Home Berita Olah Raga Kartu Merah Balogun Dicabut, Deja Vu Piala Dunia 1962 Terulang

Kartu Merah Balogun Dicabut, Deja Vu Piala Dunia 1962 Terulang

Sumbawanews.com,- Pemain tim nasional Amerika Serikat, Folarin Balogun, akhirnya diperbolehkan tampil di laga 16 besar Piala Dunia 2026 setelah kartu merah yang diterimanya dicabut oleh Komite Disiplin FIFA. Keputusan ini menyusul intervensi langsung dari Presiden AS Donald Trump yang melobi Presiden FIFA Gianni Infantino, mirip dengan kejadian serupa di Piala Dunia 1962 saat Mané Garrincha selamat dari skorsing setelah tekanan dari presiden Chili dan Peru.

Balogun awalnya diusir wasit pada laga babak 32 besar melawan Bosnia dan Herzegovina setelah dianggap menginjak betis pemain lawan, Tarik Muhamerovic. Hukuman itu membuatnya terancam absen di pertandingan berikutnya melawan Belgia di Seattle Stadium pada 7 Juli 2026. Namun, setelah tinjauan ulang berdasarkan Pasal 27 aturan FIFA, hukuman kartu merah ditangguhkan sementara, memungkinkan Balogun kembali bermain.

Kasus ini mengingatkan pada peristiwa 64 tahun lalu di Piala Dunia 1962, ketika bintang Brasil Mané Garrincha diusir pada semifinal melawan tuan rumah Chile. Garrincha terancam tidak main di final, namun setelah presiden Chili Jorge Alessandri dan presiden Peru Manuel Prado Ugarteche mengirim petisi dan menghubungi wasit secara pribadi, hukumannya dibatalkan. Garrincha pun tampil di final dan membawa Brasil menang 3-1 atas Cekoslovakia.

Dengan kembalinya Balogun, tim AS kini siap menghadapi Belgia dalam laga yang menjadi penentu langkah mereka menuju babak selanjutnya. Kedua kasus ini menjadi catatan langka dalam sejarah Piala Dunia di mana tekanan politik tingkat tertinggi berhasil mengubah keputusan disiplin sepak bola.

Previous articleSatu Juta Massa Akan Turun Jalan Dukung MBG di Jakarta
Next articlePersija Jakarta Resmi Rekrut Pratama Arhan dengan Kontrak Tiga Tahun