sumbawanews.com,- Sebuah video berdurasi 15 menit 29 detik viral beberapa hari terakhir. Dalam video itu, 3 KSB sedang berkomunikasi melalui HT menantang perang aparat keamanan TNI-Polri, pesawat sipil dan militer termasuk mengecam Bupati Paniai.
Diperkirakan pimpinan KSB Intan Jaya di Distrik Kebo, Kabupaten Paniai yang sedang berkomunikasi. Sedangkan seorang lagi membawa senjata api laras pendek jenis revolver dan satu orang merekam.
Dalam video itu, terungkap beberapa hal antara lain, permintaan semua senjata di Kampung Magataga dibawa ke Kabupaten Paniai terkait rencana aksi mereka di Distrik Kebo, Kabupaten Paniai.
Mereka juga berencana melakukan gangguan terhadap kampung halaman Bupati Paniai, Meki Fritz dan Frans Nawipa serta akan membunuh orang di Enarotali. Hal ini dipicu oleh Bupati Paniai dan keluarganya yang dianggap tidak bertanggung jawab atas uang mereka sebesar Rp 2,35 Miliar.
Mereka juga mengancam akan membuat perang di Enarotali dengan menembak pesawat, baik pesawat sipil maupun helikopter TNI-Polri. Bahkan mereka juga memerintahkan menculik seorang gadis dan membunuh anak-anak.
Sampai dengan saat ini, pihak Kodam XVII/Cenderawasih dan Polda Papua masih terus melakukan pendalaman dan identifikasi terhadap 3 KSB di dalam video tersebut yang diperkirakan anggota KSB Intan Jaya.
Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa saat dihubungi lewat sambungan telepon pada Kamis (18/3/2021) mengatakan video ini menjadi bukti dan fakta bahwa KSB sebagai Front Bersenjata OPM selama ini sering melakukan perbuatan intimidasi dan teror mulai pembakaran pesawat Mission Aviation Fellowship (MAF) di Kampung Pagamba, pembakaran tower BTS milik PT Telkom di Puncak, pembakaran 1 unit rumah masyarakat, penembakan terhadap masyarakat sipil khususnya pendatang, pembacokan terhadap tukang ojek dan penyerangan terhadap aparat keamanan di wilayah Sugapa. Selain itu, front politik dan front klandestinnya juga aktif beraksi khususnya di dunia maya.
“Untuk itu, TNI-Polri akan melakukan tindakan tegas kepada KSB sebagai upaya penegakan hukum dan aturan serta menjaga kedaulatan negara, sehingga terwujud Papua yang damai dan sejahtera,” tegasnya.
Kolonel Sutriastawa mengungkapkan, ada 2 pilihan bagi KSB, pertama kembali kepangkuan ibu pertiwi dan bersama-sama komponen bangsa lainnya ikut membangun serta mensejahterakan Papua.
“Kedua, apabila tetap melakukan aksi terornya maka kami pastikan TNI-Polri akan memburu dan melakukan tindakan tegas kepada mereka,” tegas Kolonel Suriastawa. (***)
sumbawanews.com,- Tentara Nasional Indonesia (TNI) melaksanakan pemusnahan berbagai jenis barang bukti perkara tindak pidana militer dengan tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19, bertempat di halaman kantor Oditur Militer II-07 Jakarta, Jl. Dr. Soemarmo Pulogebang, Jaktim, Jumat (19/3/2021).
Oditur Jenderal (Orjen) TNI Marsda TNI DR. Sujono, S.H., M.H., CFRA mengatakan bahwa kegiatan pemusnahan barang bukti yang menjadi tanggung jawab Oditurat Militer II-07 Jakarta yaitu sebagai wujud pelaksana perintah Hakim Militer II-08 Jakarta. “Barang bukti yang dimusnahkan adalah barang bukti perkara tindak pidana militer yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (INKRACHT) serta barang bukti yang sudah tidak memiliki nilai ekonomis dari berbagai jenis perkara, dengan terpidana sebanyak 498 orang,” ungkapnya.
