Home Blog Page 2625

Bersama Masyarakat, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Bersihkan Tempat Wisata Religi Goa Bunda Maria di Distrik Arso

sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Kout KM 31 bersama masyarakat Kampung Sanggaria Distrik Arso Kabupaten Keerom membersihkan tempat wisata religi Goa Bunda Maria yang terletak persis di samping Pos Kout KM 31.

 

Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam konfirmasinya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Jumat (08/01/2021).

 

Dansatgas menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Pos Kout KM 31 bersama warga Kampung Sanggaria merupakan bentuk kepedulian Satgas terhadap lingkungan khususnya tempat wisata religi yang dianggap suci dan sakral. “Jika lingkungan Kampung saja bisa terjaga kebersihannya, apalagi tempat yang dianggap suci. Untuk itu, Satgas bersama masyarakat melakukan karya bhakti ini guna menjaga kebersihan dan kelestariannya,” ujarnya.

 

Komandan Pos Kout KM 31 Kapten Inf Hervin Rahadian Jannat mengatakan bahwa tempat wisata religi yang berada di samping Posnya sudah sebelas bulan tutup dan tidak beroperasi. “Semenjak adanya pandemi Covid-19 di awal tahun 2020, tempat wisata ini tidak dibuka lagi untuk umum. Bahkan pengelolanya pun tidak pernah datang melihat kondisi tempat wisata tersebut,” katanya.

 

“Namun hati kami tergerak untuk tetap menjaga kebersihan, kelestarian dan sisi religiusnya agar Goa Bunda Maria ini tetap menjadi kebanggaan warga Kabupaten Keerom,” jelas Kapten Hervin.

 

Begitupun masyarakat Kampung Sanggaria Jonathan (32) salah satu warga Kampung Sanggaria yang sudah menganggap Goa Bunda Maria ini sebagai tempat yang suci sehingga dengan keikhlasan hati, mereka pun turut membantu dalam kegiatan karya bhakti tersebut. “Tempat ini sudah kami anggap sebagai tempat kami sendiri, sehingga tidak menjadi alasan untuk kami tidak membersihkannya walaupun kondisi tempat wisata ini masih tutup,” ucapnya.

Penyerangan Misionaris di Papua, Awal dari Lenyapnya Perjuangan KKB

Sumbawanews.com,- Akademisi dari Universitas Cenderawasih (Uncen) Papua, Marinus Yaung mengecam penyerangan terhadap pesawat jenis twin otter milik Mission Aviation Fellowship (MAF), di Kampung Pagamba, Distrik Biandoga, Intan Jaya pada 6 Januari lalu. Pesawat ini sering dipakai oleh para misionaris termasuk para pendeta untuk mengunjungi jemaat di kampung-kampung pedalaman.

Marinus juga mengatakan bahwa pesawat yang sengaja dibakar oleh kelompok teroris OPM tersebut merupakan milik misionaris MAF yang mendedikasikan dirinya untuk mengajarkan agama di wilayah-wilayah terpencil di Papua.

“Apa mau mereka? Ini adalah perjuangan yang bodoh. Para misionaris adalah salah satu profesi yang dilindungi oleh hukum humaniter dan konvensi internasional PBB tentang perang. Jadi mereka harus dilindungi oleh kelompok yang berkonflik,” ujarnya, Jumat (8/1/2021).

Marinus lantas mengecam dan mempertanyakan maksud dari kelompok separatis yang terlanjur melakukan penyerangan, bahkan ia sempat geram karena peristiwa tersebut seolah dibenarkan oleh Jaffrey Bomanak dan Sebby Sambom yang merupakan tokoh dari pihak TPNPB OPM.

“ini adalah catatan kelam dari kelompok biadab. Alasan apa TPNPB OPM menyerang misionaris? Tindakan bodoh sedang dipertontonkan, namun yang lebih bodoh adalah pembelaan dari Jeffrrey dan Sebby,” tuturnya.

