MATARAM – Cuaca Mendung di kawasan Kota Mataram sejak Sabtu pagi, dan hujan rintik juga turun di beberapa wilayah ibukota Provinsi NTB ini. Namun cuaca kurang bersahabat tak menyurutkan semangat para relawan SALAM untuk The Show Must Go on giat melakukan Kampanyekan Pilkada Sehat sesuai Protokol Kesehatan sembari bagi Masker Gratis..
Para Relawan Ambulance GuDek SALAM sejak Sabtu pagi (31/10) menyebar ke sejumlah lokasi di Kota Mataram untuk mengkampanyekan protokol kesehatan, cara pencegahan Covid-19.
Di pasar tradisional Pagesangan misalnya, para relawan SALAM ini membagikan masker kepada pedagang dan pengunjung pasar. Akhir pekan di masa libur panjang ini, suasana pasar nampak ramai.
Masyarakat yang tidak menggunakan masker menjadi sasaran pembagian masker sekaligus diberi edukasi tentang protokol kesehatan melalui pengeras suara yang dipasang di Ambulance GuDek.
“Ini bagian dari kepedulian relawan SALAM di masa pandemi ini. Kami terus bersosialisasi tentang protokol kesehatan dibarengi membagikan masker gratis untuk masyarakat. Terutama di lokasi rentan keramaian seperti pasar dan lain sebagainya,” kata Koordonator Relawan Ambulance GuDek SALAM, Imam Budi Gunawan, Sabtu (31/10) di Mataram.
Imam mengatakan, selain memenuhi arahan pemerintah agar seluruh daerah penyelenggara Pilkada bisa menerapkan Pilkada Sehat 2020, kegiatan yang dilakukan relawan SALAM juga sebagai bentuk nyata kepedulian pasangan SALAM terhadap kesehatan masyarakat Kota ini.
Menurut dia, Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Mataram Nomor Urut 2, Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan (SALAM) tetap berkomitmen melakukan kegiatan-kegiatan yang positif untuk masyarakat Kota Mataram.
“Gerakan relawan SALAM Jilbab Hijau juga tidak akan pilih-pilih. Baik yang mendukung SALAM atau mendukung paslon lain, sepanjang dia warga Mataram tetap kami bagikan maskernya. Kan kita nggak tahu juga di pasar itu pendukung siapa saja,” katanya.
Hal ini papar Imam, menunjukan jika Pasangan SALAM kelak ditakdirkan ALLAH SWT menjadi pemimpin Kota Mataram akan melayani semua masyarakat, tidak hanya para pendukung saja yang diperhatikan.
“Pesan Bunda Selly dan TGH Manan yang sangat kami pegang dan membuat berkesan adalah beliau mengatakan yang penting terus berbuat hal positif dan bermanfaat untuk semua, jangan pedulikan omongan orang,” tukasnya.
Aksi sosialisasi protokol kesehatan dan pembagian masker gratis SALAM juga digelar di lapangan Taman Sangkareang Mataram Sabtu sore (31/10).
Para relawan SALAM membagikan masker kepada para pedagang kali lima dan pelaku UMKM yang ada di sana. Pengunjung yang sedang bersantai pun menjadi sasaran.
Menurut Imam, di Taman Sangkareang juga banyak warga Lombok Barat dan Lombok Utara yang sedang berekreasi, dijumpai dan diberikan masker gratis.
“Setidaknya dengan aksi positif seperti ini, semua masyarakat termasuk dari Kabupaten lain bisa tahu, bahwa warga Kota Mataram ini tertib menerapkan protokol kesehatan, dari hal terkecil seperti jaga jarak, cuci tangan, dan selalu menggunakan masker saat bepergian,” katanya.
Ia mengatakan, kegiatan-kegiatan seperti ini akan terus dilakukan relawan Ambulance GuDek SALAM dengan lokasi lainnya di Kota Mataram.
(Sambas-Kalbar). TNI-Polri terus bersinergi melakukan berbagai tindakan dalam upaya mencegah penyebaran virus Covid-19. Seperti yang dilakukan oleh dua orang personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Pos Camar Bulan yang dipimpin Wadanpos Serda Khama dan Babinsa Temajuk bersama dengan anggota Polsek Paloh serta Ketua RT Camar Bulan, melaksanakan pemasangan spanduk mengenai pencegahan penyebaran virus corona di Dusun Camar Bulan, Desa. Temajuk, Kec. Paloh, Kab. Sambas, Kalbar, Jumat (30/10/2020).
Spanduk tersebut berisi himbauan agar warga selalu memakai masker, menjaga jarak serta rajin mencuci tangan di masa adaptasi New Normal seperti sekarang ini.
Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa mengatakan bahwa pemasangan spanduk tersebut merupakan wujud sinergitas TNI-Polri dengan masyarakat yang bertujuan untuk menghimbau kepada seluruh warga agar bersama-sama mematuhi aturan pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran virus corona.
“Inilah salah satu bentuk kepedulian TNI-Polri sebagai garda terdepan dalam memberikan rasa aman dan nyaman, kami akan selalu bersinergi sebagai bentuk pengabdian kami kepada masyarakat, Bangsa dan Negara,” ujarnya.(Pen Satgas Yonif 642)
Sumbawanews.com,- SMA Pradita Dirgantara mengadakan kegiatan Peringatan Hari Maulid Nabi Muhammad S.A.W tahun 1442 Hijriah, pada Kamis (29/10/2020), dengan tema “Menjadikan Figur Rasulullah S.A.W Sebagai Teladan dalam Menjalani Kehidupan di Masa Pandemi”. Kegiatan tersebut dilakukan secara luring dan daring, diikuti oleh siswa siswi SMA Pradita Dirgantara dan segenap Guru serta Karyawan.
Ketua panitia dalam kegiatan ini, Hervira, siswa kelas XI SMA Pradita Dirgantara memberikan sambutan meriah melalui zoom meeting.
Dr. Yulianto Hadi, M.M. Kepala SMA Pradita Dirgantara dalam sambutannya menyampaikan tentang keteladanan Rasulullah yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan yang diikuti siswa kelas XII secara offline di masjid Al-Hadi SMA Pradita Dirgantara, serta siswa kelas X dan XI secara online melalui zoom meting dari rumah masing-masing ini di awali dengan pembacaan doa dari Duta Muslim SMA Pradita Dirgantara, siswa atas nama Judha kelas X, dilanjutkan dengan tilawah Al Quran oleh Syahrian siswa kelas XI dan Leyga siswi kelas X, pemenang Lomba Tilawah saat Festival Muharram tahun lalu. Story telling juga disampaikan oleh panitia yang bertujuan untuk menggugah semangat siswa untuk meneladani sifat-sifat penyabar Rasulullah dalam berdakwah.
Acara inti dalam kegiatan ini, diisi oleh Abdulkarim Zulfa Ahmadi, M.Pd., guru Agama Islam SMA Pradita Dirgantara. Abdulkarim menyampaikan tentang bagaimana cara meneladani Rasulullah di masa pandemi. Saat Umar bin Khattab menjadi khalifah ke 2, pernah melakukan perjalanan menuju syams, kemudian mendapatkan kabar bahwa di sana terdapat wabah penyakit, sehingga memperoleh informasi hadits dari Abdurrahman bin Auf, bahwa Rasulullah pernah bersabda “Jika kalian mendengar suatu negeri terjangkit wabah, maka janganlah kalian menuju ke sana, namun jika dia menjangkiti suatu negeri dan kalian berada di dalamnya, maka janganlah kalian keluar dan lari darinya.”(Shahih Bukhari :5288/7008).
Di masa pandemi ini, kita perlu meneladani salah satu dari hadits Rasulullah agar tidak masuk ke zona yang diketahui telah terjangkit virus Corona, bila kita berada di zona itu, kita harus bersabar bahwa itu adalah cobaan dari Allah SWT dan berdoa agar Allah mengampuni dosa dosa yang telah kita perbuat dan berharap mendapatkan ridho dari Allah SWT.
Selain itu, kita juga perlu meningkatkan ibadah kita, baik ibadah mahdhoh maupun muamalah dalam kehidupan sehari-hari kita.
Rangkaian acara peringatan ini dilanjutkan dengan quiz untuk seluruh peserta tabligh akbar melalui media quizizz, dengan hadiah juara 1 sepatu gunung, juara 2 sleepingbag hammock (sleepmock), juara 3 (hammock).
Pepatah mengatakan bahwa ilmu tanpa agama adalah buta, agama tanpa ilmu adalah lumpuh, dalam artian ilmu pengetahuan dan agama harus berimbang agar terjadi keselarasan dalam menjalani kehidupan.
Peringatan Maulid Nabi adalah bentuk pembelajaran di SMA Pradita Dirgantara untuk membiasakan para siswanya berfokus tidak hanya pada aspek intelektual, sosial dan cerdas dalam aspek psikologi, namun siswa juga harus memiliki religiousity sebagai pondasi global mindset dan global leadership, sehingga siswa-siswi SMA Pradita Dirgantara dapat diakui dunia internasional, sesuai dengan visi misi SMA Pradita Dirgantara untuk terbang mendunia. *(Humas/SMA Pradita Dirgantara)*
(Merauke). Sebagai bentuk kepedulian dan rasa empati terhadap sesama, Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW turut menghadiri dan membantu proses pemakaman seorang bapak, yaitu suami dari Ibu Ruth Mbanggu (50 th) yang meninggal karena sakit.
