati juga menyampaikan atas nama masyarakat Lombok Utara terutama masyarakat yang langsung bersentuhan dengan anggota Satgas TMMD mengucapkan terimakasih karena melalui program ini banyak program fisik yang bisa terselesaikan dengan baik.

Hal penting dalam pelaksanaan TMMD, kata Bupati, membangun semangat keterpaduan antara masyarakat dan TNI yang ditunjukkan dengan hidup dan tinggal bersama di rumah masyarakat dalam kesederhanaan.

Najmul Akhyar berharap untuk beberapa program pembangunan fisik kedepan akan bermitra dengan TNI baik melalui program TMMD maupun program kemitraan biasa seperti Bhakti sosial.

“Semoga program TMMD berikutnya lebih besar dari ini dengan volume personel Satgas yang lebih banyak karena masyarakat sangat merasakan kebersamaan dan manfaat dari TMMD,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, hadir juga Dandim 1606/Lobar Kolonel Czi Efrijon Kroll, S.IP. M.M., selaku Dansatgas TMMD ke 107 Kodim Lobar, Forkopimda Lombok Utara, Pasi Bakti TNI Siterrem 162/WB, Pasiterdim 1606/Lobar, Camat Gangga dan Camat Tanjung, Danramil se KLU, Kades Rempek dan Kades Genggelang.

Di Tengah Wabah Corona, Seskoau Gelar Seminar Internasional Pengamanan Perbatasan Berbasis Teknologi Informasi

(Seskoau. Selasa, 14 April 2020). Di tengah situasi pandemi wabah Virus Corona atau Covid-19, Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Udara (Seskoau) menggelar seminar internasional bertemakan “Sinergitas Pengamanan Wilayah Perbatasan Berbasis Teknologi Informasi” secara online dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi tanpa meninggalkan prokol kesehatan terkait penanganan Covid-19.

 

Seminar internasional secara online dengan host yang dilaksanakan selama dua hari (14-15 April 2020), diikuti oleh Pasis Seskoau Angkatan 57, Sesau Angkatan 13, serta perwakilan sejumlah Perguruan Tinggi, Lembaga Penelitian dan beberapa Atase Pertahanan/Militer negara asing di Indonesia, bertempat di Gedung Widya Mandala 1 Kampus Seskoau, Bandung.

 

Komandan Seskoau, Marsda TNI Henri Alfiandi menyampaikan bahwa seminar internasional itu dilaksanakan dengan memanfaatkan teknologi informasi agar tetap dapat menjalankan protokol kesehatan penanganan Covid-19 dan diharapkan mampu memberikan wawasan kepada para siswa sebagai Perwira calon pemimpin TNI masa depan.  Untuk itu, para siswa harus mampu memberikan kontribusi kepada Satuan TNI dan Negara dalam memecahkan suatu masalah pertahanan, khususnya berkaitan dengan pengelolaan pengamanan wilayah perbatasan berbasis teknologi.

 

“Indonesia memiliki perbatasan baik darat, laut dan udara yang cukup komplek permasalahannya dan saat ini dihadapkan adanya pandemi Virus Corona, sementara pengamanan perbatasan harus tetap berjalan maksimal guna tetap terjaganya kedaulatan NKRI,” ujarnya.

 

Di sisi lain, Marsda TNI Henri Alfiandi mengatakan bahwa fenomena lain yang menjadi persoalan dan harus diwaspadai yakni kejahatan transnasional yang memanfaatkan kelemahan pengamanan dan pegawasan perbatasan. Hal itu adalah sebuah tantangan bagi institusi yang memiliki tanggungjawab terhadap pengamanan wilayah perbatasan termasuk TNI. “Kondisi riil sekarang, kita masih perlu meningkatkan sinergitas. Karenanya, dengan menyatupadukan kekuatan dan sumberdaya yang dimiliki, dengan didukung teknologi informasi dan pesawat tanpa awak atau drone, kita optimis bisa mengamankan dan menyelamatkan kekayaan sumber daya alam Indonesia yang sangat luar biasa,” terangnya.

 

Sementara itu, peserta seminar dan juga salah satu perumus naskah seminar, Mayor Lek Rozikin mengatakan kegiatan seminar internasional merupakan salah satu sarana melatih Perwira dalam memecahkan suatu permasalahan berskala nasional, sehingga mampu menjalankan tanggungjawab sebagai Perwira TNI AU yang dalam mengabdi kepada negara dan bangsa Indonesia dengan berpegang teguh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.

 

“Menjadi prajurit Angkatan Udara harus memiliki jiwa militan, inovatif dan profesional. Untuk itu sangat penting bagi para Pasis belajar dari para narasumber baik dari Jepang dan Malaysia maupun narasumber dari dalam negeri, dan sebagai seorang prajurit yang militan, meskipun dalam situasi pandemi Corona para Pasis tidak boleh turun semangat memanfaatkan event seminar ini untuk menggali ilmu,” tuturnya.

 

Para Pasis Seskoau sebagai generasi milenial penerus kepemimpinan TNI yang modern senantiasa mengedepankan profesionalisme dalam bersinergi dengan instansi atau institusi lain guna mengamankan wilayah perbatasan negara. “Berikan masukan dan saran membangun kepada stakeholder pengamanan perbatasan supaya mulai percaya menggunakan dan memanfaatkan teknologi produk dalam negeri seperti perangkat komunikasi dan drone untuk menjawab sejumlah persoalan pengawasan dan pengamanan perbatasan. Dengan begitu persoalan dapat diminimalisir sekaligus memajukan industri dalam negeri Indonesia,” kata Mayor Lek Rozikin.

 

Seminar internasional menghadirkan narasumber antara lain Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, Prof. Josaphat Tetuko Sri Sumantyo, Ph.D (Chiba University Japan), Dr. Dinno Patti Djalal (Mantan Wamenlu), Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim (Mantan Kasau), Kepala BSSN  Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian,  Asops Panglima TNI Mayjen TNI Arios Tiopan Aritonang, S.I.P.,  Prof Dr. Abdul Rahim Anuar (UUM Malaysia), Dr. Harry Septanto Peneliti Madya Lapan dan selama seminar dimoderatori oleh Dinna Prapto Raharja, Ph.D dari Universitas Paramadina. (Bdr)

Berita Terkini

Ekuador dan Jerman Saling Balas Gol dalam Babak I yang Seru

Sumbawanews.com,- Dua gol cepat memicu adrenalin penonton di MetLife Stadium pada laga pembuka Grup E Piala Dunia 2026 antara Ekuador dan Jerman, Jumat (26/6)...

Pepe Cepat Unggulkan Pantai Gading atas Curacao di Pembukaan Piala Dunia U-20

Sumbawanews.com,- Pertandingan pembuka Grup C Piala Dunia U-20 2023 berlangsung dramatis di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (14/8) malam. Timnas Pantai Gading meraih...

Iran Terhambat Persiapan Piala Asia, Taremi Ditahan di Bandara

Sumbawanews.com,- Persiapan tim nasional Iran untuk Piala Asia 2023 terganggu ketika striker andalan mereka, Mehdi Taremi, ditahan di bandara selama beberapa jam menjelang keberangkatan...

Jerman dan Pantai Gading Bertaruh Tiket 32 Besar di Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Dua laga penentu fase grup Piala Dunia 2026 berlangsung seru dini hari ini di dua stadion ikonik Amerika Serikat. Di MetLife Stadium, New...

Berita Utama