Sumbawanews.com,- Kompetisi Super League 2026/27 resmi akan menerapkan aturan terbaru Laws of the Game (LOTG) yang disahkan oleh Dewan Asosiasi Sepakbola Internasional (IFAB), mulai pembukaan laga pada 4 September 2026. Departemen Wasit PSSI telah melakukan edukasi menyeluruh kepada seluruh klub, pelatih, pemain, hingga wasit yang akan bertugas, sebagai bagian dari persiapan menjelang kick-off. Perubahan mencakup 12 dari 17 pasal dalam LOTG, termasuk larangan berbicara menutup mulut, batas waktu pergantian pemain maksimal 10 detik, lemparan ke dalam dan tendangan gawang yang harus diselesaikan dalam 5 detik, serta penghapusan kartu kuning untuk situasi Denial of an Obvious Goal-Scoring Opportunity (DOGSO) saat wasit memainkan advantage. Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, menekankan bahwa tujuan utama perubahan ini adalah mempertahankan tempo dan alur permainan, sekaligus mengurangi penundaan yang mengganggu ritme pertandingan.
Selain edukasi teknis, para wasit juga menjalani pelatihan intensif dari akhir Juli hingga akhir Agustus 2026, dengan klasifikasi berdasarkan level kompetisi: Super League, Championship, Liga Nusantara, hingga liga wanita. Fisik menjadi salah satu kriteria utama penilaian, mengingat tuntutan tinggi dalam menjaga kecepatan dan akurasi pengambilan keputusan di lapangan. Meski tidak semua wasit berasal dari klub profesional, PSSI memastikan mereka siap secara teknis dan fisik untuk memimpin pertandingan sesuai standar terbaru. Penerapan aturan ini sebelumnya sudah diuji coba di Piala Dunia 2026, dan kini menjadi bagian integral dari standar sepak bola Indonesia di level tertinggi.















