Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Tengah Terima Kunjungan Hipken




(Merauke). Anggota Satgas Pamtas RI-PNG Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad memberikan apresiasi berupa hadiah baju seragam baru kepada dua pelajar Putra asli Papua yakni Hilarius Dambujai (15 th) dan Silas Agustinus Pideli (11 th), bertempat di Pos Bupul 13, Kampung Kirely, Distrik Ulilin.
Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Distrik Eligobel, Kab. Merauke, Papua, Kamis (19/3/2020). “Meskipun wujudnya sederhana, pemberian apresiasi tersebut menjadi salah satu upaya prajurit TNI dalam memacu semangat belajar dan berjuang para siswa yang ada di perbatasan RI-PNG. Apresiasi tersebut diberikan ketika seorang siswa berhasil mendapatkan prestasi tersendiri,” ujarnya.
Dansatgas mengungkapkan, dua orang anak putra asli Papua yakni Hilarius Dambujai kelas 7 di SMP N 5 Muting dan Silas Agustinus Pideli kelas 4 di SD Inpres Bupul 13 merupakan anak Yatim Piatu yang sejak tahun 2017 lalu menjadi anak asuh Satgas Pamtas Yonif MR 411/Pdw Kostrad dan tinggal bersama-sama dengan personel Pos Bupul 13.
Menurutnya, selama tinggal bersama-sama dengan personel Pos Bupul 13 yang dipimpin Danpos Letda Inf Yusri Khoirudin pada Juli 2019 lalu, Hilarius dan Silas dinilai memiliki semangat yang tinggi dalam belajar dan tergolong berprestasi disekolahnya. Atas hal tersebut, keduanya diberi hadiah baju seragam baru guna memotivasinya.
“Ini adalah wujud kecil sebuah apresiasi dan kasih sayang untuk memotivasinya, karena selama tinggal bersama-sama dengan personel Pos Bupul 13 selalu menunjukkan prestasi belajar dan semangat bersekolah ditengah statusnya yang merupakan Yatim Piatu, namun prajurit TNI hadir menjadi kelurga bagi kedaunya,” terangnya.
“Harapan kita bersama dengan bimbingan yang diberikan setiap hari oleh personel Pos Bupul 13 sejak tahun 2017 lalu kepada Hilarius dan Silas, kelak akan mengantarkan keduanya menjadi anak yang sukses dan dapat mengharumkan Papua khususnya Bumi Animha atau Kabupaten Merauke,” tambahnya.
Hilarius Dambujai menyampaikan rasa gembira dan senang mendapat hadiah seragam sekolah baru dari abang-abang TNI di Pos Bupul 13 yang merupakan keluarganya sendiri. “Saya sangat berterimakasih kepada abang-abang TNI dari Pos Bupul 13 yang telah mengasuh dan merawat kami berdua sejak tiga tahun lalu, khususnya abang-abang dari Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad yang juga sangat peduli dan selalu membimbing, mengasuh kami dan memperhatikan kami berdua,” ungkapnya. (Bdr)

(Merauke). Dalam mengerjakan pembangunan rumah di Kampung Epem, Distrik Citak Mitak, Kab. Mappi, Provinsi Papua, warga Kampung Epem terlihat antusias dan bersuka cita membantu personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-107 Kodim 1707/Merauke, Kamis (19/3/2020).
Dansatgas TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke Letkol Inf Eka Ganta Chandra, S.I.P yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Kodim (Dandim) 1707/Merauke mengungkapkan bahwa selama dalam mengerjakan pembangunan, personel Satgas TMMD Ke-107 selalu bersama-sama oleh warga Kampung Epem. “Mereka (warga) pun sangat antusias dalam ikut serta membantu jalannya proses pembangunan rumah tersebut,” ucapnya.
Lebih lanjut dikatakan bahwa untuk mempercepat proses pembangunan 20 unit rumah warga di Kampung Epem, personel Satgas TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke terus mempergencar pembangunan. “Sebagian personel terus mengerjakan pondasi rumah dan sebagian lagi mengerjakan kerangka rumah yang terbuat dari kayu,” ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, berbagai material seperti kayu, triplek dan batu bata untuk mendukung Satgas TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke dalam membangun 20 unit rumah sudah tiba di Kampung Epem, Rabu (18/3/2020). Pengiriman bahan bangunan ke lokasi TMMD di Kampung Epem tidak bisa dilakukan dalam satu kali. Selain bahannya banyak, keterbatasan transportasi untuk menuju kesana juga harus menggunakan perahu belang dengan menyusuri sungai kecil yang berliku-liku serta jumlahnya yang terbatas.