Marinus yang kesal dengan pernyataan Sebby dan Jeffrey sebelumnya karena menganggap para misionaris adalah agen kapitalis. Disebutkannya hal tersebut hanya karena OPM ingin mengaburkan fakta dan mencoba menggiring opini pada hal yang hanya menguntungkan pihaknya sendiri.

“Ini memperlihatkan bahwa TPNPB OPM selalu ingin mengaburkan fakta untuk menguntungkan kelompoknya sendiri. Saya pastikan kalau ke depan tidak ada rakyat yang akan mepercayai setiap klaim dari kelompok separatis itu,” katanya.

Ditambahkan juga bahwa kelompok separatis yang telah melukai hati dan misi keagamaan para misionaris sebagai pertanda berakhirnya perjuangan yang dibawa oleh TPNPB OPM yang tidak pernah membawa kedamaian di Papua. (*)

Tanpa Lelah, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Terus Lakukan Pengobatan Keliling di Perbatasan RI-PNG

Sumbawanews.com,- Dalam upaya menjamin kualitas kesehatan masyarakat Perbatasan, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Bendungan Tami menggelar kegiatan bhakti sosial pengobatan keliling di Kampung Gambut Distrik Muara Tami Kota Jayapura.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Minggu (10/01/2021).

Mayor Anggun mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Pos Bendungan Tami tersebut merupakan upaya yang tanpa lelah terus dilakukan Prajuritnya guna menjamin kualitas kesehatan masyarakat Perbatasan RI-PNG di Kampung Gambut.

“Kami tulus memberikan pengobatan secara keliling yang dilakukan oleh seluruh Pos jajaran termasuk Pos Bendungan Tami. Hal tersebut kami lakukan semata-mata karena kami menganggap semua masyarakat disini adalah saudara kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Letda Inf Bayu Dwigantara selaku Komandan Pos Bendungan Tami menyampaikan bahwa kegiatan tersebut rutin dilakukan seminggu sekali. “Kami datangi satu persatu rumah yang ada di Kampung Gambut ini, kami data dan kami awasi perkembangan kesehatannya,” ucapnya.

“Jika ada warga yang memiliki sakit berat, kami konsultasikan ke Dokter Satgas atau kami antar untuk membawanya ke Puskesmas,” ujar Letda Bayu.

Kegiatan yang dilakukan Letda Bayu dan anggotanya ternyata mendapatkan respon positif dari Kepala Adat atau Ondoafi Kampung Gambut bapak Emo Sairolo (59) yang menuturkan bahwa di masa Pandemi Covid-19 ini yang hampir semua pelayanan kesehatan tutup, ini anak-anak Satgas Yonif MR 413 Kostrad justru memberikan pelayanan kesehatan. “Sungguh hebat dan saya mewakili masyarakat Kampung Gambut mengucapkan terima kasih atas ketulusan kalian merawat kami disini,” katanya Ondoafi.

Panglima TNI Bersama Menhub Tinjau Lokasi Ditemukannya Serpihan Pesawat Sriwijaya Air SJ 182

(Puspen TNI).  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas) Marsdya TNI Bagus Puruhito dan Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono, meninjau langsung lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dengan menggunakan  KRI John Lie-358 yang bertolak dari Dermaga JICT Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/01/2021).

 

Seperti diketahui bahwa pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (09/1/2021) sore sekitar pukul 14.40 WIB. Pesawat tersebut mengangkut sebanyak 56 penumpang, terdiri dari 46 dewasa, 7 anak-anak, dan 3 bayi.

 

Panglima TNI menyampaikan ucapan belasungkawa dan duka yang mendalam terkait tragedi pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu. “Saya turut prihatin dan berbela sungkawa atas kejadian jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182,” ungkapnya.

 

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dari hasil pemantauan terakhir telah didapatkan titik koordinat jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182,  sesuai dengan koordinat yang diberikan dari kontak terakhir adanya sinyal dari pesawat tersebut. “TNI telah menurunkan  tim penyelam dari Denjaka dan Kopaska TNI AL, dan mudah-mudahan apa yang ditemukan oleh KRI Rigel 933 memang tepat sesuai dengan perkiraan,” ujarnya.