Adapun jenis-jenis barang bukti yang dimusnahkan adalah berbagai jenis narkotika seperti sabu-sabu sebanyak 2 kg, ekstasi 9.153 butir dan ganja 2 kg; senjata api, munisi dan senjata tajam terdiri dari 96 pucuk pistol, 6 pucuk senjata laras panjang, 10 buah granat/TNT, 9 pucuk Air Soft Gun, 1.144 butir amunisi dan 72 buah senjata tajam, 77 buah handphone; 6 buah korek api berbentuk pistol, 3 buah kayu, 10 botol miras, 50 buah bekas alat konsumsi narkotika; serta bangkai kendaraan terdiri dari 2 unit mobil dan 18 unit sepeda motor (sudah rusak/tinggal rangka).
Pemusnahan barang bukti ini merupakan salah satu upaya agar seluruh Pimpinan TNI dan segenap prajurit TNI serta masyarakat tahu bahwa barang bukti yang disita benar-benar dimusnahkan, sebagai bagian dari implementasi zona integritas yaitu berupa kehatian-hatian dalam menjaga dan menyimpan barang bukti, sehingga menghindari adanya penyalahgunaan barang bukti atau hilang/rusak dan juga untuk menghindari penyelewengan terhadap barang bukti.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan seluruh Pimpinan TNI dan segenap prajurit TNI serta masyarakat terhadap aparat hukum dan upaya penegakkan hukum di wilayah Oditurat Militer II-07 Jakarta,” kata Orjen TNI.
Pemusnahan barang bukti tidak dapat dilaksanakan serta merta hanya berdasarkan putusan pengadilan, namun harus sesuai dengan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/963/XI/2017 tanggal 30 November 2017 tentang petunjuk teknis pemusnahan barang bukti di lingkungan Oditurat yang salah satu ketentuannya pemusnahan harus dilaksanakan lembaga terkait yaitu Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk barang bukti narkotika dan Dinas Peralatan Angkatan (Paldam) untuk senjata api.
“Adapun salah satu bagian barang bukti yang dimusnahkan berupa peluru/amunisi, tidak dapat dimusnahkan di tempat ini. Oleh karena itu, barang bukti peluru/amunisi akan kami serahkan ke Paldam dengan disertai berita acara untuk dimusnahkan sesuai Standard Operating Procedure (SOP) yang ada,” kata Marsda TNI DR. Sujono.
Marsda TNI DR. Sujono menegaskan, dengan diadakannya pemusnahan barang bukti, bukan berarti selesai pula tugas penegak hukum dalam penegakkan hukum dan ini merupakan bentuk komitmen daripada Oditurat Militer II-07 Jakarta kepada Pimpinan TNI, seluruh prajurit TNI dan masyarakat dalam penegakan hukum. “Pemusnahan barang bukti ini dapat memberi dampak positif terhadap penegakan hukum secara umum,” tutupnya. (Ahm)
sumbawanews.com,- Bali merupakan sebuah tujuan daerah pariwisata terdepan di Indonesia. Perpaduan alam yang indah dengan budaya yang menarik dan khas menjadi magnet bagi jutaan wisatawan asing dan domestik untuk berkunjung ke pulau ini.
Ditengah Pandemi Covid-19 yang masih melanda hingga saat ini, tentunya dibutuhkan keseriusan dari setiap pihak terkait untuk bersama bangkit untuk membebaskan Indonesia dari Pandemi Covid-19.
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bersinergi untuk memimpin serbuan Vaksinasi Covid-19 bagi Prajurit TNI dan Anggota Polri di wilayah Bali. Kegiatan diawali Panglima TNI bersama Kapolri meninjau Pelaksanaan Vaksinasi bagi Prajurit TNI dan Anggota Polri, bertempat di Lapangan Tenis Indoor ASR Praja Raksaka Gor Kodam IX Udayana, Bali, Jumat (19/03/2021).
Sebanyak 1.580 personel TNI-Polri yang bertugas di Bali, NTB dan NTT menjadi target Vaksinasi Covid-19 pagi ini serta melibatkan 82 Vaksinator. Disamping itu juga Panglima TNI dan Kapolri melaksanakan Video Conference dan berdialog secara virtual dengan Personel TNI-Polri yang berada di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Singaraja (Rumkit Tk IV) Kab. Buleleng, Provinsi Bali, Aula Makorem 162/WB, Kota Mataram, Provinsi NTB, Aula Makorem 161/WS, Kota Kupang, Provinsi NTT dan Rumkit Atambua, Kab. Belu, Provinsi NTT.