Upacara pemakaman dilaksanakan pada hari Jumat, 30 Oktober 2020 di Kampung Kondo, Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke.
Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa Letkol Inf Anjuanda Pardosi mengatakan, mengetahui ada warganya yang meninggal, Danpos Kondo Letda Inf Purwanta beserta empat orang anggotanya langsung bergegas mendatangi rumah duka.
“Personel Satgas yang dipimpin Danpos Kondo juga memberikan sedikit bantuan berupa beras untuk membantu meringankan beban keluarga sekaligus sebagai ungkapan turut berbelasungkawa atas kepergian almarhum,” ungkapnya.
Cobaan ini pasti cukup berat bagi keluarga, namun sebagai umat yang percaya kita hanya bisa berdoa dan berserah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa bahwa hidup ini semua ada di tangan Yang Kuasa. “Saya secara pribadi dan mewakili seluruh Prajurit Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa turut berdukacita atas kepergian almarhum. Semoga segenap keluarga yang ditinggalkan tabah menerima cobaan ini,” ujar Dansatgas.
Usai proses pemakaman, Moyang Sanggra (50 th) adik kandung almarhum mewakili keluarga yang berduka mengucapkan terimakasih kepada seluruh warga yang hadir termasuk personel Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa atas bantuan dan kepeduliannya. “Terima kasih kepada bapak-bapak Satgas atas segala bantuan dan partisipasinya. Semoga kebaikan dan ketulusan bapak mendapatkan imbalan dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” ucapnya. (Bdr)
Sumbawanews.com,- Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Satuan-satuannya di seluruh wilayah Indonesia selalu mendukung tugas-tugas pemerintah. Salah satu yang terkini dilaksanakan adalah ketahanan pangan. Program ketahanan pangan merupakan arahan langsung Presiden RI untuk didukung dan dilaksanakan oleh seluruh komponen bangsa Indonesia melalui kemampuan dan kewenangan masing-masing.
Panglima TNI, kemudian menegaskan kembali kepada Prajurit TNI agar terjun langsung bersama masyarakat dan tetap produktif melaksanakan program ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19. Demikian disampaikan Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa di Jakarta, Jumat (30/10/2020).
Selanjutnya Kolonel Czi Suriastawa menjelaskan, kegiatan nyata ketahanan pangan di wilayah Papua khususnya Jayapura dilaksanakan oleh Korem 172/PWY bersama masyarakat dengan memanfaatkan lahan kosong untuk bercocok tanam. Hal ini sudah membuahkan hasil dimana pada Kamis (29/10).
Danrem 172/PWY, Brigjen TNI Izak Pangemanan selaku Dankolakops bersama seluruh elemen masyarakat melaksanakan Panen Raya bertempat di Kampung Skouw Mabo, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua. Hasil panen dari kegiatan telah dibagikan kepada seluruh masyarakat di sekitar lahan dan masih tersisa banyak untuk disimpan sebagai cadangan.
Program ketahanan pangan perlu dilakukan dalam rangka mengantisipasi dampak lanjutan dari pandemi Covid-19 yang belum tau kapan akan berakhir. Ketersedian pangan harus tetap terjaga untuk mendukung kebutuhan pangan masyarakat. Program ketahanan pangan tersebut merupakan hasil kerja dari Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro selama kurang lebih 3 bulan masa penugasan dengan memanfaatkan lahan berpotensi masyarakat yang belum dimanfaatkan dengan baik. Kegiatan ini dilaksanakan bersama masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan selama masa pandemi.
TNI melalui Danrem 172/PWY sangat mengapresiasi masyarakat kampung Skouw Mabo yang telah meminjamkan lahannya untuk digarap oleh Satgas. Kedepan diharapkan kampung-kampung lain juga akan melakukan hal serupa. Lahan subur yang luas dengan potensi alam dan curah hujan yang dimiliki Papua, memungkinkan pengembangan agro bisnis khususnya bidang pertanian dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional.
Selanjutnya Kapenkogab menyampaikan bahwa tugas utama TNI di Papua adalah untuk menjaga stabilitas keamanan. Namun stabilitas keamanan dapat tercapai bila seluruh aspek penunjangnnya juga dapat terpenuhi. Salah satunya adalah kesejahteraan masyarakat dengan terpenuhinya kebutuhan dasar pangan. TNI di Papua akan terus mendorong upaya pencapaian kesejahteraan itu dengan pemberdayaan lahan yang ada.
