Mataram, sumbawanews.com – Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat menunjukkan komitmen kuat dalam memberantas penyalahgunaan narkoba dan praktik pelanggaran integritas di lingkungan internal Polri. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Pakta Integritas Antikorupsi dan Anti Narkoba yang dilakukan secara serentak oleh seluruh personel Polda NTB, Jumat 29/05/2026.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kalingga Rendra Raharja ini melibatkan seluruh jajaran kepolisian di wilayah NTB, mulai dari tingkat Polda, Pejabat Utama, Kapolres, hingga personel bintara yang bertugas di seluruh kabupaten dan kota.
Penandatanganan pakta integritas tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi bentuk komitmen nyata setiap anggota Polri untuk menjaga marwah institusi, menjunjung tinggi profesionalisme, serta menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan tindakan yang mencederai kepercayaan masyarakat.
Yang menjadi perhatian dalam kegiatan ini adalah keterlibatan keluarga sebagai saksi moral. Personel yang telah berkeluarga diwajibkan didampingi oleh istri saat penandatanganan, sedangkan anggota yang belum menikah disaksikan langsung oleh orang tua mereka.
Kehadiran keluarga dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat pengawasan internal sekaligus membangun dukungan moral dari lingkungan terdekat agar setiap personel tetap berada pada jalur pengabdian yang benar.
Dalam arahannya, Kapolda NTB menegaskan bahwa institusi Polri tidak akan memberikan ruang maupun toleransi terhadap anggota yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Ia menekankan bahwa setiap pelanggaran akan ditindak secara tegas sesuai aturan yang berlaku.
“Tidak ada kompromi bagi anggota yang terlibat narkoba. Sanksi tegas berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) hingga proses pidana akan diberlakukan bagi siapa pun yang terbukti melanggar,” tegas Kapolda.
Menurutnya, penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak masa depan personel yang bersangkutan, tetapi juga dapat mencoreng citra dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri yang selama ini terus dibangun.
Langkah penandatanganan Pakta Integritas Antikorupsi dan Anti Narkoba ini juga menjadi bagian dari dukungan nyata Polda NTB terhadap instruksi Kapolri dalam upaya mewujudkan Polri yang Presisi, profesional, modern, dan terpercaya.
Selain itu, kegiatan tersebut sejalan dengan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang menitikberatkan pada penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta bebas dari praktik korupsi dan penyalahgunaan narkotika.
Dengan komitmen yang melibatkan seluruh personel hingga keluarga, Polda NTB berharap dapat membangun budaya organisasi yang kuat, bersih, dan berintegritas sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Nusa Tenggara Barat.