“Kita semua harus terus mendukung Program vaksinasi Nasional guna membentuk kekebalan komunitas yang dibutuhkan dalam upaya menekan pandemi. TNI-Polri akan terus membantu Pemerintah mempercepat pelaksanaan program vaksinasi nasional dengan mengerahkan tenaga vaksinator TNI membantu pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat,” terang Panglima TNI.
Personel TNI-Polri menjadi prioritas dalam program Vaksinasi, karena setelah mereka menerima vaksin tentunya para prajurit tersebut akan lebih optimal dalam melaksanakan program Pemerintah, baik itu dalam pelaksanaan PPKM skala mikro, maupun sebagai petugas tracing kontak erat yang akan terjun langsung ditengah masyarakat.
“Vaksinator TNI-Polri juga akan dikerahkan untuk membantu pelaksanaan vaksinasi pada Puskesmas-Puskesmas yang membutuhkan. Sedangkan para Babinsa, Babinpotmar, Babinpotdirga dan Bhabinkamtibmas juga dapat membantu Puskesmas-Puskesmas di setiap daerah dalam melaksanakan tracing kontak erat,” ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
Selanjutnya, Panglima TNI dan Kapolri meninjau sejumlah 100 orang masyarakat akan melaksanakan Vaksinasi di Puskesmas Dinas Kesehatan Kec. Denpasar Selatan.
Ini adalah bentuk kepedulian nyata dan bentuk sebuah sinergi yang dimotori oleh Panglima TNI dan Kapolri untuk penanganan serius, ekstra dan berkelanjutan yang merupakan tanggung jawab bersama terutama TNI, Polri dan Aparat Pemerintah sebagai pilar utama dalam memberikan perlindungan terhadap kesehatan masyarakat. “Diharapkan dengan keterlibatan seluruh komponen masyarakat, seluruh program percepatan penanganan pandemi Covid-19 akan lebih berhasil guna mewujudkan Indonesia bebas Covid-19,” harap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
“Walaupun kita telah divaksin, namun Masker tetap digunakan dengan benar, disiplin Protokol Kesehatan harus tetap menjadi bagian dari kebiasaan kita sehari-hari, karena disiplin Protokol Kesehatan adalah senjata utama kita melawan Covid-19,” pungkas Panglima TNI. (Ahm)
Bandung-Merespon ajakan pemerintah agar semua pihak turut menyukseskan program vaksinasi Covid-19, Danone Indonesia bersama mitra-mitranya turut mendukung program vaksinasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Setelah Tangerang Selatan dan Yogyakarta, Kamis (18/3) kemarin, Danone Indonesia ikut mendukung program vaksinasi di Bandung yang diselenggarakan di kompleks Sarana Olah Raga (SOR) Arcamanik.
Selain dukungan terhadap acara, Danone Indonesia juga memberi dukungan melalui pembagian ratusan ribu produk AQUA gratis di lebih dari seratus titik lokasi vaksinasi di Indonesia di Jakarta, Tangerang Selatan, Yogyakarta, Bali dan Bandung.
Danone Indonesia juga turut mendukung pelaksanaan program Grab Vaccine Center yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, Grab dan Good Doctor yang dilakukan dengan pendekatan sistem 3 in1 yang terdiri dari metode drive-thru bagi kendaraan roda empat, roda dua, dan juga walk-in. Dalam program ini, Danone Indonesia berperan sebagai official hydration drops partner melalui produk AQUA, menyediakan kebutuhan air minum berkualitas kepada petugas dan penerima vaksinasi di lokasi dimana acara vaksinasi ini berlangsung.
Kegiatan vaksinasi di Tangerang Selatan diresmikan langsung oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin, sementara di SOR Arcamanik Jabar dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Vera Galuh Sugijanto, VP General Secretary Danone Indonesia mengatakan, “Sesuai dengan misi perusahaan “One Planet One Health”, sejak awal pandemi, Danone Indonesia telah dan terus memberikan dukungan nyata kepada pemerintah Indonesia dalam mengatasi dampak pandemi. Kami ingin turut menyukseskan target pemerintah untuk mencapai 1 juta vaksinasi perhari.”
