sumbawanews.com,- Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad membantu pelaksanaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dalam pemeriksaan kesehatan anak usia dini di Kampung Kibay Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Jayapura, Senin (10/8/2020).
Dalam menjamin kualitas kesehatan anak usia dini di bawah lima tahun (Balita), Pos Satgas pimpinan Letda Inf Ravio Mourbas memastikan jajarannya siap membantu masyarakat Kampung Kibay dalam upaya menghindari terjangkit penyakit yang sering menyerang pada anak usia dini.
“Kami siap membantu Puskesmas dalam upaya mencegah terjadinya penyakit Polio dan stunting pada anak usia dini khususnya di Kampung Kibay. Sebagaimana di Indonesia ini masih banyak ditemukannya kasus tersebut akibat ketidakpedulian orang tua dalam memperhatikan kesehatan putra/putrinya,” ujar Letda Inf Ravio selaku Danpos.
Disamping itu, Letda Inf Ravio menambahlan bahwa masih tingginya angka penderita Stunting di 22 Kabupaten di Provinsi Papua menjadi momok tersendiri bagi warga. “Kita tekan angka Stunting di Papua, kita pasti bisa,” katanya.
Sementara itu, disampaikan juga oleh perwakilan Puskesmas Pitewi Bapak Wemby (35) bahwa dirinya menyambut baik kehadiran Satgas ditengah masyarakat dalam membantu mengatasi kesulitan khususnya bidang kesehatan. “Kami berterimakasih atas bantuan pelayanan Posyandu yang diberikan Satgas, kami berupaya menghindari penyakit Polio dan Stunting yang saat ini banyak menyerang anak di Indonesia,” katanya.
Sebagaimana pada awal tahun Papua dikagetkan dengan adanya KLB (Kejadian Luar Biasa) Polio di Papua. “Meski dipertengahan tahun KLB dinyatakan sudah tidak ada, namun kita tetap berupaya mencegah terjadinya penyakit tersebut,” ujar Wemby.
Mataram – Serah terima jabatan di lingkungan TNI AD merupakan bagian dari sistem pembinaan organisasi guna pembaruan dan penyegaran pemikiran dalam rangka kemajuan organisasi. Tour of duty dan tour of area juga merupakan proses untuk memberikan pengayaan dan pengalaman serta menjaga kesinambungan kepemimpinan di tubuh TNI AD, mekanisme ini akan terus kita lalui sebagai salah satu implementasi dari sistem pembinaan karir personel.
Terkait hal tersebut, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. S.H. M.Han., memimpin serah terima jabatan serta tradisi penerimaan dan pelepasan pejabat jajaran Korem 162/WB di Aula Sudirman Makorem 162/WB, Senin (10/8/2020).
Adapun para pejabat yang melaksanakan Sertijab antara lain Dandim 1607/Sumbawa dari Letkol Inf Samsul Huda, S.E. M.Sc., kepada Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos., kemudian Dandim 1628/SB dari Letkol Czi Eddy Oswaronto, S.T., kepada Letkol Czi Sunardi, S.T., dan Danyonif 742/SWY dari Letkol Inf I Gde Putu Suwardana, S.I.P., kepada Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro dan pelepasan Pasiintel Siintel Rem 162/WB Mayor Inf Asrofi.
Selanjutnya, Letkol Inf Samsul Huda akan menempati jabatan baru sebagai Kasbrigif-21/Komodo Dam IX/Udayana, Letkol Czi Eddy Oswaronto sebagai Pamen Mabes TNI untuk Pabandya-3/Matzi Paban IV/Faskon Slog TNI, Letkol Inf I Gde Putu Suwardana sebagai Dandim 1626/Bangli Rem 163/WSA Dam IX/Udayana dan Mayor Inf Asrofi sebagai Kasiorg Bagbinsat Sdirbinfung Pussansiad.
Usai kegiatan tersebut, dalam wawancaranya dengan awak media Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, pergantian di lingkungan Angkatan Darat adalah hal yang biasa dan wajar sebagai bagian dari pengayaan pengalaman dan pengetahuan bagi seorang Perwira dalam penugasan, sehingga dengan kekayaan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki nantinya diharapkan pada tingkat pimpinan yang bersangkutan mampu menentukan kebijakan-kebijakan lebih lanjut secara komprehensif dan sempurna.
