Home Blog Page 2555

Kas Kogabwilhan I Bacakan Amanat Menteri Sosial RI Pada Hari Pahlawan

Sumbawanews.com,- Kepala Staf Kogabwilhan I Mayjen TNI Syafruddin, S.E., M.M., M.Tr. (Han) membacakan amanat Menteri Sosial RI pada apel Hari Pahlawan 10 Nopember 2020, bertempat di lapangan apel Makogabwilhan I jalan MT. Haryono km 3 Tanjung Pinang, Selasa (10/11/2020).

Kegiatan Apel dalam rangka Hari Pahlawan ini dimulai pukul 08.00 WIB dan diikuti seluruh Asisten beserta Personel Kogabwilhan I.

Dalam amanat Menteri Sosial RI, Kepala Staf Kogabwilhan I Mayjen TNI Syafruddin menyampaikan bahwa Hari Pahlawan kiranya tidak hanya sekedar diingat pada setiap tanggal 10 Nopember 2020 saja, namun lebih dari itu perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang telah mempertaruhkan nyawanya untuk mempertahankan kedaulatan negara Kesatuan Republik Indonesia perlu terus dikenang sepanjang masa oleh kita semua sebagaimana tema Hari Pahlawan Tahun 2020 yaitu Pahlawanku Sepanjang Masa.

Nilai-nilai kepahlawanan seperti : percaya kepada Tuhan YME, rela berkorban, pantang menyerah, suka membantu, bergotong royong, perlu terus dirawat dan dipupuk agar dapat tumbuh bersemi di dalam hatisanubari setiap rakyat Indonesia.

Diakhir amanat, Kas Kogabwilhan I menyampaikan bahwa salah satu bentuk penghargaan atas jasa para pahlawan sebagaimana ungkapan salah seorang The Founding Fathers kita Soekarno yang menyatakan bahwa hanya bangsa yang menghargai jasa para Pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar. Kita buktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang tangguh, berdaya saing penuh dengan daya kreasi yang tidak kalah dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

Ketua P5 : Semangat Pahlawan Masih Berkobar Dalam Jiwa Anak-Anak Papua

(Papua). Antusiasme pelajar SD hingga  SMP di wilayah  Papua sangat tinggi dalam mengikuti lomba menggambar dan membaca puisi pada peringatan  Hari Pahlawan tahun 2020. Lomba  yang dilaksanakan selama tiga hari, 7 hingga 10 November 2020 tersebut mengusung tema “Pahlawan Dalam Diriku”, diikuti oleh ratusan siswa-siswi SD dan SMP.

 

Kegiatan yang bertajuk lomba menggambar untuk anak kelas IV sampai kelas VI tingkat SD dan lomba baca puisi untuk anak usia SMP, diinisiasi oleh Organisasi Masyarakat (Ormas) Presidium Putra Putri Pejuang Pepera (P5) Provinsi Papua bekerjasama dengan Rumah Belajar Papua (Papua Hey), bertempat di Pendopo Igwa-Igwa Ondikeleuw Haleufoiteuw Hele Wabhouw, Jalan Bisteur Pos, Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.

 

Ketua Presidium Putra Putri Pejuang Pepera (P5) Yanto Eluay, Selasa (10/11/2020) mengatakan, semangat yang ditunjukkan anak-anak pada lomba menggambar dan membaca puisi sangat luar biasa. Hal ini menunjukan bahwa semangat pahlawaan masih berkobar dalam jiwa anak Indonesia, khususnya anak-anak Papua.

 

“Kegiatan seperti ini harus sering dilaksanakan untuk menumbuhkan semangat kepahlawanan bagi anak-anak kita dan sangat bagus karena bisa  membangkitkan kesadaran siswa-siswi SD dan SMP akan kebesaran bangsa Indonesia dan Pahlawan Indonesia khususnya Pahlawan dari asal Papua,” tuturnya.

 

Pria yang juga Ondofolo Kampung Sereh juga menyampaikan bahwa Papua memiliki pahlawan yang ikut memperjuangkan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKR). “Generasi muda dan anak-anak kita, baik itu dari tingkat SD sampai SMP harus memahami serta mengetahui siapa saja pahlawan Indonesia, khususnya pahlawan yang berasal dari Papua,” katanya.