Program pemanfaatan lahan ini dirasa sangat tepat dalam menghadapi situasi saat ini. Dengan kondisi keamanan Papua yang belum kondusif, pemanfaatan lahan dapat menjadi media konektifitas sosial antara TNI-Polri, masyarakat lokal (OAP) dan pendatang, dimana mereka dapat bekerja sama dan berinteraksi dalam pemenuhan kebutuhan guna peningkatan kesejahteraan bersama.
Pada akhirnya Suriastawa mengatakan bahwa TNI yang ada di Papua akan tetap melanjutkan kegiatan-kegiatan nyata seperti ini guna mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memenuhi kebutuhan pokok berupa bahan pangan. “Semoga hasilnya nanti akan berpengaruh besar untuk mempercepat tercapainya stabilitas keamanan di wilayah Papua,” ungkapnya.
(Merauke). Komandan Korem 174/Anim Ti Waninggap (Danrem 174/ATW) Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko memberikan pembekalan Wawasan Kebangsaan kepada peserta calon Tamtama Prajurit Karier TNI AD Gelombang II TA. 2020, sebagai motivasi dalam mengabdi kepada bangsa dan negara, bertempat di Lapangan Makorem 174/ATW, Distrik Tanah Miring, Kab. Merauke, Papua, Jumat (30/10/2020).
Kegiatan tersebut diawali pembentangan bendera Merah Putih raksasa ukuran 20×30 meter di lapangan upacara Makorem 174 Merauke oleh calon Tamtama Prajurit Karier TNI AD, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan diakhir kegiatan menyanyikan lagu Bagimu Negeri.
Danrem Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko yang didampingi oleh Kepala Staf Korem dan seluruh Kepala Seksi Korem 174/ATW menyampaikan ucapan terima kasih yang luar biasa dan bangga karena dihadapannya saat ini masih banyak anak muda khususnya putra daerah asli Papua yang bersemangat untuk membela negara dan mengabdikan diri menjadi prajurit TNI Angkatan Darat.
Namun demikian, dalam perjalanan seleksi nantinya para peserta calon Tamtama Prajurit Karier TNI AD pasti akan ada yang tidak sesuai harapan. Oleh sebab itu, jangan putus asa, jalan pengabdian itu tidak harus melalui TNI Angkatan Darat semata namun masih banyak peluang pada sektor dan bidang yang lain.
Danrem berpesan agar jangan percaya dengan orang yang pernah menjanjikan untuk lolos. Menurutnya, bila ada orang yang mendekati berarti ada niat untuk menipu karena yang meluluskan anda adalah kalian sendiri. “Kalian yang sudah didekati oleh orang-orang semacam itu sesungguhnya kalian sudah berada pada jalan yang sesat untuk masuk pendidikan Tamtama atau seleksi yang lainnya,” ujarnya.
Danrem 174 Merauke menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat tidak ingin mendapatkan calon prajurit yang tidak berkualitas. Akan tetapi, TNI Angkatan Darat menginginkan calon prajurit yang berkualitas dengan cara melalui seleksi yang selektif dan bisa dipertanggung jawabkan sesuai dengan standar. “Sekali lagi saya ingatkan, janganlah kalian tertipu oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” pesannya.
Kasad berkeinginan dan memberi kepercayaan penuh terhadap orang asli Papua, manfaatkan kebijakan ini khususnya putra-putri Papua karena memberi peluang besar untuk bergabung mengabdikan diri di TNI AD. “Untuk animo putra asli Papua yang mendaftarkan diri tahun ini naik lebih dari 100%, hal ini menunjukkan kecintaan terhadap TNI AD semakin meningkat dan kesadaran untuk bela negara khususnya di wilayah Merauke semakin tinggi,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Danrem Merauke menyampaikan kepada para peserta calon Tamtama Prajurit Karier TNI AD TA. 2020 bahwa baru saja kita semua sudah melaksanakan semacam ritual untuk membentangkan bendera Merah Putih. “Hal ini dimaksudkan bahwa kita mempunyai kewajiban untuk menjaga Merah Putih agar tetap tegak berdiri di seluruh wilayah NKRI termasuk di Papua,” tegasnya.(Bdr)
Sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad bersama masyarakat Perbatasan RI-PNG menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H di Masjid Al-Hijrah Kampung Skouw Distrik Muara Tami Kota Jayapura.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. saat mengikuti acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan juga diikuti segenap Prajurit Yonif MR 413 Kostrad, Jumat (30/10/2020).
