Home Blog Page 2961

Di Tengah Wabah Corona, Seskoau Gelar Seminar Internasional Pengamanan Perbatasan Berbasis Teknologi Informasi

(Seskoau. Selasa, 14 April 2020). Di tengah situasi pandemi wabah Virus Corona atau Covid-19, Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Udara (Seskoau) menggelar seminar internasional bertemakan “Sinergitas Pengamanan Wilayah Perbatasan Berbasis Teknologi Informasi” secara online dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi tanpa meninggalkan prokol kesehatan terkait penanganan Covid-19.

 

Seminar internasional secara online dengan host yang dilaksanakan selama dua hari (14-15 April 2020), diikuti oleh Pasis Seskoau Angkatan 57, Sesau Angkatan 13, serta perwakilan sejumlah Perguruan Tinggi, Lembaga Penelitian dan beberapa Atase Pertahanan/Militer negara asing di Indonesia, bertempat di Gedung Widya Mandala 1 Kampus Seskoau, Bandung.

 

Komandan Seskoau, Marsda TNI Henri Alfiandi menyampaikan bahwa seminar internasional itu dilaksanakan dengan memanfaatkan teknologi informasi agar tetap dapat menjalankan protokol kesehatan penanganan Covid-19 dan diharapkan mampu memberikan wawasan kepada para siswa sebagai Perwira calon pemimpin TNI masa depan.  Untuk itu, para siswa harus mampu memberikan kontribusi kepada Satuan TNI dan Negara dalam memecahkan suatu masalah pertahanan, khususnya berkaitan dengan pengelolaan pengamanan wilayah perbatasan berbasis teknologi.

 

“Indonesia memiliki perbatasan baik darat, laut dan udara yang cukup komplek permasalahannya dan saat ini dihadapkan adanya pandemi Virus Corona, sementara pengamanan perbatasan harus tetap berjalan maksimal guna tetap terjaganya kedaulatan NKRI,” ujarnya.

 

Di sisi lain, Marsda TNI Henri Alfiandi mengatakan bahwa fenomena lain yang menjadi persoalan dan harus diwaspadai yakni kejahatan transnasional yang memanfaatkan kelemahan pengamanan dan pegawasan perbatasan. Hal itu adalah sebuah tantangan bagi institusi yang memiliki tanggungjawab terhadap pengamanan wilayah perbatasan termasuk TNI. “Kondisi riil sekarang, kita masih perlu meningkatkan sinergitas. Karenanya, dengan menyatupadukan kekuatan dan sumberdaya yang dimiliki, dengan didukung teknologi informasi dan pesawat tanpa awak atau drone, kita optimis bisa mengamankan dan menyelamatkan kekayaan sumber daya alam Indonesia yang sangat luar biasa,” terangnya.

 

Sementara itu, peserta seminar dan juga salah satu perumus naskah seminar, Mayor Lek Rozikin mengatakan kegiatan seminar internasional merupakan salah satu sarana melatih Perwira dalam memecahkan suatu permasalahan berskala nasional, sehingga mampu menjalankan tanggungjawab sebagai Perwira TNI AU yang dalam mengabdi kepada negara dan bangsa Indonesia dengan berpegang teguh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.

 

“Menjadi prajurit Angkatan Udara harus memiliki jiwa militan, inovatif dan profesional. Untuk itu sangat penting bagi para Pasis belajar dari para narasumber baik dari Jepang dan Malaysia maupun narasumber dari dalam negeri, dan sebagai seorang prajurit yang militan, meskipun dalam situasi pandemi Corona para Pasis tidak boleh turun semangat memanfaatkan event seminar ini untuk menggali ilmu,” tuturnya.

 

Para Pasis Seskoau sebagai generasi milenial penerus kepemimpinan TNI yang modern senantiasa mengedepankan profesionalisme dalam bersinergi dengan instansi atau institusi lain guna mengamankan wilayah perbatasan negara. “Berikan masukan dan saran membangun kepada stakeholder pengamanan perbatasan supaya mulai percaya menggunakan dan memanfaatkan teknologi produk dalam negeri seperti perangkat komunikasi dan drone untuk menjawab sejumlah persoalan pengawasan dan pengamanan perbatasan. Dengan begitu persoalan dapat diminimalisir sekaligus memajukan industri dalam negeri Indonesia,” kata Mayor Lek Rozikin.

