Home Blog Page 2619

Danrem 162/WB Bersama Forkopimda NTB Ikut Vaksinasi Covid-19 Perdana

Mataram – Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) NTB mengikuti vaksinasi Covid-19 perdana di Gedung Graha Bakti Praja Kantor Gubernur NTB, Kamis (14/1/2021).

Selain pejabat Forkopimda NTB, vaksinasi Covid-19 juga diberikan kepada jajaran Forkopimda NTB, perwakilan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat Provinsi NTB.

Berkaitan dengan vaksinasi Covid-19, Danrem 162/WB merasa bangga sebagai garda terdepan dalam mendukung dan mensukseskan program pemerintah yakni vaksinasi Covid-19 dengan ikut penyuntikan vaksin Covid-19.

IMG-20210114-WA0020

Menurutnya, hal ini dilakukan sebagai anti body dalam tubuh yang dapat menjaga tubuh dari serangan virus corona serta menghilangkan keragu-raguan dalam masyarakat tentang vaksin Covid-19 yang dianggap tidak aman bagi tubuh.

“Alhamdulillah hari ini kami sudah melakukannya, in syaa Allah aman dan halal,” ujar Ahmad Rizal.

Alumnus Akmil 1993 itu juga tetap mengimbau seluruh komponen masyarakat untuk senantiasa mengedepankan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 dalam aktivitas sehari-hari, dengan demikian dapat meminimalisasi terjangkit virus mematikan ini.

“Setelah vaksinasi jangan lupa tetap laksanakan Prokes Covid-19 3M yakni menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker kemanapun dan dimanapun berada,” pungkas Pati Bintang Satu itu penuh semangat.

Sedangkan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan banyaknya informasi yang beredar di media sosial tentang vaksin Covid-19 menimbulkan efek negatif dalam diri masyarakat terutama perasaan takut apabila di vaksin.

Melalui vaksinasi perdana Covid-19 terhadap Forkopimda NTB, Gubernur NTB berharap dapat menumbuhkan kepercayaan diri dan menghilangkan ketakutan ataupun keragu-raguan masyarakat terhadap kemananan vaksin Covid-19.

“Pak Presiden maupun Kepala Daerah sudah memberikan contoh dengan penyuntikan vaksin Covid-19 dan dalam waktu dekat vaksin ini akan disebar secara masif kepada seluruh masyarakat, semoga dapat mengurangi penyebaran Covid-19 di wilayah Provinsi NTB,” tandas Bang Zul sapaan Gubernur NTB.

Dalam kegiatan vaksinasi tersebut, terlihat perwakilan tokoh masyarakat dan tokoh agama yang juga mantan Gubernur NTB TGH. Dr. Muhammad Zainul Majdi, L.C. M.A., mengikuti jalannya vaksinasi Covid-19.

Personel Satgas Pamtas Yonif 642 Bersama Warga Bersihkan Sampah dan Lumpur Pasca Banjir 

(Bengkayang-Kalbar). Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas bersama warga masyarakat, gotong royong membersihkan sampah dan lumpur yang terbawa banjir di lingkungan SDN 1 Jagoi Babang, Desa Jagoi Babang, Kec. Jagoi Babang, Kab. Bengkayang, Kalbar, Jumat (15/1/2021).

 

Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Sanggau, mengatakan bahwa personel Satgas Pos Kout Jagoi Babang dipimpin Serda Yohan Madu beserta lima orang anggota lainnya melakukan gotong royong bersama warga dan Guru SD 1 Jagoi Babang.

 

“Mereka saling bahu-membahu, membersihkan sampah dan lumpur setebal 1 sampai 10 cm pasca banjir akibat meluapnya sungai yang berada di Desa Jagoi,” ucapnya.

 

“Pembersihan lumpur dan sampah pasca banjir selain dilaksanakan di lingkungan sekolah, juga dilaksanakan di pemukiman warga,” tambahnya.

 

Dansatgas menegaskan bahwa personel Satgas Yonif 642/Kapuas selalu siap dikerahkan untuk membantu warga saat dan pasca bencana yang terjadi di wilayah perbatasan RI-Malaysia, khususnya bencana banjir yang sedang terjadi saat ini.