Mayor Anggun mengucapkan terima kasih atas segenap panitia yang telah membantu berlangsungnya acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H secara sederhana, namun antusias masyarakat begitu sangat tinggi. “Semoga dengan memperingati hari lahirnya Nabi Muhammad SAW, kita akan mendapat syafaat serta menjadi pengikut Nya sampai akhir Yaumul Kiyamah,” ujar Mayor Anggun.
Sebelum acara pokok dimulai, Satgas Yonif MR 413 Kostrad menampilkan tim Hadrah dari Pos Kout KM 31 untuk membawakan beberapa lagu pujian shalawat Nabi Muhammad SAW. Suasana menjadi hidup ketika suara nyanyian shalawat yang dibawakan oleh Prajurit Kepala Alif dan Prajurit Satu Kahfi dipadukan dengan pukulan rebana menjadikan sebuah irama yang sangat merdu.
Tiba pada pokok acara, Ustadz H.M Habib Taufiq memberikan tausiyah tentang makna dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. “Ada beberapa cara untuk mencintai Rasulullah, diantaranya sering bershalawat, memperkenalkan anak tentang Nabi Muhammad SAW termasuk memperingati hari Lahir Nya. Dengan kita mencintai Nabi Muhammad, kita berharap menjadi umat yang setia membela kebenaran sehingga menjadi pengikut Nya hingga akhir massa,” kata Ustadz Taufiq.
Ditambahkan lagi bahwa peringatan nabi Muhammad SAW juga mengingatkan kita bahwa Nabi Muhammad SAW adalah Nabi terakhir yang diutus Allah SWT sebagai penyempurna Akhlak seluruh umat. “Nabi Muhammad SAW sejak lahir dal kondisi yang sempurna, bahkan tetesan keringatnya seperti aroma minyak wangi, Sabda Nya dapat meneduhkan padang yang gersang. Untuk itu kita harus selalu meneladani Rasulullah dan mengaplikasikan nya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Ustadz berdarah bugis tersebut.
Bima – Kodim 1608/Bima melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriyah/2020 Masehi bertempat di Masjid Al-Jihad Asrama Makodim 1608/Bima Kelurahan Rabadompu Barat Kecamatan Raba Kota Bima, Kamis (29/10/2020).
Kegiatan yang bertema “Tingkatkan Semangat Kepedulian Kepada Sesama di Tengah Pademi Covid-19” tersebut diawali dengan pembacaan Kalam Illahi dilanjutkan dengan sambutan Dandim 1608/Bima serta ceramah oleh Ustad Ridwan, S.Pdi.
Pada kesempatan itu Dandim 1608/Bima Letkol Inf Teuku Mustafa Kamal mengatakan, Maulid Nabi Muhammad SAW adalah peringatan hari lahirnya Nabi Muhammad SAW, yang perayaannya jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah.
“Bagi kita umat Islam, peringatan maulid merupakan suatu penghormatan terhadap kebesaran dan keteladanan Nabi Muhammad SAW,” terangnya.
Menurutnya, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW adalah momentun bagi umat Islam, untuk mengambil hikmah karena dengan sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW telah membawa perubahan secara fundamental dalam sendi kehidupan dari jaman jahiliyah yang penuh kegelapan menjadi jaman yang terang benderang yang sampai saat ini dirasakan.
“Semoga melalui peringatan maulid ini semakin meningkatkan Ahlakul kharimah dalam berhubungan dengan sesama manusia serta keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, sehingga kita terhindar dari perbuatan yang dapat merugikan diri kita sendiri, keluarga dan masyarakat,” harapnya.
Dihadapkan dengan situasi COVID-19 saat ini Mustafa Kamal mengatakan agar umat Islam khususnya keluarga besar Kodim 1608/Bima dan masyarakat setempat selalu mengikuti protokol kesehatan menghadapi ataupun menyikapinya dengan sabar karena keadaan ini adalah ujian dari Allah SWT.
“Rasulullah SAW bersabda: Tha’un (wabah penyakit menular) adalah suatu peringatan dari Allah SWT untuk menguji hamba-hamba-Nya dari kalangan manusia. Maka kita harus sabar menghadapi COVID-19,” ujar Dandim mengutip Hadist Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Perwira, Bintara, tamtama dan PNS jajaran Kodim 1608/Bima, Ketua dan anggota Persit Kodim 1608/Bima, serta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kelurahan Rabadompu.