“Sesuai harapan kami, tentu Dandim maupun Danyon yang baru ini memberikan semangat baru dan lebih maksimal lagi dalam program-program yang diberikan oleh Angkatan Darat, maupun program-program untuk membantu pemerintah daerah di masing-masing wilayah,” paparnya.
Terkait Pilkada serentak, Danrem berharap para Dandim maupun Danyon harus mampu menciptakan situasi lebih kondusif sehingga pelaksanaan Pilkada di tujuh Kabupaten/Kota di NTB dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar tanpa adanya kejadian atau hal-hal menonjol yang dapat menghambat pelaksanaan Pilkada.
Lebih lanjut Danrem menerangkan, bahwa suksesnya pelaksanaan Pilkada juga tidak lepas dari peran serta masyarakat untuk turut menjaga keamanan dan ketertiban, karena menurutnya tanpa dukungan dan peran serta masyarakat maka suasana yang kondusif akan sulit diwujudkan.
“Jangan hanya aparatnya, tetapi masyarakat juga turut menjaga keamanan dan ketertiban, karena apapun hebatnya aparat kalau masyarakat tidak ikut peran serta juga sulit,” ujarnya.
Oleh sebab itu, Lulusan Akmil 1993 itu menghimbau kepada masyarakat agar bersama-sama dengan TNI dan Polri ikut serta menjaga keamanan, ketertiban dan kelancaran Pilkada serentak yang rencana akan dilaksanakan pada bulan Desember 2020 di tujuh Kabupaten/Kota di NTB termasuk berperan aktif dalam upaya penanganan dan pencegahan covid-19 dengan mendisiplinkan diri, keluarga dan lingkungan sekitar pada protokol kesehatan covid-19 dalam tatanan kehidupan kebiasaan baru yang produktif.
“Kami TNI akan semaksimal mungkin mendukung semua program pemerintah daerah dan masyarakat mewujudkan NTB gemilang sesuai yang diidam-idamkan oleh seluruh masyarakat NTB,” pungkasnya.
Di waktu bersamaan juga dilaksanakan serah terima jabatan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI Kodim 1607/Sumbawa, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXlV Kodim 1628/SB dan Ketua Persit KCK Cabang LV Yonif 742/SWY, di Aula Detasemen Markas Makorem 162/WB.
Seluruh rangkaian acara dilaksanakan dengan sederhana berpedoman pada protokol kesehatan pencegahan covid-19, dihadiri oleh Kasrem 162/WB, Para Kasi Korem 162/WB, Para Dandim jajaran Korem 162/WB, Dan/Ka Satdisjan jajaran Korem 162/WB serta Ketua dan Pengurus Persit KCK Koorcab Rem 162.
sumbawanews.com,- Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto menghadiri peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Haktenas) ke 25, jatuh pada tanggal 10 Agustus 2020, yang dibuka oleh Wakil Presiden RI Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin secara Video Conference, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (10/8/2020). (Ahm)
sumbawanews.com,- Bekal yang diperoleh selama mengikuti pendidikan agar dapat diimplementasikan guna mendukung keberhasilan tugas di lapangan dengan dihadapkan tugas yang akan kalian emban nantinya. Pahami dan kuasai pengetahuan lima kemampuan teritorial, yaitu metode binter, ketata laksanaan binter, sistem perencanaan dan pengendalian binter serta pengetahuan teknis teritorial lainnya yang sudah diberikan selama pendidikan.
Demikian amanatnya Wadanpusterad Mayjen TNI Bambang Ismawan, S.E., M.M. yang dibacakan Danpusdikterad Brigjen TNI Mohammad Fadjar, MPICT. dihadapan 59 Perwira Siswa saat menutup Pendidikan Perwira Teritorial (Dikpater) TA 2020, bertempat di Gedung Serbaguna Ahmad Yani, Pusdikter Pusterad, Bandung, Senin (10/8/2020).