 

Ditempat yang sama, Kasrem 172/PWY Kolonel Inf Achmad Fauzi menyampaikan bahwa lomba dalam memperingati Hari Pahlawan Nasional sangat penting dibuat guna menanamkan rasa kebangsaan kepada anak-anak Papua.  “Kepada generasi  muda Papua khususnya anak-anak pelajar baik SD dan SMP untuk mencontoh semangat para pahlawan dalam merebut kemerdekaan dan membangun Indonesia khususnya Papua,” ajaknya.

 

“Mari kita mencontoh dan menjiwai  semangat para pahlawan yang telah gugur mendahului kita dengan terus belajar secara tekun untuk mencapai prestasi yang luar biasa, sehingga bangsa Indonesia dapat mencapai cita-cita nasional menjadi Indonesia Emas pada tahun 2045,” tambahnya.

 

Issabella Gloria salah satu peserta yang menjadi juara 1 lomba baca puisi merasa sangat bahagia dan gembira karena tidak menyangka dapat terpilih menjadi juara satu dalam lomba baca puisi yang diikuti oleh ratusan pelajar SMP di wilayah Jayapura dan Sentani. Issabella berharap agar kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan sehingga dapat diikuti oleh seluruh pelajar baik tingkat SD maupun SMP yang ada di Papua.  “Kegiatan semacam ini dapat mengasah kemampuan sekaligus untuk menunjukan bahwa anak-anak Papua juga mampu berprestasi dalam bidang seni,” ucapnya.

 

Pemenang lomba menggambar  pada peringatan hari pahlawan, Juara 1 Rifqy Alif Zulfadly dari SDN Inpres Bucen 2 Entrop, Juara 2 Muhammad Nabil Nur dari MI Al Ikhlas Doyo Baru, Juara 3 Sanice Massie. Sedangkan lomba baca puisi, Juara 1 adalah Issabella dari SMP Papua Kasih, Juara 2 Richo dari SMP Papua Kasih dan Juara 3 Gadis Amelia Putri dari SMPN 1 Jayapura.

 

Para pemenang lomba menggambar dan baca puisi mendapatkan hadiah berupa Sepeda,  Uang tunai dan Sertifikat. (Bdr).

Satgas Pengamanan Perbatasan Yonif 642/Kapuas Amankan Tiga Orang Pelintas Batas Ilegal

(Sanggau-Kalbar).  Prajurit Yonif 642/Kapuas yang bertugas sebagai Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia berhasil mengamankan tiga orang Pelintas Batas Ilegal di Desa Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Senin (9/11/2020).

 

Kejadian bermula saat Batih Pos Kotis Entikong Serda Muliyadi bersama dua orang anggota melaksanakan patroli untuk mencegah masuknya pelintas batas ilegal melalui jalan-jalan tikus sektor Pos Kotis Entikong yang menghubungkan Negara Indonesia dengan Malaysia. Saat pelaksanaan patroli, personel Satgas menemukan tiga orang yang diduga sebagai PMI Non Prosedural.

 

Ketiga orang tersebut diamankan karena memasuki wilayah Indonesia melalui jalur tidak resmi dan tidak memiliki dokumen resmi. Mereka adalah Aminah (33 th), Erwin (34 th) dan Sahrul (20 th) pekerja asal Lombok yang bekerja di perkebunan karet Malaysia sejak tahun 2018 dan akan kembali ke Indonesia melewati jalur tidak resmi atau jalur tikus.

 

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa mengatakan bahwa jalan-jalan tikus memang sering dilalui oleh pelintas batas ilegal tanpa melalui prosedur keimigrasian yang benar, sehingga perlu dilakukan pengamanan yang ketat guna mencegah segala bentuk tindak penyelundupan melalui jalur-jalur darat.

 

“Di wilayah perbatasan ini memang masih rawan sekali adanya permasalahan-permasalahan yang menonjol seperti pelintas batas ilegal, penyelundupan barang-barang terlarang serta kegiatan-kegiatan ilegal lainnya, sehingga kami berlakukan pengawasan yang ketat diseluruh sektor Pos Pamtas yang kami jaga dengan melaksanakan patroli setiap harinya guna mencegah segala bentuk kegiatan ilegal,” jelasnya.

