Home Berita Olah Raga Persib Bandung Siap Hadapi Musim Paling Padat dalam Sejarah

Persib Bandung Siap Hadapi Musim Paling Padat dalam Sejarah

Sumbawanews.com,- Musim 2026/2027 menjadi ujian terberat bagi Persib Bandung, yang akan berlaga di empat kompetisi sekaligus: BRI Super League, AFC Champions League 2 2026, ASEAN Club Championship, dan Piala Presiden. Sebagai juara bertahan liga domestik, Maung Bandung tak hanya bertekad mempertahankan gelar, tetapi juga mengejar prestasi pertama di kancah Asia setelah lama menanti.

Perubahan besar terjadi di tubuh tim, terutama di kursi pelatih. Bojan Hodak, arsitek hattrick juara, resmi digantikan oleh Igor Tolic pada Mei 2026. Mantan asisten pelatih yang telah bergabung sejak 2024 ini kini memikul tanggung jawab penuh memimpin tim. Tolic, lahir pada 25 September 1977, membawa serta asisten pelatih asal Kroasia, Zlatko Runje dan Karlo Reinholz, untuk memperkuat staf kepelatihan. Sebelumnya, ia pernah menangani HNK Hajduk Split U19 dan Wadi Degla di Eropa dan Mesir.

Di lini depan, kehadiran Mariano Peralta menjadi sorotan utama. Pemain asal Argentina, lahir pada 20 Februari 1998, resmi bergabung setelah tampil gemilang bersama Borneo FC pada musim 2025/2026, di mana ia meraih gelar Pemain Terbaik BRI Super League. Peralta, yang bisa bermain sebagai winger maupun penyerang, membuat debutnya pada laga semifinal Piala Presiden 2026 melawan Persija di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada 4 Agustus 2026. Kontrak dua tahunnya menjadikannya salah satu harapan utama Persib untuk menembus lini pertahanan lawan di berbagai ajang.

Rekrutmen lain yang signifikan meliputi Sandy Walsh, Ragnar Oratmangoen, Luka Menalo, Balsa Sekulic, Gakuto Notsuda, dan Gabriel Mutombo. Semua pemain ini ditargetkan untuk memperdalam skuad dan menjaga konsistensi di tengah jadwal yang sangat padat. Dengan kombinasi pengalaman, kebaruan, dan strategi baru, Persib Bandung siap memulai babak baru—bukan hanya sebagai juara, tetapi sebagai kekuatan baru di peta sepak bola Asia.

Previous articleJulian Alvarez Dicemooh, Dugarry: Jangan Ulangi Kesalahan Griezmann
Next articleFajar/Fikri Bertahan di Peringkat Dua Dunia, Indonesia Punya Tiga Pasangan Masuk 12 Besar