Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Anggota kepolisian dari Satres Narkoba Polres Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, menggerebek rumah seorang bandar narkoba yang selama ini meresahkan warga. Penggerebekan oleh anggota Opsnal Satres Narkoba di rumah pelaku berinisial AS alias Aldi, di Dusun Batu Pragan, Desa Lape, Kecamatan Lape. Aldi diringkus bersama rekannya berinisial MF, warga Dusun Stompa, Desa Dete, Kecamatan Lape.
Saat penggeledahan, yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Sumbawa, IPTU Malaungi, SH. MH. terhadap badan dan kamar terduga pelaku, polisi berhasil menemukan barang bukti narkoba jenis sabu yang disimpan di bawah wastapel dan sebagian di dalam dompet mainan kunci sepeda motor pelaku. Selain menangkap dua terduga pelaku, polisi juga mengamankan 3 orang lainnya. Polisi kemudian menggelandang semuanya bersama barang bukti ke Mapolres Sumbawa, guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.
Kapolres Sumbawa, AKBP Esty Setyo Nuhroho, S.IK. Melalui Kasi Humas, AKP Sumardi, S.Sos. mengungkapkan, penangkapan terhada dua pelaku ini berdasarkan laporan masyarakat yang resah dengan pelaku yang sering menjadikan rumahnya sebagai tempat konsumsi barang haram bersama teman temannya. “Kita mendapat laporan dan aduan masyarakat, kalau rumah terduga ini sering dijadikan tempat pesta sabu dan transaksi. Makanya tim opsnal yang dipimpin oleh Kasatres Narkoba, langsung melakukan penggerebekan,” tegasnya.
Menurut kasi humas, tim opsnal yang menggeledah rumah pelaku berhasil menemukan barang bukti sabu sabu beserta perlengkapan untuk mengkonumsi dan menjual sabu. “Saat digeledah, ditemukan 2 poket diduga sabu yang disimpan di bawah wastapel dapur rumah dan 2 poket diduga sabu di temukan di dalam dompet gantungan kunci motor pelaku lainnya yakni MF,” jelasnya.
Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan MF lanjut kasi humas, berupa 2 poket di duga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1,24 gram, 1 poket bekas pakai sabu, 1 buah hp,1 buah korek gas,1 unit Spm Vixion beserta kunci kontak, 1 buah dompet gantungan kunci motor, 1 buah switer, 4 lembar klip obat dan uang tunai Rp. 750.000,-.
“Sementara barang bukti dari tangan AS, berupa 2 poket di duga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,92 gram, 4 poket bekas pakai sabu, 2 buah skop,1 buah sumbu, 1 buah bong,1 buah pipa kaca, 1 buah tutup botol yang di lubangi, 2 bendel klip obat, 2 buah korek gas dan telepon genggam,” rinci kasi humas. (Using)
Belu NTT – Untuk mendukung kesiapsiagaan dalam melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI – RDTL, Personel Satuan Tugas (Satgas) sektor timur Yonif 742/SWY melaksanakan pembinaan fisik (Binsik) dengan olahraga lari pagi menempuh jarak 8 kilometer.
Adapun route yang dilalui, star dari Mako Satgas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat ke arah perempatan Puneru, kemudian belok kiri menuju finish di Lapangan Alun-alun Kota Atambua Kabupaten Belu NTT, Minggu (24/10/2021).
Binsik dipimpin langsung oleh Danyonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Untoro selaku Dansatgas, didampingi Wadansatgas Mayor Inf Aditya Nugraha. Setelah beristirahat sejenak mereka melaksanakan pembersihan di sekitar Alun-alun, mengumpulkan sampah organik maupun non organik dimasukkan ke dalam karung yang sudah disiapkan.
Letnan Kolonel Bayu Sigit Untoro di sela-sela kegiatan tersebut menerangkan, pembinaan fisik ini rutin dilakukan setiap hari khususnya pagi hari, baik di markas komando (Mako) maupun di pos-pos jajaran Satgas Pamtas Sektor Timur. Sedangkan sore harinya, juga melaksanakan Binsik tambahan.
Sebagai prajurit menurutnya, pembinaan fisik sudah seharusnya dilakukan untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh, sehingga kapanpun dibutuhkan selalu siap untuk melaksanakan tugas terutama saat ini di wilayah perbatasan.
