Sumbawanews.com,- Pelatih kepala Timnas Argentina, Lionel Scaloni, belum memberikan kepastian mengenai masa depannya setelah timnya kalah 0-1 dari Spanyol dalam final Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion New York/New Jersey, East Rutherford, pada 20 Juli 2026. Scaloni mengaku membutuhkan waktu untuk merenung dan berdiskusi dengan Presiden Federasi Sepak Bola Argentina sebelum mengambil keputusan, meski ia menegaskan akan menyelesaikan kontraknya yang berakhir di akhir tahun ini.
Argentina gagal mempertahankan gelar juara setelah dikalahkan oleh gol Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu. Kekalahan ini mengakhiri perjalanan tim yang sempat menunjukkan ketangguhan dengan membalikkan keadaan melawan Cape Verde, Mesir, dan Inggris di fase gugur. Scaloni, yang menangani tim sejak 2018 dan membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 serta Copa America 2021 dan 2024, mengakui betapa sulitnya membangun kembali tim sekuat ini. “Tempat ini luar biasa. Untuk bisa terus melanjutkan, kami membutuhkan banyak hal. Kami harus memulai lagi,” ujarnya dengan nada emosional.
Ia menekankan bahwa keputusan masa depannya bukanlah hal yang bisa diambil secara impulsif. “Saya akan berbicara dengan presiden federasi, tetapi kurang lebih saya sudah memiliki gambaran tentang apa yang ingin saya lakukan. Saya akan menyelesaikan kontrak saya, lalu setelah itu baru melihat situasinya.” Scaloni juga mengucapkan terima kasih kepada para pemain dan staf yang telah memberikan segalanya hingga menit terakhir, menyebut mereka sebagai “para pejuang”.
Dengan kontrak yang masih berlaku hingga akhir 2026, Scaloni menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan tugasnya hingga tuntas, sebelum mempertimbangkan langkah selanjutnya.