 

Seminar internasional menghadirkan narasumber antara lain Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, Prof. Josaphat Tetuko Sri Sumantyo, Ph.D (Chiba University Japan), Dr. Dinno Patti Djalal (Mantan Wamenlu), Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim (Mantan Kasau), Kepala BSSN  Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian,  Asops Panglima TNI Mayjen TNI Arios Tiopan Aritonang, S.I.P.,  Prof Dr. Abdul Rahim Anuar (UUM Malaysia), Dr. Harry Septanto Peneliti Madya Lapan dan selama seminar dimoderatori oleh Dinna Prapto Raharja, Ph.D dari Universitas Paramadina. (Bdr)

JR peduli Covid-19; Sisihkan Gaji,Bagi Sembako, Masker dan APD

Sumbawa – sumbawanews.com,– Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) H.Johan Rosihan, ST turut prihatin dengan makin meluasnya penyebaran wabah Covid-19. Sebagai wujud kepedulian dan upaya bersama memerangi wabah mematikan tersebut, Johan Rosihan menyisihkan sebagian gajinya untuk membantu warga menghadapi covid-19.

” kita perangi bersama- sama dan kita semua berkewajiban untuk saling menguatkan” tegas Johan Rosihan.

Dampak dari mewabahnya covid-19 sangat di rasakan masyarakat karenanya, berbagai upaya di kerahkannya memerangi penyebaran wabah mematikan tersebut.

“Alhamdulillah menindak lanjuti maklumat presiden PKS dan perintah ketua fraksi PKS DPR RI, bahwa kepada semua anggota DPR/DPRD dari PKS harus berperan aktif bersama masyarakat dalam menghadapi penyebaran maupun dampak wabah covid 19 ini” terang Johan Rosihan anggota Komisi 4 ( empat ) DPR RI Ini.

“Untuk itu sejak bulan Maret kemarin saya menyisihkan kan sebagian besar gaji saya untuk itu” beber putra Sumbawa kelahiran Empang.

Adapun beberapa kegiatan yang sudah lakukannya, pada Maret kemarin melakukan kegiatan penyemprotan disenfektan di 21 rumah ibadah (mesjid dan gereja) di kota Sumbawa besar juga dibeberapa pemukiman padat penduduk seperti di kampung Madura, BTN PPN bukit permai dan di beberapa daerah lainnya. ” Pembagian hand sanitizer bersamaan dengan penyemprotan disenfektan” ungkap Johan sapaan akrab H. Johan Rosihan ST.

Tidak hanya itu, awal April lalu juga melakukan pembagian beras 3 ton untuk masyarakat miskin kota di Sumbawa Besar dan Sumbawa Barat.

Di sadarinya, selain masyarakat yang terdampak, pejuang garis depan,tenaga medis juga mendapat perhatiannya. ” saya juga menyerahkan baju APD kepada pemkab Sumbawa”, ujar Johan.

Selain itu, pada hari ini selasa (14/04) juga pembagian masker di wilayah timur Empang, Plampang dan Terano.

Diharapkannya, bantuan yang di berikan dapat membantu masyarakat dalam menghadapi wabah covid-19. “Masyarakat hendaknya dapat mengikuti arahan pemerintah dalam pencegahan penyebaran covid-19 dengan menjaga kebersihan, kesehatan dan jaga jarak sosial, physical distancing ” imbau Johan Rosihan.

Panglima TNI Pimpin Sertijab Kepala Badan Pembinaan Hukum

(Puspen TNI).  Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C) Hadi Tjahjanto, S.I.P. memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Badan Pembinaan Hukum TNI dari Mayjen TNI Joko Purnomo, S.H., M.H. kepada Laksda TNI Anwar Saadi, S.H., bertempat di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (14/4/2020).

 

Serah Terima Jabatan Kepala Badan Pembinaan Hukum (Kababinkum) TNI berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/385/IV/2020 tanggal 9 April  2020.  Selanjutnya, Mayjen TNI Joko Purnomo menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Polkamnas Panglima TNI. Sedangkan Laksda TNI Anwar Saadi sebelumnya menjabat sebagai Koorsahli Kasal.