 

Sementara itu, Bapak Bernadus selaku Kepala Sekolah SDN 1 Jagoi menyampaikan terima kasih dan sangat senang atas keberadaan personel TNI yang sangat peduli dengan warga dan lingkungan. “TNI dari Satgas sangat banyak membantu kami serta selalu peduli setiap ada persoalan di masyarakat dan lingkungan kami, terutama peduli keselamatan banyak orang,” ungkapnya.(Bdr)

Pangdam XVII/Cenderawasih Terima Vaksin Covid-19 Tahap Pertama di Provinsi Papua

(Jayapura). Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. bersama sejumlah pejabat Forkopimda Povinsi Papua dan relawan menjalani vaksinasi Covid-19 tingkat Provinsi Papua yang digelar di RSUD Dok 2, Jayapura, Jumat (15/01/2021).

 

Dalam acara penyuntikan vaksin perdana yang dibuka secara resmi oleh Penjabat Sekda Prov Papua, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono menjadi orang pertama yang menerima Vaksin Covid-19 pada acara itu.

 

Usai menerima vaksin, Pangdam XVII/Cenderawasih menyampaikan bahwa vaksinasi ini tidak jauh berbeda dengan proses suntik yang lazim pada umumnya dan setelah selesai divaksin tidak ada tanda-tanda perubahan.

 

“Saya kira hal ini menjadi harapan dari kita semua, bahwa masyarakat tidak perlu takut akan vaksinasi ini, dan yang paling penting kita juga harus mulai dari sekarang mengikuti program pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dan bagi masyarakat yang sudah terdaftar supaya mengikuti program ini,” tegasnya.

 

“Kepada masyarakat Papua, saya himbau untuk tidak ragu menerima vaksin ini,” tambah Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono.

 

Selain itu Pangdam juga berpesan agar masyarakat jangan percaya berita Hoax di Media Sosial (Medsos). “Jangan mudah percaya dengan berita yang belum tentu kebenarannya, percayalah kepada situs resmi pemerintah, bahwa vaksin ini sangat berguna untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pesannya.

 

Sementara itu, mewakili Pemerintah Papua, Penjabat Sekda Provinsi Papua, Doren Wakerkwa mengaku bersyukur bahwa Presiden RI Jokowi telah memulai vaksinasi Covid-19 yang diikuti oleh seluruh masyarakat Indonesia.

 

“Kami bersyukur pada Tuhan, karena Presiden sudah melakukan penyuntikan secara nasional, dengan demikian Pemerintah Provinsi Papua, TNI-Polri dan jajaran pemerintah Kabupaten Kota di Papua harus mengikuti untuk melakukan vaksin,” tutupnya. (Bdr)

Persekutuan Gereja Papua Barat Kutuk Pembakaran Pesawat MAF di Intan Jaya oleh KKB

sumbawanews.com,- Socratez S. Yoman, Presiden Persekutuan Gereja-Gereja Baptis West Papua mengecam upaya pembakaran pesawat milik Mission Aviation Fellowship (MAF) yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Intan Jaya pada 6 Januari 2021 lalu.

 

Dalam keterangannya, Socrates menganggap bahwa pembakaran pesawat milik misionaris tersebut sama seperti sedang mencoba membunuh kehidupan bagi Papua.

 

“Pembakaran pesawat MAF yang diisikan para misionaris adalah perlawann terhadap keagungan Tuhan. Saya mengecam perlakuan yang dilakukan oleh kelompok TPNPB itu,” tegasnya.

 

Menurut Socratez, Papua adalah daerah menginginkan kebebasan dan kemerdekaan, sebab ia berangggapan bahwa saat ini banyak pihak telah mengisi posisi di Papua untuk kepentingan lain.

 

“Papua ini pulau besar yang terombang-ambing. Ada banyak pihak yang mengisi kekosongan di Papua dan itu tidak sesuai dengan keinginan rakyat Papua. Sehingga yang menjadi satu-satunya jawaban bagi Papua adalah nilai keagamaan,” ungkapnya.

 

Pendekatan kedamaian yang dibawa para misionaris menjadi satu-satunya harapan bagi Papua dihancurkan juga oleh kelompok separartis.

