Sumbawanews.com,- Pelatih kepala Timnas Argentina, Lionel Scaloni, belum memberikan kepastian mengenai kelanjutan tugasnya usai timnya kalah 0-1 dari Spanyol dalam final Piala Dunia 2026 di Stadion New York/New Jersey, East Rutherford, pada 20 Juli 2026. Scaloni mengaku membutuhkan waktu untuk merefleksikan perjalanan panjangnya bersama Albiceleste, yang telah menjuarai Piala Dunia 2022 dan Copa América 2021 serta 2024, sebelum mengambil keputusan akhir.
Kontrak Scaloni dengan Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) berakhir pada akhir tahun 2026. Ia menyatakan akan menyelesaikan masa jabatannya hingga tuntas, baru kemudian mempertimbangkan apakah akan melanjutkan kepemimpinannya. “Saya akan berbicara dengan presiden federasi, tetapi kurang lebih saya sudah memiliki gambaran tentang apa yang ingin saya lakukan. Saya akan menyelesaikan kontrak saya, lalu setelah itu baru melihat situasinya,” ujar Scaloni dalam sesi pasca-laga.
Ia mengakui bahwa mempertahankan level keberhasilan tim nasional Argentina pasca-kejuaraan dunia adalah tantangan besar. “Tempat ini luar biasa. Untuk bisa terus melanjutkan, kami membutuhkan banyak hal. Kami harus memulai lagi. Kami harus membentuk kelompok seperti yang kami miliki sekarang, dan itu sangat sulit untuk dibangun kembali,” ucapnya dengan nada emosional. Scaloni juga menekankan rasa terima kasihnya kepada para pemain dan staf yang telah memberikan segalanya hingga menit terakhir.
Scaloni menegaskan bahwa kekalahan ini bukan akhir dari segalanya, tetapi momen untuk merenung. Ia mengatakan, “Sejujurnya, saya merasa perlu waktu untuk berpikir karena saya tidak tahu apakah kami bisa melakukan sesuatu sebesar ini lagi.” Ia menutup pernyataannya dengan penghargaan mendalam kepada para pemain, menyebut mereka sebagai “para pejuang” yang telah membuat bangsa Argentina bangga.















