Sumbawanews.com,- Manchester United berpeluang menyelesaikan perombakan lini tengah pada bursa transfer musim panas dengan kedatangan Carlos Baleba dari Brighton. Gelandang berusia 22 tahun asal Kamerun itu diproyeksikan menjadi rekrutan ketiga setelah Youri Tielemans dan Andrey Santos, menyusul kepergian Casemiro dan cedera serius Manuel Ugarte. Klub dikabarkan telah mengajukan tawaran senilai 65 juta poundsterling—terdiri dari 60 juta poundsterling dasar ditambah 5 juta poundsterling bonus—dengan negosiasi masih berlangsung.
Pelatih sementara Michael Carrick kemungkinan akan mempertahankan formasi 4-2-3-1, di mana Tielemans dan Baleba berpotensi menjadi duet ideal di poros tengah. Tielemans, yang resmi bergabung pada Juli 2026, membawa ketenangan dalam membangun serangan dan akurasi umpan untuk membongkar pertahanan rapat. Sementara itu, Baleba menawarkan kecepatan, jangkauan luas, dan agresivitas dalam merebut kembali bola, sehingga mampu menutupi kelemahan Tielemans dalam transisi cepat. Kombinasi ini memungkinkan Bruno Fernandes tetap leluasa berperan sebagai pengatur serang di posisi nomor 10, dengan dukungan dua gelandang yang saling melengkapi.
Fernandes, yang mencatatkan 21 assist di Premier League musim lalu, tetap menjadi tulang punggung ofensif United. Dengan Tielemans mengatur tempo dan Baleba menggerakkan energi transisi, peran Fernandes akan semakin fokus pada penciptaan peluang tanpa beban defensif. Di sisi lain, Andrey Santos tetap menjadi pesaing ketat untuk tempat di tim utama, menawarkan stabilitas bertahan yang lebih konservatif dibandingkan mobilitas tinggi Baleba. Pilihan Carrick akan bergantung pada karakter lawan dan dinamika pertandingan.
Kobbie Mainoo juga tidak bisa diabaikan, meski kemungkinan memulai musim dari bangku cadangan. Mason Mount dan Matheus Cunha pun siap menjadi opsi alternatif—Mount sebagai kreator kreatif, Cunha sebagai pengganti Fernandes saat butuh rotasi. Jika transfer Baleba terealisasi, susunan ideal United akan mengandalkan Tielemans-Baleba sebagai poros tengah, dengan Santos dan Mainoo menyediakan kedalaman strategis yang memperkuat fleksibilitas tim sepanjang musim.