 

Tugas pengamanan wilayah perbatasan merupakan salah satu tugas dari TNI Angkatan Darat dalam melaksanakan Operasi Militer Selain Perang sesuai dengan peraturan perundang-undangan, yang salah satunya merupakan tugas dan tanggung jawab dari Satgas Yonif 642/Kapuas dalam melaksanakan pengamanan garis terdepan NKRI di wilayah perbatasan RI-Malaysia sektor Barat untuk mempertahankan kedaulatan NKRI.

 

Selanjutnya Satgas Yonif 642/Kapuas menyerahkan tiga orang tersebut ke pihak Imigrasi PLBN Entikong, selanjutnya akan diserahkan ke Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Pontianak Wilker PLBN Entikong guna menjalani pengecekan protokol kesehatan terkait penanganan penyebaran Covid-19 termasuk Rapid Test. (Bdr)

SMA Pradita Dirgantara Terima Kunjungan Akademi Angkatan Udara

Sumbawanews.com,- SMA Pradita Dirgantara menerima delegasi dari Akademi Angkatan Udara yang mengadakan acara sosialisasi pada Sabtu, 7 November 2020. Akademi Angkatan Udara atau AAU adalah sekolah pendidikan TNI Angkatan Udara yang mencetak Perwira TNI Angkatan Udara. Kegiatan sosialisasi ini ditujukan kepada seluruh siswa SMA Pradita Dirgantara. Siswa kelas X dan XI menghadiri kegiatan sosialisasi secara daring melalui Zoom Meeting sedangkan siswa kelas XII mengikuti kegiatan sosialisasi secara luring di Auditorium SMA Pradita Dirgantara.

Kepala SMA Pradita Dirgantara, Bapak Dr. Yulianto Hadi, M.M. dalam sambutannya mengatakan bahwa tidak ada suatu keberhasilan tanpa adanya suatu perjuangan, setiap keberhasilan pasti didahului oleh upaya yang gigih, konsisten dan penuh semangat.

“SMA Pradita Dirgantara disiapkan dengan baik untuk kedepannya bisa betul-betul membawa diri kalian (siswa) menjadi pemimpin yang hebat. Belajarlah, kepada siapapun, kapanpun, dimanapun, bagaimanapun. Di SMA Pradita Dirgantara dikenal dengan slogan “Sinau Terus”,” kata Bapak Yuli.

Beliau juga mengatakan bahwa kurikulum di SMA Pradita Dirgantara menerapkan Global Competences yang diantaranya adalah Cross Culture Understanding yaitu bagaimana kita memahami budaya, karakter dan adat kebiasaan orang lain dan juga organisasi lain. Beliau mengingatkan kembali bahwa memahami dan menghargai budaya lain merupakan kunci keberhasilan dalam kehidupan, yang berdampak orang lain juga akan respect kepada budaya dan kebiasaan kita.

“Kepada Gubernur AAU beserta jajaran, kami dari SMA Pradita Dirgantara dan Yayasan Ardhya Garini mengucapkan terimakasih yang tiada terhingga atas berkenannya mengadakan sosialisasi ini sehingga anak-anak kami di SMA Pradita Dirgantara dapat memahami dengan baik apa itu Akademi Angkatan Udara,” ujarnya.

“Mari kita dengarkan, mari kita lihat, mari kita sambut dengan baik apa yang ingin diberikan oleh beliau-beliau yang terlibat. Semoga ini menjadi salah suatu pilihan hidup siswa. Kami berharap pintu gerbang AAU terbuka untuk SMA Pradita Dirgantara sehingga siswa-siswi SMA Pradita Dirgantara dapat banyak belajar di AAU. Mudah-mudahan sebagian dari siswa- siswi kami bisa diterima menjadi Taruna TNI AU.” Ucap Bapak Yulianto.

