Sumbawanews.com,- Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, bertekad mengakhiri catatan pahitnya di Piala AFF 2026 setelah dua kegagalan berturut-turut di edisi 2020 dan 2022. Kali ini, dengan status sebagai pemimpin lapangan dan di bawah arahan pelatih John Herdman, Ridho memimpin skuad Garuda yang sedang berada di puncak klasemen Grup A, setelah menang atas Kamboja dan Timor Leste, dan siap menghadapi Vietnam di Stadion Pakansari pada Senin, 3 Agustus 2026, pukul 20.30 WIB.
Ridho pernah merasakan kekalahan di final Piala AFF 2020 saat Indonesia dikalahkan Thailand, lalu kembali gagal di semifinal 2022 saat tersingkir oleh Vietnam. Setelah absen pada edisi 2024, ia kembali masuk dalam skuad utama dengan beban harapan yang lebih berat—bukan hanya sebagai pemain, tapi sebagai kapten yang dipercaya membangun semangat tim. Ia menegaskan, target utamanya jelas: membawa pulang trofi juara untuk pertama kalinya dalam sejarah timnas Indonesia di ajang ini.
Pelatih baru John Herdman dinilai Ridho membawa perubahan signifikan. Ia mengapresiasi pendekatan Herdman yang tidak hanya mengandalkan satu pemimpin, tapi membentuk kelompok inti berisi enam hingga tujuh pemain yang menjadi pemimpin di lapangan. “Kami dibentuk untuk membangun tim ini menjadi juara, bukan hanya mengandalkan satu orang,” ujar Ridho. Ia percaya, struktur kepemimpinan yang merata akan memperkuat soliditas tim dan memperbesar peluang meraih kemenangan.
Indonesia kini unggul di Grup A dengan enam poin dari dua kemenangan, unggul satu angka atas Singapura dan Vietnam yang sama-sama mengoleksi empat poin. Laga melawan Vietnam menjadi penentu kelolosan ke semifinal. Jika menang, Garuda dipastikan melangkah ke babak selanjutnya. Ridho menutup dengan harapan yang menggema: “Semoga kami bisa membuat publik Indonesia senang, dan insyaallah, membawa pulang trofi ini untuk pertama kalinya.”















