Sumbawanews.com,- Lionel Messi menutup karier internasionalnya setelah memainkan 207 laga dan mencetak 125 gol untuk timnas Argentina, sejak debutnya di usia 18 tahun pada 2005. Pemain yang akrab dipanggil La Pulga itu meninggalkan jejak tak terlupakan dengan sejumlah rekor sejarah yang mungkin tak tergantikan, setelah membawa Argentina meraih Piala Dunia 2022 dan dua gelar Copa America berturut-turut pada 2021 dan 2024.
Messi menjadi pemain dengan kemenangan terbanyak dalam sejarah Piala Dunia, dengan 21 kemenangan dari enam partisipasi berbeda. Ia juga satu-satunya pemain yang mampu mencetak gol di setiap tahap eliminasi Piala Dunia — dari fase grup hingga final. Rekor lain yang memperkuat legandanya: ia memimpin Argentina ke tiga final Piala Dunia berbeda — Brasil 2014, Qatar 2022, dan AS-Meksiko-Kanada 2026 — mengalahkan legenda seperti Pele, Maradona, dan Lothar Matthäus.
Di usia 38 tahun 357 hari, Messi mencetak hattrick saat Argentina mengalahkan Aljazair di fase grup Piala Dunia 2026, menjadikannya pemain tertua dalam sejarah Piala Dunia yang mencatatkan hattrick. Ia juga menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Argentina di Piala Dunia dengan 21 gol, jauh mengungguli Gabriel Batistuta (10 gol), Diego Maradona (8 gol), Guillermo Stabile (8 gol), Mario Kempes (6 gol), dan Gonzalo HiguaÃn (5 gol). Selain itu, Messi memegang rekor penampilan terbanyak di Piala Dunia dengan 34 laga dan menjadi asis terbanyak sepanjang sejarah turnamen dengan 12 assist.















