Home Blog Page 2447

Danrem 162/WB Pimpin Sertijab Dandim 1615/Lombok Timur

Mataram – Komandan Kodim (Dandim) 1615/Lombok Timur saat ini dijabat oleh Letnan Kolonel Inf Amin M. Said, SH., yang sebelumnya menjabat Danyonif Mekanis 741/Garuda Nusantara. Sedangkan pejabat lama, Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, S.Sos., selanjutnya menjabat Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Kopassus.

Serah terima jabatan Dandim 1615/Lotim berdasarkan Surat Perintah Pangdam IX/Udayana Nomor Sprin/1633/VIII/2021
tanggal 12 Agustus 2021 tentang pemberhentian dari jabatan lama dan pengangkatan dalam jabatan baru di lingkungan Kodam IX/Udayana termasuk di dalamnya pejabat Dandim 1615/Lotim Korem 162/WB yang ditindaklanjuti dengan Surat Perintah Komandan Korem 162/WB Nomor Sprin/885/VIII/2021 tanggal 20 Agustus 2021.

Terkait hal itu, Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., mengatakan, serah terima jabatan (Sertijab) di lingkungan TNI AD merupakan bagian dari sistem pembinaan organisasi dalam rangka pembaruan dan penyegaran pemikiran untuk kemajuan organisasi.

“Tour of duty dan tour of area juga merupakan proses untuk memberikan pengayaan pengetahuan dan pengalaman serta menjaga kesinambungan kepemimpinan di tubuh TNI AD, mekanisme ini akan terus dilalui sebagai salah satu implementasi dari sistem pembinaan karir personel,” ujar Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani dalam amanatnya saat memimpin Sertijab Dandim 1615/Lotim di gedung Soedirman Makorem 162/WB, Rabu (8/9/2021).

Dengan kekayaan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki oleh seorang perwira, kata Danrem, diharapkan pada tingkat pimpinan nantinya yang bersangkutan mampu mengambil keputusan serta menentukan kebijakan-kebijakan lebih lanjut secara komprehensif dan sempurna.

Orang nomor satu di jajaran Korem 162/WB itu berharap, Komandan Kodim 1615/Lotim yang baru dapat memberikan semangat dan suasana baru serta lebih maksimal lagi dalam melaksanakan program-program yang diberikan oleh Angkatan Darat maupun untuk membantu pemerintah daerah di wilayah tugasnya.

“Jalin sinergitas dan komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah serta instansi maupun stakeholder terkait untuk mendukung pelaksanaan tugas satuan agar dapat berjalan lancar sesuai harapan,” pintanya.

Demikian juga dengan pejabat yang lama diharapkan dapat membawa semua ilmu pengetahuan maupun pengalaman-pengalaman positif yang didapatkan selama bertugas di wilayah Korem 162/WB baik sebagai Komandan Kodim 1615/Lotim maupun Danyonif 742/SWY.

“Manfaatkan ilmu dan pengalaman positif selama di NTB untuk mendukung tugas di tempat baru demi kemajuan satuan dan organisasi Angkatan Darat,” tutupnya.

Seluruh rangkaian acara serah terima jabatan Dandim 1615/Lotim berlangsung sederhana dan khidmat dihadiri oleh Kasrem 162/WB, Para Kasi Korem 162/WB, Para Dandim maupun Dan/Ka Satdisjan jajaran Korem 162/WB serta Ketua dan Pengurus Persit KCK Koorcab Rem 162 dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan Covid-19.

Gedung Serbaguna GOR Layak sebagai Tempat Tes CPNS 2021

Jember,Sumbawanews.com — – Berdasarkan hasil Assesment dari Satgas Covid-19 Kabupaten Jember, Gedung Serbaguna di GOR PKPSO Kaliwates dinyatakan layak sebagai tempat Tes SKD CPNS tahun 2021.

Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Jember terdiri dari unsur Dinkes Jember, Polres Jember, Kodim 0824, BPBD Jember, dan juga Polsek Kaliwates didampingi Panitia CPNS Jember meninjau langsung dan melakukan Assesment lokasi Pelaksanaan Tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) CPNS Pemerintah Kabupaten Jember di Balai Serbaguna Kaliwates, Selasa (07/09/2021).

Pelaksanaan Tes SKD CPNS Pemerintah Kabupaten Jember rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 14 hingga 19 September 2021.