Sementara itu, Letkol Pnb Anton Pallaguna, selaku perwakilan dari Gubernur Akademi Angkatan Udara mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini adalah momen istimewa karena beberapa tahun ini pimpinan di AAU sangat concern dengan rekrutmen dan pengembangan sumber daya manusia di Angkatan Udara. “Kami mencari sumber daya terbaik, merekrut yang terbaik, mencari putra-putri terbaik bangsa ini untuk bergabung menjadi pimpinan nasional yang salah satu jalannya melalui Angkatan Udara.” Kata Anton.

Anton menambahkan, dua tahun lalu saat saya bertugas di Makassar sebagai Komandan Skadron Pesawat Tempur Sukhoi, kami menyaksikan langsung bagaimana proses rekrutmen SMA Pradita Dirgantara yang luar biasa, mencari sumberdaya terbaik untuk dididik di tempat terbaik dengan cara-cara terbaik. “Saya melihat bagaimana animo remaja-remaja yang berduyun-duyun mendaftarkan diri dan saya yakin diantara sekian banyak yang ada disini, ada yang berasal dari Sulawesi Selatan dan daerah lainnya di seluruh Indonesia,” imbuhnya.

Anton juga mengatakan bahwa SMA Pradita Dirgantara menjadi target istimewa untuk membangun Angkatan Udara menjadi lebih baik karena Akademi Angkatan Udara sangat paham bagaimana rekrutmen di SMA Pradita Dirgantara, bagaimana SMA Pradita Dirgantara dibangun dan bagaimana pendidikan di SMA Pradita Dirgantara dijalankan.

Ia menambahkan bahwa SMA Pradita Dirgantara mengarahkan siswa-siswi sesuai minat dan bakat, serta memfasilitasi kebutuhan siswa-siswinya. Siswa-siswi SMA Pradita Dirgantara adalah sumber daya yang baik sehingga AAU membawa taruna-taruni terbaik untuk mensosialisasikan AAU. Inti dari sosialisasi ini adalah menjelaskan mengenai bagaimana Akademi Angkatan Udara mengusung tentang karakter dan kompetensi serta fasilitas yang ditawarkan. (Humas/SMA Pradita Dirgantara)

Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa Bangun Portal dan Pos Kamling di Kampung Baidub

(Merauke). Dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW membangun Pos Kamling dan Portal di Gapura pintu masuk Kampung Baidub, Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam keterangan tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Senin (9/11/2020).

 

Dikatakan Dansatgas, pembangunan Portal dan Pos Kamling di Kampung Baidub sebagai tindak lanjut atas adanya laporan warga kepada Danpos Bupul 12 Letda Inf Try Sutrisno, H. Am. S. Tr. Han dimana sebelumnya warga pernah kehilangan.

 

“Dengan cepat laporan warga tersebut ditindaklanjuti dan memerintahkan Danpos Bupul 12 segera membangun Portal dan Pos Kamling,” ujarnya.

 

Lebih lanjut dikatakan, Satgas merasa terpanggil atas adanya keluhan warga, sehingga dengan cepat merespon dan langsung membangun Portal dan Pos Kamling tersebut, dan dalam pengerjaannya dilakukan oleh Satgas bersama-sama dengan warga setempat.

 

“Hal ini dilakukan agar situasi di wilayah perbatasan tetap aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan nyaman,” tandasnya.

 

Di tempat terpisah, Danpos Bupul 12 Letda Inf Try Sutrisno, H. Am. S. Tr. Han menyampaikan bahwa pembangunan Portal dan Pos Kamling di Gapura pintu masuk Kampung Baidub setelah berkoordinasi terlebih dahulu dengan aparat kampung maupun tokoh-tokoh yang ada. “Dan ternyata mereka sangat mendukung, bahkan warga juga antusias turut membantu pengerjaannya,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Danton Linmas Kampung Baidub Hironimus Tanjai (60 th) menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Satgas yang telah membangun Portal dan Pos Kamling di kampungnya.

 

“Ini sangat membantu kami untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kampung Baidub. Terima kasih atas kepedulian bapak-bapak Satgas, semoga Tuhan membalas perbuatan baik bapak-bapak semua,” ucapnya senang. (Bdr)

 

Kas Kogabwilhan I Pimpin Pelaksanaan Paparan Rencana Operasi Kotamaops

sumbawanews.com,- Kepala Staf Kogabwilhan I Mayjen TNI Syafruddin, S.E., M.M., M.Tr. (Han) membuka sekaligus memimpin rapat pada paparan draf Rencana Operasi Kotamaops jajaran Kogabwilhan I di Ruang Rapat Makogabwilhan I, Jalan MT Haryono km 3 Tanjung Pinang, Senin (9/11/2020).