Seperti kita ketahui, sambung Bayu Sigit, tugas pokok Satgas Pamtas selain menjaga wilayah perbatasan juga melaksanakan pembinaan teritorial yang menyangkut sembilan komponen strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Selain itu, pihaknya juga mendorong dan mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan sekitarnya agar terlihat bersih, indah dan nyaman.
“Jjka sudah demikian, maka yakinlah alam juga akan menjaga kita,” tutup pria hobby fitness tersebut. (Penrem162)
Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Sebanyak 1 ton daging ayam beku tanpa dokumen diamankan oleh aparat TNI dari Satgas Bais TNI Brangbiji, Lettu Inf Ichsan Mashuri dan anggota Kodim bersama aparat Polri dari Polsek Badas. Petugas mengamankan daging ayam beku dari atas bus penumpang yang diturunkan di terminal Sumer Payung Sabtu (23/10/21), sekitar pukul 20.00 wita. Tiba diterminal Sumer Payung, daging ayam beku tersebut dipindahkan dari bus ke mobil penerima barang. Kemudian aparat gabungan langsung mengamankan daging yang dikemas dalam 41 karung tersebut.
Kapolres Sumbawa, AKBP Esty Setyo Nugroho, S.IK. Melalui Kapolsek Labuan Badas, IPDA Degues Pandu Pandada, S.Tr.K., Sabtu (23/10/21) mengatakan dari informasi sopir bus, daging ayam beku ini dikirim dari lombok dan hendak dijual di Sumbawa. “Kita bersama teman teman TNI dari Kodim 1607, sudah mendapat informasi dari masyarakat. Bahkan tim dari Kodim 1607, sudah membuntuti bus tersebut dari wilayah kecamatan Alas,” kata pandu.
Dari informasi yang didapat, tim kemudian lanngsung menuju terminal Sumer Payung dan menemukan daging ayam beku ini sedang diturunkan dari bus. “Daging ayam beku ini sudah diturunkan dari bus kemudian langsung dipindahkan ke atas mobil penerima barang. Kita langsung mengamankan,” tegasnya.
Sebanyak 1,025 ton daging ayam beku ini diangkut tanpa dilengkapi surat-surat resmi ini kemudian diserhakan kepada petugas dari Dinas Peternakan. Dan Satpol PP Sumbawa serta petugas dari Stasiun Karantina Pertanian Sumbawa Besar untuk diproses lebih lanjut.
Kepala Urusan Tehnis Karantina Pertanian Sumbawa Besar, Dwi Rachmanto, mengatakan dari hasil pemeriksaan bersama aparat gabungan, 1 ton daging ayam beku ini tanpa dilengkapi dengan dokumen yang sah. “Saat dicek bersama-sama rekan-rekan dari Dinas Peternakan, Pol PP, kepolisian dan TNI, ternyata daging ayam beku tersebut tidak dilengkapi surat-surat resmi,” katanya.
Dikatakan, Daging beku tersebut tidak dilengkapi dokumen sah, diantaranya tidak disertai Rekomendasi Pemasukan dari Dinas Peternakan daerah tujuan, dan surat keterangan kesehatan bahan asal hewan (SKKBAH) dari Dinas Peternakan daerah asal. Serta tidak dilaporkan dan diserahkan kepada pihak karantina ditempat pengeluaran (Pelabuhan Kayangan) dan juga ditempat pemasukan (pelabuhan pototano).
“Guna memastikan/menjamin kesehatan dari daging yg akan dilalulintaskan bebas dari hama penyakit hewan atau HPHK sehingga aman dikonsumsi oleh masyarakat (dengan diterbitkannya Sertifikat Karantina dari pelabuhan asal dan sertifikat pelepasan dipelabuhan tujuan),” tegasnya.
Berdasarkan pasal 35 Undang Undang nomor 21 tahun 2019 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan. Untuk melalulintaskan masuk/keluar Hewan, Tumbuhan dan produk turunannya dari suatu area ke area lainnya di dalam wilayah NKRI termasuk ke Pulau Sumbawa, semua komoditas tumbuhan, hewan maupun produk turunan harus dilengkapi dokumen karantina yang sah, melalui tempat pemasukan/pengeluaran yg telah ditetapkan oleh pemerintah pusat serta dilaporkan dan diserahkan kepada petugas karantina untuk keperluan tindak karantina, pengawasan dan/atau pengendalian.