Sementara itu, Fen Arimu salah satu warga Kampung Epem yang mendapat bantuan rumah melalui TMMD Ke-107 menyampaikan bahwa dirinya sangat senang dengan adanya kegiatan TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke, karena kehadirannya disini selain untuk membangun juga menunjukkan sikap yang ramah dan penuh kekeluargaan.
“Dengan hadirnya personel Satgas TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke, kami masyarakat Kampung Epem dengan senang hati ikut serta membantu dalam membangun,” katanya. (Bdr)
Jakarta- sumbawanews.com,- Badan Pengawas Pemilihan Umum – Dampak atas wabah virus Corona, Ketua Bawaslu Abhan mengatakan tidak ada istilah penundaan dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wlikota atau biasa disebut UU Pilkada. Menurutnya, dalam UU tersebut hanya ada istilah Pilkada susulan atau lanjutan.
“UU 10 Tahun 2016 tidak mengenal terminologi penundaan di seluruh wilayah dan seluruh tahapan. Terminologi dalam UU Pemilihan adalah lanjutan dan susulan,” katanya saat konferensi pres di Media Center Bawaslu, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2019).
Abhan juga meminta agar KPU melakukan pemetaan di daerah mana yang sebagian tahapan tidak bisa dilaksanakan dan daerah mana yang tak bisa melaksanakan seluruh tahapan pilkada. “Penting bagi KPU untuk bisa melakukan pemetaan. Sebab, dalam UU 10/2016 hanya ada dua terminologi yang mana yang susulan atau lanjutan,” tegasnya.
Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin menambahkan, keputusan untuk melaksanakan pilkada lanjutan atau susulan tidak hanya ranah Bawaslu, melainkan perlu dibicarakan dengan berbagai pihak seperti KPU dan DKPP dan dibicarakan dengan Komisi II DPR RI.
Afif menyebutkan, tiga antisipasi rencana terkait dengan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Pertama, tetap pada rencana awal hanya saja dibutuhkan standar operasional prosedur (SOP) tambahan terhadap jajaran pengawas dan KPU jika melakukan tahapan tatap muka dengan pemilih.
Lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah tersebut mencontohkan, pada tahapan verifikasi dukungan calon pemilih perseorangan yang rencananya berlangsung pada tanggal 26 Maret mendatang, maka jajaran penyelenggara harus dibekali dengan pembersih tangan dan masker agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan atas wabah virus Corona.
Lalu, mekanisme lanjutan, Afif menjelaskan, hal ini karena tahapan tidak bisa dilakukan. “Misalnya soal tahapan yang akan berlangsung dalam waktu dekat yaitu verifikasi dukungan calon perseorangan dan itu harus diputuskan bersama-sama oleh penyelenggara pemilu,” jelasnya.
Ketiga, pemilihan susulan seluruh tahapan tidak bisa dilanjutkan tetapi hanya bagi sebagian daerah. “Tidak di seluruh daerah yang melaksanakan pilkada. Apalagi terdapat beberapa daerah yang masuk zona merah. Misalnya di Jawa Barat ada Bekasi, Depok, Cirebon, Purwakarta. Lalu di Banten ada Kota Tangerang Selatan dan dari pemetaan daerah itu menjadi modal untuk dibicarakan bersama,” tegasnya.
Sumbawa – sumbawanews.com,- kebijakan pemerintah dalam hal penangganan penyebaran Covid-19 perlu dukungan semua pihak. Ir. H. Syarafuddin Jarot MP bakal calon Bupati Sumbawa yang berpasangan dengan Ir. H. Mokhlis , M.Si angkat bicara.
Menurut Jarot sapaan akrab Ir.H. Syarafuddin Jarot MP yang di gadang-gadang partai Gerindra dan Partai Amanat Nasional (PAN) pada pemilukada Sumbawa 2020 menegaskan, Kita pada posisi perasaan dan pikiran yang sama terkait COVID 19, ada yang merasa panik dan ada yang menganggap hal biasa sama seperti kasus-kasus wabah dari masa ke masa.
Kepanikan yang timbul saat ini setelah kita analisa terjadi disebabkan oleh kesimpang siuran informasi yang tidak tervalidasi dengan baik dari sumber-sumber yang kadang narasumbernya kurang berkompeten.
Pemerintah Provinsi bersama Kabupaten dan Kota saat ini sedang dan telah mengambil tindakan-tindakan preventif dalam menghadapi wabah COVID 19. Tentunya kita sebagai masyarakat juga harus ikut serta berpartisipasi aktif dalam memberikan edukasi yang baik dan benar sesuai standar atau protokol yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, dengan melakukan sosialisasi secara massif.
