Sumbawanews.com,- Pelatih timnas Argentina Lionel Scaloni mengakui Spanyol tampil lebih unggul usai timnya dikalahkan 0-1 dalam final Piala Dunia 2026 yang berlangsung di New York New Jersey Stadium, AS, pada Senin, 20 Juli 2026. Kekalahan itu mengakhiri harapan La Albiceleste mempertahankan gelar juara dunia yang diraih pada 2022.
Scaloni, yang tetap memuji perjuangan anak asuhnya, mengatakan para pemain telah memberikan segalanya di lapangan meski harus menelan kekalahan di babak perpanjangan waktu. Ia menyoroti kondisi fisik tim yang terkuras dan kehilangan dua bek kunci—Cristian Romero dan Lisandro Martinez—selama laga. “Mereka memang lebih baik, tetapi saya akan selalu mengenang kelompok pemain ini. Kita juga harus menghargai fakta bahwa kami bisa sampai di final. Itu bukan sesuatu yang mudah,” ujarnya.
Ia menegaskan tidak ada alasan untuk menyalahkan para pemain, karena semua telah berjuang habis-habisan. “Kami tentu ingin menang. Namun, saya hanya punya kata-kata terima kasih untuk para pemain. Ketika semua orang sudah memberikan segalanya di lapangan, sangat sulit untuk menyalahkan mereka.”
Spanyol, dengan gol tunggal Ferran Torres di babak tambahan waktu, berhasil mengangkat trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah, setelah terakhir kali menang pada 2010. Sementara itu, Argentina gagal meraih gelar untuk kedua kalinya berturut-turut, meski kembali menembus final setelah sukses di Qatar 2022.