Hasil Assesment pada intinya adalah pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2021 wajib dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, antara lain:
a. Melakukan swab test PCR kurun waktu maksimal 2×24 jam atau rapid test antigen kurun waktu maksimal 1×24 jam dengan hasil negatif/non-reaktif sebelum mengikuti seleksi
b. Menggunakan masker kain 3 (tiga) lapis;
c. Jaga jarak (Physical Distancing) minimal 1 meter;
d. Cuci tangan dengan sabun/hand sanitizer;
e. Ruang kegiatan maksimal diisi 30 persen dari kapasitas normal ruangan tempat Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2021 yang akan dilakukan;
f. Bagi peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2021 di Kabupaten Jember wajib sudah divaksin dosis pertama
Peserta Tes SKD CPNS yang terkonfirmasi positif COVID-19 untuk dijadwalkan ulang
Ruangan Utama Balai Serba Guna yang digunakan untuk pelaksanaan Tes SKD CPNS yang dalam kondisi normal berkapasitas 1.500 s.d 1.800 orang namun untuk penerapan prokes direkomendasi di isi hanya 200 orang peserta Tes SKD
Jarak tempat duduk antar peserta direkomendasi berjarak 1,5 meter baik itu di ruang tes dan di ruang tunggu peserta
Lokasi Tes direkomendasi untuk penyediaan parkir kendaraan sepeda motor saja untuk peserta tes, sedangkan peserta yang membawa kendaraan mobil untuk di parkir di luar Balai Serba Guna.
Bagi pengantar direkomendasi untuk tidak masuk di area lokasi, yang boleh masuk hanya peserta Tes saja untuk meminimalisir kerumunan.

Di Area Gedung Balai Serba Guna sudah terpasang CCTV dengan jumlah dan jangkauan area pengawasan yang cukup, CCTV area dalam gedung maupun luar gedung. (To2/*)

Polres Sumbawa Awasi Aktivitas Bandara Setelah Dibuka Kembali

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Setelah sempat ditutup beberapa waktu lalu, kini Bandar Udara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa resmi membuka kembali jalur penerbangan antar daerah, Rabu (08/09). Aktivitas masyarakat khususnya para penumpang di bandara, pengawasan ketat pihak Kepolisian Resor Sumbawa terutama terkait kamtibmas serta penerapan Protokol Kesehatan pencegahan covid-19.

Kapolres Sumbawa Akbp Esty Setyo Nugroho S.IK melalui Kasi Humas Akp Sumardi S.Sos menerangkan, Personel Polres Sumbawa yang bertugas di Bandara terus berkoordinasi dengan pihak bandara guna terciptanya kamtibmas dan situasi yang kondusif di Bandara. Selain itu dimasa pandemi ini pihaknya juga bekerja sama dengan pihak bandara untuk bersama-sama melakukan pengawasan yang ketat terhadap protokol kesehatan terhadap para penumpang saat dibandara.

“Selain memberikan rasa aman kepada para penumpang, personel kami juga melakukan pengetatan dan pengawasan penerapan protokol kesehatan sebagai upaya menekan penyebaran virus corona,” Ujarnya.

Selain itu, Polres Sumbawa juga mengingatkan kepada petugas bandara agar memastikan dan mengecek kembali syarat terbaru perjalanan udara yang telah diberlakukan oleh Pemerintah. “Dari pantauan kami, baik kedatangan dan keberangkatan pada hari ini berjalan dengan aman dan lancar, semoga selalu aman dan semua tetap sehat” Ungkap Kasi Humas. (Using)

Panglima TNI : Sinergi TNI-Polri dan Instansi Terkait Guna Mengubah Pandemi Menjadi Endemi

Sumbawanews. Com, – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. memimpin rapat dengan Forkopimda Kalimantan Barat terkait penanganan Covid-19 dan vaksinasi di Kalimantan Barat, bertempat di Aula Makodam XII/Tanjungpura, Kalbar, Rabu (8/9/2021).

Kegiatan diawali penjelasan dari Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., yang menjelaskan tentang penanganan pandemi Covid-19 di wilayah Kalimantan Barat.