Wadanpusterad mengatakan bahwa dengan berakhirnya pendidikan ini, secara legalitas formal, TNI AD telah memberikan pengakuan kepada saudara sebagai insan-insan Angkatan Darat yang berkualifikasi teritorial. “Saya selaku Danpusterad atas nama institusi dan pribadi mengucapkan selamat atas keberhasilan saudara menempuh dan menyelesaikan Dikpater TA 2020,” ujarnya.
“Pendidikan Perwira Teritorial yang baru saja kalian ikuti bertujuan untuk memberikan bekal kemampuan dibidang teritorial khususnya kegiatan pembinaan teritorial dimana kalian bertugas,” kata Wadanpusterad.
Lanjut disampaikan Wadanpusterad bahwa pembinaan teritorial tersebut harus diterapkan dan diaplikasikan secara kreatif dan inovatif, dikombinasikan dengan bekal pengalaman selama bertugas di satuan, niscaya sasaran Binter sebagai fungsi utama TNI AD akan dapat diandalkan dalam menciptakan rak juang yang tangguh di wilayah pertahanan aspek darat.
“Tingkatkan wawasan dengan terus menerus belajar dan berlatih, banyak membaca dan ikuti selalu perkembangan situasi dengan memperhatikan permasalahan-permasalahan yang timbul melalui media sosial, media massa dan media elektronik untuk membangun kapasitas diri dan profesionalisme sebagai aparat teritorial di wilayah dalam rangka mendukung tugas pokok TNI,” harapnya.
Sebelum mengakhiri amanat, Mayjen TNI Bambang Ismawan menekankan beberapa hal yang perlu dipedomani diantaranya, tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, 8 Wajib TNI, kode etik Perwira, jadilah motivator bagi masyarakat, berikan yang terbaik, berusaha menjadi contoh dalam setiap tindakan dimanapun bertugas, pelihara dan tingkatkan terus kinerja serta sebagai contoh dan teladan bagi keluarga dan anak buahmu. Tingkatkan komunikasi sosial demi terwujudnya kemanunggalan TNI-Rakyat.***
(Merauke). Dalam rangka menjelang dan memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia ke-75, Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa melaksanakan kegiatan kerja bakti bersama warga Kampung Yakyu, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua, Minggu (9/8/2020).
Dansatgas Pamtas Yonif 125/Simbisa Letkol Inf Anjuanda Pardosi mengatakan bahwa sasaran kegiatan kerja bakti kali ini adalah pembenahan dan pengecatan pagar di kiri dan kanan jalan Kampung Yakyu. “Dipimpin Danpos Yakyu, Letda Inf Zul Efendi beserta tujuh anggotanya bahu-membahu bergotong-royong melaksanakan pekerjaan tersebut dengan penuh kekeluargaan dan kekompakan,” ujarnya.
Kegiatan ini selain untuk memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-75, juga mengajak masyarakat untuk menghayati pentingnya arti kemerdekaan, sekaligus menjadi motivasi untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air.
“Penghargaan terhadap jasa para pahlawan yang rela mengorbankan jiwa dan raga untuk melepaskan diri dari belenggu penjajah hendaknya kita implementasikan dengan tindakan nyata demi kemajuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Dansatgas.
Sementara itu, Ketua RT 03 Yakyu Lukas Maywa (35 th) mewakili warganya mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada prajurit TNI Satgas Yonif 125 yang telah berinisiatif mengajak warga bergotong royong melakukan perbaikan dan pengecatan pagar. “Kampung kami sekarang terlihat lebih bersih, indah, dan rapi. Semoga kegiatan bersama warga seperti ini tetap berlanjut dan ditingkatkan di kemudian hari,” tuturnya. (Bdr)
Lombok Timur – Menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 75 tahun 2020 tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Ditengah pandemi Covid-19 ini, seluruh lapisan masyarakat diimbau untuk mentaati protokol kesehatan Covid-19.