“Hal ini dilakukan untuk menjaga agar hama penyakit hewan karantina (HPHK) tidak masuk dan tersebar dari suatu area ke area lain di dalam wilayah NKRI,” katanya.
Selanjutnya, kata Dwi, saat uni kami bersama Instansi terkait Dinas Peternakan dan Satpol PP Sumbawa mengamankan barang bukti tersebut disalah satu cold storage di sumbawa. Dan akan diperoses lebih lanjut bahkan terhadap daging yg telah membusuk akan dimusnahkan.
“Kami bersama Instansi terkait didaerah akan melakukan beberapa tahapan proses hingga pada akhirnya nanti jika dimungkinkan sampai pada tahapan pemusnahan, hal ini dilakukan untuk memberikan efek jera bagi oknum oknum yang suka mengirim daging ayam tanpa dokumen yang sah menurut aturan perundang-undangan yg berlaku” tegasnya. (Using)
Lombok Utara – Di akhir masa tugasnya sebagai Kepala Staf Korem (Kasrem) 162/WB Kolonel Arm I Made Kariawan menggelar kegiatan Golf bersama di Lombok Golf Kosaido Country Jalan Raya Sire Dusun Sire Desa Sigar Penjalin Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Sabtu (23/10/2021).
Golf bersama yang dikemas santai tersebut bertajuk “Farewell Golf Game Kasrem 162/WB”, dihadiri Danrem 162/WB, Kajati NTB, Wakapolda NTB, Kepala BNNP NTB, Kasrem 162/WB, Danlanal Mataram, Danlanud ZAM, serta Pimpinan BUMN maupun Swasta dan para Golfer se Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Menurut Kolonel Arm I Made Kariawan, olahraga golf bersama kali ini dalam rangka acara perpisahan karena masa tugasnya di Korem 162/WB akan berakhir dan akan melanjutkan pengabdian dalam jabatan baru di Sekolah Staf dan Komandan Angkatan Darat (Seskoad).
Alumni Akmil 1989 itu berharap, hubungan dan silaturrahmi yang sudah terjalin selama ini tetap terpelihara, dimanapun berada dan bertugas. Ia juga mohon Do’a restu, semoga di tempat tugas yang baru dapat melaksanakan tugas dengan baik dan amanah.
“Tidak lupa juga kami atas nama pribadi dan keluarga, mohon maaf lahir dan batin apabila semasa bertugas di NTB ada tutur kata maupun tindakan yang salah, baik disengaja maupun yang tidak disengaja,” ucapnya.
Lanjutnya, permainan Golf adalah permainan yang penuh dengan sportifitas dan membentuk karakter yang baik, karena dalam permainan ini kita bermain dengan diri sendiri untuk mengembangkan kejujuran diri, mendapatkan kawan yang banyak. Olahraga golf ini juga bisa dilakukan untuk semua golongan dan usia dari anak-anak, remaja, dewasa hingga usia tua.
Demikian juga Kajati NTB mewakili seluruh Golfer yang hadir mengikuti kegiatan tersebut menyampaikan harapan yang sama kepada Kolonel Made Kariawan agar jalinan silaturahmi yang sudah terbina selama ini tetap terjalin dengan baik.
“Selamat kepada Kolonel Made Kariawan yang telah mendapatkan jabatan barunya di Seskoad, Bandung Jawa Barat,” pungkasnya.
Kegiatan tambahan yaitu acara ramah tamah dan pemberian doorprise sebagai tanda mata ke semua peserta dan panitia, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.
(Keerom). Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A, yang diwakili oleh Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Bambang Trisnohadi mendampingi kunjungan kerja Danpusterad Letjen TNI Teguh Arief Indratmoko, M.M. di Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, Sabtu (23/10/2021).
Setibanya di Bandara Sentani, Danpusterad dan rombongan langsung melaksanakan kunjungan kerja ke Kodim Persiapan Keerom. Dalam sambutannya Danpusterad menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat pembangunan Kodim Persiapan Keerom dan mengecek kondisi prajurit Satuan Bawah Kendali Operasi (BKO) Aparat Teritorial (Apter) di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih serta memberikan secara langsung bingkisan dari Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa.