Gubernur Kalbar menjelaskan bahwa berdasarkan data Kemenkes RI, Selasa (7/9/2021), saat ini Kalimantan Barat terdapat 629 kasus aktif. Secara rinci keseluruhan kasus konfirmasi 37.493 orang, kasus sembuh 35.878 orang dan meninggal dunia 986 orang.

Selanjutnya disampaikan juga bahwa penanganan Pandemi Covid-19 di wilayah Kalbar juga tak lepas dari sinergitas TNI-Polri, Pemerintah Daerah, Dinas Kesehatan maupun masyarakat.

Menanggapi penjelasan Gubernur Kalbar, Panglima TNI menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Kalbar dan semua elemen, karena dapat mengendalikan pandemi Covid-19 termasuk diantaranya pelaksanaan disiplin protokol kesehatan dan serbuan vaksinasi. “Saat ini kasus Covid-19 di Indonesia telah mengalami penurunan. Itu semua berkat kerja keras semua pihak di 34 Provinsi, namun tetap jangan lengah,” ujarnya.

Panglima TNI juga menekankan agar pelaksanaan tracing kontak erat di Kalbar perlu diperkuat serta perlu memperkuat upaya penanganan secara sinergi dan serius sesuai kondisi wilayah masing-masing. “Pentingnya mengedukasi masyarakat agar mau dirawat di Isoter guna mencegah perburukan kondisi kesehatan pada pasien,” ucapnya.

“Kepada Pangdam XII/Tanjungpura dan Kapolda Kalbar untuk terus membantu Pemerintah Daerah dalam mengatasi pandemi Covid-19 ini menjadi Endemi, kita harus optimis. Pahami dengan cermat data-data yang ada sehingga kita bisa mengambil keputusan dengan tepat,” tegas Panglima TNI.

Panglima TNI juga menyampaikan bahwa Pemda bersama instansi terkait, TNI-Polri, BNPB, Kemenkes harus meningkatkan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dalam manajemen vaksinasi termasuk diantaranya memperkuat Nakes untuk vaksinasi.

Bank NTB Syariah Sumbawa Salurkan TUNAS Lewat Capem

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Bank NTB Syariah Cabang Sumbawa menyalurkan TUNAS – Progam Inovasi Kredit Pertanian, di Cabang Pembantu (Capem) di beberapa kecamatan. Selain untuk mendekatkan pelayanan kepada nasabah dan calon nasabah, juga mempertimbangkan potensi masing-masing wilayah.

“Kita salurkan di Capem. Ada beberapa Capem yang menyalurkan (TUNAS) itu,” kata Khaeril Akmal, Deputy Branch Manager Bank NTB Syariah Cabang Sumbawa, di ruang kerjanya Rabu (08/09).

Dijelaskan, penyaluran di beberapa cabang pembantu dihajatkan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Dan difokuskan kepada Cabang Pembantu yang berada pada wilayah-wilayah dengan potensi pertanian terbesar di Kabupaten Sumbawa.

“Tentu selain akses, kita berikan kemudahan dalam hal jarak tempuh kepada masyarakat. Kita melihat daerah-daerah mana saja yang masyarakatnya dominan petani secara umum. Dalam artian, pertanian, peternakan, perikanan, disitu masuk juga,” jelasnya.

Disebutkan, salah satu yang menyalurkan TUNAS antara lain Capem Lunyuk. Sebab, Kecamatan Lunyuk memiliki potensi pertanian yang besar, termasuk dominan masyarakatnya sebagai petani. “Disana kan potensi pertaniannya luas. Masyarakatnya dominan sebagai petani,” jelasnya.

Kemudian Capem Plampang, yang meliputi beberapa kecamatan di wilayah timur Kabupaten Sumbawa, seperti kecamatan tarano, kecamatan Empang, Kecamatan Maronge dan Kecamatan Labangka. “Disana selain petani misalnya tarano, banyak juga masyarakat nelayannya. Empang, Plampang, Maronge, itu kan banyak juga masyarakat nelayan. Banyak desa-desa pesisir,” jelasnya.

Selain itu, penyaluran di dilakukan melalui Capem Langam yang meliputi Kecamatan Lape, Kecamatan Lopok, Kecamatan Moyo Hulu dan Kecamatan Moyo Hilir. Sedangkan untuk wilayah Barat, disalurkan melalui Capem Utan dan Capem Alas. (Using)

Rapid Antigen Calon Peserta SKD Dipusatkan di Dinkes Sumbawa

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Calon peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2021, diwajibkan melakukan rapid test antigen minimal sehari sebelum pelaksanaan seleksi. Rapidtest Antigen akan dipusatkan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumbawa, yang akan dijadualkan kemudian berdasarkan pelaksanaan masing-masing peserta.