 

Pada rapat tersebut Kas Kogabwilhan I menyampaikan bahwa kegiatan Paparan Draft RO Kotamaops ini adalah tindak lanjut dari Pembentukan awal  Kogabwilhan yang dilatarbelakangi dengan semakin kompleknya ancaman saat ini dimana Panglima TNI harus dapat mengendalikan operasi-operasi yang sedang digelar.  “Menyikapi hal tersebut, maka dibentuklah Kogabwilhan TNI sebagai Kotama Ops yang merupakan perpanjangan tangan Panglima TNI dalam pengendalian operasi,” katanya.

 

Dasar pembentukan Kogabwilhan adalah  Keputusan Presiden Nomor 27 Tahun 2019 tentang pembentukan Kogabwilhan dan Peningkatan Status 23 (Dua Puluh Tiga) Korem dari Tipe B Menjadi Tipe A serta Perpang TNI Nomor 29 Tahun 2019 tentang organisasi dan tugas Kogabwilhan, dimana didalamnya tercantum Tugas Pokok Kogabwilhan adalah sebagai penindak awal bila terjadi konflik di wilayahnya baik untuk OMP maupun OMSP dan sebagai kekuatan penangkal bila terjadi ancaman dari luar serta pemulih kondisi keamanan sesuai dengan kebijakan Panglima TNI.

 

Adapun Kogabwilhan memiliki fungsi utama dalam penyiapan kekuatan, pertempuran dan administrasi.

 

Kegiatan ini akan berlangsung selama 2 hari dan diikuti oleh seluruh Asisten Kas Kogabwilhan I dan  Para Asisten Operasi Kotama di bawah wilayah operasi  Kogabwilhan I, yaitu Asops Kodam Iskandar Muda, Asops Kodam I/BB, Asops Kodam II / Slw, Asops Kodam III/ Swj, Asops Kodam Jaya, Asops Kodam XII / Tpr, Asops Koarmada I, dan Asops Koopsau I.

 

Selanjutnya Kas Kogabwilhan I menjelaskan bahwa  kedudukan Makogabwilhan I saat ini berada di Tanjung Pinang Kepulauan Riau dengan wilayah tanggung jawab operasi meliputi: seluruh Pulau Sumatera, Provinsi Kalbar, Kalteng, DKI Jakarta, Jabar, Banten, ALKI 1 dan perairan sekitarnya serta wilayah udara di atasnya. Sedangkan satuan yang terlibat dalam eselon pelaksana dibawah kendali Kogabwilhan I meliputi 7 satuan unsur darat, 9 satuan unsur laut dan 25 satuan unsur udara.

 

Pada kegiatan ini juga dilaksanakan sesi foto bersama dengan  Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E.M.M.

Wujudkan Impian Jemaat, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Bangun Kamar Mandi di GKI Klasis Keerom

sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Skofro Lama membantu masyarakat membuat Kamar mandi Gereja Kristen Injil Klasis di Kampung Skofro Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom.

 

Hal tersebut dibenarkan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam konfirmasinya saat ditemui di Pos Kotis Skouw, Distrik Muara Tami, Papua, Senin (09/11/2020).

 

Dalam konfirmasinya, Dansatgas menyebutkan bahwa kegiatan yang dilakukan Pos Skofro Lama merupakan wujud sinergitas Satgas dengan masyarakat yang hampir menginjak empat bulan ini sudah bertugas di daerah operasi. “Ini wujud kedekatan dan sinergitas kami dengan masyarakat khususnya warga Kampung Skofro, kami aktif dalam melaksanakan kegiatan karya bhakti salah satunya pembuatan kamar mandi Gereja di Kampung ini,” ujarnya.