“Saya berharap apabila selama bertugas terdapat kekurangan atau mengalami kendala agar dapat segera diselesaikan, dibenahi dan diperbaiki sehingga di masa mendatang kalian dapat lebih baik lagi dalam memberikan, membantu serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu laksanakan setiap tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, bantu Pemda dan masyarakat dalam menuntaskan setiap masalah yang ada serta berikan contoh yang baik bagi masyarakat dan hindari pelanggaran,” jelas Danpusterad.
“Saya juga menyampaikan salam dan pesan dari Bapak Kasad kepada para prajurit Satuan BKO Apter agar kalian senantiasa tetap menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan sehingga terhindar dari virus Covid-19 dan malaria,” tambah Letjen Teguh.
Di akhir sambutannya, Danpusterad juga mengucapkan terimakasih atas bantuan dan dukungan dari Bupati bersama masyarakat Kabupaten Keerom terkait pembangunan Kodim Persiapan Keerom.
Selanjutnya Kasdam XVII/Cenderawasih dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan kunjungan Danpusterad ini diharapkan para prajurit Satuan BKO Apter yang berada di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih dapat meningkatkan semangat serta motivasi untuk lebih baik lagi dalam bertugas.
“Jadikan kunjungan Bapak Danpusterad ini sebagai tambahan semangat dan motivasi untuk lebih baik lagi dalam menjalankan tugas sebagai Satuan BKO Apter di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih,” ucap Kasdam XVII/Cenderawasih.
Sementara itu, Bupati Keerom Bapak Piter Gusbager mengucapkan terimakasih atas bantuan dari TNI Polri yang berada di Kabupaten Keerom karena peran dan hubungan yang sangat baik antara TNI Polri dan masyarakat tersebut dapat meningkatkan pembangunan, kesejahteraan masyarakat dan menciptakan keamanan serta stabilitas di lingkungan masyarakat Kabupaten Keerom.
“Pemda Kabupaten Keerom sangat antusias menyambut dan mendukung penempatan Satuan BKO Apter di sini dan pembangunan Kodim Persiapan Keerom serta program TNI untuk masyarakat yang berada di perbatasan khususnya di Kabupaten Keerom,” tutup Bupati Keerom.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Aster Kasdam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Yarnedi Mulyadi, Dandim 1701/Jayapura Kolonel Inf Edwin Apria Candra, Kapolres Keerom AKBP Christian Aer, Ketua DPRD Keerom Bapak Mujiono S.E dan Kadistrik Keerom Bapak Loren. (Bdr)
Hanoi, sumbawanews.com – Kementerian Luar Negeri RI melalui KBRI Hanoi telah memfasilitasi pemulangan 13 ABK Indonesia ex MV Chung Ching yang ditahan Otoritas Vietnam sejak bulan Maret 2020. MV Chung Ching ditangkap patroli Bea Cukai Vietnam atas tuduhan melakukan perdagangan rokok ilegal di perairan Vietnam. Demikian keterangan KBRI Hanoi, seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.
MV Chung Ching adalah kapal milik Yi Ching Yang Co.,Ltd., Taiwan, terdaftar dengan bendera Palau dan mempekerjakan 22 ABK, termasuk 13 orang WNI. Sebelumnya, sambil menunggu proses penyelidikan oleh otoritas hukum Vietnam, kapal dan seluruh ABK diminta tetap berada di perairan Vietnam, mengingat pemilik kapal di Taiwan tidak dapat dihubungi.
KBRI Hanoi terus menjalin komunikasi dengan para ABK Indonesia dan melakukan koordinasi erat dengan Pemerintah Vietnam. Untuk menjamin pelindungan dan pemenuhan hak dan kebutuhan ABK Indonesia selama berada di Vietnam. Dan Secara khusus, KBRI Hanoi juga melakukan berbagai langkah diplomasi untuk mendorong pemulangan segera para ABK Indonesia tersebut.
Hasil Penyelidikan oleh Otoritas Vietnam memutuskan, pelanggaran yang dilakukan adalah pelanggaran kepabeanan dengan hukuman denda dan penggantian biaya logistik. Biaya tersebut diambil dari hasil penjualan kapal MV Chung Ching.
Dengan keputusan tersebut, para ABK dinyatakan bebas, dan proses kepulangan 13 ABK Indonesia termasuk Kapten kapal dapat dilaksanakan. sehingga mereka dapat kembali berkumpul dengan keluarga di Indonesia. (Using)
(Tolikara. Sabtu 23 Oktober 2021). Kantor desa yang seharusnya menjadi sentral dalam merencanakan pembangunan dan pengembangan desa menjadi bangunan yang tidak dimanfaatkan karena akses jalan yang sulit dilalui, hal inilah menjadi dasar Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS melaksanakan kerja bakti membersihkan kantor desa dan jalan yang menuju kantor tersebut.