“Untuk antigen, Pemda sudah mengeluarkan kebijakan untuk memberikan kemudahan dengan menggratiskan Tes Antigen. Lokasinya akan dipusatkan di Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pemgembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Sumbawa, melalui Kepala Bidang Pengadaan dan Kesejahteraan Aparatur, Budi Sastrawan, di ruang kerjanya Selasa (07/09).

Diungkapkan, jadual rapidtest antigen akan disampaikan bersamaan dengan pengumuman resmi. “Jadualnya (Rapid Antigen) kita atur sesuai dengan jadual pelaksaan SKD masing-masing peserta. misalnya lusa ikuti seleksi, besok antigen-nya. Karena itu kan masa berlakunya 1 x 24 jam,” ucapnya.

Disebutkan, Rapidtest Antigen merupakan hal krusial dan wajib diikuti oleh peserta, dan mutlak dilakukan seperti yang ditetapkan BKN. Dan secara umum pelaksaan SKD CPNS berlangsung selama 18 hari kalender, sejak 29 September hingga 16 Oktober 2021.

“Pelaksanaan seleksi SKD ini BKN telah menetapkan persyaratan-persyaratan seleksi, dan itu nanti akan dituangkan dalam penumuman seleksi. Akan ada persyaratan-persyaratan rinci nanti, bagi pelamar. Persyaratan yang cukup krusial yang ditetapkan BKN pusat itu adalah, peserta seleksi SKD Wajib melakukan tes PCR atau tes Antigen,” jelasnya.

Ditegaskan, peserta yang berdasarkan hasil tes kesehatan terkonfirmasi positif, tidak akan kehilangan hak untuk mengikuti seleksi CPNS. Sebab disediakan waktu tambahan diluar hari normal pelaksanaan seleksi, Yakni hari ke-19 atau tanggal 17 Oktober 2021.

“Bagi peserta seleksi yang terkonfirmasi positif, pada dasarnya mereka masih berhak mengikuti seleksi. Dengan catatan, perlakuannya nanti berbeda. Misalnya positif dihari pertama hingga hari terakhir, nanti itu ada sesi khusus di hari ke-19. Artinya itu tanggal 17 Oktober. Itupun dengan perlakuan khusus, ruangnnya khusus, tentu protokol kesehatannya sangat ketat. Intinya, mereka tidak kehilangan hak untuk mengikuti seleksi. Tapi nanti di hari tambahan itu. Kan waktu normalnya 18 hari,” tuturnya.

Ia berharap, calon peserta seleksi menjaga kesehatan agar dapat mengikuti seleksi dengan lancar. “Karena test antigen menjadi krusial. Harapan kita peserta menjaga kesehatan agar saat test itu hasilnya negative. Nanti jadualnya akan dituangkan dalam pengumuman. Insya Allah dalam waktu dekat ini, kita akan sampaikan. Sekarang sedang kita rancang. Termasuk didalamnya jadual peserta melakukan tes antigen di dinas kesehatan. Nanti kita atur tersendiri jadualnya,” ucapnya. (Using)

Panglima TNI : Kita Boleh Bersyukur Kasus Covid-19 di Pontianak Menurun Namun Jangan Lengah

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E, M.M., meninjau langsung serbuan vaksinasi di Ayani Mega Mall Pontianak dan SMA Negeri 1 Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu  (8/9/2021).

 

Adapun yang menjadi target vaksinasi di Mega Mall Pontianak sebanyak 1.500 peserta dengan 94 tenaga vaksinator, dan di SMAN 1 Pontianak 1.100 peserta dari kalangan pelajar diarea tersebut melibatkan 32 Vaksinator gabungan dari TNI, Polri, Dinkes serta relawan.

 

Mengawali peninjauan vaksinasi di tempat pertama Mega Mall Pontianak, Panglima TNI menyampaikan kepada warga masyarakat yang sedang melaksanakan vaksin agar ajak saudara dan rekan-rekan untuk melaksanakan vaksinasi.