Terkait dengan itu, Koramil jajaran Kodim 1615/Lotim menggelar gotong royong membersihkan lingkungan seperti yang dilakukan Posramil Sukamulia Koramil 1615-01/Selong hari ini bersama anggota Polsek Sukamulia dan KKN Mahasiswa di depan Kantor Camat Sukamulia Kabupaten Lombok Timur, Minggu (9/8).
Gotong royong pembersihan bahu jalan dan saluran air sepanjang 300 meter tersebut juga diikuti masyarakat desa setempat dengan mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.
Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, S.Sos., memberikan apresiasi atas semangat dan kekompakan pihaknya bersama instansi terkait dan masyarakat setempat memanfaatkan momen HUT Kemerdekaan dengan hal yang positif.
“Menyambut HUT Kemerdekaan kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Pada tahun sebelumnya, banyak kegiatan yang dilakukan seperti lomba, pawai dan karnaval, namun tahun ini semua itu tidak bisa dilakukan karena masih dalam suasana pandemi Covid-19,” papar Dandim.
Walaupun demikian, lanjut Agus Donny, semangat kemerdekaan harus tetap melekat dalam diri anak bangsa tentunya dengan menumbuhkan dan meningkatkan jiwa nasionalisme dan patriotisme serta rela berkorban demi bangsa dan negara.
“Menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan juga merupakan bagian dari cinta tanah air karena dengan demikian kelestarian alam Indonesia akan terjaga dengan baik,” ujarnya.
Orang nomor satu di jajaran Kodim Lotim tersebut juga mengimbau seluruh komponen masyarakat untuk memasang bendera merah putih di depan rumah mulai tanggal 1 sampai dengan 31 Agustus 2020 sebagai bentuk patriotik menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 75 tahun 2020 menuju Indonesia Maju.
Selain Posramil Sukamulia, pada hari yang sama juga dilakukan oleh anggota Koramil 1615-04/Keruak bersama masyarakat di Pantai Bangsal Dusun Kampung Koko Desa Tanjung Luar melaksanakan gotong royong pembersihan sampah pantai dan anggota Koramil 1615-09/Sikur bersama Babinkamtibmas dan masyarakat Dusun Kedondong Desa Kotaraja melaksanakan kegiatan gotong royong pembukaan jalan baru sepanjang 1 km dengan lebar 4 meter di dusun setempat.
(Merauke. Minggu, 9 Agustus 2020). Warga Komando Distrik Militer (Kodim) 1710/Mimika menggelar acara lepas sambut Komandan Kodim 1710/Mimika dari Letkol Inf Pio L. Nainggolan, S.E., M.Tr.(Han) kepada Letkol Inf Yoga Cahya Prasetya, bertempat di Gedung Graha Emeneme Yauware, Jl. Budi Utomo, Distrik Mimika Baru, Kab. Mimika, Sabtu (8/8/2020) malam.
Pada kesempatan tersebut, Letkol Inf Pio L. Nainggolan, S.E., M.Tr.(Han) menyampaikan ucapan terima kasih diantaranya kepada Pemda Mimika, para Dansat TNI-Polri dan seluruh prajurit Kodim yang sudah membantu dan bekerjasama dengan baik dari segi apapun selama menjabat sebagai Komandan Kodim 1710/Mimika. “Saya juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama bertugas disini ada kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja,” ucapnya.
“Saya juga memohon doa restu kepada hadirin semua, kiranya saya dapat menjalankan tugas dan senantiasa diberikan kesehatan di tempat tugas baru sebagai Pabandya-3 Milhandagri/Paban III/Bid Dagri Sintel Mabes TNI,” ungkapnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 1710/Mimika yang baru Letkol Inf Yoga Cahya Prasetya dalam sambutannya mengatakan bahwa sebagai pendatang baru tentunya dukungan dan kerja sama dari seluruh jajaran TNI-Polri maupun Pemda di Kabupaten Mimika sangat membantu. “Kita semuanya saling mendukung dan memberikan masukan, sehingga saya sebagai Komandan Kodim 1710/Mimika mampu menjalankan tugas dengan baik,” ujarnya.
