Sumbawanews.com,- Luke Vickery resmi menjadi warga negara Indonesia setelah mengucapkan sumpah di Konsulat Jenderal RI di Sydney, Australia, pada Kamis, 16 Juli 2026. Pemain berusia 20 tahun yang membela Macarthur FC di A-League itu akan berpeluang memperkuat Timnas Indonesia dalam ajang internasional, termasuk upaya meraih tiket Piala Dunia 2030. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, menyatakan harapannya agar Vickery bersama rekan-rekannya di tim nasional dapat mewujudkan mimpi Presiden Prabowo Subianto dan seluruh rakyat Indonesia untuk tampil di ajang sepak bola terbesar dunia. Vickery sendiri menanggapi dengan komitmen tegas: “Saya bersama tim siap untuk membawa Indonesia tampil di Piala Dunia 2030.”
Vickery menjadi pemain kedua yang dinaturalisasi di bawah kepemimpinan pelatih John Herdman, menyusul Mitchell Baker yang dilantik tiga hari sebelumnya. Darah Indonesia mengalir dalam dirinya melalui nenek dari pihak ibu yang lahir di Medan, Sumatra Utara, pada 3 Desember 1937. Prosesi pengambilan sumpahnya dihadiri sejumlah pejabat tinggi, termasuk Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM Nico Afinta, Wakil Duta Besar RI untuk Australia Lintang Paramitasari Parnohadiningrat, serta Kepala KJRI Sydney Pendekar Muda Leonard Sondakh.
Dengan status barunya, Vickery berpotensi menjalani debut bersama Timnas Indonesia pada FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung pada 21 September hingga 6 Oktober 2026. Pemain yang lahir di Hawaii, Amerika Serikat, pada 25 Oktober 2025, diharapkan dapat menambah kekuatan lini depan Garuda dalam rangkaian kualifikasi menuju Piala Dunia 2030. Naturalisasi ini menjadi bagian dari strategi besar PSSI dan Kementerian Hukum untuk memperkuat skuad nasional dengan pemain berkualitas tinggi yang memiliki ikatan darah dengan Indonesia.