 

Kemudian, Panglima TNI, Kapolri dan Kepala BNPB meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMAN 1 Pontianak. Tiba di lokasi, Panglima TNI langsung disambut oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Pontianak.

 

Selanjutnya Panglima TNI melaksanakan video conference dengan beberapa perwakilan dari Kabupaten Ketapang. Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh aparat yang bekerja keras tidak mengenal waktu untuk mengendalikan Covid-19.

 

“Kepada aparat TNI-Polri, Pemerintah Daerah maupun Dinas Kesehatan perlu kita ketahui bahwa kasus konfirmasi sudah mulai turun, itu semua berkat kerja keras yang kita lakukan bersama selama ini. Kita wajib bersyukur namun tidak boleh lengah, karena kemungkinan-kemungkinan terburuk bisa terjadi,” tegas Panglima TNI.

Tingkatkan Rasa Nasionalisme, Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Memberikan Materi Wawasan Kebangsaan dan Bagikan Alat Tulis

(Papua). Dalam rangka meningkatkan rasa nasionalisme para pelajar, 7 personel Pos Popome Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS dipimpin Letda Inf Bintang Cakti Wirasatya mengunjungi Sekolah Dasar Trikora (SD Trikora) Jayawijaya yang berada di Distrik Popome, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, Rabu (08/09/2021).

 

Kedatangan personel satgas Yonif 751/VJS disambut hangat oleh seluruh murid dan para guru yang diwakili oleh Bapak Kotius Tabuni, dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada personel Satgas.

 

“Saya mewakili seluruh murid dan para guru yang ada di sekolah ini mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak-bapak tentara yang telah meluangkan waktu untuk berkunjung ke sekolah kami dengan memberikan pengarahan dan materi wawasan kebangsaan serta memberi bantuan alat tulis kepada murid di sekolah kami,” ujar Bapak Kotius Tabuni.

 

Menurut Letda Inf Bintang Chakti Wirasatya selaku Danpos Popome, kegiatan ini merupakan program yang telah direncanakan oleh Satuan Tugas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS. “Pemberian materi wawasan kebangsaan ini kami berikan kepada para siswa, diharapkan akan menambah pengetahuan para siswa tentang perjuangan para pahlawan dan meningkatkan rasa cinta kepada tanah air Indonesia,” ungkapnya.

 

Di tempat terpisah,  Dansatgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi, S.I.P mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk  meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme generasi penerus bangsa.

 

“Pembekalan wawasan kebangsaan ini bertujuan agar anak-anak/pelajar mampu mengaplikasikannya dalam kegiatan sehari-hari,  baik itu di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal para siswa,” tambahnya. (Pen Satgas Yonif RK 751/VJS)

 

TNI MENGEDEPANKAN PROFESIONALISME DAN PENGABDIAN

TNI MENGEDEPANKAN PROFESIONALISME DAN PENGABDIAN

Oleh Letkol Inf Drs. Solih (Kasubbid Branet Puspen TNI)

Tentara Nasonal Indonesia (TNI) dikenal sebagai organisasi yang solid dan sarat dengan semangat perjuangan, pengabdian dan pengorbanan yang luar biasa dan tanpa pamrih, dengan dilandasi oleh loyalitas sebagai roh yang menjiwai kehidupan setiap Prajurit TNI. Nilai–nilai, jiwa dan semangat Kejuangan 45 akan tetap melekat didada prajurit dan selalu aktual, sehingga harus terus dipegang diteguh oleh setiap Prajurit TNI untuk bekal menjaga keutuhan NKRI dimanapun ia berada dan bertugas, selain itu juga harus memegang teguh Pancasila, UUD 45, Sumpah Prajuit Sapta Marga dan 8 wajib TNI.

TNI senantiasa mengedepankan profesionalisme dalam mengimplementasikan perannya sebagai bagian dari sistem kenegaraan untuk menjaga kedaulatan NKRI. Dinamika politik yang selalu mengoda TNI sarat dengan kepentingan dan kecenderungan tarik-menarik antara elite politik harus dapat disikapi secara arif untuk menghindari keterjerumusan TNI pada situasi pelik untuk menguntungkan elite politik, tetapi tidak berpikir dampak dari tuduhan terhadap TNI yang tidak netral. Ini TNI harus pegang teguh bahwa TNI netral tidak berpihak kepada siapapun.