 

Dalam acara Sertijab tersebut, Kababinkum TNI Laksda TNI Anwar Saadi melakukan penandatanganan pakta integritas dan berita acara serah terima jabatan, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI. (Bdr)

Kamla Zona Maritim Timur Intensif Semprot Disinfektan di Desa Nelayan

sumbawanews.com, Berdasarkan instruksi Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M., untuk melakukan upaya mendukung wilayah pesisir khususnya di desa nelayan dalam menghadapi pandemi Covid 19, Kamla Zona Maritim Timur kembali melaksanakan penyemprotan disinfektan di rumah nelayan di Desa Halong Baru, Ambon, Senin (13/4/20)
Beberapa hari sebelumnya Kamla Zona Maritim Timur juga telah melaksanakan penyemprotan disinfektan dirumah warga sekitar SPKKL Ambon dan rumah nelayan di Desa Halong Baru, Desa Halong Air Besar dan Desa Halong Tanah Merah.
Pelaksanaan penyemprotan dipimpin oleh Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Timur Laksma Bakamla Arif Sumartono, S. Sos., M. Si(Han)., yang diwakili oleh Kabid Inhuker Zona Maritim Timur Kolonel Bakamla Julius M. Aponno, S.H.
Mengawali kegiatan Laksma Bakamla Arif Sumartono memberikan arahan singkat kepada personil yang terlibat dalam penyemprotan. Kegiatan ini selain sebagai perintah dari Kepala Bakamla RI juga sebagai wujud nyata kepedulian Kamla Zona Maritim Timur dalam membantu pemerintah Maluku memerangi penyebaran virus corona.
Penyemprotan dimulai dari rumah nelayan disekitar Pangkalan Armada Ambon kemudian dilanjutkan ke sejumlah rumah nelayan yang berada di Desa Halong Baru.
Selain melaksanakan penyemprotan Desa Halong Baru diberikan juga sosialisasi pencegahan penyebaran virus corona diantarannya tentang Protokol isolasi mandiri dirumah hingga physical distancing yang dijelaskan oleh Kabid Inhuker Zona Timur Kolonel Bakamla Julius M. Aponno, S.H.

Masa Tanggap Darurat Covid-19 Di NTB Diperpanjang

Mataram- sumbawanews.com,- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H Zulkieflimansyah sudah menandatangani Keputusan Gubernur Nomor 360-405 Tahun 2020 tentang Status Tanggap Darurat Bencana Non Alam Covid-19 di Provinsi NTB, yang mulai berlaku sejak 15-28 April 2020, dan akan diperpanjang sesuai dengan kondisi dan perkembangan yang ada.

Peningkatan status ini dilakukan sebagai upaya percepatan penanganan wabah Covid-19 yang bersifat cepat, tepat, terpadu dan komprehensif serta melibatkan seluruh perangkat daerah dan instansi terkait baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-NTB sesuai standar dan prosedur penanganan pada masa tanggap darurat bencana non alam.

Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, HL Gita Ariadi mengatakan bahwa kebijakan ini diambil karena terdapat lebih dari satu klaster kasus sampai penyebaran luas di masyarakat, sehingga Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB akan fokus pada upaya penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19. Baik dari aspek penanganan medis dan antisipasi penularan yang lebih luas maupun pada aspek penanganan dampak sosial ekonomi masyarakat.

Gita Ariadi menjelaskan, bahwa Pemerintah telah menyiapkan program tanggap darurat yakni; pemenuhan kebutuhan penanganan kesehatan dan pencegahan penyebaran Covid-19, berupa penambahan tenaga medis dan surveilans, pemenuhan kebutuhan laboratorium serta pendistribusian APD (Alat Pelindung Diri) bagi tenaga medis di Rumah Sakit sampai di tingkat Puskesmas untuk mempercepat penjangkauan PPTG (Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala), OTG (Orang Tanpa Gejala) dan ODP (Orang Dalam Pemantauan) di tingkat desa. Termasuk untuk mengantisipasi kebutuhan APD bagi kepulangan Pekerja Migran Indonesia asal NTB yang diperkirakan berjumlah 2.000 orang lebih dalam waktu 1,5 bulan ke depan.