“Saya mohon bantuan kepada semuanya agar kedepannya bisa melaksanakan tugas dengan baik dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Tampak hadir dalam acara tersebut diantaranya Brigjen TNI Joni Triman Hasibuan (Dansatgas Elang BIN), Brigjen TNI Suswatyo (Asops Kogabwilhan III), Kolonel Inf Dikson (Paban Lat Ops Kogabwilhan III), Kolonel Inf Mahbub (Satgas Pinang Sirih), AKBP I Gusti Gede Era Adhinata, S.I.K. (Kapolres Mimika), Yohannes Rettob, S.Sos., M.M. (Wakil Bupati Mimika), Arif Nasuha (VP SRM PT. Freeport Indonesia), Brigjen TNI (Purn) Raharyono dan Brigjen Pol (Purn) Boni Tampoi (SRM PT. Freeport Indonesia), para Dansat TNI-Polri se Garnisun Timika serta Keluarga Besar Kodim 1710/Mimika. (Penrem 174).
MATARAM – sumbawanews.com – Pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Mataram, Hj Putu Selly Andayani dan H Abdul Manan (Selly-Manan) meluncurkan program internet portable dan Guru Dokter Keliling (GuDeK) di Kota Mataram. Selain mendukung program Kampung Sehat yang digagas Polri, program Internet GuDeK ini juga untuk mentaati imbauan Mendagri agar para Calon Kepala Daerah peduli Covid-19.
Program Internet Portable sejatinya mengoptomalkan pola _*Smart City*_. Selly-Manan menyediakan sarana *Internet Mobile* di sejumlah lokasi strategis yang bisa diakses masyarakat di Lingkungan Kota Mataram. Sementara untuk GuDeK, sejumlah tenaga pendidik, guru dan dosen, serta sejumlah tenaga medis dokter dan perawatan akan disiapkan melayani pelayanan pendidikan dan kesehatan masyarakat.
“Kita siapkan 10 guru untuk tahap awal, untuk SD, SMP, dan SMA. Para guru ini akan keliling membantu layanan pendidikan di masa pandemi. Termasuk bagi siswa SLB yang ada di Kota Mataram,” kata Selly Andayani, Minggu ( 9/8 )
Menurutnya, program guru keliling ini dihajatkan membantu proses belajar daring di masa pandemi. Hal ini juga bagian dari upaya memberikan edukasi secara tatap muka kepada anak-anak di semua tingkatan agar mudah diarahkan.
“Selain juga ini bagian dari upaya meringankan beban tugas orang tua murid dalam mendampingi proses belajar mengajar via daring yang kerap dikeluhkan orang tua,” katanya.
Sementara itu Calon Wakil Walikota Mataram Berkah dan Cemerlang, TGH Abdul Manan menambahkan untuk tenaga medis, Selly-Manan akan menyiapkan dua orang dokter dan 3 orang paramedis . Aktivitasnya melayani pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis di setiap lingkungan di Kota Mataram. Terutama di lingkungan-lingkungan kantong kaum miskin Kota. Kegiatan akan dihadiri belasan orang saja, untuk mentaati protokol Covid-19.
TGH. Abdul Manan menyadari di tengah pandemi ini berdampak kepada ekonomi keluarga, terutama rumah tangga yang kurang mampu. Melalui program peduli pendidikan dan kesehatan ini, Selly-Manan ingin berbagi kebahagiaan dan suka cita untuk Mataram Berkah dan Cemerlang.
“Semoga program ini bisa membantu meringankan beban keluarga dan mengurangi pengeluaran di masa pandemi ini,” katanya.
Ia menambahkan, program internet portable dan GuDeK ini juga diluncurkan untuk mendukung program Kampung Sehat dan mentaati imbauan Mendagri terkait Calon Kepala Daerah Peduli Covid 19. Caranya dengan mengkreasikan protokol kesehatan dengan program-program kemasyarakatan yang sadar dan peduli terhadap bahaya covid 19 beserta pencegahan dan jalan keluarnya.
“Ya, termasuk untuk sektor pendidikan dan kesehatan yang kami lakukan lewat GuDeK ini,” tukasnya
sumbawanews.com,- Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad menyelenggarakan berbagai kegiatan dengan masyarakat sekitar, salah satunya menggelar layar tancap nonton bersama dengan warga Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Minggu (9/8/2020).