Langkah Pemerintah Provinsi dalam melakukan pembatasan interaksi sosial (Social Distancing) adalah langkah yang sangat tepat dalam menjaga dan mengantisipasi meluasnya penyebaran COVID 19. Pastinya ada implikasi lainnya yang lahir dari kebijakan ini, yang salah narasi tersampaikan kepada publik oleh pihak-pihak tertentu.
Kejadian di beberapa negara seperti Wuhan, wilayah yang ditetapkan oleh WHO sebagai pandemi wabah COVID 19, telah mampu melawan kondisi psikis dalam bentuk kepanikan dan menjadikan mereka bersatu dengan semangat tinggi untuk melawan penyebaran dengan pembatasan interaksi sosial yang berarti bukan “Lock Down”.
Narasi yang salah melahirkan persepsi publik yang salah juga di tengah masyarakat, semua pihak dari Kepala Dusun, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Kepala Lingkungan/Dusun, Kepala Desa, Kepala Daerah sampai dengan Presiden termasuk perangkat dan seluruh termasuk kita harus membangun semangat optimisme dan harus mampu melawan COVID 19 (CORONA), dengan memperbanyak sosialisasi-sosialisasi dari dusun-dusun di seluruh NTB.
Ekses yang muncul dengan situasi ini adalah berimbas langsung pada sektor ekonomi masyarakat, khususnya kejadian ini telah memukul sektor pariwisata kita yang baru saja mulai pulih pasca bencana alam (Gempa) 2 tahun silam. Dalam data dan fakta banyak hotel yang pasti akan melakukan rasionalisasi tenaga kerja pasca, banyak guide yang tamunya melakukan cancel visiting ke destinasi pariwisata kita, banyak travel agent yang akan mengalami pukulan yang cukup keras. Banyak wisatawan yang memilih check out dari beberapa destinasi wisata andalan di NTB, hal ini lebih disebabkan orang atau oknum yang mendistribusikan arahan dan himbauan pemerintah dengan narasi yang salah.
Mari kita hadapi musibah ini dengan mengikuti arahan dan himbauan pemerintah, guna menyelesaikan persoalan COVID 19, dengan cara :
1. Meningkatkan kebersihan diri dan meningkatkan pertahanan diri dengan selalu beribadah.
2. Berhenti memproduksi dan mendistribusikan info yang tidak valid terkait COVID 19 agar tidak menimbulkan persepsi yang salah di ruang publik.
3. Jagalah kebersihan diri dan keluarga kita dengan sering mencuci tangan.
4. Gunakan Hand Sanitizer atau anti septik untuk membersihkan tangan.
5. Hindari bepergian atau keluar rumah dengan tujuan yang kiranya tidak penting
6. Hindari kerumunan atau tempat-tempat keramaian sementara waktu (14 hari kedepan)
7. Jika ada gejala Flu, Batuk, Pusing dll, segera periksakan diri pada Pusat Kesehatan Masyarakat, RS secara teratur.
8. Kita hadapi bersama-sama dengan tenang dan penuh waspada.
Pemerintah dalam hal antisipasi telah berupaya maksimal untuk mempersiapkan segala kebutuhan yang dibutuhkan dalam menghadapi wabah COVID 19 jika terjadi.

(Merauke. Kamis, 19 Maret 2020). Bermodalkan ide kreatif dan keterampilan yang dimiliki, Prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad, membangun taman bermain untuk anak-anak di Kampung Toray, Distrik Sota, Kab. Merauke, Provinsi Papua.
Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., di Distrik Eligobel, Kab. Merauke, Papua, Kamis (19/3/2020) menuturkan bahwa Kampung Toray merupakan salah satu kampung yang terletak di perbatasan RI-PNG sektor selatan Kab. Merauke. Pada akhir bulan Februari 2020 lalu, dilatar belakangi belum adanya tempat bermain bagi anak-anak, Pos Toray berinisiatif untuk membangun taman bermain sederhana.
Melihat belum adanya taman hiburan bagi anak-anak di kampung tersebut, Pos Toray berinisiatif membuat taman bermain sederhana yang dibangun didepan Rumah Pintar Kampung Toray yang juga menjadi difungsikan menjadi PAUD bagi anak-anak usia dini di Kampung Toray.
“Pembangunan taman bermain tersebut dilaksanakan oleh personel Pos Toray yang dipimpin langsung Danpos Toray Letda Inf Wesly Baslius Tanaem, S.Tr. (Han)., bersama delapan orang anggotanya, yang dikerjakan selama kurang lebih tiga minggu,” ungkapnya.
Dansatgas berharap, taman bermain yang telah dibangun ini dapat bermanfaat dalam mendukung tumbuh kembang bagi anak-anak perbatasan RI-PNG khususnya di Kampung Toray, karena dengan bermain dampaknya sangat baik bagi sisi sosial dan jiwa kebersamaan anak.
