Home Serba Serbi Tekno Keselamatan 70 Juta Anak Indonesia Jadi Fokus AI di Forum PBB

Keselamatan 70 Juta Anak Indonesia Jadi Fokus AI di Forum PBB

Sumbawanews.com,- Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa perlindungan 70 juta anak Indonesia menjadi prioritas utama dalam pengembangan kecerdasan artifisial (AI), dalam forum tingkat tinggi di sela Sidang Umum ke-81 Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, Amerika Serikat, pada Selasa (22/9/2026). Ia menekankan bahwa generasi muda Indonesia akan tumbuh dalam ekosistem digital yang didominasi AI, sehingga jaminan keselamatan dan hak-hak mereka harus dibangun sejak tahap awal, bukan sebagai respons setelah risiko muncul. Dalam pertemuan yang dipimpin oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez, Presiden Kenya William Ruto, dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, Meutya menolak menyerahkan keamanan anak kepada algoritma semata, dan menyerukan tanggung jawab bersama dari pemerintah, platform teknologi, sekolah, orang tua, dan komunitas global. Indonesia secara resmi bergabung dalam Global Coalition for Children’s Rights and Protection in the Age of AI, yang meluncurkan peta jalan 2026–2027 mencakup prinsip keselamatan dan privasi sejak perancangan teknologi, akuntabilitas penyedia layanan, literasi AI untuk masyarakat, serta penindakan tegas terhadap penyalahgunaan AI seperti konten kekerasan seksual anak dan deepfake. Meutya menambahkan, dunia sedang menentukan aturan main AI, dan Indonesia berkomitmen memastikan suara anak-anak ikut didengar dalam proses itu.

Previous articleNadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Banding, Dukungan dari Ojol hingga Amsal Sitepu
Next articleIndonesia vs Singapura: Balas Dendam di GBK pada FIFA ASEAN Cup 2026