 

Sementara itu, Serka Adhi Susilo selaku Komandan Pos Skofro Lama dalam kegiatan yang melibatkan anggota Pos nya tersebut mengungkapkan kegembiraannya dalam membantu masyarakat Kampung Skofro. “Kami sangat senang dan gembira dapat membantu masyarakat khususnya dalam mewujudkan pembuatan kamar mandi di GKI Klasis Keerom tersebut, sehingga para jemaat terfasilitasi untuk buang air di Gereja, tidak kembali ke rumah dahulu,” katanya.

 

Pernyataan Danpos Skofro Lama diteruskan oleh Pendeta GKI Klasis Keerom Bapak Brian Alelo. “Terima kasih atas bantuan Satgas Yonif MR 413 Kostrad khususnya Pos Skofro Lama, semoga Kebaikan kalian semua dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Pendeta.

Kapusjaspermildas TNI : Peran Wasit Mutlak Tentukan Kualitas Dalam Pertandingan

sumbawanews.com,- Dalam Penegakkan aturan di lapangan peran Wasit sangat mutlak dan dominan serta dapat menentukan kualitas dan tidaknya suatu pertandingan. Demikian disampaikan Kapala Pusat Jasmani Peraturan Militer Dasar (Kapusjaspermildas) TNI Brigjen TNI Robert D. Ndona saat membuka Pembekalan Wasit Sepak Bola TA 2020 di Aula Pusjaspermildas Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (9/11/2020).

 

Menurut Brigjen TNI Robert D. Ndona, hanya wasit yang menguasai peraturan permainan, cerdas dan tegas yang mampu memimpin pertandingan sepak bola dengan baik. “Untuk mewujudkan kualitas wasit yang diharapkan, salah satu jalan yang bisa dilakukan dengan pembekalan  wasit, dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan personel wasit sehingga dapat meningkatkan prestasi sepak bola TNI,” ujarnya.

 

Lebih lanjut Kapusjaspermildas TNI menyampaikan bahwa saat ini di lingkungan TNI masih sangat terbatas personel yang memiliki kualifikasi wasit sepak bola yang berkualitas, menguasai materi, teknik dan manajemen pertandingan serta memahami peraturan yang berlaku di PSSI.

 

Atas dasar itulah Pusjaspermildas TNI melakukan terobosan menjalin kerja sama dengan PB. PSSI melalui Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DKI Jakarta dan Asosiasi Kota (Askot) PSSI Jakarta Utara untuk menyelenggarakan pembekalan wasit sepak bola. “Kerja sama ini merupakan tonggak awal dalam rangka mensukseskan olahraga sepak bola di tanah air,” ucapnya.

 

Lulusan pembekalan wasit ini nantinya akan mengantongi Lisensi Wasit Nasional C3. Dimana Lisensi Wasit Nasional C3 merupakan modal dasar untuk menjadi wasit professional. “Kedepan akan muncul lebih banyak lagi wasit-wasit PSSI bahkan menjadi wasit yang berstandar FIFA,” harapnya.

 

Pembekalan  wasit sepak bola TNI ini dilaksanakan selama 10 hari mulai tanggal 9 sampai dengan 18 November 2020, diikuti oleh 60 orang peserta yang dibagi menjadi 2 gelombang,  terdiri dari 4 orang personel Mabes TNI, 7 orang personel TNI AD, 7 orang personel TNI AL, 7 orang personel TNI AU dan 35 orang dari umum, dengan Instruktur atau pelatih dari PSSI Pusat. (Ahm)

SALAMUDDIN DAENG :MEMALUKAN, PROYEK DIGITALISASI PERTAMINA BERANTAKAN

MENGAPA DIGITALISASI YANG MERUPAKAN PROGRAM UNGGULAN PERTAMINA TIDAK BERANI DILAPORKAN DALAM LAPÒRAN KEUANGAN ?

Oleh : Salamuddin Daeng

Sudah saya baca semua laporan keuangan Pertamina 2019 kata per kata. Saya periksa siapa tau ada kata digital, digitalisasi, onlen, fintech, ternyata tidak satu katapun tentang hal ini dalam laporanya.

Padahal agenda digitalisasi setau saya adalah program unggulan paduka yang mulia Joko Widodo yang sangat progresif dan milenialisme. Tapi mengapa BUMN paling besar, dengan kekuatan belanja hampir menyamai APBN ini tidak menjadikan ICT, digitalisasi dan fintech sebagai strategi kunci menghadapi perubahan global.?