Nonton bersama layar tancap yang digagas oleh Dansatgas Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto S.H., M.Han merupakan wujud semangat menyambut HUT kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75.
Selain itu Dansatgas juga menambahkan bahwa dengan dilaksanakan pelaksanaan nonton bersama, diharapkan hubungan antara Pos Satgas dengan masyarakat semakin erat. “Selain untuk menyambut semangat HUT RI ke-75, kita juga berharap hubungan kebersamaan Pos Satgas dengan masyarakat semakin baik,” katanya.
Disisi lain Kepala Kampung Mosso Bapak Agus Wefafoa (59) menyampaikan bahwa kegiatan nonton bersama ini sudah dinantikan oleh seluruh warga, yang sebelumnya digelar terakhir 2 tahun lalu oleh Satuan Tugas lain. “Kami sangat senang, sudah lama kami tidak berkumpul untuk sekedar nonton bersama Satgas di Pos ini,” ujarnya.
Suasana semakin pecah saat Satgas memutar film Komedi Warkop DKI Reborn, dimana dalam film tersebut megulas kembali kisah 3 komedian ternama Indonesia (Alm) Dono, (Alm) Kasino dan Indro yang saat ini masih melegenda dan terkenang oleh masyarakat, tidak terkecuali di Papua.
Di akhir kegiatan, Dansatgas Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han membagi-bagikan hadiah doorprize kepada masyarakat Kampung Mosso bagi yang bisa menjawab pertanyaan Dansatgas. Sebut saja pertanyaan mengenai nama Presiden dan Wapres Republik Indonesia, tanggal kemerdekaan Indonesia termasuk beberapa nama tokoh Pahlawan Nasional Indonesia.
“Hadiah ini tidak seberapa nilainya, namun dengan kita memberikan pertanyaan seputar kemerdekaan dan tokoh besar Indonesia , dapat menumbuhkan semangat nasionalisme calon penerus bangsa,” ujarnya.
Masalah pertumbuhan ekonomi merupakan masalah kunci bagi Perusahaan Listrik Negara (PLN). Nasib perusahaan ini sangat bergantung pada pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Mengapa ? Karena ini berkaitan dengan nilai konsumsi listrik. Semakin tinggi pertumbuhan ekonomi maka semakin tinggi konsumsi listrik dan sebaliknya.
Ketika Pertumbuhan ekonomi mengalami minus seperti sekarang ini, maka menjadi malapetaka bagi PLN. Perusahaan sulit menjual listrik yang kapasitasnya saat ini sudah berlebih. Akibatnya perusahaan PLN kehilangan banyak _cash flow_ sementara kewajiban perusahaan makin meningkat, yakni kewajiban membeli bahan bakar sesuai kontrak, membeli listrik swasta Independen Power Producers (IPP), kewajiban membayar utang dan bunga utang, dan lain sebagainya.
Bagaimana pertumbuhan ekonomi minus 5,32% menjadi malapetaka bagi PLN ? Ini berawal dari ambisi pemerintah merancang megaproyek 35 ribu megawatt. Proyek ini menempatkan asumsi pertumbuhan ekonomi rata rata 7,1 persen. Konsumsi listrik diasumsikan meningkat sejalan dengan angka pertumbuhan tersebut hingga 8,7 %.
Akibatnya program ambisius dalam sektor ketenagalistrikan untuk memenuhi kebutuhan listrik pada tingkat pertumbuhan 7,1 persen tersebut, maka dilakukanlah liberalisasi seluas luasnya dalam pembangunan pembangkit. Maka PLN dan swasta berlomba lomba membangun pembangkit. PLN dan swasta juga berlomba lomba mengambil utang dalam rangka membangun pembangkit. Mereka tergiur dengan harga listrik Indonesia yang sudah cukup tinggi, berharap investasi mereka cepat kembali.