“Kami bekerjasama dengan berbagai mitra dalam mendukung pelaksanaan vaksin di Indonesia secara cepat dan sistematis. Selain itu, kami pun ingin memastikan kebutuhan hidrasi melalui air minum yang sehat selalu tersedia di setiap lokasi program vaksinasi, terutama bagi para tenaga kesehatan yang bekerja sepanjang hari tanpa lelah, tambah Vera. “Kami juga melakukan edukasi nutrisi untuk menekankan pentingnya nutrisi pada masa lansia.”
“Selain penyediaan hidrasi, Danone Indonesia memberikan kontribusinya melalui penyediaan masker dan hand sanitizer bagi para tenaga kesehatan, serta menyebarkan materi edukasi seputar makanan dan minuman bergizi seimbang hingga gaya hidup sehat untuk lansia. Untuk membantu membangun kepercayaan publik terhadap vaksinasi, Danone Indonesia juga rutin mendukung upaya promosi dan penyebaran informasi positif bagi publik melalui media sosial perusahaan,” jelas Vera.
Sejak awal pandemi Covid-19, Danone di Indonesia telah bekerja sama dengan pemerintah, berbagai lembaga, rumah sakit, maupun organisasi sosial untuk menyalurkan bantuan senilai Rp30 Miliar berupa alat pelindung diri, peralatan medis seperti ventilator dan tempat tidur medis, bantuan nutrisi dan hidrasi bagi tenaga medis, hingga kelompok rentan. Selanjutnya, Danone Indonesia memberikan bantuan serta bekerja sama dengan berbagai pihak agar dapat berkontribusi dan menggerakkan masyarakat untuk saling jaga mengatasi dampak Covid-19 di Indonesia.
“Di situasi pandemik ini usaha kemitraan adalah langkah yang sangat strategis, dimana semua pihak, komunitas, pemerintah dan sektor swasta dapat memberikan kontribusi mereka sesuai dengan keahlian dan kemampuan masing-masing sehingga pelaksanaan vaksinasi dapat terakselerasi dengan baik,” tutup Vera.
Dr. dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), Kepala Pusat Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)
Jakarta-Upaya penanggulangan stunting harus dimulai jauh kebelakang, yaitu dengan memberi perhatian pada kesehatan remaja dan terutama calon ibu. Sebab stunting bukan hanya persoalan saat anak mengalami persoalan gizi. Pencegahan stunting harus diawali dengan memastikan calon ibu benar-benar siap menghadapi 1000 HPK.
Hal itu dikemukakan Kepala Pusat Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dr. dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) pada webinar dengan tema “Kecukupan Gizi Milenial Untuk Melahirkan Generasi Emas 2045” di Jakarta, Kamis (18/3).
Hasto mengatakan, pentingnya melakukan pengawalan bersama mengenai implementasi PerBPOM No 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan khusunya pasal-pasal yang berkaitan dengan kental manis.
“BKKBN harus betul-betul mengawal bersama, saya berharap PP Aisyiyah juga bisa mengawal dengan mendampingi keluarga-keluarga dan memperhatikan asupan gizi dari 0 hingga 24 bulan. Asupan protein dan gizi anak saat ini jauh dari harapan. Anak diberi kental manis dan makannya nasi dengan mie instan atau kerupuk, ini repot sekali,” jelas Hasto.
Lebih lanjut, Hasto menekankan bahwa edukasi mengenai kental manis ini penting untuk disosialisasikan. “Penting untuk disampaikan bahwa sebagian besar kandungan kental manis adalah gula. Lebih celaka lagi saat kita mengurai kandunganya, disebut susu tapi kandungan susunya sangat kecil sekali. Jadi mari kita hindari asupan yang tidak benar untuk anak dilingkungan kita,” jelas Hasto
Sebagaimana diketahui, perkembangan kesehatan saat remaja sangat menentukan kualitas seseorang untuk menjadi individu dewasa. Masalah gizi yang terjadi pada masa remaja akan meningkatkan kerentanan terhadap penyakit di usia dewasa serta berisiko melahirkan generasi yang bermasalah gizi.