Dulu kita mendengar Pertamina mendengung dengungkan digitalisasi ini. Sehingga konon dijalinlah kerjasama dengan Telkom, tak jelas berapa triliun nilai kontrak dua BUMN ini. Bahkan tidak hanya itu, diboyonglah orang orang telkom masuk ke pertamina. Rantai supplay pemasaran menjadi lini kunci untuk menyelesaikan dan mencapai target digitalisasi pertamina ini.

Namun proyek ini tampaknya berantakan. Bukti paling kongkrit adalah proyek ini tidak dilaporkan dalam laporan keuangan 2019. Padahal proyek ini dimulai tahun 2018.

Mengapa tida ada dalam laporan keuangan? Apakah karena tidak ada yang bisa diomongin? Atau ini cuma proyek asal asalan sehingga tak pantas dilaporkan? Tapi bukankah proyek ini ada uangnya, ada nilai proyeknya, ada uang keluar dari pertamina, ada uang masuk pada pertamina?. Kok gak ada satu kata *digital* -pun dalam laporan keuangan?

Padahal digitalisasi ini adalah strategi inti menekan losses di pertamina yang besar, digitalisasi cara mengoptimalkan efisiensi, digitalisasi cara memperkuat rantai informasi dan rantai bisnis, dan lain sebagainya. Lalu mengapa tidak dianggap penting dalam laporan keuangan.

Harus menjadi catatan pertamina bahwa ICT, digitalisasi, fintech adalah tools utama transparasi yang menjadi tema masa depan. Transparansi yang menjadi cara globalisasi yang baru menyelesaikan masalah. Siapa yang tidak terima pasti digulung. Pertamina harus mulai masuk dengan mengikuti jalan keterbukaan ini. Bukan jamannya lagi menyimpan uang di rekening rahasia, nanti bisa dianggap kertas biasa, alias bukan uang.

Ketua PWNU Jatim: Tidak Perlu Boikot Produk Prancis

KH Marzuqi Mustamar

 

MATARAM – Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Marzuqi Mustamar menyerukan dan mengajak kaum Nahdliyin khususnya dan masyarakat umumnya untuk tidak ikut memboikot produk Prancis. Penegasan Pimpinan Pondok Pesantren Sabilul Rosyad, Gresik Jawa Timur ini dikutip dari video yang tengah viral di media sosial, Minggu (8/11).

“Kalau anda mau berangkat Umroh, lalu pesawatnya Airbus masak iya tidak jadi berangkat. Dan pesawat itu produksi Prancis. Apa tidak malu-maluin teriak boikot produk Prancis ternyata naik pesawat Airbusnya menuju ‘Tanah Haram’,” ungkap KH Marzuqi.

Salah satu murid KH. A. Masduqi Machfudz, ulama Kota Malang, Jawa Timur itu menyatakan, jika benar-benar saling melakukan Muqothoah (boikot), Indonesia memboikot Prancis dan sebaliknya, maka yang rugi Indonesia.

“Kita lebih banyak ekspor ke Prancis dari pada kita impor. Neraca perdagangan Prancis-Indonesia itu, impor hanya 1,9 miliar dolar sementara ekspor Indonesia 2 koma sekian miliar dolar,” katanya.

Kiai kharismatik itu menambahkan selain pesawat, berbagai macam produk Prancis juga menjadi sumber nafkah dan kebutuhan sehari-hari. Dia mencontohkan produksi aqua (pabrik) yang berlokasi di Pandaan (Pasuruan Malang, Jawa Timur) kemudian ritel Carrefour yang menampung banyak karyawan muslim.

“Itu (pabrik aqua Pandaan), masjidnya juga besar. Mayoritas karyawannya muslim. Yang namanya Pasuruan masa karyawannya kristen. Andai diboikot beneran, aqua berhenti, Carrefour berhenti yang banyak kena PHK juga ya umat muslim,” ujarnya.

“Lalu nanti karena kita banyak ekspor minyak sawit mentah (CPO), itu saling melakukan embargo, muqothoah sama-sama kita memboikot disana juga memboikot, maka sawit Indonesia lalu harganya anjlok tidak laku disana. Yang rugi bukan eksportir tapi petani-petani sawit di Riau sana juga. Riau bangkrut,” tegasnya.

