Sumbawanews.com,- Manajer Liverpool, Andoni Iraola, meminta para suporter untuk bersabar menyusul hasil imbang 0-0 melawan Fulham dalam lanjutan Premier League pekan lalu. Meski menguasai bola, tim asuhannya gagal memecah kebuntuan pertahanan tamu, sehingga meraih hasil imbang ketiga dari empat laga pertama musim ini. Iraola mengakui performa timnya jauh di bawah level dua pertandingan sebelumnya—kemenangan 3-1 atas Ipswich Town dan 2-1 atas Atletico Madrid di Liga Champions—yang ia anggap sebagai langkah maju. Kini, ia menilai hasil melawan Fulham sebagai kemunduran yang wajar dalam proses pembangunan tim.
Iraola tidak menyangkal rasa frustrasi yang menyelimuti tim maupun fans, tetapi menekankan bahwa naik-turun performa adalah bagian tak terpisahkan dari sepak bola. “Kami datang dari dua pertandingan bagus dan menganggapnya sebagai kemajuan. Tapi kali ini, kami justru mundur,” ujarnya, dikutip dari Sky Sports. Ia menegaskan bahwa tujuan utama tim adalah kembali menampilkan gaya bermain yang konsisten seperti saat mengalahkan Ipswich dan Atletico Madrid—dinamis, terorganisir, dan penuh ancaman.
Meski belum menemukan ritme optimal, Iraola yakin bahwa fondasi tim masih kuat. Ia menilai kunci utama kebangkitan Liverpool bukan pada satu pertandingan spektakuler, melainkan pada kemampuan menjaga konsistensi dalam setiap laga. Dengan tiga poin dari empat pertandingan, The Reds masih berada di tengah klasemen, dan Iraola menegaskan bahwa proses membangun tim yang solid membutuhkan waktu—bukan hanya keberuntungan atau satu momen cemerlang.
Fans diminta untuk tetap mendukung, karena menurut pelatih asal Basque itu, perjalanan menuju performa terbaik belum selesai.















