Sumbawanews.com,- Tottenham Hotspur tumbang 0-3 dari Brentford di laga pembuka Liga Inggris 2026/2027, meski telah menggelontorkan dana hingga 300 juta poundsterling (Rp7 triliun) dalam bursa transfer musim panas. Pelatih Roberto De Zerbi tak tergoyahkan oleh kritik, justru menegaskan ambisinya untuk membangun tim yang mampu bersaing merebut gelar juara.
Dengan belanja besar yang mencakup perekrutan Jan Paul van Hecke, Mateus Fernandes, Sandro Tonali, Savio, serta pemain gratis seperti Andy Robertson dan Marcos Senesi, Spurs diharapkan langsung tampil dominan. Namun, performa mereka justru memudar di Brentford Community Stadium, di mana lini pertahanan tak mampu menahan serangan lebah tuan rumah. De Zerbi, yang baru menangani tim asal London Utara itu, menolak menjadikan kekalahan sebagai ukuran kegagalan. “Saya tak merasa tertekan soal bursa transfer. Kalau saya bisa sih, saya mau membelanjakan lebih banyak uang lagi tanpa masalah, sebab tim-tim lain juga tak berbeda,” ujarnya dikutip Sky Sports.
Bagi De Zerbi, kekalahan ini hanyalah awal dari sebuah misi panjang. Ia menekankan bahwa bekerja di salah satu klub terbesar dunia membawa tanggung jawab luar biasa. “Saya ingin membantu klub ini bersaing memenangi titel-titel. Saya tak tahu apakah bisa terwujud musim ini atau musim depan, tapi pada akhirnya, itu adalah target besar saya, target pribadi saya.”
Meski fans dan media mempertanyakan efektivitas pengeluaran raksasa, De Zerbi tetap fokus pada proses jangka panjang. Dengan skuad baru yang masih dalam tahap adaptasi, ia yakin bahwa hasil akan menyusul seiring waktu — asalkan visinya tetap dijalankan tanpa tergoyahkan oleh tekanan sesaat.















