Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Tokoh masyarakat wilayah Selatan Kabupaten Sumbawa, sekaligus ketua BPD Desa Lantung Padesa, Asep Muslimin mengaku kecewa dengan program pemberdayaan masyakat PT Amman Miniral Nusatenggara. Dan meminta agar Pemda Sumbawa dan DPRD Sumbawa untuk tegas dan lantang membela kepentingan masyarakat.
“Program pemberdayaan masyarakat itu belum sesuai harapan,” kata Acep, sapaannya, Rabu (22/04).
Baca Juga: Masyarakat Lantung Kecam Operasional Tambang Rakyat Salonong Bukit Lestari dan Dinilai Berpotensi Konflik, Bupati Diminta Bersikap
Sehingga, Pemerintah Daerah diminta untuk tegas dan lantang memperjuangkan masyarakat dan Kabupaten Sumbawa. “Pemda harus berani menentukan sikap, dan itu harus berdasarkan kepentingan tau dan tana samawa,” ujar dia.
Menurutnya, terlebih dengan kepemimpinan Bupati Sumbawa saat ini yang notebene merupakan mantan karyawan, diyakini telah memahami Perusahaan tambang khususnya PT AMMAN. Sehingga harusnya dapat menempatkan Kabupaten Sumbawa pada nilai tawar yang lebih tinggi dari sebelumnya.
Selain itu, ia juga meminta DPRD Sumbawa sebagai perwakilan masyakarat untuk lantang dan bersikap atas keberadaan PT AMMAN. Terutama anggota legislative yang berasal dari daerah Selatan Kabupaten Sumbawa.
“Bapak-bapak dalam hal ini Adalah perwakilan kami. Harus dapat menyikapi serta menaggapi suara kami masarakat Selatan, Lantung dan Ropang,” ucapnya.
Menurutnya, pemda sumbawa dan DPRD Sumbawa musti mampu memperjuangkan masyarakat dan kabupaten sumbawa menjadi daerah Sejahtera dan Makmur dengan keberadaan PT. AMMAN. Agar nantinya dapat menjadi catatan Sejarah bagi generasi mendatang.
“Jangan malah sebaliknya. Nasib anak-cucu kami, Nasib generasi anak bangsa harus mampu diperjuangkan sejak saat ini,” tegas dia, juga menambahkan, masyarkaat kabupaten sumbawa khususnya wilayah Selatan akan berdiri dan mendukung pemda sumbawa dan DPRD Sumbawa selama untuk memperjuangkan masyarakat dan Kabupaten Sumbawa. (Using)















