Sumbawanews.com,- Piala Dunia 2026 memasuki fase semifinal, dengan Prancis, Spanyol, Inggris, dan Argentina masih bertahan sebagai kandidat juara. Keempat tim ini, semua pernah memenangkan trofi Piala Dunia, siap mempersembahkan empat kemungkinan final yang penuh narasi sejarah, rivalitas, dan pertemuan legenda. Pertandingan puncak akan menentukan siapa yang berhak mengangkat trofi di akhir turnamen pada Juli 2026.
Jika Prancis mengalahkan Spanyol dan Inggris menaklukkan Argentina, final akan mempertemukan dua kekuatan Eropa besar: Les Bleus melawan The Three Lions. Ini akan menjadi final Piala Dunia pertama antara kedua tim, sekaligus peluang Prancis untuk tampil di final ketiga berturut-turut setelah 2018 dan 2022. Inggris, yang tersingkir oleh Prancis di perempat final 2022, memiliki motivasi balas dendam. Pertemuan ini juga menghadirkan duel antarrekan klub, seperti Kylian Mbappé dan Jude Bellingham dari Real Madrid, serta Harry Kane dan Michael Olise yang sama-sama membela Bayern Munich.
Kemungkinan lain adalah ulangan final Piala Dunia 2022: Prancis vs Argentina. Pertandingan ini akan menjadi ajang balas dendam bagi Les Bleus atas kekalahan dramatis di adu penalti empat tahun lalu, sementara Argentina berusaha menjadi tim pertama sejak Brasil (1958–1962) yang mampu mempertahankan gelar. Duel ini kembali mempertemukan Lionel Messi dan Kylian Mbappé, dua simbol generasi berbeda yang sama-sama mencatat delapan gol di putaran final Piala Dunia 2026.
Sementara itu, jika Spanyol mengalahkan Prancis dan Inggris menyingkirkan Argentina, final akan menjadi ulangan dari Euro 2024 yang dimenangi Spanyol 2-1. Inggris punya kesempatan membalas kekalahan itu, sementara Spanyol berupaya memperkuat dominasinya atas rival Eropa tersebut. Pertemuan kedua tim di final Piala Dunia sangat langka—hanya terjadi dua kali sebelumnya, pada 1950 dan 1982—sehingga laga ini akan menulis babak baru dalam rivalitas klasik mereka.
Terakhir, jika Spanyol dan Argentina sama-sama lolos ke final, dunia akan menyaksikan pertemuan pertama dalam sejarah Piala Dunia antara juara Eropa dan juara bertahan dunia. Kedua tim terakhir bertemu di fase grup Piala Dunia 1966, saat Argentina menang 2-1. Final ini juga menjadi sorotan karena mempertemukan Lionel Messi dengan generasi muda Spanyol, seperti Lamine Yamal. Kemenangan Spanyol akan membawa mereka ke koleksi dua gelar Piala Dunia, sementara kemenangan Argentina akan mengantarkan mereka ke trofi keempat, menyamai Jerman dan Italia.