‘’Selain itu, penanganan dampak sosial ekonomi masyarakat secara komprehensif, meliputi pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat terdampak dan kebutuhan sosial ekonomi lainnya,’’ kata Gita Ariadi

Mengaku Lalai, Dinsos NTB Tarik Bantuan Sembako Tak Berkualitas

Mataram– sumbawanews.com,- Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi NTB menegaskan akan menertibkan dan segera menarik bantuan sosial berupa sembako yang tidak berkualitas baik. Bantuan paket sembako ditekankan harus berkualitas baik atau tidak kedaluwarsa. Ini sesuai arahan Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) NTB.

‘’Kita sudah mengecek kembali stok sembako di gudang Dinsos NTB. Dan memastikan menarik sembako berkualitas kurang baik dan menggantinya dengan paling baik,’’ kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi NTB, T Wismaningsi Drajadiah dalam keterangan persnya, Senin malam (13/4).

Wismaningsih mengakui ada kelalaian pihaknya sehingga sedikitnya 40 paket sembako yang diberikan kepada Persatuan Tuna Netra (Pertuni) Mataram, kualitas tidak baik. Stok sembako di gudang Dinsos saat ini tersisa stok bantuan bulan Desember 2019 lalu. Ini seharusnya tidak boleh didistribusikan.

‘’Memang Pertuni meminta bantuan sembako untuk anggotanya. Namun, kami sudah beritahu bahwa stok yang ada adalah stok lama, kurang baik. Tapi apapun itu, sembako yang sempat di berikan 31 Maret tersebut, akan ditarik atau diganti,’’ ujarnya.

Sebelumnya, Pemprov NTB mengingatkan seluruh jajarannya untuk memperhatikan kualitas bahan pokok atau produk bantuan sosial yang akan diberikan kepada masyarakat. ‘’Apapun alasannya, bantuan makanan atau sembako yang diberikan ke masyarakat harus berkualitas baik. Tidak kedaluwarsa. Ini harus diperhatikan sekali,’’ kata Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah mewanti-wanti para pejabatnya.

Sebelumnya, sembako bantuan Dinsos NTB sempat diberikan petugas gudang bantuan Dinsos NTB ke para anggota Pertuni Mataram. Bantuan 40 paket sembako tersebut berisi gula, beras, minyak goreng dan mie instan dan garam

Percepatan Distribusi APD dan Masker Bagi Tenaga Medis Covid-19 di Daerah

sumbawanews.com,Pendistribusian Alat Pelindung Diri (APD) dan masker terus dikebut untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis di seluruh wilayah Indonesia. Pesawat Boeing TNI AU A-7305 berangkat dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju tiga daerah (Mamuju, Palu dan Hasanuddin) guna mengangkut APD sebanyak 13.000 Ea dan masker 14.000 Ea. Begitu juga dengan Pesawat Boeing TNI AU A-7306 pada waktu bersamaan Kamis malam (9/4/2020) membawa 13.000 Ea APD dan 8.000 Ea masker bedah untuk didistribusikan kepada sejumlah Rumah Sakit di Papua.

Hingga kini TNI masih terus membantu Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 dalam pendistribusian APD ke seluruh wilayah Indonesia dengan menggunakan alat transportasi yang telah disiagakan sehingga proses distribusi dapat dilakukan lebih cepat dan kebutuhan APD tiap daerah dapat terpenuhi.

Selanjutnya APD yang telah dikirimkan ke daerah menjadi tanggung jawab Gugus Tugas Daerah guna menyalurkan ke rumah sakit di daerah sesuai prioritas. Gugus Tugas Daerah telah memiliki data tentang wilayah-wilayah mana yang sangat membutuhkan APD.

Hingga hari ini pendistribusian APD ke sejumlah daerah masih terus dilakukan. Semoga pengiriman APD dan Masker ini akan dapat bermanfaat bagi para tenaga Medis di Rumah Sakit daerah dalam menangani pasien Covid-19. (Gugus Tugas PP Covid-19)

Miris !!! Bantuan Sembako Dinsos NTB, Di Nilai Tidak Layak Konsumsi.