“Saya mohon yang seperti ini diperhitungkan, jangan hanya menuruti emosi. Hanya menuruti maunya islam garis keras. Begitu kita tidak ikut-ikutan disebut liberal, disebut kafir. Kamu yang bikin masalah kenapa ngajak-ngajak kita (NU),” tambahnya.

Kiai Marzuqi juga menjelaskan ada yang mempertanyakan negara Islam Kuwait melakukan pemboikotan produk Prancis. Menurutnya dengan jumlah penduduk sebanyak 300 ribu jiwa, memboikot Prancis tidak ada efek dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia lebih dari 260 juta jiwa.

“Kuwait hanya mengimpor dari Prancis tanpa ekspor. Kalau mereka memboikot produk Prancis yang rugi Prancis, Kalau Indonesia dan Prancis saling memboikot yang rugi Indonesia karena kita negara eksportir. Tidak sama konteksnya,” ujarnya.

Terkait dengan pernyataan kontroversi Presiden Prancis Emmanuel Macron, menurut Kiai Marzuqi sebagai muslim tentu marah, tersinggung karena Nabi dikatakan jelek. Tapi kita juga harus mengevaluasi, mawas diri dan intropeksi dengan kebaikan dan perlakuan pemerintah Prancis kepada umat muslim yang ramah kepada Islam Ahlusunnah.

“Lebih dari 2 ribu masjid tetap berdiri dan aman-aman saja, umat muslim di Prancis masih melakukan ibadah seperti biasa, zikiran aman-aman saja, bebas tanpa intimidasi. Pengungsi dari Suriah ribuan masuk Prancis juga diterima,” katanya.

“Yang membuat Prancis marah itu bukan Islam seperti kita (NU). Yang membuat marah Macron itu semodel ISIS itu. Teroris itu lho. ISIS, teroris, kaum radikal yang membunuh, Faham ya. Jadi yang bermasalah itu islam radikal, bukan islam umum seperti kita ini,” ungkapnya.

“Kita tidak mendukung orang kafir, tapi bagaimana kita bisa membuat islam itu menarik. Jangan sakiti orang lain. ayo kita berbudaya, ayo kita santun, ayo kita sopan. ayo kita senantias memberi solusi hidup kepada muslim maupun non muslim. NU biar saja NU, Ahlussunnah biar saja Ahlussunnah. Kamu mau begitu silakan urusan kamu,” tegas KH Marzuqi Mustamar.

Berita Terkini

Gempa M 7,8 di Filipina Tewaskan 53 Orang

Sumbawanews.com,- Jumlah korban tewas akibat gempa bumi dahsyat berkekuatan M 7,8 yang mengguncang lepas pantai Mindanao, Filipina, pada Senin lalu, bertambah menjadi 53 orang....

Deezer Luncurkan Alat Deteksi Musik AI di Platform Lain

Sumbawanews.com,- Deezer meluncurkan alat deteksi musik buatan kecerdasan buatan yang bisa digunakan pengguna di semua platform streaming, bukan hanya di layanannya sendiri. Inisiatif ini...

Mahasiswa Gabung Aksi Tuntut Pemerintah Berhenti Boros

Sumbawanews.com,- Sejumlah badan eksekutif mahasiswa dari kampus-kampus besar se-Jabodetabek akan turun ke Bundaran HI pada 12 Juni 2026 dalam aksi bertajuk “Indonesia Bangkrut”, menuntut...

Bolivia Terbelah, Demo Massal Tuntut Presiden Mundur

Sumbawanews.com,- Demonstrasi besar-besaran di Bolivia berubah menjadi kerusuhan massal setelah ratusan ribu warga turun ke jalan menuntut pengunduran diri Presiden Rodrigo Paz. Bentrokan sengit...

YouTube Kembalikan Fitur Pesan Pribadi

Sumbawanews.com,- Setelah delapan tahun menghilangkan fitur pesan pribadi, YouTube resmi meluncurkan kembali layanan direct messaging (DM) bagi pengguna berusia 18 tahun ke atas di...

Berita Utama