Bagi swasta program 35 ribu megawatt sangatlah menggiurkan. Mengapa? Karena jika mereka membangun pembangkit maka listrik mereka pasti laku terjual. Tentu saja karena listrik swasta wajib dibeli oleh PLN. Sebagaimana diketahui bahwa skema kerjasama PLN dan swasta dilakukan dengan sistem _Take Or Pay (TOP)_. Sistem yang mewajibkan PLN membeli listrik swasta berapapun banyaknya listrik yang dihasilkan swasta tersebut. PLN bahkan wajib membeli kelebihan produksi listrik yang dihasilkan oleh pembangkit swasta tersebut.
Sementara PLN sendiri untuk mengejar proyek 35 ribu MW juga membangun pembangkit sendiri juga. Meskipun PLN tahu bahwa kapasitas listrik nasional sebetulnya sudah over Supply sejak proyek 35 ribu MW ini dirancang. Namun karena wajib ikut serta dalam pembangunan pembangkit maka mau tidak mau PLN harus mengerjakannya. Meskipun sejak semula pihak PLN tau bahwa mega proyek 35 ribu MW ini sangatlah membebani keuangan PLN. Mereka juga tau bahwa jika ini dilaksanakan maka PLN akan makin kesulitan menjual listrik.
Padahal pada tingkat pertumbuhan ekonomi yang normal sebelum covid yakni kisaran 4-5 persen, PLN sudah merugi sebagai penjual listrik miliknya sendiri dan menjual listrik milik swasta. Untuk menyiasati kelebihan pasokan listrik, PLN memilih mematikan pembangkit mereka sendiri dengan menyerap seluruhnya listrik swasta. Sebab jika listrik swata tidak diserap, maka PLN toh tetap harus/wajib membayar listrik swasta tersebut.
Cilakanya pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2020 merosot selama dua kwartal berturut-turut. Bahkan sekarang ini kwartal II tahun 2020, tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami minus 5,32%. Konsumsi listrik merosot drastis karena industri tutup, pabrik, mall, restoran, dan seluruh kegiatan ekonomi non rumah tangga tutup akibat dihantam covid.
Sementara PLN tetap harus membeli listrik swasta sesuai skema TOP, meskipun penggunaan listrik merosot. Pembangkit listrik PLN seringkali terpaksa dimatikan untuk menghemat uang. Padahal PLN harus tetap membayar kewajiban sangat besar, menggaji semua karyawan mereka, membayar energi primer batubara dan minyak dll, sesuai kontrak yang mereka sudah buat. Demikin juga utang PLN kepada bank, kepada pasar keuangan, tetap harus dibayar tepat waktu. Sementara listrik tidak terjual, padahal pendapatan satunya PLN adalah dari menjual listrik, baik miliknya sendiri maupun milik swasta.
Pelemahan ekonomi sampai minus 5,32% adalah malapetaka buat PLN. Sementara swata pemilik pembangkit tidak menanggung resiko apapun. PLN yang harus jungkir-balik, mencari utang untuk bisa beli listrik swasta. Sementara PLN sibuk cari utang baru untuk membayar utang lama dan kewajiban lainya. Sedangkan swasta pemilik pembangkit ongkang-ongkang menerima bayaran setiap menit hasil jual listrik melalui jaringan kabel PLN.
Sumbawanews.com,- Kementerian Perdagangan menyelenggarakan sosialisasi daring terhadap Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 18 Tahun 2026, yang resmi diundangkan pada 4 Juni 2026. Acara yang...
Sumbawanews.com,- Menteri Luar Negeri Sugiono hadir di Kazan, Rusia, mewakili Presiden Prabowo Subianto dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Peringatan 35 Tahun Kemitraan ASEAN-Rusia, pada...
Sumbawanews.com,- Teheran — Kesepakatan sementara antara Iran dan Amerika Serikat melalui Memorandum of Understanding (MoU) bukan sekadar gencatan senjata, tapi sebuah pergeseran kekuatan geopolitik...
Sumbawanews.com,- Di Miami, Pachi Paris, 29, seorang profesional keuangan yang aktif berolahraga dan menjaga pola makan sehat, menghabiskan $250 per bulan untuk suplemen kesuburan...