 

“Biadab, mereka adalah kelompok biadab yang tidak memakai otak dalam setiap tindakannya. Misionaris itu harapan bagi Papua, mereka menyebarkan ilmu dan firman Tuhan untuk kedamaian tanah Papua, kenapa diteror?,” pungkasnya. (*)

TNI Kirim Prajurit dan Alutsista Bantu Korban Gempa Majene dan Mamuju

sumbawanews.com,- Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengirimkan sejumlah prajurit dan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) dalam rangka membantu korban bencana gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat, pada Jumat (15/1/2021) dini hari, dengan kekuatan Magnitudo (M) 6,2.

Bantuan terhadap bencana tersebut, merupakan bentuk kepedulian TNI dalam misi kemanusiaan dan juga merupakan bagian dari tugas pokok TNI sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia Pasal 7 Ayat 2, diantaranya melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Saat ini, TNI telah memberangkatkan 2 Satuan Setingkat Kompi (SSK) dari Batalyon Infanteri (Yonif) 721/Makkasau dan Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur) 8 dari Kodam XIV/Hasanudin. Sedangkan peralatan yang sudah dikirim diantaranya, tenda lapangan sebagai Posko kesehatan, dapur lapangan, tenda pengungsi, genset, alat perhubungan, repeater, alat berat exavator dan mobil tangki air serta 1500 paket sembako.

Alutsista TNI yang dikirim yaitu kapal rumah sakit apung KRI dr. Soeharso 990 dan KRI Teluk Ende 517, Cassa NC 212-200 dan Aviocar U-6207 berada di Mamuju, 1 pesawat Boeing 737 dari Skadron Udara 5 Lanud Hasanuddin, 2 pesawat Hercules C-130 dari Skadron Udara 33 Lanud Hasanuddin dan Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, 1 pesawat CN 295 dari Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma serta 1 Helikopter Super Puma Nas-332 dari Skadron Udara 6 Lanud Atang Sandjaja.

Selain Alutsista, TNI AL juga telah menyiapkan Batalyon Kesehatan (Yonkes) 1 dan 2 Marinir, Batalyon Zeni 1 Marinir yang akan memmbantu membersihkan daerah terdampak gempa untuk rehabilitasi dan rekonstruksi, Lantamal VI Makassar sejumlah 97 personel untuk mendukung kegiatan SAR dan kesehatan serta ratusan ton logistik berupa beras, mie instan, air mineral, biskuit karton, sarden, telur, biskuit kabin, konserven, gular pasir, handuk, alat mandi, velbet, tenda lapangan, genset, motor trail, bensin, tempat makan, alat kesehatan dan obat-obatan serta alat komunikasi

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Imran Baidarus, S.E. mengantar Mensos RI Tri Rismaharini bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo menuju Kabupaten Majene, Sulbar, dalam rangka meninjau lokasi gempa dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jaktim, Jumat (15/1/2021).

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 6,2 di Majene dan Mamuju, Sulbar, mengakibatkan jaringan listrik padam dan komunikasi seluler terputus, kantor Gubernur Sulbar, RSUD Mamuju, kantor Danramil Malunda dan Hotel The Maleo dan ratusan rumah warga mengalami rusak berat. (Ahm)

Kesan Aryanto Seperti di Gigit Semut Usai di Khitan Satgas Yonif MR 413 Kostrad

sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Skofro Lama menggelar Khitanan keliling gratis kepada anak Perbatasan RI-PNG yang dilaksanakan di Kampung Kriku Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom. Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Jumat (15/01/2021).

 

Dansatgas menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan Pos Skofro Lama tersebut merupakan satu rangkaian dalam kegiatan pengobatan keliling yang digelar di Kampung Kriku. Ketika Pos Skofro Lama menggelar Pengobatan Keliling di Kampung Kriku, ada salah satu warga bernama Bapak Suyadi (58) yang meminta agar putranya yang sudah mulai beranjak dewasa di Khitan. “Kebetulan pada saat itu Dokter Satgas Lettu Ckm Andrew Agung juga ikut dalam pelaksanaan pengobatan keliling dan akhirnya kita lakukan khitanan tersebut,” ucapnya.

