Sumbawanews.com,- Pelatih Vietnam, Kim Sang Sik, memerintahkan para penyerangnya untuk menekan habis-habisan tim Malaysia dalam leg kedua semifinal Piala AFF 2026, yang berlangsung di Stadion My Dinh, Hanoi, pada Rabu (19/8). Sebelumnya, Vietnam unggul 2-0 atas Malaysia di leg pertama yang dimainkan di Stadion Kuala Lumpur pada Minggu (16/8). Kim menegaskan timnya tidak akan bermain aman demi mempertahankan keunggulan, melainkan akan menyerang secara agresif, menguasai tempo permainan, dan memenangkan laga secara mutlak. Ia menekankan bahwa statistik—termasuk 12 gol yang dicetak Vietnam di laga tandang versus hanya tiga gol di kandang—tidak lebih dari angka, dan yang menentukan adalah performa di atas lapangan saat peluit dibunyikan.
Kim Sang Sik juga menegaskan bahwa sejarah kekuatan Malaysia tidak akan memengaruhi strategi timnya. “Kami menghormati sejarah dan ketahanan Malaysia, tetapi sejarah tidak akan menentukan permainan kami besok,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa para pemainnya wajib memberikan performa yang menghibur dan agresif, sesuai tuntutan suporter yang menanti kegilaan di kandang sendiri. Dengan keunggulan agregat 2-0, Vietnam berada di posisi kuat, namun pelatih asal Korea Selatan itu menolak sikap konservatif. “Kami tidak akan berdiam diri. Kami akan menyerang, mengontrol permainan, dan menang sepenuhnya,” tegasnya.
Pertandingan leg kedua ini menjadi ujian sekaligus peluang bagi Vietnam untuk melangkah ke final, sementara Malaysia harus mengejar dua gol tanpa balas untuk mempertahankan harapan lolos—tugas yang semakin berat mengingat tekanan mental dan taktik ofensif yang dijanjikan oleh tim tamu.