Dipimpin oleh Sertu Yelin Depondoye selaku Wadan Pos Minage bersama 10 personel Satgas mengajak Kepala Desa Minage dan masyarakat untuk sama-sama melakukan kerja bakti dengan membersihkan kantor desa dan jalan yang menuju kantor desa di Distrik Kubu, Kabupaten Tolikara, Papua.
Ajakan personel satgas untuk kerja bakti disambut baik oleh seluruh warga dan Bapak Timotius Kogoya selaku Kepala Distrik Kubu. “Saya mewakili masyarakat yang ada di Distrik Kubu sangat bangga kepada Satgas Yonif 751 yang sudah berinisiatif memberi saran kepada kami agar melaksanakan kerja bakti,” ungkapnya.
“Kami berterima kasih atas partisipasinya yang ikut serta kerja bakti bersama masyarakat, sehingga pembersihan jalan dan kantor desa lebih cepat selesai,” kata Bapak Timotius.
Hal senada juga disampaikan oleh Wadan Pos Minage Sertu Yelin Depondoye. “Kerja bakti yang dilaksanakan bersama masyarakat ini merupakan wujud kepedulian kami Satgas Yonif 751 terhadap kondisi sosial dimana kami bertugas,” ucapnya.
“Kami personel satgas berharap selama dalam melaksankan tugas pengamanan didaerah yang dianggap rawan bisa memberikan dan menanamkan rasa simpati masyarakat terhadap TNI dengan cara membantu setiap kegiatan dan kesulitan masyarakat disekelilingnya,” ujar Sertu Yelin.
Di tempat terpisah, Dansatgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS, Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi, S.I.P menyampaikan bahwa kesiapan personel satgas dalam mengatasi kesulitan rakyat sudah menjadi tugos pokok dalam melaksanakan tugas.
“Keberadaan personel satgas kami Batalyon 751 harus bisa menjadi motor dalam kegiatan kegiatan kemasyarakatan seperti yang dilakukan saat ini,” katanya.
Dansatgas berharap dengan terbukanya jalan menuju kantor desa dan dibersihkannya kantor tersebut, semoga segera berjalan pelayanan terhadap masyarakat di tingkat desa. (Bdr)
(Jayapura). Kodim 1701/Jayapura telah melaksanakan kegiatan Launching Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung – Tentara Nasional Indonesia (BTPKLW-TNI) kepada warga masyarakat terdampak Covid-19 yang telah terdaftar di halaman kantor Makodim 1701/Jayapura Jln. Samratulagi Dok V Atas, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Sabtu (23/10/2021).
Pemberian bantuan tunai tersebut diserahkan secara simbolis oleh Komandan Kodim 1701/Jayapura Kolonel Inf Edwin Apria Candra, S.E. kepada perwakilan pedagang kaki lima dan warung di wilayah Jayapura.
Dalam sambutannya, Komandan Kodim 1701/Jayapura Kolonel Inf Edwin Apria Candra, S.E. menyampaikan bahwa sepatutnya senantiasa bersyukur, karena telah berlangsung kegiatan Launching Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKW) dengan lancar dan tertib.
“Dengan tingginya kasus Covid-19 di daerah-daerah secara langsung berpengaruh terhadap kemampuan ekonomi masyarakat, terutama para pelaku Usaha dan UKM. Oleh karenanya kegiatan ini merupakan bentuk upaya pemerintah untuk mengatasi kesulitan masyarakat terdampak Covid-19 secara menyeluruh, dengan adanya program BTPKLW-TNI ini, mudah-mudahan dapat membantu kesulitan masyarakat,” ungkap Dandim.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dilanjutkan dengan peninjauan kegiatan penyaluran Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima Dan Warung oleh Komandan Kodim 1701/Jayapura bersama tamu undangan.
Marta Magdalena Hanwebe (48) yang merupakan salah satu penerima bantuan, merasa bersyukur dan senang karena menerima Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung yang didistribusikan oleh Kodim 1701/Jayapura.