Mataram – sumbawanews.com,- Direktur lembaga kajian sosial dan politik M16 “Didu” Bambang Mei prihatin dan merasa miris aksi pembagian sembako bantuan 40 paket dari Dinas Sosial NTB kepada para tuna netra anggota Pertuni NTB, diduga tidak layak dikonsumsi. Selain beras sudah berkutu, mie instan yang dibagikan sebagian besar sudah masuk masa expired.

Direktur M16 itu meminta hal ini menjadi catatan dan diperhatikan oleh Gubernur NTB, dr H Zulkieflimansyah.

Hal yang sama di sampaikan ketua Pertuni NTB. “Iya benar, penerima bantuan sudah sampaikan bahwa ada beras yang berkutu dan mie instant rata-rata expired. Ini kan kami sayangkan,” kata Ketua Pertuni NTB, Fitri Nugraha Ningrum, Senin (13/4) di Mataram.

Fitri menjelaskan, menyusul pemberitaan adanya bantuan JPS Gemilang berupa Sembako untuk masyarakat miskin dan pekerja sektor informal, pekan lalu Pertuni NTB mengusulkan permohonan bantuan itu ke Dinas Sosial NTB.

Pada Kamis (9/4) pihak Dinas Sosial NTB kemudian meminta relawan Pertuni untuk mengambil 40 paket bantuan melalui Tagana NTB.”Jadi Kamis itu relawan kami ambil di Tagana, kemudian disalurkan ke para penerima. Tapi kemudian baru diketahui kalau paket Sembako ini sebenarnya ya kurang layak dikonsumsi,” katanya.

Dalam satu paket Sembako bantuan itu berisi, 5 Kg beras, 1 Kg Gula Pasir, 1 Kg Minyak Goreng, 10 bungkus Mie Instant dan sebungkus Garam Dapur.Ia menjelaskan, pihaknya sudah melaporkan masalah ini ke Dinas Sosial NTB. Namun dari Dinas Sosial jawaban yang diterima tidak memuaskan.

Fitri mengatakan, jumlah anggota Pertuni di NTB saat ini tercatat sekitar 400 jiwa tersebar di seluruh Kabupaten dan Kota di NTB.

Ia berharap, pemerintah juga memperhatikan aspek sosial dan ekonomi para penyandang disabilitas yang juga terdampak kebijakan akibat pendemi Covid-19 ini.

“Mereka umumnya nggak bisa bekerja, dan tetap stay di rumah. Harusnya mereka ini menjadi prioritas pemerintah juga,” katanya.

Menurut dia, Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB Hj T Wismaningsih sudah menyarankan agar para anggota Pertuni mendatakan diri ke pemerintah Desa masing-masing untuk mengakses bantuan JPS Gemilang.

Hanya saja, papar Fitri, Pertuni lebih menginginkan agar pendataan bisa melalui organisasi Pertuni NTB. Sebab, selama ini akses pendataan untuk bantuan-bantuan di tingkat Desa cenderung mengabaikan keberadaan para penyandang disabilitas ini.
“Kami harap pak Gubernur NTB ada kebijakan khusus untuk teman-teman ini. Terutama dalam penyaluran JPS Gemilang. Sebab biasanya melalui Desa, anggota kami diabaikan, mereka lebih memilih mendata masyarakat yang ada hubungan kerabat atau tim sukses saat Pilkades saja,” tegasnya.

Seorang tuna netra penerima bantuan di Lombok Barat, Ramli menyampaikan apresiasi atas bantuan yang ia terima dari Dinas Sosial NTB. Namun, ia mengeluhkan paket Sembako yang tidak layak konsumsi.

“Iya sebenarnya memang kurang layak. Beras ada kutunya, mie instans expired, dan minyak goreng juga banyak yang bocor dan tumpah tinggal setengah. Kami berharap perhatikan kami dengan layak juga, karena bagaimana pun kondisi kami, kami adalah warga NTB juga,” kata Ramli.

Tiga Anak Asuh Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 411 Kostrad Disunat

(Merauke. Senin, 13 April 2020). Tiga orang anak yatim piatu yang di asuh oleh Satgas Pamtas RI-PNG Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad dikhitan atau disunat,  bertempat di Pos Bupul 13, Kampung Kirely, Distrik Ulilin, Kab. Merauke, Papua, Minggu (12/4/2020) siang.