 

Panglima TNI menyampaikan bahwa TNI mendukung penuh upaya pencarian dan pertolongan untuk menemukan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu di bawah komando Basarnas. “Sejumlah Alutsista dan personel TNI  dilibatkan untuk mendukung pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dengan mengerahkan  pesawat, helikopter, dan KRI serta  menerjunkan tim penyelam dari Denjaka dan Kopaska TNI AL,” katanya.

 

Selanjutnya Panglima TNI mengatakan bahwa proses pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 mengalami kemajuan dengan ditemukannya serpihan pesawat hingga lifevest jacket oleh penyelam dari Kopaska dan Denjaka TNI AL.   “Seperti yang saya sampaikan tadi pagi ketika di dermaga bahwa KRI Rigel 933 sudah menemukan sinyal dan setelah dilakukan penyelaman oleh Kopaska itu sudah ditemukan beberapa serpihan dari pesawat tersebut seperti lifevest jacket, kemudian warna bagian dari pesawat ada dan juga bagian dari ada registrasinya dikedalaman 23 meter,” tuturnya.

 

Panglima TNI berharap proses evakuasi bisa segera dilakukan karena dari informasi para penyelam jarak pandang di bawah air saat ini cukup bagus. “Dilaporkan dari penyelam bahwa visibility di bawah air tersebut juga baik dan cukup jelas, sehingga memungkinkan apabila nanti ditemukan bagian-bagian dari pesawat tersebut termasuk korban, sampai sore hari ini mudah-mudahan bisa diangkat kalau tidak ada perubahan arus di bawah,” urainya.

 

Pengerahan personel, materiil dan Alutsista TNI yang dikerahkan untuk mendukung operasi SAR Sriwijaya Air SJ 182 meliputi TNI AD 130 orang (Kodam Jaya) ; TNI AL 1.218 orang, materiil (6 Sea Rider, 6 perahu karet, 25 alat selam), Alutsista (16 KRI, 3 Heli) ; TNI AU 50 orang, Alutsista (2 Heli, 1 CN 295, 1 Boeing Intai Strategis) termasuk  2 Tim SAR Paskhas 12 orang.

 

Total keseluruhan yaitu personel : 1.398 orang; Materiil : 6 Sea Rider, 6 perahu karet, 25 alat selam ; dan Alutsista : 16 KRI, 5 Heli, 1 CN 295, 1 Boeing Intai. (Bdr)

Baksos Dan Pembagian Masker Warnai Latihan Dasar Kepimpinan Man I Bersama Kodim 1628/SB

Sumbawa Barat – Kegiatan latihan dasar Kepemimpinan pelajar Man I Sumbawa Barat telah berlangsung selama dua hari dibuka Dandim 1628/SB sabtu 9/1/2021 di Makodim 1628/SB, dilaksanakan selama dua.

Setelah pembukaan para peserta mengikuti kegiatan teori dan praktek di lokasi Pok Darwis Gelumpang Fram Desa Mura Kecamatan Brang ene, hari ini setelah semua materi di berikan dilanjutkan acara penutupan dilokasi pok Darwis Gelumpang Farm, ditutup resmi oleh Dandim 1628/SB Letkol Czi Sunardi ST, M.IP., yang diwakili Kasdim 1628/SB Mayor Inf Dahlan., Minggu (10/01/2021).

Pada kesempatan tersebut Kasdim 1628/SB menyampaikan bahwa dirinya mewakili Dandim 1628/SB untuk menutup acara latihan kader kepemimpinan, serta pemohonan maaf sekiranya Dandim berkenan menutup acara kegiatan tapi nanti akan hadir juga ditengah kita, Ujar Kasdim.

Selain itu Kasdim juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada pendukung latihan dan pihak sekolah man I serta kelompok darwis gelumpang farm atas terlaksanaknya latihan dengan tertib aman dan lancar, namun demikian hendaknya hal hal yang kurang dapat dievaluasi untuk lebih baik lagi jika ada kegiatan yang sama di hari hari mendatang, ungkapnya.

