Sumbawanews.com,- Manchester United tengah mempertimbangkan masa depan Lisandro Martinez setelah pemain bertahan asal Argentina itu kembali dilanda cedera berulang, memperburuk kekhawatiran klub atas konsistensi fisiknya. Sejak bergabung dari Ajax pada 2022 dengan transfer senilai 57 juta poundsterling, Martinez telah melewatkan 102 pertandingan untuk klub dan tim nasional akibat cedera, termasuk robekan ACL yang membuatnya absen selama 292 hari setelah cedera melawan Crystal Palace pada Februari 2025. Dengan kontraknya yang berakhir pada 2027 dan opsi perpanjangan satu tahun yang masih aktif, United meminta Martinez membuktikan kemampuannya menjaga kebugaran sepanjang musim 2026/2027—jika gagal, pelepasan pada bursa transfer musim panas berikutnya menjadi pilihan serius.
Meski dianggap sebagai salah satu bek tengah terbaik United saat fit—berkat agresivitas, kecerdasan taktis, dan kemampuan membangun serangan dari belakang—konsistensi menjadi titik lemah terbesarnya. Cedera terparahnya terjadi pada Februari 2025, yang membuatnya absen hingga November tahun yang sama. Ironisnya, laga kembalinya pun kembali melawan Crystal Palace, di mana ia masuk sebagai pengganti dan membantu United menang 2-1. Sebelumnya, ia juga absen selama 106 hari akibat cedera kaki antara September 2023 hingga Januari 2024.
Kondisi ini memperkuat tekanan pada manajemen untuk memperkuat lini belakang menjelang penutupan bursa transfer 1 September. Setelah kekalahan 0-2 dari Hull City dalam laga Premier League terbaru, kelemahan pertahanan Setan Merah kembali menjadi sorotan. United telah melepaskan sejumlah pemain seperti Casemiro, Jadon Sancho, dan Tyrell Malacia, dan kini mempertimbangkan langkah serupa terhadap Martinez jika ia tidak mampu menunjukkan ketahanan fisik yang stabil. Dengan skuad yang masih dalam proses rekonstruksi, keputusan tentang masa depan Martinez bisa menjadi salah satu yang paling menentukan di bursa transfer musim ini.