 

Untuk diketahui bahwa Satgas Yonif MR 413 Kostrad selama di daerah operasi Perbatasan RI-PNG Sektor Utara yang telah menginjak masa penugasan selama enam Bulan ini, telah berhasil mengkhitan sebanyak 57 orang dari berbagai umur mulai anak hingga dewasa dan berbagai kalangan dari mulai warga asli Papua hingga warga pendatang atau transmigran.

 

Alat Khitan yang digunakan merupakan inovasi Dokter Satgas yang dimodifikasi dari bahan dasar solder dan stabilizer yang kemudian diberi nama Morocutter. Alat ini terbukti ampuh dalam menghentikan Pendarahan secara cepat, sehingga setelah memutuskan daging pada ujung kemaluan, membuatnya kering dan tidak lagi mengeluarkan darah.

 

Salah satu anak yang bernama Aryanto menyampaikan, tidak merasakan sakit pada saat di sunat (Khitan) hanya seperti digigit semut saja. “Burung (kemaluan) saya juga sudah kering dan kata Pak Dokter tidak perlu pakai sarung terlalu lama. Berbeda sekali dengan apa yang diceritakan teman-teman saya yang sudah disunat, mereka bilang sakit dan sembuhnya lama,” kesan Aryanto usai di Khitan oleh Dokter Satgas.

Dandim 1628/Sumbawa Barat Intruksikan Jajaran Tanggap, Dan Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrim

Sumbawa Barat – Intesitas hujan yang cukup tinggi sejak tengah malam dihampir sampai siang hari seluruh wilayah Kabupaten sumbawa barat telah menyebabkan beberapa titik mengalami genangan air dan longsor dibeberapa ruas jalan seperti di benete kecamatan maluk, lintas jalan raya bertong kecamatan taliwang

Terkait hal tersebut Dandim 1628/SB Letkol Czi Sunardi ST, M.IP menginstruksikan Koramil jajarannya untuk memantau, melaporkan dan turun membantu masyarakat sekitar seperti yang dilaksanakan Danpos Ramil Maluk Pelda Bambang, Babinsa Benete Serda Ihwan Hadu dan Babinsa Mantun Seda Solikhin bersama Rekan dari Polsek, Kades benete, Ketua BPD, Kadus Dusun Jereweh, Pak RT baru plg melaksanakan pembersihan batu batuan dan pasir di jalan raya jalur benete jereweh akibat dampak dari terkikisnya kultur tanah oleh derasnya air dari arah gunung dengan menggunakan alat manual, Jumat 15/01/2020.

Selain itu Dandim 1628/SB mengimbau kepada anggota dan keluarganya serta masyarakat agar mewaspadai cuaca yang kurang bersahabat sehingga mengurangi resiko timbulnya korban jika terjadi bencana alam akibat tingginya intesitas hujan, kita tidak ingin bencana terjadi namun kita tetap mewaspadai kondisi cuaca yang ada, jelas Dandim.

Dan ketika terjadi bencana diharapkan semua steakholder terkait agar terus berkoordinasi serta siap bersinergi untuk segera tanggap memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak jika dibutuhkan ketanggap segeraan dalam melaksanakan penanganan, Harap Dandim.

Dandim juga kembali mengingatkan untuk tidak menebang pohon secara liar, budayakan menanam pohon, tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan saluran parit selokan yang tersumbat agar bahaya banjir dan longsor tidak terjadi saat musim hujan datang, Tegasnya.

Sigap, Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Bantu Warga Yang Terdampak Banjir

(Kalbar). Hujan deras yang mengguyur wilayah perbatasan Entikong beberapa hari ini, menyebabkan meluapnya Sungai Sekayam yang mengakibatkan banjir di Dusun Entikong, tepatnya di wilayah RT 005, Desa Entikong, Kec. Entikong, Kab. Sanggau.

 

Berkaitan dengan hal tersebut, Prajurit Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas turun langsung membantu masyarakat yang terdampak banjir, Kamis (14/1/2021).

 

Air mulai naik pada Kamis dini hari, pukul 02.00 WIB, menyebabkan sedikitnya 25 rumah warga di Dusun Entikong terendam banjir lebih kurang setinggi 1 meter, diakibatkan oleh hujan yang turun dalam kurun waktu tiga hari terakhir ini, di wilayah Entikong dan sekitarnya.

