Washington DC., sumbawanews.com – Presiden Amerika Serikat, Sabtu (21/03) mengancam Iran agar membuka Selat Hormuz dalam waktu 48 jam kedepan. Jika tidak AS akan menargetkan pembangkit listrik Iran.
Baca Juga: Trump: Tanpa AS, NATO Hanya Macan Kertas
“Jika Iran tidak sepenuhnya membuka, tanpa ancaman, Selat Hormuz, dalam waktu 48 JAM terhitung sejak saat ini, Amerika Serikat akan menyerang dan menghancurkan berbagai Pembangkit Listrik mereka,” kata dia.
Ditambahkan, serangan akan dilakukan dari penargetan pembangkit terbesar. “Dimulai dari yang terbesar terlebih dahulu,” ujarnya. (Using)

