TNI memiliki garis pembatas yang sangat tegas dalam ranah politik. Selaku alat negara, maka Politik Tentara adalah Politik Negara, Politik Rakyat yang dilandasi semangat Demokrasi Pancasila yaitu untuk terus menjaga keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 sebagai harga mati yang tidak boleh ditawar-tawar lagi.

Tugas TNI diatur tersendiri oleh undang-undang No. 34 tahun 2004 tentang TNI. Undang-undang inilah yang mengatur tentang TNI baik dalam hal jati-diri, kedudukan, peran, fungsi, tugas, postur, organisasi, pengerahan dan penggunaan kekuatan serta masalah administrasi keprajuritan. Undang undang tersebut juga mengatur segala yang berhubungan dengan hukum nasional dan Internasional dalam kaitannya dengan ruang lingkup tugas TNI.

Jati diri Prajurit TNI Sejati adalah Jati Diri Prajurit sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional, dan Tentara Profesional untuk selalu dapat dicerminkan dalam pola pikir dan pola tindaknya. Sebenarnya kalau dilihat dari sejarah perjuangan lahir dan besarnya TNI tidak dapat dipungkiri memang TNI lahir dari rakyat dan juga dibesarkan oleh rakyat, jadi logikanya TNI adalah pengabdi untuk rakyat yang harus dilindunginya.

Prajurit TNI agar mampu memberikan yang terbaik untuk masyarakat, terlebih ketika menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit. Sehingga, keberadaan TNI akan selalu dinantikan dan dirindukan oleh rakyat. Bagaimana mengembalikan TNI kepada roh dan jati dirinya yang sejati sesuai amanat konstitusi yang disusun oleh para Pahlawan Kemerdekaan dan para Pejuang Pendiri Bangsa. Roh TNI terletak pada kekuatan rakyat. Jika sampai menyakiti rakyat, sama saja menyakiti ibu kandung sendiri.