Merujuk pada Riskesdas tahun 2018, sekitar 65% remaja tidak sarapan, 97% kurang mengonsumsi sayur dan buah, kurang aktivitas fisik serta konsumsi gula, garam dan lemak (GGL) berlebihan. Pola konsumsi dan kebiasaan yang tidak baik tersebut mengakibatkan tingginya angka anemia pada remaja, yaitu 3 dari 10 remaja mengalami anemia. Anemia pada remaja akan menyebabkan timbulnya masalah kesehatan seperti penyakit tidak menular, produktivitas dan prestasi menurun, termasuk masalah kesuburan.
Karena itu, edukasi gizi menjadi penting, tidak hanya untuk ibu tapi juga remaja, milenial dan para calon orang tua. Hal ini juga sejalan dengan data UNICEF pada 2017, bahwa adanya perubahan pola makan seperti kenaikan konsumsi makanan tidak sehat seperti jenis makanan instan dan juga makanan tinggi kandungan GGL. Dampaknya adalah, kebiasaan ini menjadikan calon ibu tidak memiliki bekal pengetahuan yang cukup pada saat menjadi ibu. Maka tidak heran, hingga saat ini masih banyak ditemukan balita mengkonsumsi makanan instan sebagai asupan makanan sehari-hari. Tak hanya itu, konsumsi kental manis sebagai minuman susu oleh balita bahkan bayi pun masih jamak ditemukan dengan frekwensi yang cukup tinggi 2 hingga 8 gelas per hari. Padahal kental manis bukanlah minuman untuk dikonsumsi anak mengingat kandungan gulanya yang cukup tinggi.
Ketua Umum PP Ikatan Bidan Indonesia Dr. Emi Nurjasman M.Kes, mengingatkan kepada bidan yang melakukan pemeriksaan kandungan ibu hamil, informasi-informasi tersebut harus disampaikan secara komprehensif. “Pola hidup, pola makan, dan juga nutrisi yang sebaiknya dikonsumsi ataupun yang harus dihindari oleh ibu dan bayi,” imbuh Emi.
Emi juga meminta hasil penelitian YAICI bersama PP Muslimat mengenai konsumsi kental manis pada balita untuk dapat dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait lainnya, agar ke depannya dapat mengeluarkan rekomendasi. “Kita tahu konsumsi kental manis oleh balita itu tidak tepat, karena itu perlu direkomendasikan, bisa saja nanti ada tambahan larangan kental manis tidak untuk dikonsumsi balita, serta di dalam kemasan harus ada warning juga,” jelas Emi Nurjasman.
Sebelumnya YAICI bersama PP Aisyiyah telah melakukan penelitian mengenai konsumsi kental manis pada balita di beberapa wilayah di Indonesia. Penelitian dilakukan pada 2020 di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, NTT dan Maluku.
Dari penelitian ditemukan 28,96% dari total responden mengatakan kental manis adalah susu pertumbuhan, dan sebanyak 16,97% ibu memberikan kental manis untuk anak setiap hari. Dari hasil penelitian juga ditemukan sumber kesalahan persepsi ibu, dimana sebanyak 48% ibu mengakui mengetahui kental manis sebagai minuman untuk anak adalah dari media, baik TV, majalah/ koran dan juga sosial media dan 16,5% mengatakan informasi tersebut didapat dari tenaga kesehatan.
Temuan menarik lainnya adalah, kategori usia yang paling banyak mengkonsumsi kental manis adalah usia 3 – 4 tahun sebanyak 26,1%, menyusul anak usia 2 – 3 tahun sebanyak 23,9%. Sementara konsumsi kental manis oleh anak usia 1 – 2 tahun sebanyak 9,5%, usia 4-5 tahun sebanyak 15,8% dan 6,9% anak usia 5 tahun mengkonsumsi kental manis sebagai minuman sehari-hari.