 

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa dalam keterangannya di Pos Kotis Entikong, Kab. Sanggau, menjelaskan bahwa kabar banjir di terima dari salah seorang warga bernama Asmui (35 th), Ketua RT 05 Dusun Entikong, yang melapor ke Pos Pamtas Kotis Entikong.

 

“Selanjutnya Dankima Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Lettu Inf Fian beserta 8 orang anggota dengan perlengkapan pelampung dan tali berangkat ke lokasi untuk membantu warga yang terdampak banjir,” ujarnya.

 

Menurut Letkol Inf Alim Mustofa, curah hujan yang begitu tinggi dalam tiga hari ini, membuat debit air di Sungai Sekayam bertambah dan meluap yang mengakibatkan puluhan rumah di wilayah dusun tersebut terendam banjir.

 

Sementara itu, dari Kab. Bengkayang, Pos Pamtas Koki Jagoi Babang Lama bersama Pos Pamtas Sentabeng membantu korban banjir masing-masing di Dusun Jagoi Babang dan Dusun Sekida, Kec. Jagoi Babang, Kab. Bengkayang. Selain membantu mengevakuasi warga dan perlengkapannya, personel Satgas juga memberikan bantuan berupa makanan kepada warga yang terdampak banjir.

 

“Kita bersama warga lainnya bahu membahu mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Selain itu, anggota juga membagikan makanan ke rumah-rumah warga menggunakan sampan untuk membantu meringankan warga yang terdampak banjir,” ungkap Dansatgas.

 

Selanjutnya, berdasarkan laporan dari anggota yang berada di lokasi banjir, Dansatgas mengatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil dialami warga berupa adanya perabot rumah tangga dan peralatan elektronik yang tidak sempat diselamatkan.

 

Letkol Inf Alim Mustofa meminta warga untuk lebih waspada terhadap kondisi curah hujan yang tinggi dalam kurun waktu tiga hari terakhir ini.  “Satgas Yonif 642/Kapuas akan selalu siap siaga untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan kapanpun warga membutuhkannya,” tutupnya. (Bdr)

SMA Pradita Dirgantara Selenggarakan Talk Show dan Media Gathering dengan Tema “SMA Pradita Dirgantara sebagai Icon Disrupsi Pendidikan Indonesia”

Sumbawanews.com,- SMA Pradita Dirgantara mengadakan acara Talk show dan Media Gathering bertemakan “SMA Pradita Dirgantara sebagai Icon Disrupsi Pendidikan Indonesia” pada hari kamis, 14 Januari 2021 melalui aplikasi zoom. Tema tersebut merupakan respon dari disrupsi teknologi dan pendidikan yang terjadi di Indonesia dan dunia yang salah satunya sebagai akibat dari pandemic Covid-19.

Talkshow menghadirkan pembicara Prof. Rhenald Khasali, Ph.D, Guru Besar UI sekaligus Founder Rumah Perubahan, Jumeri,S.TP., M.Si, Dirjen Pendidikan PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbud dan Prof. Sahbaz Khan Director and Representative UNESCO Jakarta. Acara ini mengundang Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI dari beberapa negara, Rektor beberapa Universitas, Pimpinan Redaksi Media, Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan, Kepala Sekolah, guru dan siswa sekolah Unggulan di Indonesia, Athan/Atud seluruh dunia, dan dari Unsur TNI AU. Sambutan acara Talkshow disampaikan oleh KASAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P. dan Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C) Hadi Tjahjanto, S.I.P.

Prof. Rhenald Khasali, Ph.D sebagai pembicara pertama memaparkan materi mengenai “SMA Pradita Dirgantara sebagai Icon Disrupsi Pendidikan Indonesia”. Disrupsi sendiri adalah inovasi yang akan menggantikan sistem lama dengan cara-cara baru. Prof. Rhenald mengatakan bahwa disrupsi itu bersifat inovatif, jangan dianggap sebagai ancaman, tapi inovasi yang memudahkan. Di bidang pendidikan, yang menjadi tantangan pendidikan di era disrupsi ini, yang pertama yaitu digital devide, dalam artian pemerataan teknologi di daerah Indonesia tidak merata. Para pendidik harus pandai menentukan bagaimana cara untuk mengajar.

