Sumbawanews.com,- Liverpool memaksakan hasil imbang 2-2 melawan Newcastle United dalam laga Liga Inggris di St. James’ Park, Minggu (23/6). Pertandingan yang penuh dinamika itu menjadi momen emosional bagi Alexander Isak, penyerang asal Swedia yang kembali ke mantan klubnya setelah hengkang pada musim panas 2025. Isak, yang menjadi starter, mendapat sambutan dingin dari para suporter tuan rumah sepanjang pertandingan—sebuah respons yang tak terhindarkan mengingat aksinya saat mendesak agar segera dijual ke Liverpool, termasuk mogok latihan di hari-hari terakhir bursa transfer.
Meski diterpa cemoohan, Isak tetap tampil aktif dengan 29 sentuhan, empat percobaan tembakan, dua di antaranya mengarah ke gawang, serta satu umpan kunci. Dua peluang bersih pun terlewatkan olehnya, namun upayanya di lapangan tak bisa diabaikan. Manajer Liverpool, Andoni Iraola, memuji ketahanan mental dan kerja keras Isak. “Saya kira dia sudah menduga akan menghadapi atmosfer seperti ini, dan itu tak jadi kejutan besar baginya,” ujar Iraola. “Dia berjuang sepanjang laga, memberi kami posisi yang baik saat menguasai bola, dan terus mendesak meski peluangnya tak sebersih yang diharapkan. Ini langkah bagus untuknya di laga pertama setelah pindah.”
Hasil imbang ini menyelamatkan poin bagi Liverpool, setelah Mohamed Salah dan Dominik Szoboszlai mencetak gol untuk The Reds, sementara goalscorer Newcastle berasal dari dua pemain berbeda. Isak, meski tak mencetak gol, menjadi pusat perhatian—dicemooh oleh masa lalunya, tapi dipuji oleh tim barunya.