Kepala Kampung Toray Barsalina Deda (43 th) turut mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada personel Satgas Pamtas Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad yang telah membangun taman bermain untuk anak-anak di depan PAUD TIHMIR. “Terima kasih banyak atas kepedulian dan ide kreatif Bapak-bapak TNI dari Pos Toray yang telah membangun taman bermain untuk anak-anak, meskipun sederhana tentunya akan sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang anak-anak disini,” tuturnya. (Bdr)

(Merauke). Pembangunan 20 unit rumah semi permanen untuk masyarakat Kampung Epem, Distrik Citak Mitak, Kabupaten Mappi, Provinsi Papua, melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-107 Kodim 1707/Merauke sampai saat ini terus berjalan dengan baik walaupun banyak keterbatasan.
Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Eka Ganta Chandra, S.I.P. selaku Dansatgas TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke mengatakan bahwa berbagai material seperti kayu, triplek dan batu bata untuk mendukung Satgas TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke dalam membangun 20 unit rumah, kembali tiba di Kampung Epem, Rabu (18/3/2020).
Menurutnya, pengiriman bahan bangunan ke lokasi TMMD yaitu di Kampung Epem tidak bisa dilakukan dalam satu kali. Selain bahannya banyak, keterbatasan transportasi untuk menuju kesana juga harus menggunakan perahu belang dengan menyusuri sungai kecil yang berliku-liku serta jumlahnya yang terbatas.
“Bahan bangunan yang kita kirim kesana dilakukan secara bertahap tetapi tepat waktu, sehingga proses pembangunan rumah masyarakat di Kampung Epem terus berjalan sebagaimana mestinya,” kata Dandim 1707/Merauke.
Selanjutnya dijelaskan bahwa berdasarkan pantauan dilapangan proses pengiriman bahan bangunan kali ini, kembali mengalami hambatan yaitu perahu belang yang membawa bahan bangunan tersebut tidak dapat bersandar di pelabuhan Kampung Epem, sehingga personel Satgas TMMD Ke-107 bersama masyarakat Epem bahu-membahu mengangkat bahan bangunan tersebut untuk menuju lokasi sasaran pembangunan.
“Walaupun dihadapkan dengan kondisinya seperti itu, hal tersebut tidak menjadi hambatan bagi personel Satgas TMMD Ke-107 dalam melanjutkan pembangunan di Kampung Epem,” tambahnya.
Dandim 1707/Merauke berharap mudah-mudahan dengan berbagai hambatan maupun permasalahan seperti ini, proses pembangunan 20 unit rumah tersebut dapat diselesaikan tepat waktu sesuai program yang telah direncanakan. (Bdr)



(Merauke. Rabu, 18 Maret 2020). Sebagai salah satu wujud kepedulian dalam menjaga kebersihan di tempat ibadah, Prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad bersama masyarakat melaksanakan kegiatan karya bhakti pembersihan sekeliling halaman Masjid Al Muhajirin di Kampung Baidub, Distrik Ulilin, Kab. Merauke, Papua, Selasa (17/3/2020).
Dansatgas Pamtas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., menuturkan bahwa delapan personel Pos Bupul 12 yang dipimpin Danpos Bupul 12 Letda Inf Henri Mahendra Putra Aditya, S.Tr. (Han)., bersama warga Kampung Baidub melaksanakan kegiatan karya bhakti pembersihan di sekeliling halaman Masjid Al Muhajirin.
“Karya bhakti yang dilaksanakan bersama-sama dengan warga Kampung Baidub hari ini adalah untuk menjaga kebersihan di tempat ibadah, karena cuaca yang sering hujan, membuat halaman masjid banyak ditumbuhi rumput-rumput liar sehingga mengganggu keindahan dan kebersihannya,” terangnya.
Dansatgas mengatakan bahwa melalui kegiatan karya bhakti ini juga sekaligus membangun semangat gotong royong, kebersamaan dalam menjaga dan mempererat tali silaturahmi guna memperkokoh kemanunggalan TNI-Rakyat yang sudah terbina dengan baik selama ini.
Bapak Ahmad Sobri (55 th) salah satu warga yang turut ikut dalam karya bhakti menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad, yang selalu menjadi pelopor dalam menjalankan kegiatan-kegiatan positif bersama masyarakat Kampung Baidub.
“Terima kasih banyak Bapak-bapak TNI Pos Bupul 12, selalu hadir dan dekat dengan masyarakat di sini, mudah-mudahan hal ini akan semakin mempererat tali silaturahmi yang sudah terjalin baik selama ini,” ucapnya. (Bdr)