Tantangan kedua yaitu metodologi, yang meliputi bagaimana metode yang digunakan. Ketiga, memisahkan antara pengetahuan dan kecerdasan, di sekolah sebaiknya jangan hanya diajarkan pengetahuan namun juga membangun kecerdasan dengan memberkan tantangan. Keempat, menggabungkan antara low order thinking (menerapkan, memahami dan mengingat) dan high order thinking (menganalisa, mengevaluasi dan menciptakan), yang terakhir yaitu obseletism yaitu menghubungkan antara materi sekolah dengan kebutuhan sehingga materi yang diajarkan relevan dengan kehidupan.

Selain itu dibutuhkan beberapa kecerdasan untuk menghadapi dunia baru ini diantaranya kecerdasan teknologi (kemampuan untuk memahami dan memanfaatkan teknologi), kecerdasan sosial dan emosional (kemampuan untuk berempati, berinteraksi dan mempengaruhi orang lain), kecerdasan kontekstual (kemampuan untuk mengidentifikasi dan membuat alternatif dan mengeksekusinya dengan tepat), kecerdasan moral (kemampuan untuk mencapai tujuan sesuai nilai moral yang ada), kecerdasan generative (kemampuan untuk melahirkan ide-ide baru), kecerdasan eksploratif & transformasional (kemampuan untuk menciptakan masa depan baru yang diinginkan) dan kecerdasan ekosistem (kemampuan untuk bekerjasama dan bersinergi). Yang harus disiapkan untuk menjawab tantangan disrupsi pendidikan yaitu pemahaman guru dan alat pendidikan, methodologi yang dilengkapi pengetahuan dengan kecerdasan serta cinta tanah air, kenali masa depan dan pahami bahwa kebutuhan di masa depan berbeda dengan masa lalu dan yang terakhir adalah ilmu pengetahuan adalah sebuah keharusan namun liberal juga penting dalam artian pengetahuan penting namun kemampuan berpikir komperhensif dengan mengetahui hal lain sehingga mampu berpikir kritis dan humanis.

SMA Pradita Dirgantara dirancang untuk menghasilkan anak didik yang setelah lulus memiliki lgobal competences, global mindset, global leadership, international recognition dan respect terhadap budaya dan alam Indonesia. SMA Pradita Dirgantara mengembangkan kurikulum berdasarkan 4 aspek, yaitu spiritual, sikap, pengetahuan dan keterampilan. “Apa yang dipikirkan SMA Pradita Dirgantara memang sudah mencerminkan bagaimana kita menghadapi tantangan disrupsi. Tadi sudah saya sebutkan cinta tanah air, keseimbangan antara science dengan liberal art, tapi jangan lupa bahwa kita juga menghadapi tantangan global” kata Prof. Rhenald.

Jumeri, S.TP., M.Si, Dirjen Pendidikan PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbud membahas mengenai “Merdeka Belajar dalam Konteks Sekolah Berasrama”. Visi Pendidikan Indonesia adalah mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila. Merdeka belajar merupakan kebijakan baru dari Menteri Pendidikan Indonesia. Konsep pendidikan merdeka belajar berfokus pada pengembangan kemampuan kognitif siswa.

Strategi dalam merdeka belajar yaitu belajar menjadi sebuah pengalaman yang menyenangkan, system terbuka (Kerjasama antar pemangku kepentingan), guru sebagai fasilitator dalam kegiatan belajar, pedagogi berbasis kompetensi dan nilai-nilai kurikulum dan penilaian, pendekatan berbasis kompeteni dan nilai-nilai, kurikulum dan penilaian, pendekatan berbasis kebutuhan individu dan berpusat pada siswa, pembelajaran yang memanfaatkan teknologi, program-program yang relevan dengan industry, kebebasan untuk berinovasi, dan sebagai agen untuk seluruh pemangku kepentingan.