(Sambas-Kalbar). Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H / 2020 M, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas memberikan bantuan kitab suci Al-Quran kepada Masjid Al-Ikhlas, Kampung Trans, Dusun Sebunga, Kec. Sajingan Besar, Kab. Sambas, Kalbar, Kamis (29/10/2020).
Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa mengatakan bahwa penyerahan Al-Quran dilakukan oleh tiga orang personel Satgas Pos Berjongkong yang diwakili Pratu Purwadi dan diterima langsung oleh Bapak Salwah selaku Pengurus Masjid dan Ketua RT setempat.
“Kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya TNI, khususnya Satgas Yonif 642/Kapuas untuk menjalin silaturahmi yang baik dengan masyarakat perbatasan melalui momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H / 2020 M,” ujarnya.
Disamping tugas melaksanakan pengamanan perbatasan, kegiatan yang termasuk dalam pembinaan teritorial ini juga merupakan salah satu upaya pendekatan kepada masyarakat di perbatasan. “Keberhasilan dalam penugasan di perbatasan ini dapat diraih, salah satunya dengan meninggalkan kesan yang baik di mata masyarakat,” kata Dansatgas.
Bapak Salwah mengucapkan terima kasih kepada Satgas Yonif 642/Kapuas atas kepeduliannya memberikan bantuan Al-Quran untuk mendukung kegiatan mengaji. “Mudah-mudahan ini dapat bermanfaat dan kebaikan Bapak-bapak sekalian dibalas oleh Allah SWT,” ucapnya.
Pada hari yang sama, Satgas Yonif 642/Kapuas juga mengadakan kegiatan yasinan dan doa bersama masyarakat perbatasan di Pos Pamtas Sungai Tegah, Desa Sebubus, Kec. Paloh, Kab. Sambas. Kegiatan diawali dengan kata sambutan dari Danpos Sungai Tengah Sertu Didik dilanjutkan pembacaan Surat Yasin serta doa dan diakhiri dengan makan bersama.
Dansatgas Letkol Inf Alim Mustofa mengatakan bahwa selain yasinan dan doa bersama untuk keselamatan dan kemudahan tugas-tugas Satgas Yonif 642/Kapuas, serta berharap masa pandemi Covid-19 ini semoga cepat berakhir. “Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini juga bertujuan sebagai ajang memperbaiki diri agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” ucapnya.
Menurutnya, kegiatan ini berguna untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan dalam pengabdian sebagai prajurit TNI yang memegang teguh nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI.
Dansatgas juga menegaskan, seluruh personel Satgas wajib menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat dan peduli dengan masyarakat sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan Rakyat.
Kegiatan yasinan dan doa bersama dihadiri pula oleh Kepala Dusun Sungai Tengah, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Ketua RT dan RW Desa Sebubus. (Bdr).
MATARAM – Pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Mataram Nomor Urut 2, Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan (SALAM) tampil elegan dalam Debat Kandidat Pilkada Kota Mataram, Kamis malam (29/10) di Mataram.
Gagasan pasangan SALAM dinilai paling kongkrit dengan ide-ide program yang realistis dan terukur
Calon Walikota Mataram, Selly Andayani membuka pemaparan program SALAM dengan mengupas sejumlah permasalahan yang ada di Kota Mataram.
“Mataram hari Ini masih diselimuti dengan berbagai masalah. Akses pendidikan, kesehatan, kemiskinan, kesenjangan ekonomi,” katanya.
Selain itu, masih ada lebih dari 5 persen angkatan kerja yang menganggur, ribuan keluarga belum memiliki rumah. Bahkan masih ada balita yang kurang gizi.
“Mataram butuh perubahan. Butuh keadilan dan pemerataan pembangunan, serta rasa kebahagiaan warganya. Pasangan SALAM hadir sebagai solusi 5 tahun ke depan,” tegas Selly Andayani.
Untuk mengurai semua masalah itu, SALAM maju dengan visi yang jelas, yakni Menghadirkan Peradaban Baru Yang Maju, Berkah, dan Cemerlang, Berbasiskan Gotong Royong.
“Kami ingin hadirkan Mataram sebagai Kota Madani (Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur). Kota yang Maju, terdepan, terbaik, teladan, unggul di segala bidang. Dan setiap warganya hidup Sejahtera, Bahagia Lahir dan Batin,” katanya.
Ia menegaskan, pasangan SALAM bertekad menciptakan pemerintahan terbaik, bersih dan terbuka.
“Kami pastikan semua birokrasi bekerja, jujur, ikhlas dan sungguh-sungguh, dengan kami memberikan contoh teladan,” tukas Selly.
