Sumbawanews.com,- Persib Bandung resmi merampingkan skuad asingnya menjelang musim 2026/2027, dengan melepaskan empat pemain asing, termasuk kiper asal Wales, Adam Przybek, meski kontraknya masih menyisakan satu tahun. Keputusan ini membuka ruang bagi perubahan strategis di lini tengah tim, sekaligus memperketat persaingan di Timnas Indonesia.
Thom Haye, gelandang berdarah Belanda-Indonesia yang telah menjadi tulang punggung Maung Bandung selama beberapa musim, kini berada di ambang kehilangan posisinya di tim nasional. Pelatih John Herdman dikabarkan tengah mempertimbangkan pemanggilan Liam Oetoehganal, kapten tim U-21 Sparta Rotterdam berdarah Banjar, yang dinilai memiliki potensi teknis dan mentalitas lebih modern. Pemain berusia 20 tahun itu dikenal lincah dalam transisi, presisi umpan jarak jauh, dan kemampuan bertahan yang matang—kualitas yang semakin dibutuhkan dalam sistem permainan baru Timnas Indonesia.
Kehadiran Oetoehganal bukan sekadar tambahan, melainkan sinyal perubahan arah. Herdman tengah membangun tim yang lebih dinamis dan berbasis data, menggeser ketergantungan pada pengalaman lama menuju generasi muda yang siap bersaing di level Asia. Dengan Thom Haye yang usianya kini memasuki 29 tahun dan performanya mulai menurun di musim terakhir, keputusan untuk memprioritaskan pemain muda menjadi pilihan logis—meski menimbulkan kontroversi di kalangan suporter yang menganggap Haye sebagai simbol kebanggaan.
Di sisi lain, langkah Persib melepaskan empat pemain asing—termasuk Przybek, yang sempat menjadi andalan di musim 2025—menunjukkan strategi jangka panjang klub. Manajemen Maung Bandung kini lebih fokus pada pengembangan pemain lokal dan membangun identitas tim yang berbasis akar Nusantara, sejalan dengan kebijakan PSSI yang mendorong penguatan pemain asli Indonesia.
Piala Dunia 2026 yang baru saja berakhir menjadi panggung besar bagi pemantauan bakat global. Kehadiran nama-nama seperti Oetoehganal di turnamen antar-klub Eropa, ditambah performa gemilang timnas Indonesia di kualifikasi Piala AFF 2026, memperkuat keyakinan bahwa masa depan sepak bola Indonesia tidak lagi bergantung pada satu atau dua pemain berdarah asing, melainkan pada sistem yang konsisten dan berkelanjutan.
Thom Haye belum resmi dikeluarkan dari skuad Timnas, tetapi peluangnya untuk tampil di laga-laga penting semakin menipis. Bagi sebagian, ini adalah akhir dari sebuah era. Bagi yang lain, ini adalah awal dari sebuah transformasi.