Keunggulan sekolah berasrama dalam merdeka belajar yaitu memungkinkan guru dan siswa berinteraksi erat dalam lingkungan sekolah. Sekolah menjadi rumah bagi guru dan siswa, dimana interaksi antara guru dan siswa tidak terbatas pada jam sekolah saja. Interaksi antara guru dan siswa yang erat dalam lingkungan sekolah berasrama bermanfaat untuk membangun kualitas hubungan sehingga terbentuk interaksi yang saling memahami, saling percaya dan saling memberikan dukungan (mutual trust). Mutual trust antara guru dan siswa akan sangat bermanfaat untuk siswa, karena mereka akan merasa aman secara psikologis dan emosional untuk mengekspresikan minat, bakat dan kreativitas mereka.

Kondisi tersebut memungkinkan terwujudnya kemerdekaan belajar bagi siswa, dalam hal ini guru sebaiknya berperan sebagai fasilitator dalam proses belajar siswa melalui kegiatan belajar yang berorientasi pada kebutuhan siswa dalam belajar dan disesuaikan dengan level kemampuan siswa.

Jumeri memberikan tanggapan mengenai sekolah yang dibina oleh TNI bahwa “Sekolah yang dibina TNI seperti Pradita Dirgantara mengkolaborasikan antara aspek-aspek karakter, karena pasti dibangun karakter siswa dengan baik, perpaduan dengan kemampuan keilmuan yang tinggi. Dan ini adalah sekolah ideal dan bisa menjadi sekolah penggerak pertama seperti yang kita harapkan dalam profil pelajar Pancasila. Jadi ada ketaqwaannya, berbudi luhur, kemampuan kolaborasinya, cinta tanah airnya oke, kemudian kegotongroyongannya bagus, kreatifitasnya, kemudian berpikir kritisnya masuk. Gotong royongnya bagus karena pasti di asrama dilatih gotong royong untuk saling bahu membahu diantara teman-teman sekampus. Ini sekolah ideal” Jelas Bapak Jumeri.

Gunawan Zakki, mewakili Prof. Shahbaz Khan sebagai Director and Representative UNESCO Office Jakarta memberikan penjelasan tentang “SMA Pradita Dirgantara sebagai Member UNESCO ASPnet” SMA Pradita Dirgantara sendiri resmi menjadi member UNESCO ASPnet pada Desember 2020 lalu. UNESCO adalah salah satu Lembaga PBB yang mendapat mandat terkait pelaksanaan SDGs atau agenda pembangunan berkelanjutan 2030 terutama tentang pendidikan yang berkualitas.

UNESCO memonitor dan mereview pelaksanaan program pendidikan terlebih saat pandemic Covid-19. UNESCO memonitor dan mereview capaian masing-masing negara agar proses pendidikan atau pembelajaran tetap berjalan dengan platform apapun, mendampingi negara anggota UNESCO untuk memastikan bahwa kebijakan-kebijakan pendidikan yang diambil oleh negara bisa sejalan dengan pergerakan pendidikan global. Gunawan dalam talk show ini menyampaikan “4 pillars of learning yaitu learning to know, learning to do, learning to live together dan learning to be.

Salah satu keunggulan SMA Pradita Dirgantara adalah karena para siswa tinggal di asrama dengan bermacam latar belakang baik suku, bahasa, ekonomi, ini menunjukkan bahwa ada nilai plus yang di angkat oleh SMA Pradita Dirgantara sehingga bisa menjadi bagian dari jaringan sekolah UNESCO. “Dengan menjadi member, akan terangkat jaringan di SMA Pradita Dirgantara, tidak hanya di Indonesia tetapi juga meluas ke tingkat global.

UNESCO ASPnet adalah media yang baik bagi SMA Pradita untuk mengampanyekan tentang keberagaman Indonesia. Dengan menjadi bagian dari ini, SMA Pradita akan mendapatkan update terbaru dari tema pembelajaran, project pembelajaran yang ada di sekolah di tingkat global untuk membawa tema tersebut sebagai bagian dari kegiatan yang bisa dilaksanakan di sekolah.” Kata Gunawan.

