Sumbawanews.com,- Timnas Spanyol resmi menjadi juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina 1-0 dalam laga final yang berlangsung di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, pada Senin, 20 Juli 2026 dini hari WIB. Gol tunggal Ferran Torres di menit ke-106 menjadi penentu kemenangan, sekaligus membawa La Furia Roja meraih gelar juara kedua dalam sejarahnya. Dengan catatan hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen, Spanyol mencatatkan rekor pertahanan paling rapat oleh tim juara sepanjang sejarah Piala Dunia, melewati Prancis (1998) dan Italia (2006) yang masing-masing kebobolan dua gol.
Gelar ini menjadi yang kedua bagi Spanyol setelah sebelumnya menjuarai Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Kini, mereka sejajar dengan Prancis dan Uruguay yang juga mengoleksi dua gelar juara dunia. Di balik kemenangan gemilang ini, Spanyol juga berhasil menyapu bersih tiga penghargaan individu utama, termasuk Sepatu Emas yang direbut Kylian Mbappé dari Prancis, yang berhasil melampaui rekor Lionel Messi sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Pertahanan solid yang ditunjukkan Spanyol menjadi kunci utama kesuksesan mereka. Dari fase grup hingga final, tim asuhan Xabi Alonso mampu menahan serangan lawan dengan disiplin tinggi, bahkan di laga final yang berlangsung sengit dan memasuki perpanjangan waktu. Kemenangan ini bukan hanya prestasi olahraga, tetapi juga bukti konsistensi filosofi permainan Spanyol yang mengutamakan kontrol, ketahanan, dan ketajaman di momen krusial.
Dengan rekor pertahanan terbaik sepanjang sejarah dan gelar juara kedua yang memperkuat posisinya di puncak sejarah Piala Dunia, Spanyol kini menjadi tim yang harus diwaspadai dalam edisi-edisi mendatang. Para pemain dan pelatih pun menjadi sorotan global, bukan hanya karena kemenangan, tetapi karena cara mereka memenangkan pertandingan—dengan pertahanan yang tak terkalahkan.