Ia memaparkan, dengan semangat nilai kebajikan, SALAM akan menghadirkan Kebijakan Pembangunan di Kota Mataram yang melindungi semua warganya terutama berpihak pada Fakir Miskin, Lansia, Anak Terlantar, kamu Perempuan, Penyandang Disabilitas.
SALAM akan berlaku adil bagi semua warga dengan menghadirkan Program 1 Keluarga 1 Sarjana, 1 Keluarga 1 Lapangan Usaha, 1 Warga 1 BPJS, 1 Lansia Pra-KS 1 Rantang Salam.
“Kami juga pastikan Generasi Muda memiliki wirausaha, berprestasi di segala bidang baik itu Agama, Seni Budaya, Olah Raga dan lainnya,” katanya.
SALAM akan terus berikhtiar mengembangkan sektor Industri, Perdagangan, Jasa, dan Pariwisata, serta UMKM yang tumbuh produktif dan berdaya saing.
“Kami tidak mau berdiam diri dengan keadaan saat ini. Kita perlu berjuang bersama untuk memastikan semua warga memiliki pekerjaan dan penghasilan yang cukup, rumah yang layak huni, lingkungan yang bersih, asri, aman, dan kehidupan yang rukun dan damai di Kota Mataram ini,” tegasnya.
SALAM tidak ingin ada lagi warga yang mendapat perlakuan tidak adil. Karena itu SALAM berkomitmen menghadirkan kepemimpinan yang responsif dan sensitif terhadap persoalan warga, dengan pelayanan Inklusif dan Inovatif.
“SALAM akan mengatasi seribu masalah dengan seribu solusi dan inovasi. Kami akan turun tangan langsung dalam mengatasi masalah, Bukan lepas tangan atau tunjuk tangan. Kami siap mendengar dan melayani setiap saat. Kami tidak tunggu tapi kami jemput aspirasi warga. Kami percaya, bersama rakyat dan doa rakyat kita bisa wujudkan Kota Mataram yang Cemerlang, bahagia warganya, Berkah Kotanya,” katanya.
Dalam debat kandidat tersebut pemaparan program SALAM juga disertai video grafis pemetaan masalah sosial di Kota Mataram.
Sejumlah program bahkan sudah mulai dilakukan pasangan SALAM seperti Rantang Salam untuk lansia, gerakan Guru, Dokter dan Psikolog Keliling (GudeK SALAM), Bidan SALAM Menyapa, dan program lainnya yang sudah dilakukan SALAM sepanjang masa kampanye ini.
Memasuki sesi tanya jawab antara masing-masing calon, SALAM yang mendapat pilihan bertanya pada calon nomor urut 1, Mohan-Mujib (HARUM). SALAM bertanya bagaimana calon tersebut dapat mengupayakan kemandirian fiskal daerah, dan mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.
“Kami ingin bertanya kaitan dengan kontribusi PAD Kota Mataram terhadap APBD yang hanya 24 persen, artinya ada ketergantungan pada pusat 76 persen. Kami ingin strategi apa yang dilakukan sesuai visi kemandirian fiskal daerah?,” tanya Selly.
Sesi tanya jawab berlangsung serius antara dua calon yang memiliki pengalaman dalam mengelola roda birokrasi ini.
*Profesionalisme Penanganan Sampah dan Terpadu*
Tiba saat calon nomor urut 3, Makmur-Ahda bertanya pada Selly-Manan terkait solusi yang ditawarkan SALAM dalam mengurus permasalahan sampah seusai konsep green city dan zero waste.
Dengan cerdas Selly menjawab pertanyaan tersebut dengan sistematis dan disertai contoh kongkrit.
Selly menegaskan dia akan mempersiapkan Badan Usaha Milik Kelurahan atau BUMKel yang nantinya dapat mengelola sampah menjadi bernilai ekonomis.
“Kami akan buat Badan Usaha Milik Kelurahan atau BUMkel untuk penanganan sampah di Kota Mataram. Kita ingin pusatkan di satu tempat. Sehingga permasalahan sampah dari rumah telah selesai diangkut oleh operator dan dikendalikan oleh Bumkel,” paparnya.
Menurut Selly, permasalahan sampah ini berkaitan dengan jumlah volume sampah setiap hari dan kemampuan daerah mengelolanya yang masih terbatas.
“Setiap hari 320 ton sampah diproduksi di Kota Mataram, separuhnya yang mampu terangkut ke TPS, TPA,” katanya.
Kehadiran BUMKel akan sangat membantu menyelesaikan masalah samah. SALAM memprogramkan setidaknya ada 2 BUMKel yang akan dikelola profesional dibawah BUMD milik Kota Mataram nantinya.