Dilihat dari kecukupan gizi, 13,4% anak yang mengkonsumsi kental manis mengalami gizi buruk, 26,7% berada pada kategori gizi kurang dan 35,2% adalah anak dengan gizi lebih. “Dari masih tingginya persentase ibu yang belum mengetahui penggunaan kental manis, terlihat bahwa memang informasi dan sosialisasi tentang produk kental manis ini belum merata, bahkan di ibu kota sekalipun,” jelas Ketua Harian YAICI, Arif Hidayat.
Sumbawanews.com,- Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A secara resmi membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Kodam XVII/Cenderawasih dengan tema “Membangun Kodam XVII/Cenderawasih yang Adaptif” di Aula Tonni A Rompis, Makodam XVII/Cenderawasih, Jayapura, Kamis (18/3/2021).
Pangdam Cenderawasih saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, saat ini perkembangan lingkungan strategis baik di lingkup global, regional, nasional maupun lokal di wilayah Papua yang senantiasa dinamis serta menghadirkan bermacam tantangan bagi penyelenggaraan tugas selaku penegak kedaulatan RI di wilayah Papua.
“Selain itu, bencana global seperti pandemi Covid-19 yang sampai sekarang belum menampakkan tanda-tanda belum berakhir, sehingga memberikan tantangan tersendiri bagi Pemerintah RI. TNI dan Polri masih menjadi garda terdepan dalam upaya menegakkan upaya pendisiplinan mematuhi protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran penyakit ini,”ucap Pangdam.
“Diharapkan kepada Para Komandan Satuan untuk membantu pemerintah memberikan himbauan kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan serta program vaksinasi,” tambah Pangdam.
Selanjutnya, Pangdam menekankan kepada para peserta Rapim untuk memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai landasan moral dalam pelaksanaan tugas dan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Sekaligus meningkatkan kewaspadaan melalui deteksi dini, cegah dini dan optimalisasi sebagai langkah-langkah yang profesional serta proporsional dalam menghadapi segala ancaman yang bersifat faktual maupun potensial.
Lebih lanjut Pangdam juga mengatakan agar melaksanakan prosedur dan mekanisme pengamanan dalam operasi, latihan, dan kegiatan rutin untuk menghindari kecelakaan (zero accident) serta senantiasa menjaga kesehatan dan kondisi fisik agar tetap prima dan memelihara keharmonisan keluarga, sehingga siap dan mampu dalam melaksanakan tugas apapun yang diberikan sebagai prajurit Ksatria Pelindung Rakyat.
“Yang terakhir, laksanakan seluruh tugas yang diberikan kepada Kodam XVII/Cenderawasih dengan sebaik-baiknya sehingga dapat mencapai hasil yang optimal serta meningkatkan sinergi dengan instansi dan segenap komponen bangsa lainnya guna meningkatkan citra TNI AD dan memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat, terutama dalam upaya penanggulangan bencana, SAR, dan pandemi Covid-19 serta pemulihan ekonomi nasional,” tutup Pangdam. (Pendam XVII/Cenderawasih).
(Penrem 174 Merauke). Komando Resor Militer 174/Anim Ti Waninggap (Korem 174/ATW) Merauke meraih peringkat pertama nilai IKPA (Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran) sebagai Satuan Kerja (Satker) di lingkup Provinsi Papua.
Danrem 174/ATW Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko di Makorem 174 Merauke, Kamis (18/3/2021) mengucapkan terima kasih kepada Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Papua Buhani AS dan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kab. Merauke I Made Ambara Sugama yang selama ini telah bersinergi dengan Korem 174 Merauke dan berpartisipasi aktif mendukung penilaian zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Kepala KPPN I Made Ambara Sugama di Kantor KPPN Jalan Brawijaya Kota Merauke juga mengatakan bahwa jajaran KPPN Merauke siap dan bertekad untuk bersinergi dan berpartisipasi aktif mendukung penilaian WBK/WBBM tingkat Kementerian dan Nasional demi meningkatkan kwalitas pelayanan kepada semua mitra kerja/stakeholder untuk mendukung visi dan misi Kementerian Keuangan dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan.
Disampaikan pula oleh I Made Ambara Sugama bahwa pada tahun 2020 Korem 174/ATW Merauke telah berhasil meraih peringkat 1 nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran dari 93 mitra kerja.
