Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia, di bawah arahan pelatih John Herdman, akan mengandalkan pemain-pemain dari Liga Super Indonesia sebagai tulang punggung dalam upaya merebut gelar Piala AFF 2026. Keputusan ini diambil oleh Badan Tim Nasional (BTN) bersama tim pelatih, menyusul keterbatasan akses terhadap pemain yang berkarier di Eropa akibat turnamen ini tidak termasuk dalam kalender resmi FIFA. Proses pemilihan skuad telah memasuki tahap akhir, dengan 46 nama telah dipantau dari sekitar 50 calon, dan 26 pemain dijadwalkan menjalani pemusatan latihan di Bali pada Juli 2026 sebelum dipangkas menjadi 25–26 pemain final.
Ketua BTN Sumardji menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah pemain yang tampil konsisten di kompetisi domestik, terutama dari klub-klub besar seperti Persib Bandung dan Persija Jakarta, yang telah banyak melahirkan pemain naturalisasi berkualitas. Meski pemain diaspora tetap menjadi bagian dari pertimbangan, keberadaan mereka kini semakin terintegrasi dalam struktur Super League, sehingga kualitas tim tidak lagi bergantung pada pemain yang bermain di luar negeri. Pengamat sepak bola Marco Tampubolon pun mendukung strategi ini, menilai bahwa kedalaman skuad Indonesia saat ini sudah cukup mewah berkat keberadaan banyak talenta diaspora yang bermain di liga dalam negeri.
Proses seleksi masih berjalan, dan nama-nama final belum diumumkan. BTN menegaskan bahwa pengumuman resmi akan dilakukan oleh PSSI sesuai prosedur yang berlaku. Dengan fokus pada pemain lokal dan naturalisasi yang sudah teruji di Super League, Timnas Indonesia menata fondasi kuat untuk mengejar gelar perdana di ajang Piala AFF 2026.