Acara talkshow juga menghadirkan Direktur Direktur Pengembangan Sekolah Pradita Dirgantara Bapak Dwi A. Yuliantoro, Ph.D yang memaparkan mengenai SMA Pradita Dirgantara terkait visi misi, learners profile dan upaya pencapaian visi misi tersebut melalui desain kurikulum standar nasional pendidikan dan global competences, serta prestasi dan pencapaian SMA Pradita Dirgantara. Penghujung acara semakin menarik karena ketua umum Yayasan Ardhya Garini, ibu Nanny Hadi Tjahyanto memperkenalkan sosok lulusan SMK tetapi sudah mampu mendunia dengan karya desain yang mereka buat yaitu Arfi’an Fuadi.

Ibu Nany menyampaikan bahwa hal tersebut adalah contoh penerapan dari konsep merdeka belajar yang sesungguhnya. Siswa bisa belajar darimana dan dari siapa saja. Merdeka belajar juga merupakan harapan dari para pendiri SMA Pradita Dirgantara agar menjadikan sekolah ini sebagai taman siswa yang menghasilkan lulusan yang bisa menjadi pemimpin dunia masa depan. (Humas/SMA Pradita Dirgantara)

 

Rangkaian Kunker Ke Kab. Nabire, Pangdam Cenderawasih Berkunjung Ke Denzipur 12/OHH

(Jayapura). Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. didampingi oleh Ketua Persit KCK PD XVII/Cenderawasih Ny. Natalia Yogo Triyono beserta rombongan melaksanakan kunjungan kerja ke Detasemen Zeni Tempur 12/Oharo Hesowa Hubana (Denzipur 12/OHH) di Kabupaten Nabire, pada hari Senin 11 Januari 2021 lalu.

 

Pada kunjungan tersebut, Pangdam XVII/Cenderawasih menerima Jajar Kehormatan dari jaga Kesatrian Denzipur 12/OHH. Selanjutnya Danden Zipur 12/OHH Kapten Czi Coko Sasongko memimpin seluruh anggota Denzipur 12/OHH untuk menyambut kedatangan Pangdam XVII/Cenderawasih bersama rombongan.

 

Usai acara penyambutan, Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono bersama rombongan menuju ke ruangan Mako Denzipur 12/OHH untuk memberikan arahannya.

 

Dalam arahan tersebut, Pangdam XVII/Cenderawasih memberikan beberapa penekanan untuk senantiasa menjaga kesehatan, khususnya dalam situasi pandemi Covid-19, dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan dengan baik serta manfaatkan waktu luang untuk berolahraga dan istirahat yang cukup.

 

“Senantiasa jaga kesehatan, jika ada waktu luang manfaat untuk berolahraga dan beristirahat yang cukup agar dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik,” tegasnya.

 

Selesai memberikan arahan, Pangdam beserta rombongan melaksanakan pengecekan Asrama Denzipur 12/OHH, dan dilanjutkan dengan penanaman pohon oleh Pangdam XVII/Cenderawasih dan Ketua Persit KCK PD XVII/Cenderawasih.

 

Kunjungan Pangdam beserta rombongan ke Denzipur 12/OHH merupakan rangkaian dari kunjungan kerja Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono ke Kabupaten Nabire dan Kabupaten Deiyai. (Bdr)

Berita Terkini

Iran dan AS Resmi Teken Perdamaian

Sumbawanews.com,- Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyebut penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Amerika Serikat sebagai momen bersejarah yang membuka jalan menuju perdamaian abadi. Dalam unggahan...

Trump Tegaskan Dirinya “Bos” di KTT G7

Sumbawanews.com,- Presiden Amerika Serikat Donald Trump memicu tawa dan perhatian para pemimpin dunia saat memasuki ruang pertemuan KTT G7 di Prancis pada Rabu (17/6/2026)....

Waymo Tarik Seluruh Robotaxi dari Jalan Bebas Hambatan

Sumbawanews.com,- Perusahaan otomotif otonom Waymo mengumumkan penarikan massal terhadap seluruh armada robotaxinya di Amerika Serikat, menyusul insiden di mana kendaraan tanpa pengemudi gagal mengenali...

RI-Rusia Galang Kerja Sama Nuklir untuk Ketahanan Energi

Sumbawanews.com,- Menteri Luar Negeri Sugiono mendorong percepatan kerja sama nuklir antara Indonesia dan Rusia guna memperkuat ketahanan energi nasional dalam tiga tahun ke depan....

Berita Utama