Dan ucapan terimakasih kepada seluruh peserta yang telah dengan penuh semangat mengikuti kegiatan pelatihan kader kepemimpinan, hendaknya apa yang para peserta dapatkan selama dua hari dapat menjadi tambahan bekal dalam setiap aktifitas ditempat masing masing mulai dari kegiatan kegiatan teori, praktek yang telah di dapatkan dalam.waktu yang singkat namun tidak harus kehilangan makna, pungkas Kasdim.

Seperti hari ini sebelum penutupan para peserta dikenalkan dengan praktek langsung melaksanakan bakti sosial penanaman pohon agar para peserta tahu bagaimana menjaga melestarikan alam, memberikan bantuan beras kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan ditengah Covid -19 agar kita dapat belajar membangkitkan rasa kepedulian sosial kepada sesama, jelas Kasdim.

Yang tidak kalah penting
para peserta juga berikrar sebagai tanda kesiapan mereka menjadi agen agen dalam memberikan edukasi penerapan sop Covid -19 antar lain agar hindari kerumunan, jaga jarak, pakai masker, siapkan handsanitzer, cuci tangan dengan sabun, jaga pola hidup sehat dengan rajin berolahraga, konsumsi makan sehat, istirahat yang cukup agar daya tahan tubuh imunitas diri selalu terjaga agar kita dapat terhindar dari pendemi covid 19 sebagai bentuk upaya mencegah munculnya klaster baru Covid -19, mengingat sampai saat ini kita masih ditengah bencana non Alam Covid -19, serta dapat memberi contoh aktifitas ditengah covid -19 namun aman dari penyebaran Covid -19, jelas Kasdim.

Sengaja kegiatan dilaksanakan di Desa mura kecamatan brang ene di lokasi rencana Program unggulan kodim 1628/SB, Dinas pertanian kabupaten sumbawa barat, berkerjasama dengan kelompok Darwis Gelumpang Farm sekaligus untuk memperkenalkan lokasi Darwis Gelumpang Farm agar dapat berkembang kedepan dengan konsep keterpaduan antara pertanian, perkebunan, agrobisnis, peternakan, pembuatan pakan ternak, pupuk organik, serta daerah wisata dengan memanfaatkan lokasi yang ada menjadi lebih berdaya guna dengan manfaat manakala dapat dikelola dengan baik, harapannya generasi muda kedepan bukan hanya menjadi penonton tapi juga dapat menjadi pelaku dalam dunia usaha membuka peluang usaha bagi orang lain dengan dapat membaca peluang, potensi yang ada disekitarnya lebih lebih dalam mengantisipasi kelangkaan pangan ditengah pandemi Covid 19, papar Kasdim.

Sedangkan perwakilan masyarakat ibu hatijah 90 tahun mengucapkan terimakasih atas bantuan beras serta masker yang telah diberikan, sementara salah satu peserta mengungkapkan rasa bangga dapat mengikuti kegiatan latihan kader kepemimpinan walau waktu singkat namun telah memberikan warna bagi kami tambahan wawasan yang semoga dapat bermanfaat bagi kami generasi muda, harapnya.

Para peserta juga nantinya akan menjadi anggota pramuka saka wira kartika Kodim 1628/SB, turut hadir pada acara penutupan, Dandim 1628/SB Letkol Czi Sunardi ,ST, M.IP.,Kasdim 1628/SB Mayor Inf Dahlan, Kepala sekolah Man I Sumbawa Barat Zainuddin S.Ag M.Pd, Wakil kepala sekolah, para guru, para perwira staf kodim, serta pelatih pendukung latihan, perwakilan kelompok masyarakat yang mendapat bantuan sembako dan masker serta yang ikut bakti sosial menanam pohon disekitar lokasi.

Prajurit Satgas Yonif MR 413 Bremoro Terima Penghargaan Dari Kapolresta Jayapura Kota

Sumbawanews.com,- Sejumlah 18 personel Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Bremoro Kostrad menerima penghargaan dari Kapolresta Jayapura Kota, Polda Papua, bertempat di Lapangan Apel Mapolresta Jayapura Kota.

Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam konfirmasinya saat ditemui di Mapolresta Jayapura Kota, Papua, Sabtu (09/01/2021).

Dansatgas menjelaskan bahwa penghargaan yang diberikan Kapolresta Jayapura Kota kepada Personel Yonif Mekanis Raider 413 Bremoro Kostrad merupakan bukti sinergitas yang terjalin kuat antara Satgas dengan Polresta Jayapura Kota sehingga mampu menciptakan stabilitas keamanan di wilayah Hukum nya.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Gustav R. Urbinas, S.H.,S.I.K.,M.Pd. yang telah memberikan penghargaan kepada Prajurit Satgas Yonif MR 413 Bremoro Kostrad, semoga sinergitas ini tetap terpelihara dan semakin solid demi menciptakan stabilitas keamanan khususnya di wilayah Perbatasan RI-PNG,” ucap Mayor Anggun.

Sebelumnya pada tanggal 29 Desember 2020 silam, Satgas Yonif MR 413 Bremoro Kostrad Pos Nafri Pimpinan Kapten Inf Senopati Yudho berhasil mengamankan 1 Pucuk Pistol Jenis Revolver Colt MFG_CO produksi Hartford CT. USA Kaliber 38 mm dan munisi aktif sejumlah 8 butir tanpa surat dari salah seorang warga Jayapura Utara berinisial *JA* yang merupakan hasil dari kegiatan sweeping.

Mengetahui Senjata tidak bersurat, Dansatgas Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto S.H., M.Han memerintahkan Pasi Intel Satgas Lettu Inf Mario Belo untuk berkoordinasi dengan pihak Polresta Jayapura Kota untuk melakukan pendalaman lebih lanjut.

Dalam kesempatan apel pemberian penghargaan kepada TNI-Polri wilayah hukum Polresta Jayapura Kota, Kombes Pol Gustav memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Satgas Yonif MR 413 Bremoro Kostrad. “Saya mewakili Kapolda Papua menyampaikan selamat atas keberhasilan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Bremoro Kostrad yang telah bersinergi dengan Polri dalam menjaga Kamtibmas di wilayah Hukum Polresta Jayapura Kota terutama di wilayah Perbatasan. Sebab, di wilayah Perbatasan inilah banyak didapati berbagai pelanggaran dan kegiatan ilegal lainnya,” ujar Kombes Pol Gustav.

“Saya berpesan kepada para peserta apel sekalian untuk selalu menjaga sinergitas TNI-Polri dan Jangan pernah patah semangat dalam menjalankan tugas serta tingkatkan prestasi dengan tetap menjaga kewaspadaan dalam setiap bertugas,” tambahnya.

Selain pemberian ucapan selamat kepada Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Bremoro Kostrad, tak lupa Kapolresta juga memberikan penghargaan kepada anggota Sat Reserse dan Sat Narkoba Polres Jayapura Kota atas keberhasilan pengungkapan dan penangkapan terkait dengan kasus Curanmor, Curas dan Narkoba yang telah didapat dari operasi beberapa waktu lalu.

Dalam Satu Hari, Satgas Yonif 642/KapuasTerima Tiga Pucuk Senjata Api dari Warga Perbatasan

(Sanggau-Kalbar).  Kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas yang bertugas di perbatasan RI-Malaysia sektor barat kembali membuahkan hasil.  Pada hari ini, Sabtu 9 Januari 2021, Satgas Yonif 642/Kapuas telah menerima penyerahan tiga pucuk senjata api jenis Lantak dari masyarakat di perbatasan.

 

Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa di Pos Kotis Entikong, Kab. Sanggau, Kalbar, menjelaskan bahwa tiga pucuk senjata api tersebut diterima masing-masing satu pucuk oleh Pos Pamtas Camar Bulan dari seorang warga Dusun Camar Bulan bernama Darmawan yang berada di wilayah perbatasan sektor Kabupaten Sambas.