Menurutnya penilaian IKPA tersebut terdiri dari 13 sub indikator yang dinilai secara nasional untuk seluruh pengguna APBN di Indonesia. “Selamat kepada Korem 174/ATW Merauke semoga prestasi yang telah diraih dapat ditingkatkan menjadi yang terbaik di tingkat Nasional,” ucap I Made Ambara Sugama.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Papua Burhani AS juga memberikan apresiasi kepada Korem 174/ATW Merauke atas prestasi sebagai “Terbaik Pertama” pada Satker di lingkup Provinsi Papua dengan capaian nilai IKPA TA 2020 sebesar 99,14 kategori Pagu Besar (> 50 Milyar).***
Sumbawanews.com,- Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E., M.M. menyambut kedatangan rombongan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan di Bandara Internasional Hang Nadhim, Batam, Kamis (18/3/2021).
Kunjungan Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi bersama rombongan di Batam dengan menggunakan pesawat Hercules TNI AU. Ikut bersama rombongan Menko Bidang Marvest yaitu Menkopolhukam Mahfud MD, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perdagangan M. Lutfi, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Dr. Agung Prasetiawan, M.A.P., Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energy Basilio D. Araujo, Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Safri Burhanuddin, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Ayodhia G.L.Kalake, Deputi Bidang Koordinasi Peng. Lingkungan & Kehutanan Nani HendiartiInvestasi, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Kemendag Didi Sumadi, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Kemhub R. Agus Haryoto Purnomo, Asisten Operasi Pushidrosal Laksma TNI Dyan Primana, Deputi Bidang Operasi dan Latihan Bakamla V TSNB Hutabarat.
Penasehat Khusus Menko Marvest Prof. Dr. Marsetio serta beberapa Staf Ahli di Kementerian. Saat tiba di VIP Bandara Hang Nadhim, Kemenko Bidang Maritim dan Investasi mendapatkan paparan Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad tentang Area Lego Jangkar & Investasi PT Bintan Alumina Indonesia.
Setelah itu dilanjutkan dengan peninjauan menggunakan helicopter ke Karang Singa, Passing di Area Lego Jangkar Kabil & Batu Ampar dan Kapal Super tangker, menggunakan 2 Hely milik TNI AL.
Kemudian dilanjutkan acara Launching Batam Logistic Ecosystem di Auditorium Kantor BP Batam. Dari BP Batam dilanjutkan ke PT BSSTEC di Jembatan 2 Barelang.
Di akhir kunjungannya Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi berkesempatan meninjau lokasi pembangunan jembatan Batam – Bintan dan setelah itu menuju ke Bandara Hang Nadhim untuk kembali ke Jakarta.
(Sanggau-Kalbar). Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Pos Bantan bersama warga melakukan gotong-royong membersihkan rumput yang sudah tumbuh tinggi dan liar di lapangan sepak bola Desa Bungkang, Kec. Sekayam, Kab. Sanggau, Kalbar, Kamis (18/3/2021).
Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa menyampaikan bahwa gotong-royong pembersihan lapangan sepak bola itu merupakan bentuk kebersamaan antara Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas dengan masyarakat untuk menciptakan lingkungan desa yang rapi, bersih dan sehat. “Lapangan ini biasa digunakan untuk kepentingan bersama warga di Desa Bungkang, sehingga sudah seharusnya untuk dirawat dan dijaga kebersihannya,” ujarnya.
Sementara itu, Danpos Bantan Sertu Udin mengatakan bahwa pembersihan lapangan dilakukan dengan memotong rumput yang sudah panjang serta membersihkan sampah yang berserakan di lapangan. “Selanjutnya, kita mengajak warga untuk sama-sama menjaga dan merawat lapangan ini demi kepentingan dan kenyaman bersama,” ucapnya.