 

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., menyampaikan bahwa lima personel Pos Bupul 13 dipimpin Danpos Letda Inf Yusri Khoirudin, dua personel kesehatan Pos Bupul 13 bersama dengan satu orang petugas dari Puskesmas Ulilin melaksanakan khitanan atau sunatan kepada tiga orang anak yatim piatu yang diasuh oleh Pos Bupul 13.

 

“Ketiganya yakni putra asli Papua bernama Hilarius Dambujai (15 th) yang saat ini duduk kelas 7 di SMP N 5 Muting, Silas Agustinus Pideli (12 th) kelas 4 di SD Inpres Bupul 13 dan Valentinus Dambujai (8 th) kelas 1 di SD Inpres Bupul 13, ketiganya merupakan anak yatim piatu yang sejak tahun 2017 lalu di asuh Pos Satgas Pamtas,” jelasnya.

 

Dansatgas mengatakan bahwa pada awal bulan Februari 2020, ketiga anak asuh Pos Bupul 13 ini menyampaikan kepada Letda Inf Yusri Khoirudin selaku Danpos Bupul 13, meminta untuk disunat karena mengetahui manfaatnya penting bagi kesehatan, seperti beberapa teman-teman disekolahnya yang baru saja disunat.

 

“Kita tentunya sangat mengapresiasi wujud kepedulian dan kasih sayang yang ditunjukkan oleh personel Pos Bupul 13 ini, melaksanakan sunatan kepada ketiga anak yatim piatu yang di asuhnya, sebagaimana telah menjadi komitmen Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad sejak awal bertugas bahwa kehadirannya dapat bermanfaat,” tuturnya.

 

“Harapan kita bersama dengan merawat dan bimbingan yang diberikan setiap harinya oleh para personel yang bertugas Pos Bupul 13 sejak tahun 2017 lalu kepada Hilarius Dambujai dan Silas Agustinus Pideli, Valentinus Dambujai kelak akan mengantarkan ketiganya menjadi anak yang sukses dan dapat membanggakan Papua khususnya Kab. Merauke di masa yang akan datang,” pungkasnya.

 

Sementara itu, salah satu anak asuh yang bernama Silas Agustinus Pideli menyampaikan terima kasih kepada Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Pos Bupul 13 dan Puskesmas Ulilin yang telah mengkhitan dirinya dan dua orang saudaranya.

 

“Kami sangat gembira dan senang telah dipenuhi keinginan kami untuk di sunat seperti teman-teman kami disekolah. Abang-abang TNI dari Pos Bupul 13 sangat baik telah mengasuh dan merawat kami semua sejak tiga tahun lalu, khususnya abang-abang dari Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad yang juga sangat peduli dan selalu membimbing, mencurahkan kasih sayangnya seperti orang tua kepada kami,” ungkapnya. (Bdr)

Mi6 : Covid-19, Pemprov Jangan Hanya Fokus Data Pasien

Mataram – sumbawanews.com,-Penanganan Virus Korona (Covid-19) di Provinsi NTB dinilai terlalu fokus dengan data sebaran pandemi. Publik pun belum mengetahui langkah lain untuk penanganan Covid-19.

“Setiap hari yang paling cepat muncul itu data siapa positif, dari mana, terkena siapa,” kata Direktur Lembaga Sosial dan Politik M16 Bambang Mei Finarwanto yang akrab disapa didu , Senin 13 April 2020.

Didu menjelaskan, dampak dari pandemi ini meruntuhkan segala aspek, baik sosial maupun ekonomi. Seharusnya pemprov juga menyajikan kepada publik langkah-langkah lain yang dilakukan. Misalnya, berapa data rumah tangga yang akan dibantu sembako. Kemudian penyelamatan UMKM. Dan tentu pertolongan bagi mereka yang dirumahkan. Tak kalah penting data relawan dari ormas keagamaan hingga kepemudaan yang terlibat.

“Semua bertarung melawan virus ini baik. Kompak, tapi juga berikan space untuk publik mengetahui langkah lainnya apa,” sambungnya.