“Kami sebagai masyarakat terdampak Covid-19 sangat berterimakasih mulai dari pemerintah pusat sampai ke daerah dan TNI yang telah menyalurkan bantuan kepada kami masyarakat terdampak Covid-19, kiranya Tuhan yang akan membalas semua kebaikan yang telah dilakukan kepada kami,” ucap Magdalena. (Bdr)
Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Bhabinkamtibmas Desa Labuhan Aji Kecamatan Labuhan Badas bersama dengan Babinsa dan Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) melaksanakan patroli hutan di kawasan taman buru Pulau Moyo, Jumat (22/10). Dalam kegiatan tersebut, selain melaksanakan patroli hutan, pada kesempatan tersebut petugas gabungan juga menyampaikan beberapa himbauan kepada masyarakat setempat.
Petugas memberikan himbauan agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan dalam membuka Lahan pertanian. Serta tidak melakukan pencemaran lingkungan dan tindakan melanggar hukum lainnya.
Kasi Humas Polres Sumbawa AKP Sumardi, S.Sos, mengatakan, adanya kegiatan Patroli dan sosialisasi tersebut diharapkan mampu memberikan pencerahan kepada masyarakat. Agar tumbuh kesadaran sosial dan hukum tentang menjaga kelestarian lingkungan.
“Tentunya yang menjadi sasaran sosialisasi ini adalah seluruh warga masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan, serta merusak hutan,” jelasnya, juga menambahkan, patroli tersebut juga bertujuan untuk memantau dan mengingatkan masyarakat sekitar agar bersama- sama menjaga dan melestarikan lingkungan hutan. (Using)
SiaranKeterangan Foto : HBK didampingi Sekretaris Yayasan HBK Peduli , Rannya Agustyra Kristiono menjenguk sekaligus memberikan bantuan untuk beaya pengobatan Balita yang terlahir Tanpa Anus asal Desa BatuLayar, Sabtu pagi ( 23/10 ) .
—————————————————————-MATARAM-Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) melalui Yayasan miliknya HBK PEDULI, terus istiqomah membantu masyarakat tidak mampu di Pulau Seribu Masjid. Yang terbaru, Wakil Ketua Komisi I DPR RI tersebut membantu biaya operasi seorang balita yang bernama Muhammad Ramdan, usia 6 bulan tinggal di Desa Batulayar, Dusun Batulayar Utara, Kab. Lobar yang terlahir tidak memiliki dubur.
“Saya tidak memiliki pretensi apapun, murni saya ingin membantu. Adalah hak setiap anak NTB untuk bisa menjalani hidup secara normal,” kata HBK, Sabtu (23/10/2021).
Sebuah pesan berantai masuk ke telepon genggamnya yang dikirim seseorang yang menceritakan kondisi seorang balita di Batulayar, Kab. Lobar yang terlahir tanpa anus.
Diceritakan, balita tersebut sempat dibawa dan dirawat ke Rumah Sakit. Oleh Dokter kemudian dibuatkan anus pengganti, semacam lubang di bagian perutnya sebelah kiri.
Butuh biaya yang tidak sedikit untuk operasi pembuatan anus balita tersebut. Namun, kedua orang tuanya, Iran dan Mahnim yang hanya bekerja serabutan setiap hari tidak mampu membiayai.
Sementara disisi lain, BPJS Kesehatan tidak bisa mengcover biaya operasi balita tersebut. Orang tuanya akhirnya memilih memboyong sang buah hati kembali ke rumah. Mendapat perawatan seadanya, kondisi balita tersebut kian hari kian memprihatinkan.
HBK tak bertanya banyak, politisi Partai Gerindra tersebut langsung memastikan untuk membantu balita malang tersebut. Tokoh yang dikenal humble dan dermawan ini memerintahkan langsung Tim HBK PEDULI untuk mempersiapkan semua apa yang dibutuhkan untuk memperlancar proses operasi balita dari Gumi Patut Patuh Patju tersebut.
Selain membantu biaya pengobatan balita tersebut, HBK Peduli juga akan membantu asupan nutrisinya agar kondisi kesehatan dan imun tubuhnya tetap terjaga dengan baik selama masa perawatan.
*Bantuan Alsintan untuk Petani*
Pekan ini merupakan pekan yang padat sekali untuk HBK Peduli, sejumlah bantuan diserahkan kepada masyarakat. Antara lain bantuan alat industri pertanian untuk kelompok tani di Kab. Loteng yang meliputi lima Hand Traktor, Power Treasure, dan tiga Cultivator.