PENJUALAN AIR PANAS SONGGORITI KE SALAH SATU HOTEL BERBINTANG DIDUGA DIMANIPULASI

Batu – Sumbawanews.com—- Pemanfaatan sumber air panas alami yang berasal dari Candi Songgoriti selain dimanfaatkan oleh masyarakat ternyata juga disalurkan ke hotel berbintang di Songgoriti Desa Songgokerto Kecamatan. Batu Kota Batu. Aliran air ini dinilai sangat merugikan masyarakat yang tinggal di sekitar mata air panas yang bersumber di dekat Candi Songgoriti.
Aliran sumber air panas dari candi Songgoriti ini dipercaya mengandung tingkat belerang yang cukup tinggi , sehingga dapat menyembuhkan penyakit kulit dan jenis penyakit lain sehingga sering digunakan untuk berendam oleh masyarakat.
Dahulu Songgoriti merupakan salah satu tujuan destinasi favorit bagi masyarakat Kota Batu dan sekitarnya untuk sekedar menghilangkan penat diakhir pekan.
Akan tetapi seiring berjalannya waktu, ada yang berubah di wajah Songgoriti di samping carut -marutnya manajemen pengelolaan yang asal-asalan hingga dugaan penjualan air panas secara ilegal pun kini menyeruak ke permukaan. Dari hasil investigasi dilapangkan ditemukan pipa yang di duga mengarah ke salah satu hotel berbintang didaerah tersebut.
“ wong tidak ada transparansi kepada masyarakat terkait dengan pengelolaan sumber di Songgoriti dan terkait hal ini dan oknum memang banyak yang bermain terkait dengan pengelolaan Songgoriti “ ungkap lucent, warga yang mulai dari 40 tahun tinggal di Songgoriti ini, dan sebenarnya selama ini setahu warga pengelolaan Songgoriti selalu beralih dengan kontrak – kontrak yang tidak jelas imbuhnya.
Selama ini pemerintah daerah kok tidak bisa menciptakan kenyamanan tempat dengan penataan dan pembenahan tempat dengan memperbaiki objek ini, padahal hampir mayoritas warga di sini pendukung wali kota pas pemilu tapi kenyataannya tidak ada imbal balik ke warga di Songgoriti lanjut pria asal Trenggalek ini.
Terkait dengan air panas sendiri harusnya di manfaatkan oleh masyarakat, “ seperti yang terjadi dalam penjualan air panas ke salah satu hotel berbintang di sini berawal dari suatu kecerobohan tokoh lingkungan yang ada pada saat transaksi dan negosiasi pada saat mengambil air panas dari sumber Songgoriti, dan harganya sangat murah, bayangkan untuk 20 tahun sepengetahuan saya cuman 70 juta, dan kompensasi hotel tersebut pada warga Songgoriti sebesar 2, 5 juta itu pun tidak transparan karena masyarakat tidak pernah dilibatkan “ yang mungkin dikalkulasi hampir 600 jutan selama 20 tahun, padahal hotel tersebut jual dengan mahal tambah mantan petinju di salah satu sasana di Surabaya ini saat kami wawancarai (25/8/2021)
Dari apa yang disampaikan warga ternyata juga di benarkan oleh pengelola baru Songgoriti saat ini, dari hasil pantauan di lapangan memang di temukan pipa aliran air yang di duga mengarah ke salah satu hotel berbintang di Songgoriti ini, dan ini memang dibenarkan oleh salah seorang pengelola baru di Songgoriti pasca ditandatanganinya perjanjian kerja antara JASAYASA dan PT. Aljabar Jati Indonesia (13/8/2021) dan berencana membangun hotel Grand Songgoriti di sini.
Akan tetapi kita masih akan melakukan banyak pembersihan, perbaikan serta pembenahan terutama masalah perbaikan saluran air dari sumber menuju kamar hotel yang masih bermasalah, namun sudah dilakukan pengecekan, “yang berat itu pemulihan air yang harus di atur ulang “ ungkap pria berinisial Ay ini saat dikonfirmasi, “ selama ini warga juga punya bisnis yang memanfaatkan air, dan ketika ini di tutup (aliran airnya) akan ada dampak sosial yang ditimbulkan karna hal itu pihak hotel tidak mau ada konflik dengan warga dan ingin mengajak warga berbicara “ “intinya bagaimana tempat aku tersuplai dengan baik “ (7/9/2021).
Dengan target setoran PAD 600 juta per tahun, pihaknya akan menata penggunaan air panas yang sumbernya berada atas tanah milik PT. Aljabar Jati Indonesia dan dalam pengelolaan Grand Songgoriti hotel. Seperti air panas yang di tarik ke hotel berinisial “OC” itu juga ambil dari kita (Grand Songgoriti) dan dari informasi yang di terima ada beberapa orang dibayar untuk mengamankan aliran air panas ke sana, tambahnya saat kita gali lebih dalam.
“ orang ini pas kebetulan bekas karyawan hotel yang lama , yang melakukan kecurangan, untuk itu pihaknya akan mengajak warga untuk berkoordinasi untuk melakukan pemulihan saluran air belerang ke hotel “Grand Songgoriti “ yang di tutup , ini akan dipulihkan kembali oleh manajemen baru Songgoriti ini, Terkait hal ini pihaknya masih akan berkoordinasi lebih lanjut karena dengan adanya aliran air panas dan belerang secara ilegal ini pihaknya sangat dirugikan,” imbuh mantan GM Selorejo ini. (yoehanes)

Berita Terkini

Utang Rp850 Ribu, Pacar Gelap Siram Anak Kecil dengan Air Keras

Sumbawanews.com,- Polisi mengungkap kekejaman yang menggemparkan di Sumedang, Jawa Barat: seorang pria berinisial WS (32) menyiram dua bocah kakak-beradik, RFP (9) dan QSH (6),...

Gelombang Panas Ekstrem Landa Prancis

Sumbawanews.com,- Prancis diguncang gelombang panas luar biasa dengan suhu mencapai 40 derajat Celsius, memaksa warga mencari cara kreatif untuk bertahan di bawah terik yang...

Gubernur Jabar Ancam Cabut Subsidi Siswa Tawuran

Sumbawanews.com,- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertegas komitmen Pemerintah Provinsi terhadap integritas moral para penerima program sekolah swasta gratis. Jika terbukti terlibat tawuran atau...

Prabowo Bangun Arah Baru Pembangunan, Cak Imin: Insyaallah Perubahan Besar

Sumbawanews.com,- Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto tengah merancang arah baru dalam pembangunan nasional yang berbeda...

Berita Utama