Diungkapkan, langkah produktif harus diambil, karena ada anggaran puluhan miliar yang akan turun untuk menangani Covid-19. Hal ini sekaligus cara membangun optimisme di masyarakat.

“Dari bangun tidur sampai tidur lagi yang dilihat data jumlah positif Covid-19. Itu data paling cepat dan paling ramai dibahas,” urainya.

Didu melihat, peran dari dinas-dinas menghadapi Covid belum muncul. Seharusnya ada sedikit energi membahas hal lain. Karena dari Covid-19 ini begitu banyak pelajaran didapat. Utamanya pemanfaatan daring (dalam jaringan).

Sektor pendidikan, bisa tak lagi monoton. Guru berbicara muridnya mendengar. Para pendidik mulai menyiapkan platform kanal bidang yang diajar melalui daring. Pelayanan pemerintahan, tak harus lagi antre. Kumpul-kumpul untuk mengurus surat menyurat dari urusan lahir sampai meninggal. Mulai memakai pelayanan via WA. Yang lebih kreatif membuatkan pelayanan berbasis android. Pedagang tak harus tatap muka. Sudah bisa berjualan via medsos.

“Mereka (Dinas, Red) harus mengajarkan, begini cara memanfaatkan teknologi. Jangan hanya bilang, ndot lek bale, ndot lek bale. Tanpa solusi,” urainya.

Didu menyinggung pada 11 April, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto malam ini, resmi membuka pendaftaran Program Kartu Prakerja yang bisa diakses melalui laman www.prakerja.go.id. Program ini membuka pendaftaran dengan kuota untuk 164 ribu orang per-minggunya. Berakhir 16 April untuk gelombang satu. Pola pendaftaran dilihatnya sedikit rumit bagi orang tua.

“Harus online. Ada tidak provinsi bentuk gugus khusus soal ini. Kemudian turun sampai ke daerah, berapa target kita bisa akses program ini,” tegasnya.

“Seluruh Indonesia berebut, kalau tidak diajari jangan-jangan di NTB malah tak dapat apa-apa,” sambungnya.

Lebih jauh, penanganan Covid-19 memang sulit, bukan di Indonesia saja. Seluruh dunia merasakan hal yang sama. Oleh karena itu, energi yang besar dibutuhkan melawannya. Para kepala dinas perlu didorong membuat inovasi sesuai tupoksi dan bidangnya.

“Tapi jangan genit juga. Nanti antar sembako ke warga dipasang di medsos. Itu tugasnya, jadi tak perlu dilebihkan,” tandasnya.

Didu berharap, di kabupaten/kota di NTB juga memikirkan hal yang sama. Memperhatikan secara luas dampak dari Covid-19. Membuka secara luas data penanganan baik pola sosial maupun ekonomi.

“Rangkul saja semua elemen. Relawan yang punya ide atau gerakan, dukung. Beri kepercayaan,” tandasnya.

Berita Terkini

Jerman vs Ekuador Bakal Bertemu di Piala Dunia 2026, Siaran Langsung Dijadwalkan

Sumbawanews.com,- Pertandingan antara Jerman dan Ekuador di Piala Dunia 2026 akan menjadi salah satu laga pembuka yang ditunggu-tunggu para pencinta sepak bola dunia. Kedua...

Neymar Kembali ke Panggung Dunia, Ancelotti: Dia Masih Punya Sihir

Sumbawanews.com,- Timnas Brasil menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 3-0 atas Skotlandia di Stadion Miami, Kamis, 25 Juni 2026. Tapi di...

Timnas Indonesia Tak Akan Lawan Argentina Lagi, Erick Thohir Pilih Tim Lain

Sumbawanews.com,- Jakarta – Ketua Umum PSSI Erick Thohir secara tegas menutup kemungkinan Timnas Indonesia mengulang pertandingan melawan Argentina dalam waktu dekat. Meski laga legenda...

Dua Nelayan Indonesia Hilang Setelah Kapal Tabrak Tanker LPG di Laut Korea

Sumbawanews.com,- Sebuah kapal penangkap ikan berbobot 79 ton tenggelam setelah bertabrakan dengan tanker gas minyak cair (LPG) seberat 992 ton di perairan lepas pantai...

Berita Utama