 

Dua pucuk senjata lainnya diterima oleh Pos Pamtas yang berada di wilayah perbatasan sektor Kabupaten Sanggau, yaitu Pos Pamtas Serangkang dari warga Dusun Serangkang Raya bernama Yanto dan Pos Pamtas Entabang dari warga Dusun Entabang bernama Martin.

 

Dansatgas mengatakan bahwa hal itu terjadi karena personel Satgas terus menjalin hubungan yang baik bersama aparat lain, utamanya dengan masyarakat di perbatasan. “Sejauh ini, apresiasi masyarakat kepada kami sangat baik, ini merupakan hasil dari kegiatan komunikasi sosial yang telah kami laksanakan selama tiga bulan lebih melaksanakan tugas di perbatasan ini,” ungkapnya.

 

Menurut Letkol Inf Alim Mustofa, untuk penyerahan tiga pucuk senjata api ini dilakukan secara sukarela dari masyarakat yang telah sadar bahwa menyimpan senjata api tidak diperbolehkan karena sudah diatur oleh undang-undang tentang penggunaan senjata api, sekali pun itu senjata rakitan, juga dapat membahayakan.

 

Dansatgas menambahkan bahwa ketiga pucuk senjata api yang diserahkan oleh warga tersebut kemudian diamankan di Pos Komando Taktis (Kotis) Entikong Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas, untuk dilaksanakan pengamanan terhadap barang illegal dan dilaporkan kepada Komando Atas.(Bdr)

Danyonif 742/SWY Cek 20 Pos Satgas Pamtas RI-RDTL

sumbawanews, Kupang – Waktu pelaksanaan Satgas Pengamanan Perbatasan RI-RDTL semakin dekat. Sesuai rencana awal Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 742/SWY akan berangkat sekitar bulan Pebruari 2021 menuju perbatasan RI-RDTL bagian Sektor Timur di seputaran Kabupaten Atambua Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Komandan Yonif 742/SWY Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro bersama Pasiops dan beberapa Perwira Staf melaksanakan peninjauan medan ke lokasi dengan memeriksa Markas Komando Satgas dan pos-pos perbatasan.

“Alhamdulillah kami mulai Selasa sdh berada di Atambua dan sekitarnya untuk mengecek kondisi terakhir berkaitan dengan perkembangan situasi di wilayah perbatasan,” ungkap Danyon di Mako Satgas Pamtas RI-RDTL, Sabtu (9/1/2021).

Dijelaskannya, ia bersama beberapa orang Perwira mengecek seluruh pos yang akan diamankan selama pelaksanaan tugas Satgas Pamtas dalam kurun waktu tahun 2021.

“Jadi ada satu Mako Satgas dan 20 pos Pamtas yang akan tempati anggota,” terangnya.

Selain pos-pos yang sudah disiapkan, lanjut Alumnus Akmil 2003 itu, ada juga beberapa jalur tikus yang biasa dilalui pelintas batas negara secara ilegal. “Ini menjadi perhatian kami kedepan, untuk mengantisipasinya tentunya dengan melakukan patroli yang lebih ekstra ke jalur-jalur yang dicurigai sebagai lintas batas negara,” ujar Bayu Sigit.

“Mohon doanya agar semua berjalan lancar, aman dan sukses,” pungkas pria kelahiran Jakarta tersebut.

Antisipasi Bahaya Banjir, Babinsa dan Masyarakat Gotong Royong Perbaiki Saluran Air dan Bangun Tanggul

Lombok Timur – Hujan deras yang mengguyur Desa Tirtanadi beberapa hari terakhir mengakibatkan bibir tebing ambruk di Dusun Gunung Malang Desa Tirtanadi Kecamatan Labuhan Haji Lombok Timur, Jumat (8/1/2021).

Melihat kondisi tersebut, Babinsa Tirtanadi Serda Ayu Jayadi bersama Kades Ruspan dan masyarakat Dusun Gunung Malang melaksanakan gotong royong pembuatan tanggul sementara terbuat dari bambu dan tumpukan karung yang berisikan tanah.

Mendapat laporan tersebut, Danramil 1615-08/Labuhan Haji Kapten Inf Anowar memberikan apresiasi kepada masyarakat yang sigap bergotong royong mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan mengingatkan sekarang sudah musim hujan.