“BUMD dan BUMKel ini akan dikelola profesional, jadi bukan tim sukses kami yang akan masuk. Dengan BUMKel ini kita bukan hanya menyelesaikan masalah sampah tetapi juga membuka lapangan usaha, ada nilai tambah untuk masyarakat. Selama ini Pemkot sudah bekerjasama dengan Bank Sampah, tetapi ini belum optimal,” tandasnya.
Ia juga menyoroti rendahnya honor pekerja pengangkut sampah di Mataram saat ini yang masih diberikan Rp500 per bulan. Pada konsep Bumkel ala SALAM, pekerja akan diberikan upah 3 juta. Ini adalah upaya peningkatan kesejahteraan sekaligus sebagai trigger atau pemicu kinerja pekerja.
“Di setiap lingkungan sudah ada motor roda tiga. Sehingga urusan sampah nantinya selesai dirumah tangga karena penanganannya akan dikelola Operator yang profesional, bukan oleh tim sukses Salam,” tambahnya.
Selain itu, Selly menyampaikan SALAM akan mendorong Pengolahan Sampah Terpadu (Osamtu)
Pengolahan sampah terpadu ini akan bermuara pada Waste to Energi.
Asap dari sisa pembakaran sampah menjadi energi listrik dengan bekerja sama dengan PLN sebagai energi terbarukan. Potensi eneri listrik itu akan diberikan kepada masyarakat yang kurang sejahtera. Sehingga permasalahan sampah berkorelasi dengan kesejahteraan.
Tidak hanya itu, SALAM juga akan berkomitmen untuk mengejar dana CSR dari perusahaan yang memproduksi plastik botol bekas. Karena itu merupakan tanggung jawab perusahaan tersebut, tidak hanya menyisakan persoalan sampah.
Persoalan sampah di Kota Mataram, kata Selly juga akibat sampah kiriman dari hilir.
Sehingga jika terpilih menahkodai Mataram, ia akan memasang jaring di setiap hulu untuk mengantisipasi sampah kiriman. Kemudian membuat regulasi turunan dalam bentuk Peraturan Walikota terkait sampah.
Lebih unik lagi, Selly ke depan akan memasang kamera pengawas di beberapa sungai yang biasa digunakan masyarakat membuang sampah. Jika ada warga kedapatan maka tentu akan diberikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.
*Kepemimpinan yang Melayani Masyarakat*
Sementara itu, dalam closing statemen SALAM, Calon Wakil Walikota Mataram TGH Abdul Manan mengatakan, SALAM yakin dan percaya bahwa Kota Mataram mampu menjadi Kota Peradaban yang maju bersama SALAM.
“Mataram butuh kemajuan di segala bidang. Untuk itu Mataram butuh sosok pemimpin yang Kreatif, Inovatif, dan melayani semua warga. Pemimpin yang setia, melayani, dan hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.
Manan mengatakan, Mataram butuh pemimpin yang melindungi kelompok rentan seperti Fakir Miskin, Lansia, Penyandang Disabilitas dan lainnya. Bukan Pemimpin yang sekedar memberikan harapan tetapi pemimpin yang memberikan kenyataan.
“Mataram butuh pemimpin yang selalu mendatangi rakyat, bukan didatangi. Pemimpin yang selalu mendengar, bukan yang selalu ingin didengar. Pemimpin yang turun ke lapangan bukan pemimpin yang turun belakangan dan suka tunjuk tangan,” katanya.
Ia menegaskan, pasangan SALAM hadir untuk menjawab semua itu. Untuk mewujudkan Mataram sebagai Kota yang maju di segala bidang.
“SALAM hadir untuk semua kalangan, tua maupun muda, dan memberikan kesempatan kepada semua warga untuk menikmati hasil pembangunan,” tegasnya.
Sumbawanews.com,- Komando Militer Iran mengeluarkan peringatan tegas: setiap kapal yang mencoba melintasi Selat Hormuz akan menjadi sasaran tembakan. Ancaman ini muncul di tengah eskalasi...
Sumbawanews.com,- Mexico City berubah menjadi panggung raksasa kecintaan pada sepak bola menjelang pembukaan Piala Dunia 2026. Di setiap sudut kota, mural warna-warni, baliho raksasa,...
Sumbawanews.com,- Tiga pekan pasca-blackout besar di Pulau Sumatra, warga Sumatra Utara masih terjebak dalam siklus pemadaman listrik bergilir yang berlangsung hingga empat jam sehari....
Sumbawanews.com,- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus suap terkait audit BPK di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Salah satunya...
Sumbawanews.com,- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan meniadakan Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin dan Jalan HR Rasuna Said pada Minggu,...