Sumbawanews.com,- Dua petugas VAR, Matt Donohue dan Blake Antrobus, diparkir sementara oleh Pro Ref usai kontroversi dalam laga Manchester United melawan Manchester City yang berakhir dengan gol Erling Haaland. Keputusan ini diambil setelah wasit utama Michael Oliver dan timnya mengalami kekeliruan dalam menilai posisi offside Enzo Fernandez, yang berdampak pada keputusan mengesahkan gol Haaland meskipun Fernandez berada dalam posisi offside dan ikut mengganggu permainan.
Gol Haaland awalnya dianulir oleh wasit lapangan karena dianggap offside, namun VAR memutuskan untuk mengubah keputusan dengan alasan Haaland berada dalam posisi onside. Namun, evaluasi ulang oleh Pro Ref menemukan bahwa petugas VAR gagal mempertimbangkan peran Enzo Fernandez, yang meski tidak menyentuh bola, secara aktif berusaha menyambut umpan dan mengganggu pertahanan MU—sehingga seharusnya dianggap melanggar aturan offside menurut IFAB. Aturan tersebut jelas menyatakan bahwa pemain dapat dihukum offside meski tidak menyentuh bola, asalkan ia memengaruhi permainan lawan.
Kritik tajam datang dari mantan pemain Liverpool Jamie Carragher, yang menilai bahwa tim VAR terlalu fokus pada posisi Haaland dan mengabaikan dinamika di tengah lapangan. “Mereka terlalu terobsesi dengan Haaland dalam posisi onside. Mereka tidak terlalu memperhatikan detail soal Fernandez di tengah dan pemahaman tentang dampaknya,” ujar Carragher di Sky Sports. Sementara itu, wasit utama Michael Oliver dan ofisial lapangan lainnya tetap diberi kepercayaan untuk memimpin pertandingan akhir pekan ini.
Pro Ref belum mengumumkan rencana penugasan ulang untuk Donohue dan Antrobus, namun keputusan ini menandai salah satu insiden paling kontroversial dalam musim Premier League 2026, yang memicu debat luas tentang konsistensi penerapan aturan offside di level tertinggi.