Kepala Desa Bungkang, Bapak Rigen, mengucapkan terima kasih kepada personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas dan warga yang telah melaksanakan pembersihan lapangan sepak bola Desa Bungkang. “Dengan telah bersihnya lapangan ini, saya berharap warga semakin peduli terhadap lingkungan desa, sehingga lingkungan desa semakin bersih dan sehat,” katanya. (Bdr)
sumbawanews.com,- Sinergitas TNI-Polri untuk mewujudkan Indonesia bebas Pandemi Covid-19 terus dilakukan. Intinya dalam sinergi tersebut juga perlu penanganan yang serius, ekstra dan berkelanjutan, tentunya hal tersebut merupakan tanggung jawab bersama terutama TNI, Polri dan Aparat Pemerintah sebagai pilar utama dalam memberikan perlindungan terhadap kesehatan masyarakat.
Setelah dari Semarang, siang ini, Kamis (18/03/2021) Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., kembali memimpin serbuan vaksinasi bagi Prajurit TNI, Anggota Polri serta masyarakat di Kota Surabaya, Jawa Timur.
Tiba di Surabaya, Panglima TNI dan Kapolri langsung meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat di Puskesmas Kecamatan Gayungan, Surabaya, Jawa Timur.
Adapun jumlah masyarakat yang akan melaksanakan vaksinasi sejumlah 150 orang dengan melibatkan tenaga medis sebagai Vaksinator sejumlah 27 orang (15 orang dari Dinas Kesehatan, 4 personel TNI AD, 4 personel TNI AL dan 4 personel Polri).
“Walaupun telah divaksin, namun masker tetap digunakan dengan benar, disiplin protokol kesehatan harus tetap menjadi bagian dari kebiasaan kita sehari-hari, karena disiplin protokol kesehatan adalah senjata utama kita melawan virus Covid-19,” ungkap Panglima TNI.
Kemudian Panglima TNI dan Kapolri melanjutkan kegiatan menuju Mapolda Jawa Timur. Di Polda Jawa Timur, Panglima TNI dan Kapolri juga meninjau agenda vaksinasi bagi Prajurit TNI dan Anggota Polri, sebanyak 860 personel TNI-Polri menjadi target vaksinasi siang ini (710 personel TNI dan 150 personel Polri) dengan melibatkan 27 Vaksinator TNI-Polri.
Personel TNI-Polri menjadi prioritas dalam program vaksinasi, karena setelah menerima vaksin tentunya para prajurit tersebut akan lebih optimal dalam melaksanakan program pemerintah, baik itu dalam pelaksanaan PPKM skala mikro, maupun sebagai petugas tracing kontak erat yang akan terjun langsung ditengah masyarakat.
“Vaksinator TNI-Polri juga akan dikerahkan untuk membantu pelaksanaan vaksinasi pada puskesmas-puskesmas yang membutuhkan. Sedangkan para Babinsa, Babinpotmar, Babinpotdirga dan Bhabinkamtibmas juga dapat membantu puskesmas-puskesmas di setiap daerah dalam melaksanakan tracing kontak erat,” tegas Panglima TNI.
Diharapkan semua unsur mendukung program vaksinasi nasional guna membentuk kekebalan komunitas yang dibutuhkan dalam upaya menekan pandemi. TNI-Polri akan terus membantu pemerintah mempercepat pelaksanaan program vaksinasi nasional dengan mengerahkan tenaga vaksinator TNI dalam membantu pelaksanaan vaksinasi. (Ahm)
Sumbawanews.com,- Penyelidikan polisi mengungkap penyebab mengerikan di balik tewasnya empat anggota keluarga, termasuk seorang mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), dalam sebuah tenda di Taman...
Sumbawanews.com,- Polisi menangkap seorang pria berinisial TA (23) atas dugaan penusukan terhadap tetangganya, AJ (35), yang tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit di kawasan...
Sumbawanews.com,- Polda Sumatera Selatan menangkap dua pelaku pencurian uang tunai senilai Rp520 juta dengan modus memecahkan kaca mobil di area perbankan. Aksi berdarah itu...
Sumbawanews.com,- Laga sengit di Stadion AT&T pada dini hari Senin (15/6/2026) menjadi sorotan dunia ketika timnas Jepang berhasil menahan imbang Belanda 2-2 dalam pertandingan...
Sumbawanews.com,- Xbox tengah memperdalam reshuffle besar-besaran dengan mengumumkan penutupan studio Compulsion Games, pengembang di balik judul ambisius *South of Midnight*, sekaligus kepergian dua pemimpin...