“Pada musim hujan ini semua pihak harus menjaga kebersihan lingkungan terutama jangan membuang sampah sembarangan sehingga tidak menjadi penghambat aliran sungai seperti yang terjadi di sungai Kokok Keru. Airnya meluap membuat tebing disekitarnya ambruk,” terang Anowar.

“Alhamdulillah hari ini Babinsa bersama masyarakat bergotong royong membuat tanggul dan membuka saluran baru aliran sungai sehingga tidak melewati tebing yang dapat mengikis tebing itu sendiri,” tambahnya.

Selain itu, pria yang dikenal murah senyum itu juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan berolahraga dan pola hidup sehat agar terhindar dari penyakit akibat pergantian musim.

“Jaga kesehatan dan tetap beraktivitas dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” tutupnya sambil tersenyum.

Danrem 162/WB Serahkan Piala Pemenang Pekan Olahraga Satgas Zeni TNI

Lombok Barat – Turnamen bola Volly Satgas Zeni TNI Percepatan Rehab Rekon di NTB yang digelar kemarin dimenangkan Batalyon Mekanis 741/Garuda Nusantara. Turnamen yang diikuti seluruh kompi Satgas Zeni TNI rehab rekon dan Makorem itu dilaksanakan di GOR Mini Patut Patuh Patju Gerung Lombok Barat.

Hari ini, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., didampingi Dandim 1606/Lobar Kolonel Arm Gunawan dan para Kasi Korem menyerahkan piala dan dana pembinaan kepada pemenang turnamen, Jumat (8/1/2021).

Danrem 162/WB dalam sambutannya mengucapkan syukur dan terimakasih atas terselenggaranya turnamen bola volly antar satuan Satgas Zeni TNI walaupun sederhana namun cukup menghibur rekan-rekan prajurit.

“Jadikan sisa moment yang sempit ini untuk menjalin keakraban dan kebersamaan karena sebentar lagi kalian akan kembali ke satuan masing-masing dan bertemu keluarga,” harapnya.

Selain itu, Pati Bintang Satu itu juga bersyukur tidak ada pelanggaran selama pelaksanaan tugas Satgas Zeni TNI yang merugikan masyarakat.

“Ingat ini semangat juang kalian masih diharapkan masyarakat, bangsa dan negara, untuk jaga kesehatan dan berdinas dengan baik setelah sampai disatuan,” pesan Ahmad Rizal kepada seluruh personel Satgas.

Adapun juara II Yonzipur 9/LLB dan Yon 2 Marinir Pasopati keluar sebagai juara III dalan turnamen tersebut.

Usai penyerahan hadiah, Danrem 162/WB bersama rombongan melaksanakan sholat Jumat bersama di GOR Mini Patut Patuh Patju.

Berita Terkini

Mantan KSAL Achmad Sutjipto Meninggal di Usia 81 Tahun

Sumbawanews.com,- Komisi I DPR menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya Laksamana TNI (Purn.) Achmad Sutjipto, mantan Kepala Staf Angkatan Laut, di usia 81 tahun....

Google Berhentikan Produksi Nest Home Mini dan Nest Audio

Sumbawanews.com,- Google resmi menghentikan produksi dua perangkat speaker pintar andalannya, Nest Home Mini dan Nest Audio, menyusul peluncuran generasi baru yang lebih canggih. Keputusan...

Seorang Ayah dan Piring Ikan Teri yang Menghangatkan Hati

Sumbawanews.com,- Satu-satunya hadiah Hari Ayah yang masih kuingat diberikan kepada ayahku bukanlah jam tangan mahal, sepatu kets terbaru, atau bahkan alat memanggang canggih. Ia...

Tanjungpinang Raih 82% Keaktifan JKN, Melebihi Target Nasional

Sumbawanews.com,- BPJS Kesehatan mencatat tingkat keaktifan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Tanjungpinang mencapai 82 persen pada 2026—melampaui target nasional sebesar 80 persen....

Berita Utama