Selain Alsintan, pada saat yang sama juga diserahkan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa di Gumi Tatas Tuhu Trasna. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan oleh Sekretaris Yayasan HBK PEDULI, Rannya Agustyra Kristiono yang disaksikan Sekretaris DPD Partai Gerindra NTB Ali Al Khairi.
Bantuan ini melengkapi bantuan Alsintan sebelumnya yang juga diserahkan kepada kelompok tani di Mataram dan Kab. Lotim. Dan kemudian akan menyusul bantuan serupa untuk kelompok tani daerah lain.
Rannya Agustyra Kristono mengatakan, penyerahan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pihaknya untuk terus memberdayakan masyarakat petani di Pulau Seribu Masjid. Sekaligus juga membantu masyarakat dan kaum dhuafa mengingat kesulitan hidup yang terus mendera di tengah pandemi Covid19.
“Mohon jangan dilihat dari nilai bantuannya. Ini adalah salah satu ikhtiar pak HBK yang ingin melihat para petani di Pulau Lombok bisa hidup sejahtera,” kata Rannya.
Bantuan tersebut disambut antusias dan rasa syukur oleh para petani. Sukaman, perwakilan kelompok tani dari Sengkol mengemukakan bahwa bantuan yang telah diterima akan sangat memberi nilai tambah untuk para petani.
*Bantuan Usaha Jamur Tiram*
Dari penyerahan bantuan alat pertanian ini, Sekretaris DPD Partai Gerindra NTB Ali Al Khairy didampingi Sekretaris HBK Peduli, Rannya Agustyra Kristiono kemudian meninjau usaha budidaya jamur tiram yang dikelola masyarakat di Kelurahan Leneng, Kab. Loteng. Usaha budidaya tersebut mendapat bantuan langsung dari HBK PEDULI.
HBK PEDULI membantu alat press baglok untuk budidaya jamur tiram ini. Diserahkan pula bantuan alat sterisasi media (open jamur) dan rumah jamur yang mampu menampung 3.000 baglok, juga bantuan modal untuk pembibitan dan budi daya.
Usaha jamur tiram yang dibantu HBK PEDULI pada saat ini sudah kian eksis. Satu unit usaha milik masyarakat bisa mendulang omzet hingga Rp 4 juta sebulan. Jamur dikemas dalam kemasan higienis dan dijual dengan harga sangat terjangkau yakni Rp. 1.000,- untuk setiap kemasan sehingga menjadi idola bagi masyarakat.
“Langkah ini selain sebagai strategis pemasaran, juga untuk memastikan masyarakat tetap dapat mengakses sumber pangan yang bergizi namun harganya tidak mencekik,” kata Budiman, Ketua Sentra Jamur HBK Peduli Kab. Loteng.
Pada Jumat pagi, HBK PEDULI juga menggelar aksi bagi-bagi telur segar untuk keluarga tidak mampu di Kota Mataram. Bantuan serupa digelar untuk masyarakat yang bermukim di Kab. Lobar pada Sabtu, 23/10/2021, bertempat di kawasan sekitaran kediaman HBK di Jalan Loco – Senggigi.
HBK dan Rannya terjun langsung ikut mendampingi Tim HBK Peduli Kab. Lobar menyalurkan bantuan telur segar tersebut.
“Semoga bantuan ini akan secara konsisten kita lakukan sehingga HBK PEDULI dapat terus melayani rakyat dengan semangat cinta, silaturahmi, dan kesetiaan,” tutup Rannya dengan gestur milenialnya.
Sumbawanews.com,- Debutan Piala Dunia 2026, Tanjung Verde, kembali menulis sejarah dengan menahan imbang tim kuat Uruguay 2-2 dalam laga panas Grup H di Stadion...
Sumbawanews.com,- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan peringatan keras kepada Iran, menyatakan bahwa negara itu akan “tidak lagi ada” jika memutuskan menutup kembali Selat...
Sumbawanews.com,- Los Angeles — Di tengah dominasi penuh Belgia, satu sosok berdiri seperti benteng tak tergoyahkan: Alireza Beiranvand. Kiper Iran berusia 33 tahun itu...
Sumbawanews.com,- Pagi itu, di depan RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, suasana tegang memenuhi udara. Roy Suryo, mantan anggota DPR dan tokoh publik yang...